
Blue di sambut oleh penjaga, dia tidak lain adalah Oliver yang pernah menolak bergabung dengannya. Padahal potensinya sangat baik, tetapi dia memilih untuk menjadi seroang penjaga gerbang, sungguh tidak sebanding.
"Oliver, aku mendengar banyak tentang kamu dari Topeng Setan. Sungguh bakat yang sia-sia, ingatlah Fairy Dance akan tetap membuka pintu untuk bakat sepertimu," kata Blue memberikan sedikit stimulus supaya Oliver ikut dengannya.
Oliver menjawab sambil menundukkan kepalanya. "Kamu terlalu memujiku, Ketua. Aku hanyalah anak yang tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar."
"Aku tidak menyangka seorang Oliver yang keras kepala menjadi seperti ini. Baiklah, jika itu keinginanmu, tetapi sekarang aku ingin menemui Regina." Blue menepuk pundaknya pelan.
Penjaga disebelah yang melihat tampak sangat iri, mereka bisa kalah dengan seorang penjaga yang tidak bisa beladiri.
Oliver terkenal sangat lemah, bahkan levelnya hanya 49. Ditambah lagi dia tidak mempunyai basis beladiri yang membuat karakternya seperti sampah.
Karena Regina selalu melindunginya, makanya Oliver masih bisa berdiri tegap di Pentagon. Bukan karena ingin seperti itu, tetapi permintaan ayahnya Oliver harus mempunyai mobil mewah.
Setidaknya dia harus menabung 2 sampai 3 tahun untuk bisa membelinya dengan gaji Pentagon. Itulah yang membuat bakat terpendam Oliver tidak akan pernah muncul sebelum 2 atau 3 tahun lagi.
Dia akan menjadi pencetus Profesi dan Kelas bisa menjadi satu. Tidak hanya cepat, Oliver juga sangat cerdas mengenali titik lemah musuhnya. Semua itu di dapatkan dari profesi seorang Koki.
"Mari ikuti aku, Ketua." Oliver memimpin jalan menuju ruangan Ketua Guild, Regina.
Semua orang yang mereka lewati memandang Oliver dan Blue. Siapa orang yang tidak iri melihat Oliver berjalan dengan ketua Fairy Dance, Blue dan sangat dekat dengan Ketua Pentagon, Regina.
Hal itu membuat semua orang curiga bahwa Oliver adalah orang kuat yang sedang menyamar. Namun semua ditepis karena secara resmi Oliver sudah berlatih di Markas Pentagon.
Pada dunia nyata, Oliver tampak kurus dan kekurangan gizi. Wajah pucat dengan tinggi 183 centimeter serta tulang punggung yang melengkung.
Kantung matanya yang tebal dan bibir yang selalu pecah-pecah membuat perempuan disekitarnya merasa tidak nyaman. Dia juga sering mencuri waktu untuk masuk ke dapur dan memotong beberapa bahan masakan dengan pisau.
Tindakannya belum diketahui pemilik dapur, jika diketahui sudah dipastikan Oliver akan mendapatkan hukuman yang tidak ringan.
Pasalnya hasil potongan sayuran sangat buruk, bahkan orang tidak akan bisa memakannya dengan enak. Jadi penanggung jawab dapur harus membuangnya untuk menjaga kualitas makanan.
Setelah sampai di depan pintu ruangan ketua guild, dua penjaga memberikan isyarat kepada Oliver untuk pergi. Mereka adalah penjaga setia Regina yang belum mengetahui bahwa Oliver adalah adik kandungnya.
"Ketua, Nona Regina sedang sibuk. Silahkan datang di lain waktu," kata salah satu penjaga pintu.
Oliver belum pergi karena ingin melihat kakaknya untuk walaupun hanya beberapa detik saja. Namun siapa sangka setelah pindah ke Markas Pentagon, dia tidak pernah melihat Regina sekalipun.
"Aku sudah mempunyai janji dengannya, jadi biarkan aku masuk." Blue dengan santai melangkah maju tanpa rasa takut.
"Ketua Fairy Dance, tolong kerjasamanya. Kami hanya menjalankan tugas, jangan memaksakan kehendak!" kata salah satu penjaga dengan nada tinggi.
Keduanya level 69, jelas levelnya lebih tinggi dari Blue tetapi statusnya jauh dibawahnya. Mungkin sekarang Blue tidak mempunyai banyak keuntungan tapi jika Domain Dewa sudah mengalami perubahan keempat, Blue akan menjadi terlalu kuat.
