
Surya memberikan beberapa rencana rahasia. Dia ingin melakukan beberapa tindakan untuk mencegah perkembangan Fairy Dance.
Salju dan pasukannya sangat merepotkan. Surya tidak bisa menganggap Fairy Dance sebagai lawan mudah lagi, dia akan merebut beberapa kekuasaannya.
Ada 10 orang yang hadir dalam pertemuan, mereka semua akan menjadi pemimpin kelompok untuk menyerang semua desa Fairy Dance di Danau Putih.
Tujuannya tidak lain untuk menyingkirkan Fairy Dance dari Danau Putih. Surya akan melakukan pengerebekan skala besar, Juna juga memberikan dana besar untuk perang kali ini.
Hampir setengah kekayaan Juna telah di alokasikan ke Domain Dewa. Jika Surya mengecewakannya, dapat dipastikan nyawanya akan berada di ujung jurang.
Juna bukan orang yang baik hati, selama pergerakannya tidak menguntungkan. Maka nyawa sebagai taruhannya, pasukan misterius dibelakang Juna juga sangat kuat.
Namun masih belum terlihat, lebih kuat mana pasukan misterius dibelakang Juna atau pasukan Harimau Putih dibelakang Arief. Akan ada pertarungan Domain Dewa maupun dunia nyata.
Untuk mencegah pertumpahan Darah yang berlebihan, Arief melaporkan kejadian misterius kepada Perusahaan Aldi. Bukan karena takut akan jatuhnya korban, tetapi Arief ingin mengamankan teman-temannya yang tidak bisa menggunakan prana.
"Jessica, bagaimana keadaan semua orang?" tanya Arief yang mendatangi Jessica di Gedung Fairy Dance.
"Semua tampak sehat dan berlatih dengan baik."
"Berikan minuman konsentrasi kelas C beberapa botol di semua mesin virtual. Jangan biarkan satupun orang keluar dari mesin virtual selama 3 hari."
Arief menjelaskan beberapa situasi genting. Beberapa pembunuh bayaran telah mencoba masuk kedalam markas Fairy Dance. Tujuan mereka tidak lain adalah anggota Fairy Dance yang masih lemah.
Untungnya ada pasukan Harimau Putih yang bisa menghilangkan ancaman dalam beberapa detik. Sebagian besar pasukan Garuda telah berfokus Domain Dewa, jadi tidak bisa maksimal mengamankan markas.
Aries Hardiman masih duduk santai memantau keamanan Arief. Dia tidak akan bergerak jika tidak ada masalah serius.
20 orang pasukan Harimau Putih sudah cukup untuk menghentikan ratusan pembunuh bayaran dalam beberapa detik. Kemampuan pedangnya sangat hebat, keterampilan penyembunyiannya juga sangat baik.
Tidak ada yang perlu ditakutkan. Bahkan jika ribuan pembunuh bayaran datang, 20 pasukan Harimau Putih tidak akan membiarkan mereka selamat.
Arief segera masuk kedalam permainan setelah memastikan semua orang aman. Dia tidak ingin menyakiti semua orang hanya karena langkahnya terlalu cepat.
[Permainan Domain Dewa dimulai]
Blue berjalan menuju desa Abidzar untuk menemui Dona. Dia ingin membahas tentang Pertahanan Desa supaya dapat bertempur dengan baik.
Kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya, pertarungan antara Fairy Dance dan Shadow akan berlangsung cukup lama. Bukan tanpa alasan, meraka berdua akan memperebutkan posisi tertinggi di Danau Putih.
Shadow juga sudah melepaskan kekuatan terbaiknya, setidaknya ada 7 juta pemain yang akan menyerang Fairy Dance. Setiap kelompok memiliki 700 ribu pemain handal.
Sedangkan Fairy Dance hanya memiliki pasukan kurang dari 700 ribu. Blue harus memaksimalkan semua peran untuk meraih kemenangan.
Dona siap mempertahankan desa dengan semua senjata yang diberikan Fairy Dance. Untungnya Mawar Putih sudah memberikan 300 Arsitek untuk belajar kepada Zaha.
Setelah terbelahnya Galaxy Star, semua Arsitek tidak ada yang kembali. Mereka semua masuk Fairy Dance untuk berkembang.
Dengan bantuan 300 Arsitek, Fairy Dance dapat memproduksi banyak Meriam Sihir Otomatis dan beberapa senjata sihir lainnya.
Sekarang Fairy Dance tidak bisa menahan lebih lama desain Menara Petir instan. Karena Zaha tidak bisa sendirian menciptakan senjata.
Semua orang belajar dengan baik, sehingga setiap hari Fairy Dance menghasilkan 500 senjata sihir. Tinggal menunggu waktu sebelum perang antara Fairy Dance dan Shadow pecah.
Blue tidak ingin menunggu lebih lama, dia berjalan menuju sebuah gua aneh bernama Gua Petir. Di sana hidup seekor burung bernama Thunderbird.
