
Arief berhasil mengusir para penyerang dengan sangat baik. Tidak ada korban petualang pribumi di pihaknya.
Bahkan tidak ada anggota Fairy Dance yang kehilangan level maupun perlengkapan.
"Jessica segera bayar para pemain yang mengikuti sayembara. Tambahkan bonus jika mereka membunuh lebih dari 5 orang," kata Arief memberikan perintah.
"Baik, Bos!" kata Jessica langsung berbalik keluar dari ruangan.
"Tunggu, pastikan untuk menyelesaikan proposal pengajuan sponsor. Kita mendapatkan momen yang sangat bagus," kata Arief sambil tersenyum.
"Aku sudah menyelesaikannya, Bos. Namun karena Desa Koral sedang mengalami krisis aku belum menunjukkannya," jawab Jessica dengan sopan sambil memberikan proposal permohonan.
Arief tersenyum, dia tahu bahwa Jessica adalah seorang manajer yang sangat kompeten. Dia juga memberikan perintah supaya Amelia segera bergabung dengan Domain Dewa.
Setelah membaca proposal, Arief membenarkan beberapa kata dan tata letak permohonan pengajuan sponsor.
Jessica langsung memperbaikinya dan segera keluar permainan untuk mengunjungi Yuliana dan Amelia.
Setelah melihat pengeluaran Fairy Dance, Arief mengerutkan keningnya. "4000 koin emas untuk mempertahankan Desa, sungguh nilai yang fantastis untuk guild kecil seperti kita," kata Arief pelan.
4000 koin emas sudah termasuk memberikan imbalan kepada pemain bebas yang membantu Fairy Dance mempertahankan Desa Koral.
Karena dinding dan beberapa bangunan telah di rusak pemain merah, Arief harus mengeluarkan uang lebih untuk memperbaikinya.
Setelah perang melawan World War, semua pemain Fairy Dance mendapatkan undangan dari guild besar.
Mereka bersedia menanggung denda untuk melakukan pembatalan kontrak. Arief yang melihat fenomena ini hanya bisa terdiam.
Dia sudah mengalami kejadian seperti ini berulang kali, jadi hanya kepercayaan yang mendasari guild Fairy Dance.
13 anggota inti Fairy Dance jelas menolak semua penawaran guild lainnya. Sedangkan untuk 35 lainnya belum pasti.
Akhirnya 35 orang yang menerima penawaran hanya tersisa 5 orang yang bertahan. Mereka sadar bakatnya tidak bisa bersaing dengan guild besar dan memilih untuk bertahan.
Arief hanya bisa tersenyum kecut melihat anggotanya berkurang banyak. Namun dia tetap tersenyum kepada 5 orang yang masih bertahan.
"Pilihan kalian tidak salah. Namun hilangkan perasaan bahwa kalian tidak bisa bersaing dengan mereka yang berada di Guild besar!" kata Arief tegas.
Sekarang Fairy Dance hanya memiliki 18 anggota. "Daftar Guild," kata Arief dengan suara lemas.
Blue (Guild Master)
Jessica (Wakil Guild Master)
Leon (Moderator)
Argya (Moderator)
Cola (Moderator)
Rina (Moderator)
Lina (Moderator)
Qin Huang (Moderator)
Reaper (Moderator)
Diana (Moderator)
__ADS_1
Saputra (Moderator)
Mentari (Veteran)
Adam (Veteran)
Riko (Veteran)
Salam (Veteran)
Yudi (Veteran)
Randi (Veteran)
Amir (Veteran)
Level rata-rata pemain profesional sudah mencapai 29, sedangkan guild Fairy Dance masih 26 atau dibawahnya.
Arief berencana menyerang Raid level 30 tingkat Sulit dengan tujuan mendapatkan inti Dungeon. Namun untuk mendapatkan inti Dungeon membutuhkan keberuntungan yang tinggi.