"Regina, aku datang menagih hutang!" teriak Blue di depan pintu.
Awalnya Regina tidak mau menemuinya karena Blue sangat mengerikan pada situasi sekarang. Hutangnya tercipta karena senjata sihir dan pembatalan kontrak yang tidak disengaja.
__ADS_1
Mungkin inilah yang dinamakan sudah jatuh tertimpa tangga. Kekuatannya dalam. Pentagon ternyata tidak sekuat yang dibayangkan, hanya masalah kerjasama kecil dengan Fairy Dance saja dia tidak bisa mempertahankannya.
"Jika kamu tidak keluar, aku akan membocorkan semua hutangmu pada Pentagon. Kamu ingatkan poin ke 7 pada kontrak!" teriak Blue dari depan pintu.
Dia bisa merasakan prana milik Regina, jadi sudah dipastikan bahwa orangnya ada di dalam. Hanya saja prana yang di pancarkan Regina tidak stabil, jelas karena dia sedang gugup.
"Ketua Fairy Dance, cukup!" bentak penjaga pintu. Sayangnya Blue tidak terkejut sama sekali, dia tampak tidak peduli dengan penjaga pintu.
Suara pintu terdengar pelan, Regina muncul dari balik pintu dengan senyum yang tampak sangat canggung.
"Maaf, Blue. Aku mempunyai beberapa masalah yang harus aku selesaikan tadi. Ayo, masuklah," katanya sambil memberikan isyarat untuk masuk kedalam.
Blue membalas senyumnya. "Syukurlah, aku kira kamu takut bertemu karena hutang yang kamu miliki." Nadanya lembut tapi sangat menusuk hati, jelas Regina adalah yang disinggung.
Perlu diketahui hutang Regina sekitar 7,3 juta koin emas. Semua itu di dapatkan dari pembelian senjata sihir dan Batu Energi tingkat menengah.
Sekarang koin emas seharga 630, jika dikalikan dengan 7,3 juta. Maka hutang Regina sekitar 4,5 miliar kredit. Mungkin Regina memiliki uang sebanyak itu, tetapi akan mempengaruhi keuangannya.
Sialnya tertulis pada kontrak poin 8, pembayaran hutang harus dilakukan secara kontan tidak boleh mencicil.
Regina dan Blue masuk kedalam ruangan dengan perlahan. Ketika pintu ditutup, kedua penjaga langsung menempelkan kupingnya ke pintu berharap mendengarkan sesuatu yang menarik.
Sialnya perilaku mereka diketahui Regina yang membuka pintunya lagi. "Kalian pergilah terlebih dahulu, jangan pernah berpikiran yang aneh!" katanya dengan nada tegas.
Keduanya berlari seperti seekor ayam yang di usir oleh tuannya.
"Kamu terus saja membicarakan hutang. Bukankah pada kontrak tidak dituliskan kapan pembayaran harus segera dilakukan?" kata Regina memberikan sanggahan.
"Seperti yang diharapkan dari Regina, Ketua Guild Pentagon. Silahkan lakukan itu, tetapi pada kontrak poin 11 jelas mengatakan bahwa pihak pertama berhak mempublikasikan semua yang ada dalam kontrak dan hutang piutang."
Blue mengambil sebuah cangkir dan menuangkan secangkir teh manis. Entah kenapa dia sangat elegan ketika menuangkan teh, padahal di kehidupan sekarang maupun yang lalu tidak pernah menyukai teh.
"Aku yakin kamu sudah mengetahui ini akan terjadi. Makanya kamu menuliskan poin ke 12 yang menyebutkan bahwa pihak kedua tidak boleh membicarakan tentang kontak, apapun yang terjadi."
Regina tampak sedang berhadapan dengan seorang rubah yang sangat licik. Dia memanfaatkan kesempatan untuk menarik uang dari siapapun, bahkan dari seorang teman.
Sayangnya Regina tidak tahu bahwa Blue sedang mengincarnya untuk masuk kedalam Fairy Dance. Dia hanya melihat Blue sebagai seorang yang sangat serakah dan pintar.
"Baiklah, sekarang bagaimana keputusanmu?" tanya Blue dengan nada sedikit provokatif.
Regina menghela napas. "Aku akan membayar hutang, tetapi berikan aku waktu sedikit lebih lama. Kamu tahu, aku tidak sekaya yang kamu pikirkan."
Blue tersenyum tipis mendengar bahwa Regina mengeluh tentang keuangan. Harusnya dia memberikan denda kontrak yang lebih tinggi. Sekarang Regina memilih untuk membayar, Blue tidak ingin itu terjadi.
