
Tidak seperti yang direncanakan petinggi Tanduk Iblis, mereka mulai panik karena tidak ada satupun pemain yang berhasil menghancurkan pertahanan musuh. Semua senjata sihir yang dibawa pasukan Tanduk Iblis untuk menyerang benar-benar tidak berguna.
Terdapat 5 orang duduk di depan meja bundar, mereka adalah petinggi dari Tanduk Iblis dan Pentagon yang sedang merencanakan kehancuran Fairy Dance.
"Bagaimana pendapat kalian tentang ancaman orang bernama Red Devil itu?"
"Sombong, itulah yang aku pikirkan. Hanya satu kuat, apa yang harus ditakutkan."
"Benar juga, Fairy Dance sudah kehilangan Blue dan beberapa pemain kuat lainnya. Jadi tidak perlu ada yang di takutkan."
Tidak ada yang tahu siapa lima orang yang duduk di depan meja, mereka menggunakan topeng untuk menutupi identitas masing-masing.
Peperangan sekali lagi dimenangkan Fairy Dance, tidak ada yang bisa menembus pertahanan Danau Putih. Bahkan jika guild super menyerang, Fairy Dance masih akan mempertahankan garis bawahnya.
Blue berencana meningkatkan Kota Danau Putih menjadi sebuah Kerajaan. Namun untuk mewujudkan itu membutuhkan kerja keras.
"Jessica, aku tidak bisa membantu kalian untuk sekarang. Venom menyerahkan kerajaannya padaku sementara, jadi aku serahkan urusan disini padamu," kata Blue.
"Baik, Bos."
Setelah mendengar jawaban Jessica, Blue langsung kembali menuju wilayah kekuasaan Venom. Untuk sementara dia akan mencari barang-barang yang mungkin bermanfaat untuk perkembangan Fairy Dance.
Awalnya Blue berencana menyerang Tanduk Iblis sekarang, tetapi setelah berpikir dua kali, dia memutuskan untuk menundanya. Bukan tanpa sebab, Blue ingin Jessica menyebarkan keburukan setiap anggota Tanduk Iblis.
Oleh karena itu, Blue dan Fairy Dance membutuhkan waktu yang lebih banyak. Ayunda dan Reaper akan mengumpulkan banyak kebiasaan buruk para anggota dan petinggi guild.
Mungkin sebagian orang akan menganggap bahwa opini publik dalam perang tidaklah penting. Namun karena Tanduk Iblis adalah guild yang mengutamakan penampilan, trik ini akan sangat membantu. Selain itu Blue mempunyai waktu untuk mencari iblis unik.
Setelah sampai di wilayah Venom, Blue langsung menuju istana kerajaan. Namun siapa yang menyangka ada iblis yang sedang menunggu Venom keluar dari tempat persembunyiannya.
"Manusia?" tanya iblis itu kebingungan.
Blue menggunakan kekuatan segel milik Venom. Seketika iblis didepannya langsung berlutut dengan hormat.
"Aku adalah orang yang akan memerintah Kerajaan ini sementara. Tuan Venom memberikan kekuasaan sementara." Blue mengatakan itu dengan suara dalam dan tegas. Sehingga membuat iblis didepannya takut.
[-
Level : 15
HP : 200 ribu]
Blue sedikit kebingungan ketika melihat status iblis yang berlutut didepannya. "Aneh, namanya tidak ada. Mengapa itu bisa terjadi, padahal semua makhluk di dunia ini mempunyai nama," gumamnya dalam hati.
Karena penasaran, Blue mempersilahkan iblis didepannya berdiri. "Siapa kau berani datang ke istana tanpa seizin Taun Venom?" tanyanya.
"Aku iblis yang baru lahir. Bisa dibilang kedua orang tuaku adalah iblis transformasi yang tidak bisa menggunakan kekuatan iblis."
Blue pertama kalinya melihat seorang bayi yang baru lahir mempunyai tinggi 197 centimeter, itu sedikit lebih tinggi darinya.
Bee dari dalam ruang penyimpanan memberikan telepati kepada Blue. "Kedatangannya ke istana ingin meminta nama. Jika Iblis itu tidak segera diberi nama, maka akan mati dalam waktu dekat," katanya memberikan informasi pada Blue yang tampak kebingungan harus berbuat apa.
"Sejak kapan kamu bisa menggunakan telepati dari ruang penyimpanan?"
"Semenjak keluar dari Celah Dimensi. Aku merasa pengetahuan meningkat sangat drastis, jadi sekarang pangeran ini adalah orang terpintar di Domain Dewa," kata Bee sambil tertawa kecil.
