Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
Benar Atau Benar


__ADS_3

"Apa itu?" tanya Dagon yang mulai kehabisan kesabaran.


"Dunia sudah mulai berubah, beberapa pasukan Neraka sudah mengakui manusia atau player sebagai bagian dunia ini. Ada sebuah sistem yang mengikat semua makhluk, bagaimana jika kamu membuat ikatan denganku?"


Blue menggiring opini Dagon ke arah yang sedikit melenceng. Walaupun akhirnya Dagon akan kecewa, setidaknya dia tidak mengatakan kebohongan.


"Bukankah itu sama dengan aku harus menyembah keberadaan mu sama seperti Baal?"


Dagon memang iblis neraka yang kekurangan pengetahuan, tetapi otaknya masih bisa berjalan cukup baik.


Blue menggelengkan kepala. "Kamu salah besar, ikatan yang aku maksud berbeda dengan menyembah. Kami para pemain menyebutnya kontrak."


"Kontrak?"


"Ya, kontrak dapat membatasi pergerakan sebuah mahluk di dunia. Contohnya tidak bisa saling menyakiti atau mengkhianati, atau bahkan harus mengikuti perkataan pemain."


"Aku menolak!" teriak Dagon dengan nada tinggi. Dia adalah mahluk yang suka berpetualang tanpa terkekang. Bahkan dia kabur dari Baal sang pangeran penguasa Neraka.


Mana mungkin Dagon menyerahkan kebebasan pada pemain yang lebih lemah darinya.


"Sebenarnya kontrak hanya bisa di lakukan ketika kedua pihak setuju. Pada khusus kali ini, aku hanya meminta 3 bantuan, salah satunya adalah membantu Venom untuk mengalahkan Lamia."


Mata Dagon terbuka lebar, dia mendengar nama Venom langsung merinding. "Sialan, jangan sebut nama keluarga Venom di depanku!"


"Kamu sepertinya salah sangka. Keluarga Venom yang kamu kenal sudah runtuh, sekarang hanya ada satu Venom kecil."


Dagon yang penuh akan amarah langsung bertanya, "Dimana Venom kecil itu?"


"Jangan mencoba mengganggunya atau jiwamu akan melayang seutuhnya."


"Haha, kamu terlalu meremehkan kekuatan salah satu jendral iblis neraka. Aku sudah membunuh banyak jendral keluarga Venom, tapi sang raja benar-benar membuatku frustrasi."


Blue menggelengkan kepala sekali lagi. "Zaman sudah berganti, kekuatanmu sekarang hanya setara dengan prajurit biasa Iblis Neraka. Makanya Baal membiarkanmu kabur, tapi jika kau membuat kerusuhan pasti dia akan membunuhmu."


Dagon melepaskan aura berwarna hitam, sekujur tubuhnya muncul warna hijau dan wujudnya berubah menjadi monster.


[Dagon


Level 780


...


Nilai Kekuatan : 9 juta.]


Blue masih sangat tenang berdiri di depan kekuatan yang sangat mendominasi. "Dengan kekuatan itu, kamu hanya bisa menerima satu pukulan dari Venom kecil. Bahkan Lamia hanya mengayunkan lengannya akan membunuhmu."

__ADS_1


"Jangan bercanda, Iblis Neraka itu sangat kuat!"


Sebagai tanggapan Blue menghela napas panjang. "Aku tahu perasaanmu tapi ini adalah kenyataan. Kecuali Baal dan Jendral Iblis Neraka, semua iblis neraka melemah karena kekuasaan para Dewa."


Blue mencoba mengarang cerita supaya bisa dipahami oleh mahluk bodoh seperti Dagon.


"Karena kalian melawan keluarga Venom, para dewa turun tangan dan mengekang semua pasukan Iblis Neraka. Hanya Baal yang bisa melawan semuanya, tetapi kamu tahu sendiri sifatnya. Bukannya menjadi sekutu Iblis Neraka, Baal malah meminta posisi Dewa langit dan mendudukinya sampai sekarang."


"Tidak Mungkin!" Dagon masih mempertahankan kepercayaannya pada Baal Sang Penguasa Neraka.


"Itulah kenyataannya, makanya dunia ini dinamakan Domain Dewa. Tujuan para pemain adalah menggoyahkan atau menjadi Dewa bukan menjadi raja iblis."


"Bagaimana dengan Azazel dan Lucifer?" tanya Dagon yang penasaran.


Melihat adanya permusuhan di mata Dagon, Blue mengarang cerita lagi. "Mereka masih sangat kuat, apa lagi Azazel yang mungkin setara dengan Raja Venom di puncak kekuatannya. Namun Lucifer mendapat hukuman dari Odin, dia sekarang hanya Raja Iblis tingkat 7."


Karangannya berdasarkan fakta 35 tahun yang dia ingat di kehidupan sebelumnya.


Azazel memimpin pasukan besar untuk melengserkan kekuasaan Baal dari Langit. Sayangnya mereka semua dikalahkan dengan sangat mudah.


