Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
192. Keistimewaan Ayunda


__ADS_3

Blue sedikit terkejut dengan pengelihatannya, kemudian menggunakan beberapa teknik untuk menghilangkan prana di tubuhnya.


Hal itu membuat Ayunda melebarkan matanya tidak percaya. "Si... Siapa kamu sebenarnya?" tanyanya dengan nada patah-patah.


Pasalnya Ayunda belum pernah melihat manusia yang bisa menghilangkan auranya. Ini adalah pertama kalinya melihat manusia berhasil menghilangkan auranya.


Blue mendekat dan menepuk pindah Ayunda yang sedikit ketakutan. "Tenanglah, aku manusia. Bukankah kamu sudah tahu, aku Blue ketua dari Fairy Dance!" jawabnya pelan.


Dia mengatakan itu karena menghilangnya prana dari tubuh menandakan orang tersebut mati. Sedangkan manusia hidup secara alami tidak dapat melakukannya.


Sebagai seorang yang menuliskan teknik menghilangkan prana, Blue bisa memanipulasinya dengan sangat mudah. Apalagi setelah menggunakan Energi Jiwa.


"Prana, apa kamu bisa menggunakannya?" tanya Ayunda dengan ekspresi serius. Dia sangat ingin belajar prana karena kedua orang tuanya sudah tidak ada, sebagai seorang wanita jalanan dia sering diganggu oleh preman sekitar.


Untungnya dia tinggal di tengah kota dan ada Gusti dan Prabu yang selalu melindunginya. Ayunda merasa aman di belakang Gusti dan Prabu yang mempunyai tubuh besar dan kuat.


Selalu berlindung di balik punggung mereka berdua membuat Ayunda berpikir untuk mencari guru pengguna prana. Makanya dia selalu mengunjungi rumah latihan di seluruh kotanya.


Keinginannya yang kuat membuatnya terus mencari orang yang bisa mengendalikan auranya. Namun siapa sangka sampai sekarang diumur yang ke 22 belum ada orang ingin mengajarkannya.


Sekarang ada seorang anak muda berusia 17 tahun bisa menggunakan prana, dia tidak malu untuk bertanya. Itulah yang membuat Blue sangat menghargainya, walaupun dimasa depan dia tidak tahu masa depan Ayunda.


"95% orang yang berada di markas Fairy Dance bisa menggunakan prana dengan baik, sisanya tinggal menunggu waktu. Kamu adalah orang yang cerdas, pasti sudah menemukan jawabannya."


Blue tampak sangat misterius dengan senyum manisnya. Namun hal yang membuatnya terkejut akan segera terjadi.


Tanpa mengucapkan apapun, Ayunda keluar dari permainan dan langsung mengambil dompet dan uangnya. Kemudian menulis sepucuk surat pada Gusti dan Prabu.


"Aku tidak ingin menjadi beban kalian lagi, Fairy Dance adalah guild yang sedang aku cari!" tulisnya di selembar kertas harum dengan tinta hitam serta tulisan yang sangat artistik.


Ayunda langsung pergi ke Kota Bandar tanpa membawa apapun selain yang dia pakai dan dompet. Sejauh itulah tekadnya untuk menggunakan prana.


Sedangkan Blue di dalam Domain Dewa hanya tersenyum kecut melihat Ayunda keluar permainan tanpa peringatan.


"Baiklah, mari pergi mencari Desain Perahu Layar," kata Blue sambil memasang lagi Topeng Joker Blue.


Karena pada pencarian sebelumnya Blue tidak menemukan desain Perahu Layar, makanya dia mencoba mencarinya lagi.


Ketika dalam perjalanan, 20 orang menghadangnya. Meraka adalah anggota inti Api Merah yang baru saja menyelesaikan Dungeon Rahasia di bawah tanah.


"Tepat sekali, Nak. Kemarin kamu berhasil menipuku, sekarang waktunya membalas dendam." Blue menggunakan Topeng Setan, makanya pemain di depannya mengenalnya.


Dia adalah ketua kelompok perampok yang pernah dia tipu, sekarang mereka masuk ke Guild Api Merah untuk menaklukkan Dungeon.


Blue tersenyum dalam topengnya, mungkin akan sangat menarik memperlihatkan beberapa keterampilannya melawan 20 orang.


Tanpa pikir panjang Blue melompat dari Raul dan berlari menuju gerombolan musuh. Tidak lupa ketika berlari, Blue mengambil pedangnya dan mengayunkannya dengan sangat cepat.


Raul berlari dibelakang dan menyerang musuhnya, bisa dibilang ini adalah pertarungan 2 lawan 20. Karena menggunakan Topeng Setan dia hanya bisa menggunakan ketrampilan Slash, tetapi itu sudah cukup untuk menghadapi musuh.