Blue berjalan menuju iblis kecil dan menepuk pundaknya. "Tuan Venom masih dalam ruang latihan. Pulanglah dulu, kembali lagi bulan depan," katanya dengan lembut.
Dia tidak boleh menunda pemberian nama lebih dari itu, jika tidak pasti iblis itu akan mati. Entah mengapa Blue sangat menyukai bayi itu.
__ADS_1
Mata Dewa digunakan untuk kedua kalinya, dia sudah menyentuh target. Seharusnya mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
Matanya langsung melebar ketika melihat ayah dari iblis. "Manusia?" kata Blue dalam hati. Ada kemungkinan dia merupakan setengah Iblis yang sedang menyamarkan.
Hal itu dilakukan supaya mendapatkan nama dari Raja Iblis Venom. Jika tidak segera mendapatkan nama, besar kemungkinan dia akan mati, meskipun dia seorang setengah iblis.
Namun setelah melihat kelas dan potensi si iblis, dia sedikit kecewa. Iblis didepannya hanya memiliki potensi 62 dan kelas Iblis Rendahan.
Walaupun begitu, Blue masih cukup senang melihat status poinnya yang tidak normal untuk ukuran iblis level 15. Bisa dibilang statusnya sangat tinggi untuk iblis dengan kelar rendahan.
"Tuan, bolehkah saya menunggu disini sampai Raja Iblis Venom keluar. Hari ini sudah 76 hari aku lahir ke dunia, aku masih memiliki waktu hidup selama 14 hari."
Blue menganggukkan kepala, dia akan membiarkan iblis didepannya tinggal. Sedangkan dia akan mencari barang berharga dan membaca titik sumber daya yang bisa dijadikan uang.
"Sungguh pria kaya, dia benar-benar menyembunyikan lebih dari 1 miliar koin emas di gudang biasa. Sungguh Raja Iblis yang sembrono." Blue memberikan pendapatnya ketika dia membaca buku informasi Kerajaan Venom.
Sebuah cahaya hijau kehitaman muncul dari dalam tahan, tekanannya sangat kuat hingga membuat Blue harus tersungkur ke tanah.
"Sialan, aku belum menghasilkan apapun, tetapi Venom sudah mau keluar!" kata Blue pelan. Dia tidak pernah menyangka Venom akan meningkat dengan sangat cepat.
Dia keluar dan langsung menuju ruang Raja Iblis Venom. Tepat ketika sampai di sana dia melihat bayi iblis itu di cekik menggunakan satu tangan Venom.
Blue langsung berlari dan menghentikan Venom. "Tuan, apa yang anda lakukan. Anak bayi ini tidak salah apapun," katanya.
"Aku tahu kamu adalah orang hebat, terapi mataku tidak. Bisa dibohongi oleh setengah manusia sepertinya." Venom mempunyai banyak kemampuan baru setelah Raja Iblis tingkat 2.
Salah satunya adalah melihat informasi menyeluruh dari si iblis kecil. Kemudian dia menggunakan pada Blue, dan hasilnya sangat mencengangkan.
"Kamu mempunyai poin status yang sangat tinggi. Bagaikan kamu bisa melakukan itu?" tanya Venom.
"Aku menyelesaikan banyak misi dan mencari harta di seluruh Domain Dewa," jawab Blue dengan nada santai.
"Tuan, bolehkah aku memiliki iblis ini. Aku ingin memberikannya nama dan menjadikan bawahan," kata Blue memohon pada Venom untuk memberikan iblis rendahan tersebut.
Venom awalnya curiga, dia menatap tajam ke mata Blue yang tampak santai setelah mendapatkan tatapan dari Raja Iblis.
"Baiklah, lakukan sesukamu. Aku akan memberikan rasa malu ada wanita sialan itu!" kata Venom dengan nada tinggi.
"Lebih baik jangan sekarang, Tuan. Kekuatan anda mungkin sudah bertambah, tetapi melawan Lamia dengan sedikit kemenangan tidaklah memuaskan."
Blue mengeluarkan Batu Hebat lainnya, dia hanya mengeluarkan satu untuk meningkatkan level Venom. "Aku memaparkan ini dari pria yang bisa meningkatkan Batu Iblis, dia memanfaatkan serpihan yang tidak berguna untuk menciptakan satu Batu lainnya."
Venom menyempatkan matanya, dia tidak menyangka ada Batu Iblis tingkat Hebat lainnya. Tanpa pikir panjang, Venom langsung mengambil dan menyerapnya di depan Blue dan Si Iblis Kecil.
"Batu tingkat ini sudah tidak berpengaruh padaku lagi. Aku ingin Batu Iblis tingkat Super, kapan kamu bisa membelikannya?" tanya Venom dengan nada sedikit kesal.
