Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
116. Topeng Setan Muncul


__ADS_3

Blue langsung mengeluarkan 15 Meriam Sihir Otomatis dan 6 Menara Petir. Rori akan menjadi pemimpin di Desa Tanjung, jadi dia akan mengontrol semua senjata untuk menghalau monster.


Martin sebagai seorang pendukung harus membantu Rori dalam mengendalikan senjata sihir. David dan Toni akan bergabung menyerang musuh bersama Blue yang menggunakan Topeng Setan.


Karena pemberitahuan sistem mengatakan bahwa Desa Tanjung sudah didapatkan. Banyak guild besar menyuruh beberapa pengintai untuk melihat siapa sebenarnya Fairy Dance.


Semua pengintai langsung melaporkan bahwa seorang pemain dengan topeng aneh membantai puluhan monster sendiri. Semua pengintai melaporkan hal yang sama, beberapa guild besar mengetahui bahwa dia adalah si Topeng Setan yang pernah muncul di Desa Monster.


Banyak orang mencari pemain itu, semua guild besar sedang menginginkan jasanya. Namun sekarang dia telah membantu Fairy Dance untuk melindungi Desa Tanjung yang baru diambil.


Tidak sampai disitu, mereka juga mengeluarkan 6 Menara Petir yang sangat jarang terlihat di Kota Rawa Kuning. Meriam Sihir Otomatis mereka juga tampak megah dan kerusakan yang diberikan lebih besar.


Semua pengintai merekam kejadian dari berbagai sudut. Mereka tidak ingin ketinggalan satupun adegan yang dapat memberikan petunjuk.


Blue yang menyadarinya keberadaan mereka semua tidak menggunakan kekuatan aslinya. Dia hanya menggunakan beberapa keterampilan dasar.


Banyak guild merasa bahwa pandangan mereka keliru tentang kekuatan Topeng Setan. Rumor yang mengatakan bahwa Topeng Setan sangat kuat tidaklah benar.


Setidaknya itulah yang dipikirin para pemain di Kota Rawa Kuning. Mereka belum melihat Blue menggunakan kekuatan aslinya.


Regina yang mendapat kabar tentang penyerangan monster melihat laporan. Dia melihat ada seseorang yang dijuluki Topeng Setan sedang bertarung sendirian.


"Akhirnya pria gila itu sudah sampai. Segera perkuat semua desa kita, badai di Kerajaan Kediri akan segera terjadi," kata Regina memberikan perintah kepada asistennya.


Pentagon sudah mempersiapkan diri semenjak kembali dari Danau Putih. Regina mengetahui bahwa Fairy Dance bukan pasukan biasa yang mempunyai jaringan kecil, jadi mereka pasti akan menciptakan badai di Kerajaan Kediri.


Regina sudah mempersiapkan diri, supaya bisa menjadi guild pertama yang menyelesaikan gelombang monster. Rumor mengatakan bahwa Desa pertama yang menyelesaikan gelombang monster akan mendapatkan hadiah acak.


Setelah mengatakannya kepada seluruh petinggi guild, Regina mendapatkan kucuran dana segar untuk mempersiapkan pertahanan Desa. Semua petinggi ingin Pentagon mengambil semua hadiah.


Regina telah mendapatkan beberapa saran dari Blue tentang cara mempertahankan desa dengan baik dan benar. Dengan bermodalkan saran dari Blue, Regina yakin mereka bisa mempertahankan Desa jauh lebih cepat dari guild lainnya.


Desa mereka di wilayah Kota Rawa Kuning diserang segerombolan monster. Walaupun Regina tidak ada di sana, mereka mendapatkan instruksi langsung dari pusat.


Hanya butuh waktu 2 jam untuk menyelesaikan gelombang monster, Pentagon menjadi guild pertama yang berhasil mempertahankan desa.


Sistem : Selamat kepada seluruh desa yang telah berhasil mempertahankan diri. Sistem akan menghitung nilai kontribusi setiap pemain.


Rangking Desa :



Desa Betek (Pentagon)


Desa Aljazair (Dominasi Dunia)


...

__ADS_1


Desa Tanjung (Fairy Dance)



Dua guild besar tentu memimpin dalam mempertahankan desa. Namun para pemain tidak menyangka bahwa Pentagon yang menempatkan beberapa pemainnya di Desa Betek bisa menjadi yang pertama.