Kehadiran Raul mengurangi bebannya, Bee yang ikut di sebelah Blue menggunakan sengatan listriknya. 2 detik sangat berharga dalam pertarungan, Blue tidak melepaskan kesempatan itu, dia menggunakan Slash terus menerus dan mengirim musuh ke Rumah Kebangkitan.


Ketua kelompok yang sudah mengetahui bahwa Topeng Setan sangat kuat, sehingga dia mengirimkan pesan kepada ketua Api Merah untuk mengirim bantuan.


"Tunggu!"

__ADS_1


Blue tidak menahan diri, dia terus mengayunkan pedangnya tanpa mendengarkan perkataan musuhnya. Dia tahu betul bahwa menahan serangan akan membuatnya kesulitan.


Tidak butuh lama untuk mengalahkan semua kelompok di Api Merah.


"Jekpot," kata Blue melihat Desain Perahu Layar jatuh. Sekarang dia tidak perlu menyelesaikan Dungeon untuk kedua kalinya.


Karena guild Api Merah adalah peringkat 2, Blue hari sedikit berhati-hati. Dia segera menyuruh Reaper dan tim untuk melakukan penyelidikan, potensi terjadinya gesekan antara Fairy Dance dan Api Merah sangat besar.


Pasalnya Blue telah merebut Desain Perahu Layar dari tangan Api Merah secara paksa. Dia langsung mengirimnya ke Zaha untuk dikembangkan. Reaper dan Jessica menyiapkan pasukannya untuk menuju Kerajaan Banyuwangi.


"Bos, maaf kami terlambat," kata Bima dan kelompok yang baru sampai.


"Sekarang kita akan melakukan beberapa persiapan perebutan desa," kata Blue sambil melepaskan topengnya.


Berita tentang Topeng Setan merebut desain perahu layar Api Merah langsung tersebar ke seluruh dunia. Untuk membela diri, Blue mengunggah video pengepungan di pakan resmi Fairy Dance.


Dia mengatakan bahwa Api Merah adalah penyebab sesungguhnya, mendapatkan Desain Perahu Layar adalah bonus yang dijatuhkan mereka.


Tidak tanggung-tanggung, Blue mengatakan cara untuk mendapatkan Desain Perahu Layar. Bos monster di dalam Dungeon Rahasia hanya menjatuhkan 2 desain, satunya sudah ada di tangan Fairy Dance.


Tinggal satu yang belum jatuh, untungnya tidak semua guild mengetahuinya. Makanya mereka langsung mengirim peran pada Api Merah untuk membantu.


Tujuannya sangat jelas, mereka ingin memiliki kesempatan masuk Dungeon Rahasia. Blue dengan akun pribadi mengunggah video yang memperlihatkan Topeng Setan adalah penemu Dungeon Rahasia.


"Anggota kami Topeng Setan adalah penemu sebenarnya dari Dungeon Rahasia, dia juga mengetahui beberapa tempat lainnya yang memiliki dungeon serupa," tulis Blue dalam akun resminya.


Semua orang langsung menanggapinya, bahkan beberapa membalikkan ke akun sosial media pribadinya.


Api Merah sangat marah melihat Blue membagikan video tersebut. Mereka merasa di tipu oleh para perampokan yang mengatakan bahwa Topeng Setan mengambil miliknya.


Sebelum melakukan penyerangan, Blue mencari beberapa penduduk pribumi yang memiliki potensi berkebun di Kerajaan Banyuwangi.


Bima dan teman-temannya mengikutinya dari belakang. Mereka menggunakan jubah untuk menyembunyikan lambang Fairy Dance. Pasalnya semua anggota Api Merah membencinya karena berita yang beredar.


"Tidak ada yang istimewa, ayo pergi ke pinggiran kerajaan," kata Blue pelan.


Mereka sudah berjalan tanpa arah selama 5 jam penuh, tetapi tidak mendapatkan penduduk pribumi atau npc yang diinginkan.


Sampai akhirnya di pinggiran Kerajaan Banyuwangi, ada seorang pria yang hidup sebagai seorang buruh kebun teh. Blue melihat statusnya langsung tersenyum manis.


Nama : Anthony


Pekerjaan : Butuh Kebun (Petani Guru)(Pekerjaan dikunci karena kekurangan pengalaman)


Kelas : Manusia


Level : 15


Potensi : 10/220 (Dapat meningkat sesuai pengetahuan pertanian)


Seorang buruh kebun yang menginginkan waktu bersama keluarga kecilnya. Dua anaknya masih berumur 10 tahun, mereka adalah kembar laki-laki. Istri adalah seorang yang sangat sabar karena keuangan Anthony sangat minimal.