Jika mengingat meningkatkannya, Venom selalu marah karena tidak bisa meningkat dengan sempurna. Dia hanya menambahkan beberapa lebih. Untungnya poin status yang dia dapatkan sangat banyak.
"Venom menggunakan segel ketika kamu berada di dalam Celah Dimensi, mungkin saja dia mendapatkan sedikit keberuntungan yang kamu miliki," kata Bee dari dalam ruang penyimpanan.
"Tidak bisa lebih cepat. Temanku itu akan istirahat selama 3 sampai 6 bulan. Semua bahan untuk meningkatkannya sudah habis, sehingga harus mencarinya sendiri," jawab Blue dengan lancar.
Inilah kemampuan tersembunyi Blue, dia sangat pintar dalam berbohong. Makanya ekspresi wajahnya sangat tenang dan sangat meyakinkan.
Bahkan jika Venom mempunyai deteksi kebohongan, dia tidak akan bisa menyadarinya. "Aku menggunakan deteksi kebohongan, tetapi anak ini benar-benar mengatakan yang sesungguhnya. Sayang sekali aku tidak bisa cepat naik tingkat," gumamnya dalam hati.
Venom pergi tanpa memberikan kepastian status Si Iblis Kecil. Dia tidak bisa memastikan Blue adalah orang yang setia atau serigala berbuka domba.
Karena Venom pergi tanpa memberikan kepastian, Blue mengajak Si Iblis Kecil ke ruangan lainnya. "Kemana perginya kedua orang tuamu?" tanya Blue pada iblis.
__ADS_1
"Aku tidak tahu, sejak lahir aku sudah tinggal dengan nenekku yang sudah meninggal seminggu yang lalu."
Blue menutup matanya perlahan. "Baiklah, aku ingin menjadikanmu sebagai pengawal. Apa pendapatmu?" tanyanya dengan suara pelan.
"Tuan, aku hanyalah iblis rendahan. Bagaimana mungkin ada menjadikan aku pengawal!" kata Iblis dengan suara keras karena terkejut.
Melihat iblis didepannya terkejut, Blue menggelengkan kepala. "Aku hanya bertanya kamu mau atau tidak?" tanyanya sekali lagi.
"Tuan—"
"Sekali lagi, aku hanya bertanya kamu mau atau tidak!" kata Blue dengan nada tinggi dan suara keras.
"Baik, Tuan. Aku akan melayani anda dengan sepenuh hati," katanya sambil berlutut didepan Blue dengan sedikit menundukkan kepalanya.
"Baiklah, kamu akan dipanggil Iblis Kecil!" kata Blue dengan tegas.
Sebuah cahaya berwarna ungu gelap menyelimuti tubuh Iblis Kecil, kemudian membungkusnya hingga seluruh tubuhnya tertutupi.
Ini adalah kali pertama Blue memberikan nama seorang Iblis. Pada kehidupan sebelumnya dia sangat memusuhi Iblis karena sering menghancurkan wilayah kekuasaannya.
Namun sekarang posisinya berbeda, Blue mempunyai kesempatan untuk menjalin hubungan yang baik. Mungkin suatu saat akan hubungan itu akan saling menguntungkan.
Setelah beberapa saat, aura ungu kehitaman menghilang. Iblis Kecil muncul dan menatap Blue dengan penuh hormat.
Iblis Kecil langsung berlutut didepan Blue. "Raja, terima kasih telah mengangkat saya menjadi pengawal anda!" katanya dengan suara lantang.
"Baiklah, jangan panggil aku raja. Panggil saja Bos!" kata Blue dengan santainya.
[Iblis Kecil
Gelar : Pengawal Raja Api
Kelas : Iblis Rendahan (Bisa berkembang)
Level : 110 (mengikuti level tuannya)
HP : 100 juta
Potensi : 62 (Bisa berkembang)
Keterampilan khusus :
Tidak bisa mati selama tuannya tidak menyuruhnya mati.
Bisa menggunakan segala serangan sihir bertipe Api.
Karena Iblis Kecil lahir dari Manusia dan Iblis, dia tidak mempunyai hubungan baik dengan Manusia maupun Iblis.
(Belum terbuka karena pengalaman belum cukup)]
Blue melebarkan matanya ketika melihat gelar dan kata yang menyatakan bahwa kelas serta potensinya bisa berkembang.
Yang paling dia suka adalah keterampilan Iblis Kecil nomor 3, itulah yang sedang dia cari selama ini. Apalagi kemampuan nomor satu sudah dibuka ketika pengangkatan sebagai pengawal.
Biasanya Iblis membutuhkan kepercayaan yang sangat tinggi sebelum mempunyai kekuatan itu.
__ADS_1