Dia tidak perlu takut dengan poin keberuntungan karena memiliki Gelang Dewa dan Kalung Keberuntungan.
Arief keluar permainan setelah menyelesaikan semua maslaah guild, dia menemui Yuliana di kedai teh untuk mengajak Jessica dan Amelia pergi keluar.
Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, kedai Yuliana akan segera tutup. Jadi Arief bisa mengajak Jessica dan Amelia mengunjungi para pebisnis yang berpotensi.
Sebelum menuju perusahaan untuk mengajukan permohonan sponsor, mereka masuk kedalam toko pakaian untuk berbelanja.
Penampilan sangat penting untuk menciptakan kesan profesionalitas, jadi mereka bertiga harus terlihat menawan.
"Wow, Jessica kamu terlihat sangat menawan," kata Arief memuji penampilan Jessica yang sama seperti ingatan dalam kehidupan sebelumnya.
Jessica tidak membalasnya, dia hanya tersenyum malu karena perkataan Arief.
"Amelia jangan bersedih, kamu juga tidak kalah menarik dari Jessica," kata Arief dengan polosnya memuji perempuan yang belum memiliki kekasih.
Amelia hanya tersenyum mendengar pujian yang dilontarkan padanya.
Mereka berjalan menuju perusahaan yang sudah direncanakan, perusahaan pertama menjual pakaian olah raga.
"Ada yang bisa saya bantu?" kata Penjaga Keamanan yang menghampiri Arief.
"Kami ingin mengajukan proposal permohonan sponsor, siapa yang bisa kami temui?" tanya balik Arief kepada Penjaga Keamanan.
"Silahkan menuju ruang administrasi di sebelah utara pintu masuk utama," jawab Penjaga Keamanan sambil menunjuk arahnya.
"Terima kasih, Pak," ucap Arief dengan sopan.
Ketika Arief ingin mendaftarkan proposal, petugas administrasi langsung menolak karena perusahaan tidak menerima permintaan sponsor.
Arief hanya menghela nafas, dia mengunjungi beberapa perusahaan lainnya. Namun hasilnya tetap di tolak sebelum memasuki nomor antrian.
"Jessica kita rubah strategi, tulis di forum diskusi Domain Dewa tentang permintaan sponsor kita." Arief tidak menyangka dengan penampilannya sebagai anak kecil sangat diremehkan oleh orang dewasa.
Setelah beberapa saat berlalu, ada terusan pesan yang masuk. Mereka sangat berminat menjadi sponsor Fairy Dance.
Awalnya setiap papan hanya memiliki harga 2000 kredit setiap bulannya. Namun setelah Arief menunjukkan informasi bahwa Desa Koral sudah bisa melakukan peningkatan menjadi Desa tingkat 2, semua sponsor saling bersaing untuk mendapatkan tempat.
Akhirnya satu papan sponsor dihargai 10 ribu kredit setiap bulannya. Beberapa dari mereka mengajukan kontrak tahunan untuk menunjukkan keseriusannya.
__ADS_1
10 sponsor berbeda telah masuk untuk memberikan suntikan dana segar untuk guild Fairy Dance.
"Semua dana sudah masuk, sudah waktunya kita memasang iklan," kata Jessica memberikan laporan keuangan guild Fairy Dance.
"Segera lakukan. Kita akan melakukan penggerebekan Raid level 30, panggil semua anggota Fairy Dance untuk berkumpul."
Arief berdiri dari kursinya, mereka berdua menuju restoran Desa Koral lantai ke 6.
Hanya butuh waktu 5 menit untuk mengumpulkan semua anggota karena masih pagi.
"Guild akan melakukan penyerangan Raid level 30 tingkat Sulit. Siapa diantara kalian yang bersedia menjalankan misi?" tanya Arief pelan.
Semua orang mengangkat tangannya, termasuk lima orang yang sebelumnya merasa minder.