Bos Dominasi Dunia sangat marah ketika mendengar bahwa Pentagon mengambil posisi pertama. Mereka telah mengeluarkan banyak uang untuk mengincar posisi pertama. Karena Galaxy Star bisa mendapatkan Menara Sihir 2 warna.


Menara Sihir itu dapat menyerang 10 kilometer jauhnya, bisa dibilang ia seperti Menara Sihir tingkat menengah, tapi sedikit dibawahnya.


Tidak ada yang tahu hukuman apa yang menanti Yohan akibat informasi yang dia berikan masih kurang akurat.


Semua guild yang mengalami kerugian besar sedang mencari kambing hitam untuk disalahkan. Mereka langsung mengarahkan pedangnya ke Fairy Dance yang berhasil mendapatkan Desa terakhir.


Mereka berbondong - bondong menyiapkan pasukan untuk menghancurkan Desa Tanjung untuk mengobati rasa sakitnya akibat kehilangan Desa.


Disisi lain, Blue berhasil meningkatkan levelnya menjadi 49. Tinggal selangkah lagi dia memiliki kesempatan untuk merubah kelasnya.


Namun banyak orang tidak ingin meningkatkan kelasnya ketika level 50. Karena mereka belum percaya diri dengan kekuatannya. Berbeda dengan Blue yang sudah mengetahui banyak trik untuk menyelesaikan perubahan kelas.


"Bos, banyak pasukan menodongkan pedangnya pada kita. Mereka semua meminta ganti rugi akibat penyerangan monster." Rori yang kurang berpengalaman dalam menghadapi banyak musuh, melapor dengan suara yang bergetar.


Sehingga dia sedikit gugup ketika melaporkan situasi yang sangat genting. Sebagai mantan ketua Blade Armor, dia belum pernah menghadapi 15 guild berbeda secara bersama.


"Tenanglah, kami tidak takut kehilangan Desa Tanjung. Namun ada satu hal yang aku inginkan dari kalian, teruslah belajar jangan takut kehilangan." Blue berdiri dari kursinya melewati semua orang dan memakai topengnya.


Para guild yang lebih kecil mencoba peruntungan, mereka menganggap Fairy Dance hanya seekor kucing yang baru berjalan di padang pasir. Tidak adanya informasi akan membuat mereka ketakutan.


Seorang pemain menggunakan topeng berwarna hitam muncul dari gerbang Desa Tanjung, dia tidak lain adalah Blue yang berjalan sendirian tanpa pengawalan.


"Rekan-rekan semua. Perkenalkan aku adalah anggota dari Fairy Dance, kalian bisa memanggilku Topeng Setan. Aku adalah penanggung jawab dari cabang Fairy Dance di Kota Rawa Kuning," kata Blue dengan lantang.


Tidak ada yang berani menjawab pernyataan Blue. Mereka seperti sedang mendapat tekanan dari nama Topeng Setan yang sangat tersohor. Semua guild yang datang sudah mendapatkan informasi bahwa Topeng Setan tidak sekuat yang dirumorkan.


Namun entah kenapa mereka tidak mau memprovokasi Blue yang sedang berjalan sendiri. Dalam hati kecil para ketua guild takut akan keberadaan Blue yang menggunakan Topeng Setan.


Sampai salah satu ketua guild peringkat rendah mendatanginya dengan hewan tunggangan Beruang Api. Dia adalah ketua Guild Thunder Strom, Jerome.


"Semua orang disini menginginkan ganti rugi akibat penyerangan monster. Walaupun tidak ada yang kehilangan desa, mereka mengalami kerugian yang tidak sedikit."


"Mengapa harus Fairy Dance yang mengganti rugi?" tanya Blue dengan nada santai.


Jerome mengerutkan kening, dia merasa bahwa wibawanya cukup untuk mengintimidasi seseorang. Namun kenyataan sedikit berbeda dengan harapannya. "Bukankah kalian yang memicu penyerangan monster di seluruh Kota Rawa Kuning," katanya sambil tersenyum.


"Mungkin disini sedikit ada kesalahan pahaman. Jelas Fairy Dance hanya menduduki sebuah desa, mengapa kita harus mengganti rugi kerusakan yang disebabkan monster!" kata Blue membalas senyuman lawannya.


Semua orang geram dengan jawaban Blue yang tidak memberikan solusi. Mereka siap menerjang Blue seperti harimau yang kelaparan.