Walaupun tidak terlalu bagus, Blue memilihnya untuk menjadi penjaga Dunia Buatan miliknya.


"Paman, apa kamu mau bekerja denganku?" tanya Blue langsung ke pokok masalah. Dia tidak ingin mengganggu pekerjaannya karena sedang memetik pucuk teh.

__ADS_1


"Nak, aku sudah berumur 40 tahun. Tidak mungkin untukku mempunyai kekuatan untuk mencari pekerjaan lainnya," jawab Anthony lirih.


"Paman, aku adalah seorang yang percaya akan proses. Pasti anda bisa melakukannya untuk keluarga kecilmu," kata Blue dengan sopan.


Dia mengetahuinya dari diskripsi yang dijelaskan oleh Mata Dewa, sehingga mudah untuk menemukan alasan Anthony terus bekerja di kebun teh.


Anthony mulai berpikir dia mengelus jenggotnya yang cukup panjang. "Berapa gaji yang aku terima?" tanyanya.


"5 koin emas, rumah, makanan, dan ladang sangat besar. Kamu bebas menggunakannya untuk sekarang," kata Blue.


Sebelum menjawabnya, Blue memberikan banyak manfaat yang akan dia dapat jika bekerja untuknya. Seperti buku dan sekolah untuk anaknya dan lain sebagainya.


Akhirnya Anthony bersedia mengikutinya dan menandai tangani kontrak selamanya bersama Blue. Tanpa pikir panjang, Blue membawanya ke Dunia Buatan untuk mengembangkan tanaman.


Anthony sangat terkejut melihat ladang yang harus dia kerjaan. Tidak ada orang yang akan menyuruhnya, inilah hidup yang diinginkan Anthony.


[Kepercayaan Anthony bertambah 100 poin.]


Mereka hidup di Dunia Buatan dengan damai, sehingga Blue bisa mempercayakan perkebunan padanya.


Blue keluar permainan dia mendapatkan pesan dari Jessica bahwa ada perempuan yang mencarinya.


[Markas Besar Fairy Dance]


Mesin Virtual Domain Dewa terbuka perlahan, Arief segera berdiri untuk melihat siapa yang mengunjunginya.


Setelah berjalan beberapa saat, dia menemui seorang wanita cantik alami tanpa sedikitpun riasan di wajahnya. Perempuan itu tidak lain adalah Ayunda.


"Kamu sudah datang," kata Arief sambil melihat jam tangannya.


"Tidak jauh dari tempat tinggal sebelumnya. Sekarang aku sudah datang, bukankah waktunya untuk memberikan pelajaran?" tanya Ayunda dengan penuh semangat.


Blue hanya bisa tersenyum kecut melihat antusias Ayunda yang sangat tinggi. Mereka belum menandatangani kontrak resmi, tetapi Ayunda ingin mendapatkan pelajaran segera.


Jessica mengetahui tujuan Ayunda, sehingga dia sudah menyiapkan kontrak yang sangat ketat selama 50 tahun lamanya.


"Bacalah, itu adalah persyaratan masuk Fairy Dance," kata Jessica sambil menyodorkan setumpuk kertas setebal 50 halaman.


Ayunda langsung membuka halaman 3, 12, 29, dan 50. Tanpa pikir panjang langsung menandatanganinya.


"Aku sudah membacanya ketika perjalanan kesini," kata Ayunda pelan.


Ayunda dan Jessica saling menatap, mereka sedang membaca pikiran satu sama lain. Bisa dibilang keduanya adalah seorang manajer yang sangat handal.


"Seorang ahli meretas ya, pantas saja beberapa saat yang lalu sistem Markas Besar Fairy Dance mengalami beberapa masalah." Arief dengan tenang mengambil kontrak dan menatap tajam ke arah Ayunda.


"Ah, jadi bos sendiri yang melawanku di dunia maya. Sungguh kemampuan yang sangat hebat, untungnya aku bisa mencuri beberapa data penting," kata Ayunda penuh percaya diri.


Arief menggelengkan kepala dan menyerahkan kontrak kepada Jessica untuk di fotocopy. Kemudian Arief menyodorkan salinan kontrak kepada Ayunda.


"Sebaiknya kamu membacanya lagi," kata Arief sambil tersenyum lebar.


Wajah Ayunda sedikit panik, dia dengan cepat membaca isi kontrak dan melihat banyak sekali pembatas yang berbeda dengan berkas hasil retasan.


"Sialan, ternyata kamu sangat licik," kata Ayunda.

__ADS_1


Jessica membenarkan kacamata bulatnya. "Kamu terlalu percaya diri, Bocah!"


__ADS_2