
Cahaya kuning terang muncul dari langit, itu adalah Raphael yang menyamar sebagai seorang raja iblis tingkat 5. Para pahlawan kerajaan kediri bergegas menghentikan Raphael yang ingin membuat keributan.
Kaisar Kerajaan Kediri datang langsung ke tempat kejadian, ada 7 pahlawan dan 1 raja iblis di atas langit. Para pemain mulai menghentikan perang dan memperhatikan kedatangan para orang kuat.
"Raja Iblis tidak diizinkan masuk wilayah para dewa!" ucap Kaisar Kediri dengan suara lantang.
Meskipun sudah di peringatkan, Raphael tidak peduli dan memilih memandang Blue dan para pasukan Fairy Dance.
"Siapa Demigod yang melindungi kalian?" tanya Raphael.
Blue mengangkat tangan dan terbang menggunakan sayap hitam. "Demigod Rendah, Raja Segalanya." Kali ini ia tidak memainkan trik yang rumit.
"Anak muda, mengapa kau berani mendekati Raja Iblis sepertiku. Kau nampak sangat mengenal aku." Raphael yang merasa curiga dengan sikap Blue langsung bertanya ke intinya.
Kaisar Kediri yang tidak diperhatikan langsung membuat gerakan. Dengan tangan kosong Kaisar Kediri membuat sebuah pedang energi dan segera menyerang musuh.
Sayangnya Raphael terlalu kuat, ia hanya perlu 2 jari untuk menghentikan serangan Kaisar Kediri. Blue tidak terkejut dengan kejadian ini, ia sudah tahu seberapa kuat Raphael dengan wujud aslinya.
"Anda terlalu berlebihan. Aku tidak mengenal anda, tetapi mataku mengatakan bahwa anda sedang menahan kekuatan." Blue tersenyum tipis untuk memberikan tekanan pada Raphael yang sedang menyamar.
Raphael tersenyum. "Haha, aku tidak bisa membohongi seorang pemain. Sayangnya mata itu akan segera aku miliki!"
Dengan kecepatan Raja Iblis tingkat 5, Raphael terbang ke arah Blue dan berniat mencongkel mata musuhnya. Namun Blue bukan orang biasa, ia masih sempat bereaksi dan menghindari serangannya.
Blue melompat kebelakang, matanya langsung menyempit dan menarik mengaktifkan Holy Slash untuk membetikan serangan balik.
Tepat sebelum Blue melangkah, Raphael dengan wujud iblisnya sudah ada di depannya. Ia segera membatalkan serangan dan merubahnya menjadi posisi bertahan.
Kuku panjang Raphal berhasil menembus tubub Blue, kerusakan kritikal terlihat semua orang. Blue menggunakan Speed of Light untuk membuat bayangan.
[Blue menerima kerusakan - 10 ribu, serangan kritikal.]
Raphael mengerutkan kening ketika melihat kerusaknnya tidak terlalu besar. Ia melepaskan kekuatannya lagi, sayangnya pahlawan dari Kerajan Kediri menyerang.
__ADS_1
Raphael yang sangat kuat masih kerepotan menghadapi 7 orang sekaligus. Blue memanfaatkan waktunya menggunakan skill dari celah dimensi miliknya.
Jubah api mulai berkibar, api muncul di sekitar tubuhnya. Dua pedangnya mulau mengeluarkan api dan Blue segera mengayunkannya ke arah musuh.
Raphael terkejut melihat serangan yang mengarah padanya. Instingnya mengatakan harus menggunakan skill penyelamat jika ingin hidup. Tanpa pikir panjang Raphael melepaskan sebuah mana pelindung.
Para pahlawan segera mengetahui bahwa iblis itu tidak wajar karena bisa mengeluarkan kekuatan dewa.
Serangan Blue mengenai lapisan manipulasi mana, tidak ada kerusaman sama sekali. Namun Raphael mengerutkan kening melihat mana pelindung milik pahlawan yang setara dengan Dewa Sejati hancur.
Blue hanya bisa tersenyum kecut karena ia menggunakan 10 juta energi kehidupan untuk serangan tadi. Ia mulai memahami kegunaan energi kehidupan pada setiap serangannya, hanya serangan dasar dan skill celah dimensi yang dapat diselimuti energi kehidupan.
Kaisat Kediri dan para pahlawan segera menyandingi Blue yang tampak kelelahan. "Mahkluk apa sebenarnya dia?" tanya kaisar.
"Ia seorang pahlawan yang sedang menyamar sebagai iblis." Blue mengungkapkan sedikit kebenarannya karena ia pernah bertemu dengan Raphael sebelumnya.
Raphael sedikit terkejut mendengar pernyataan Bkue yang mengatakan dia adalah seorang pahlawan.