Disisi lain Lucifer malah memberikan kekuatannya pada seorang pemain dan mendidiknya untuk mengalahkan Baal. Menurut rumor, murid Lucifer berhasil mengalahkan pemain terkuat di dunia.


Sayangnya itu hanya rumor, tidak tahu apa kebenarannya. Blue kala itu tidak ada di guild besar, jadi informasinya sangat terbatas.


Dagon terlihat murung, ini adalah kesempatan emas yang diberikan. Blue tanpa ragu menawarkan sesuatu yang sangat diinginkan.


Melihat tatapan Blue yang serius dan percaya diri, Dagon mendekat sambil menyembunyikan kekuatannya.


Venom muncul di sebelah Blue dengan tatapan tajam ke arah Dagon. "Jadi kamu iblis neraka yang muncul ke permukaan!"


"Jangan terlalu terbawa suasana. Sekarang bukan waktunya untuk bertarung." Blue menghentikannya.


Dagon terus melanjutkan langkahnya. Tiba-tiba dia berlutut di depan Blue. "Aku bersedia menerima kontrak."


Senyum lebar tampak di raut wajah Blue. "Aku tidak akan memaksamu tapi lihatlah. Ini adalah Venom kecil yang aku maksud, sekarang dia ada di ambang peningkatan ke Raja Iblis tingkat 3."


"Ya. Aku bisa menggunakan kemampuan pendeteksi kebohongan. Jadi sudah tidak perlu diragukan, kamu mengatakan kebenaran." Dagon menundukkan kepalanya.


"Seperti yang diharapkan dari Iblis Neraka, keterampilan mu memang sangat hebat."


Blue memberikan kontraknya yang hampir setara atau sama dengan Emma. Dengan darah di jarinya, Dagon menyetujui kontrak.


"Apa kamu bisa berubah menjadi wujud manusia?" tanya Blue yang sedikit risih dengan wujud Dagon yang seperti monster laut.


Tanpa menunggu lama, Dagon langsung merubah wujudnya sebagai manusia.

__ADS_1


Venom mengerutkan kening. "Blue, memangnya kita membutuhkan bantuan Iblis Neraka lemah ini?" tanyanya.


"Mungkin dia lemah, tapi setelah bersamaku beberapa tahun dia akan setara denganmu. Jadi jangan lengah dan malas berlatih."


Mendengar perkataan Blue, dia menganggukkan kepala dan langsung menghilang. Seperti yang dikatakan Blue, ia tidak akan malas berlatih supaya lebih cepat menjadi kuat.


Blue menyodorkan batu hitam. "Dagon, untuk sementara serap Batu Iblis ini. Aku tidak terlalu mengerti struktur tubuh Iblis Neraka!"


Tanpa menunggu lama, Dragon memegang batu dan menyerapnya sampai habis dalam beberapa detik saja.


"Kekuatanku menambahkan bagaimana batu ajaib ini ada di dunia!" kata Dagon sambil membelalakkan matanya.


"Itu adalah Batu Iblis tingkat Tinggi. Jika penyerapan mu sekuat itu, harusnya Batu Iblis tingkat Hebat ini akan menjadi barang yang sangat bagus." Blue menyodorkan lagi batu iblis, dia ingin melakukan beberapa eksperimen pada Iblis Neraka.


[Pengikut setia anda menambah, Penguasa Iblis telah berevolusi karena seorang Iblis Neraka bergabung.]


Penguasa Iblis (2)


Sebuah gelar yang diberikan pada pemain yang pertama kali mempunyai bawahan iblis yang setia.


Semakin banyak iblis yang setia pada anda, maka kekuatan iblis anda akan ditambahkan.


Iblis setia : 1116


Kegunaan kekuatan iblis :



Meningkatkan keberuntungan.


Meningkatkan kerusakan yang dihasilkan. (1116 iblis \= 16%).


Memberikan pelindung ketika HP berada di atas 100% (1116 iblis \= 16%).


Memberikan efek hitam pada setiap serangan yang memberikan kerusakan kritikal.


Tidak akan pernah dipandang rendah oleh iblis.


Iblis Neraka akan mulai melirik anda sebagai rekan, disisi lain secara alami para pahlawan akan membenci anda.



"Hah, aku tidak tahu harus senang atau sedih. Semakin menginjakkan kaki di dunia kegelapan, semua orang akan mulai membenciku."


Blue berjalan menuju istana, ia melihat Regina yang sibuk dengan lembaran kertas bersama Emma dan Serly. Melihat kebersamaan mereka, Blue memilih untuk pergi sendiri ke tempat pelatihan pasukan.

__ADS_1


"Iblis Kecil, aku akan memasukkan mu ke Dunia Buatan. Jangan kecewakan aku!" kata Blue sambil menyodorkan Batu Iblis tingkat Hebat serta satu Batu Naga Hitam.


"Baik, Tuan!"


__ADS_2