"Tidak bisa, bagaimana kalau kita mengacu pada poin 13?" tanya Blue.
Kontrak poin 13 menerangkan bahwa pihak kedua tidak bisa membayar, maka sebagai gantinya dia akan melayani pihak pertama selama waktu yang disepakati.
__ADS_1
"Tidak mungkin, aku adalah ketua guild. Bagaimana mungkin aku meninggalkan anggota yang telah percaya padaku!" jawab Regina dengan suara keras.
Blue menggelengkan kepala. "Aku mempunyai sebuah penawaran menarik, sesuai poin 14. Bagaimana jika kamu menyerahkan Oliver dengan 2 miliar kredit?" tanyanya sambil tersenyum manis.
"Sialan. Topeng Setan maupun Blue sedang mengincar Oliver. Apa bagusnya anak itu!" kata Regina dalam hati. Dia tidak pernah menyangka Oliver dihargai 2 miliar kredit.
Hatinya sekarang bentrok, 2 miliar kredit bukan jumlah yang sedikit. Namun dengan meredakan Oliver, dia tidak akan bisa mengawasinya lagi.
Ketika membuka mulutnya, Blue menyela, "Jangan khawatir. Oliver jauh lebih aman bersama Fairy Dance denganku."
Perkataan Blue langsung menusuk hati Regina yang tidak terlalu bisa memperhatikannya. Utusannya tidak hanya di Domain Dewa, tetapi juga perusahaan di dunia nyata.
Hampir tidak ada waktu untuk membimbingnya. Sekarang dia mempunyai pilihan untuk menyerahkan Oliver pada seseorang yang sangat licik, bahkan teman sekalipun bisa dimakan.
"Oliver adalah anak yang baik, mari dengarkan keputusannya."
Regina langsung menghubungi Oliver yang menjaga gerbang markas Pentagon. Dia menanyakan tentang penawaran Blue untuk kedua kalinya.
"Kakak, lebih baik aku ada di sisimu. Namun jika terus seperti ini, aku tidak akan bisa melihat luasnya dunia. Tolong berikan aku izin untuk melihat dunia yang luas ini!" jawab Oliver penuh arti.
Blue yang mendengar pembicaraan mereka tersenyum manis dan berkata dalam hati, "Keputusan yang Bijak, aku tidak akan membiarkan bakat indah sepertimu luntur."
Regina menghela napas tidak percaya dengan perkataan adik kandungnya. Namun semua perkataannya adalah kebenaran, jika Oliver terus berada di Pentagon dia tidak akan mempunyai pengalaman lain kecuali menjaga gerbang.
Kemampuan beladiri miliknya sangat rendah. Bahkan tidak bisa berlatih lebih dari 30 menit, jika dia melakukannya maka tubuhnya akan demam.
Para petinggi sangat ingin mengeluarkan Oliver, tetapi Regina selalu menahannya. Sebagai seorang ketua guild, jelas Regina mempunyai kekuasaan tentang sumber daya manusia.
"Baiklah, aku akan menandatangani kontrak penyerahan. Anggap saja Oliver gratis aku berikan padamu, aku harap kamu bisa membuatnya lebih nyaman daripada di Pentagon," kata Regina memberikan surat transfer pemain.
Tidak bisa menahan senyum manis, Blue langsung menandatangani perjanjian transfer pemain. Regina juga melakukan hal yang sama. Keduanya sepakat untuk mengirim Oliver ke Fairy Dance.
Para petinggi juga menyetujui kepindahan Oliver, karena dia akan menjadi tolak ukur bagi pemain yang ada di garis bawah.
"Tenang, masih ada Oliver yang lebih buruk dariku." Pemikiran itu akan merusak Pentagon cepat atau lambat.
Sebelum pergi Blue tidak lupa untuk mengingatkan hutang Regina yang senilai 2,5 miliar belum di bayarkan.
"Ayo pergi, Oliver. Buktikan pada semua orang bahwa kamu lebih baik dari yang mereka bayangkan!" kata Blue memberikan semangat.
Raul dikeluarkan, seekor serigala setinggi dua meter muncul. Bee tidak perlu di keluarkan muncul sendiri dan segera duduk di kepala Blue.
Ela seperti seekor peri yang abru bangun tidur muncul di pundaknya.
Blue mengulurkan tangannya kepada Oliver. "Ayo berangkat."
Dengan senyum manis dan penuh rasa syukur, Oliver menjabat tangannya dan menunggangi Raul menuju Desa Tanjung.
__ADS_1