"Mana mungkin pahlawan memusuhi kerajaan yang menyembah dewa!" teriak Kaisar Kediri.
"Haha, kau sangat menarik bocah." Raphael tidak mau mengungkapkan wujud aslinya, ia masih yakin Blue tidak mengetahui namanya karena teknik penyembunyiannya lebih baik para dewa.
Kaisar Kediri menjadi serius, mendengar raja iblis membenarkan pernyataan Blue. Para pahlawan lainnya juga tercengang mendengarnya.
"Aku sangat tersanjung mendengarnya, Tuan. Namun izinkan saya bertanya mengapa anda menggagu pertarungan kami?" tanya Blue dengan sopan.
"Tidak perlu diragukan lagi, mulutmu tidak pernah berubah sejak kita bertemu."
"Aku merasa kita baru pertama kali bertemu." Blue membungkukkan sedikit badannya untuk menunjukkan rasa hormatnya.
Raphael berjalan ke arah Blue, tangannya sangat sangai dan tiba-tiba langsung diayunkan dari jarak yang sangat dekat. Manusia biasa tidak akan bisa bereaksi dengan cepetan aneh seperti itu.
Namun Blue sudah mempersiapkannya sejak awal, pedang di tangan kirinya memblokir kepalan tangan musuh. Meskipun berhasil di blokir, Blue masih terbang cukup jauh.
__ADS_1
Kaisar Kediri dan para pahlawan segera menyerang Raphael dengan kekuatan penuh. Namun sebuah mana pelindung muncul kembali dan menghempaskan Kaisar Kediri dan para pahlawan.
Kaisar dan para pahlawan memegang dada dan berlutut karena serangan baliknya sangat kuat. Berbeda dengan Blue yang masih berdiri tegap padahal sudah terkena serangan langsung.
"Jadi ini pertarungan Demigod. Energi kehidupann yang digunakan sungguh mengerikan," kata Blue dalam hatinya.
Pada pertahanan sebelumnya, Blue menggunakan 5 juta energi kehidupan. Meskipun sudah menggunakan banyak energi, pertahannya masih bisa di tembus dengan tangan kosong.
Raphael bersiul pelan. "Wow, aku bisa mengatakan bahwa kau adalah pemain terkuat yang pernah aku temui. Harusnya aku membunuhmu saat itu."
"Anda terlalu memujiku, keberuntungan sedang berpihak padaku." Blue melihat atas karena ada sebuah portal milik raja iblis.
Venom yang berwujud manusia muncul dari portal, ia memandang rendah semua orang. Matanya langsung tertuju pada Raphael yang dangat kuat.
"Jadi kau benar, untungnya pahlwan itu sedang tersegel." Venom bisa menilai kekuatan musuh dengan insting berburu miliknya.
Raphael mengerutkan kening, ia pernah bertemu dengan kepal keluarga Venom. Namun venom yang datang menemuinya jauh lebih lemah dari sebelumnya.
"Kepala keluarga Venom benar-benar datang untuk membantuku." Raphael yakin kedatangan Venom untuk membantunya karena wujudnya sebagai raja iblis.
Sayangnya itu hanya angan-angannya, Venom langsung mengeluarkan jarum dan menyerang Raphal dengan kecepatan penuh.
"Aku serahkan dia padamu. Jangan sampai kalah," ucap Blue sambil memalingkan wajahnya ke 5 tetua 1000 surga yang tidak bergerak darj tadi.
7 tetua yang beralih pihak tersenyum karena pilihannya tidak salah. Sekarang 1000 surga akan di tarik ke dasar neraka karena melawan Fairy Dance yang di lindungi oleh orang kuat sepertinya.
Blue tersenyum tipis dan menyatakan sesuatu yang membuat dunia gempar. "Biarkan aku menghadapai Andreas dan semua tetua 1000 surga sendirian. Tubuhku sudah cukup panas!" ucapnya.
Perkataan Blue langsung menyebar ke seluruh penjuru dunia. Siapa yang berani menantang 5 tetua dan 1 ketua guild dalam waktu yang sama. Hanya otang gila yang melakukan hal tersebut, belum lagi ditambah tetua yang ditantang dari super guild.
Jessica yang menonton siaran langsung dari pesawat tersenyum manis. "Bos selalu membuat dunia gempar, aku akan segera datang."
Reza yang membangun guild Fairy Dance di Benua Selatan juga menonton, senyumnya tidak pernah hilang ketika melihat bosnya bertarung. "Bos selalu membuatku merinding."
__ADS_1
Seorang pria di samping menimpali, "Apa bos kita selaku bodoh seperti itu?"
"Haha, orang yang tidak pernah melihatnya akan mengatakan hal yang sama. Bos tidak akan kalah dari siapapun yang ia tantang!" kata Reza sambil tertawa puas.