Akhirnya Arief memecah kelompok menjadi 3, mereka akan bergilir menyerbu Raid level 30. Karena Raid biasa hanya bisa dimasuki 6 orang, jadi Arief akan bergabung ke salah satu kelompok.
Lebih tepatnya dia akan bergabung dengan kelompok Riko, Salam, Yudi, Randi, dan Amir. Dia ingin meningkatkan moral mereka dengan menunjukkan bahwa Fairy Dance bukan guild kecil biasa.
3 orang yang akan menjadi pemimpin yaitu Blue, Cola, dan Jessica. Kelompok Jessica akan menyerang pertama karena mempunyai komposisi pemain yang sempurna.
Disusul dengan Cola, kemudian baru Arief akan memimpin kelompoknya menyerang Raid level 30.
Sebelum berangkat, Arief memberikan detail strategi supaya semua skill pemain dapat di maksimalkan penggunaannya.
Semua anggota Fairy Dance mendengarkan penjelasan Arief. Mereka juga mendapatkan ilmu tentang teknik serangan kritikal supaya sering keluar.
Caranya sangat sederhana, ketika senjata akan berbenturan dengan musuh, longgarkan genggaman tangan.
Bukan berarti melepaskannya, tetapi sedikit melepas genggaman supaya tangan pemain tidak mendapatkan efek benturan yang berlebih.
Trik ini akan meningkatkan kemungkinan serangan kritikal. Tanpa sadar mereka semua mempraktikkan di dalam ruangan.
"Jika kalian ingin melakukannya dengan sempurna, maka cobalah melawan monster tikus tanah. Monster itu sangat cocok untuk pelatihan," kata Arief pelan.
Dia memutuskan untuk mengungkapkan trik yang tidak seharusnya ditemukan. Namun karena 17 orang sudah bersedia bertahan di Fairy Dance, Arief tidak akan segan mengembangkan mereka.
Setelah pembicaraan rencana penyerangan Raid level 30 selesai, semua anggota langsung menuju monster tikus tanah.
Mereka menggunakan trik serangan yang diberikan Arief, tetapi masih sangat sulit untuk menemukan genggaman yang tepat.
Bahkan beberapa dari mereka menjatuhkan senjatanya karena terlalu longgar memegang senjatanya.
Orang yang paling cepat menyesuaikan diri adalah Jessica. Dia dapat menimbulkan 4 serangan kritikal dari 10 serangan.
Semua orang akhirnya mengerti kenapa Jessica menjadi seroang Wakil Guild Master. Mereka baru menyadari betapa berbakatnya Jessica.
Orang yang paling tidak percaya adalah Arief, seharusnya Jessica tidak memiliki bakat dalam Domain Dewa.
Namun penampilan yang dia tunjukkan membuat pikirannya berubah drastis. Kecepatan, ketepatan, dan ketenangan sangat mirip dengan Arief ketika melawan monster kuat.
"Mungkinkah sejarah sudah jauh berubah?" gumam Arief melihat semua anggota Fairy Dance berusaha menggunakan trik serangan kritikal.
Leon yang penampilannya terlihat biasa berhasil menggunakan trik serangan kritikal dengan sangat baik.
Dari 10 serangan, dia berhasil melemparkan 3 serangan kritikal. Mungkin terlihat seperti beruntung, tetapi Arief dapat melihat bahwa pergerakan Leon juga berubah dari kehidupan masa lalu.
Teknik Kaki patah-patahnya sangat berbeda dari kehidupan masa lalu yang mudah ditebak. Sekarang pergerakan kakinya lebih fleksibel dan terlihat sangat mematikan.
Anggota lainnya juga tidak kalah, mereka berusaha sekuat tenaga untuk menciptakan serangan kritikal yang konsisten.
Karena Reaper dan Qin Huang adalah pemain bertipe kecepatan. Mereka mulai menyesuaikan diri dengan trik serangan kritikal.
__ADS_1