__ADS_1


"Apa kamu serius ingin melawan kami semua?" tanya Jerome penuh nada provokasi.


Blue mencabut pedang dari punggungnya. "Baiklah, jika kalian memaksa. Mari tunjukkan padaku seberapa hebat kemampuan 15 guild pendukung mu," katanya tersenyum lebar.


Semua orang tidak ada yang berbicara selama 5 detik. Semua orang fokus mendengarkan instruksi Jerome.


"Baiklah, jika itu yang kamu minta. Jangan pernah menyesalinya karena masalah kita tidak akan selesai sampai disini!" kata Jerome dengan wajah serius.


Untuk mengawali pengepungan, Jerome berlari menggunakan hewan tunggangannya yang sangat mencolok. Blue mengeluarkan Raul yang tampak sangat biasa.


Menanggapi serangan, Blue berlari menuju musuhnya dengan senyum manis. Dia langsung menggunakan Speed of Light untuk memperkecil jarak degan cepat.


Ayunan pedang Blue jauh lebih cepat dari tombak Jerome. Tidak ada yang akan percaya bahwa Topeng Setan mempunyai kecepatan serang yang sangat tinggi. Bahkan Jerome yang terkenal dengan ketrampilan tombaknya di serang tanpa bisa menahan.


¬ Pemain Blue memberikan kerusakan - 2500 kerusakan kritikal.


"Sial, berapa poin Kekuatannya. Walaupun bajuku tidak berfokus untuk pertahanan, tidak mungkin bisa ditembus dengan sangat mudah!" kata Jerome dalam hati.


Jerome yang merasakan ancaman langsung menyuruh semua pasukan untuk menyerang Blue. Dia mundur untuk menggunakan ramuan HP dan MP.


Melihat situasi semakin memburuk, Blue mundur sampai ke gerbang Desa. Rori dan 3 temannya sudah berada di belakang senjata sihir baru milik Fairy Dance.


Zaha menamainya Mortir Sihir Manual. Cara kerjanya hampir sama seperti Meriam Sihir Otomatis, tetapi harus menggunakan tenaga manual untuk menembakkannya.


Rori sebagai penyihir hitam akan mengisi Mortir dengan sihirnya, David akan mengarahkan tembakannya. Begitu pula Martin dan Toni yang menggunakan Mortir lainnya.


Tugas Blue sekarang adalah melindungi dua senjata itu supaya tidak terserang musuhnya.


Rori dan Martin mulai mengisi senjata dengan sihirnya. Blue berdiri tegap menghadap puluhan ribu pemain di depannya.


"Kalian semua akan menjadi saksi sejarah bahwa Fairy Dance bukan pasukan yang mudah untuk di provokasi!" kata Blue dengan wajah serius.


Ucapannya membuat semua orang di sekitarnya ketakutan. Entah kenapa Mortir Sihir yang berada di belakang gerbang sangat menyeramkan.


Tidak ada yang berani maju setelah perkataan Blue, mereka semua sedang menunggu perintah. Tidak ada yang berani mengambil peran sosok pemimpin.


Mortir Sihir Manual berhasil dilepaskan, sebuah bola energi berwarna hitam dan ungu muncul di langit. Setelah sampai di langit ledakan besar terjadi, serpihan ledakan menciptakan ribuan Sihir kecil yang tampak seperti jarum.


Semua pemain melihat serpihan sihir tampak mengambang di langit, mereka tidak berpikir untuk berlari karena menganggap serangan Fairy Dance gagal.


Dari langit ribuan jarum jatuh seperti hujan. Para pasukan musuh tidak akan menyangka bahwa jarum yang mengenai mereka memberikan kerusakan yang sangat besar.


Dalam radius 25 meter semua pemain langsung dikirim ke Rumah Kebangkitan. Dua ledakan besar tercipta, tanah di radius serangnya tampak hancur.


Hanya dengan dua serangan Fairy Dance berhasil mengirim 2000 pemain ke Rumah Kebangkitan secara langsung. Semua dunia tercengang melihat dua senjata Fairy Dance yang sangat merusak.


"Sial, senjata itu jelas terlalu kuat. Tidak mungkin kita melawan mereka, Mundur!" kata salah seorang ketua guild menyuruh pasukannya mundur.

__ADS_1


Hanya dengan dua tembakan, Fairy Dance berhasil mengusir 15 guild Kota Rawa Kuning.


__ADS_2