Sebelum pergi, Blue melepaskan persepsi prana untuk memindai sekitarnya. Setelah memastikan keadaan aman, Blue menggunakan keterampilan Gate untuk bisa sampai lebih cepat.
Petir menyambar di segala arah, Blue berjalan pelan. Dia tidak ingin mati konyol hanya karena tersambar petir.
Pada kehidupan sebelumnya banyak korban yang tewas di lembah menuju gua petir. Setiap sambaran petir selalu didahului oleh efek sistem berwarna biru.
Jadi Blue bisa menghindar dengan mudah. Pada kehidupan sebelumnya, pemain menemukan Gua Petir setelah berlevel 100. Namun sekarang Blue tidak ingin menunda perjalanannya lagi.
"Petir tidak terlalu ganas seperti dulu."
Blue mengeluarkan Raul karena mempunyai elemen petir, tanpa mengatakan apapun Raul langsung menuju sambaran petir.
Dia sangat senang tersambar petir, hal itu ternyata dapat meningkatkan kemampuan miliknya.
Cahaya biru terang menghiasi tubuh Raul, bulunya yang berwarna biru mulai memutih dan tubuhnya membesar dua kali lipat.
Evolusi Raul telah berhasil, sekarang dia menjadi hewan tunggangan setinggi 2 meter. Dia tampak seperti Fanrir hewan mitologi.
Raungan Raul terdengar sangat keras, dia mengambil beberapa sambaran petir lagi dan kembali duduk di depan Blue.
Nama : Raul (Tinggi)
__ADS_1
Ras : Serigala Gunung
Judul : Raja Serigala Gunung
Elemen : Petir
Level : 80
Kondisi : Semangat
Kekuatan : 520
Pertahanan : 300
Kelincahan : 710
Daya Tahan : 410
Kepintaran : 410
HP : 1,5 juta
MP : 900 ribu
Skill :
- Cakar
- Raungan
- Menggigit
- Menerjang
- Sambaran Petir
- Membunuh (Terkunci, butuh level 100)
- Bola Angin (Terkunci, butuh level 200)
Keuntungan :
Blue tersenyum manis melihat perkembangan Raul. "Bagus, Raul. Kamu melakukan tindakan yang sangat mengesankan!" katanya.
"Terima kasih, Bos," jawab Raul yang menundukkan kepala ketika Blue mengusap kepalanya.
Bee melihatnya sambil mengerutkan alisnya. "Hai, bagaimana jika aku mencobanya. Mungkin saja mendapat beberapa pengalaman mengesankan," katanya penuh percaya diri.
Disebelahnya Ela hanya bisa menggelengkan kepala. Dia tahu hanya elemen petir yang bisa menyerap kekuatan dari sambaran petir.
Bee dengan bangga terbang ke arah sambaran petir. Setelah petir menyambar tidak terjadi apapun, suasana tampak canggung.
"Petir lemah, aku tidak merasakan geli sedikitpun." Bee kembali kearah Blue sambil menghibur dirinya.
Berbeda dengan Blue yang melihat perkembangan Bee. Tidak akan ada yang mengira seekor hewan peliharaan bisa menahan sambaran petir tanpa menerima kerusakan.
Pangeran Lebah (Menengah) (Bee)
Ras : Lebah (Legenda)
Judul : Lebah pemakan segalanya
Level : 60
Status :
- Kekuatan : 180
- Pertahanan : 180
- Kelincahan : 180
- Daya Tahan : 180
- HP : 100 ribu
- MP : 100 ribu
__ADS_1
Skill :
- Nyanyian Perlindungan (Memberikan Pelindung 6000+500% HP, Pendinginan 5 hari)
- Nyanyian Peningkatan (Memberikan 600+100% semua status, Pendinginan 5 hari)
- Menubruk (Banteng)(110% + 60% - 5x)
(Ketrampilan bisa bertambah sesuai dengan daging yang dimakan)
¬ Semua barang jatuh akan langsung masuk ke penyimpanan karena hewan peliharaan dapat menggunakan ketrampilan khusus miliknya.
Tidak ada yang berubah dengan tubuhnya yang gemuk. Namun semua statusnya meningkat, ditambah lagi pendinginan keterampilannya menjadi singkat.
Setelah melihat situasi, Blue memanggil Yami dan Rafaela untuk membantu pertempurannya. Awalnya Blue ingin menggunakan kekayaan untuk mengalahkan Thunderbird, tetapi setelah melihat kemampuan Bee dia berubah pikiran.
Yami dan Rafaela sampai di gua petir hanya beberapa detik. Hal itu karena Blue menggunakan benda khusus untuk memanggil pengawal pribadi.
Keduanya sudah berkembang dengan baik, Yami sudah menjadi petarung kelas dua. Sedangkan Rafaela masih kelas satu.
Wajar Rafaela terlalu sibuk di rumah ibadah, dia sangat jarang mengembangkan diri. Namun semua ketrampilannya akan meningkat setelah bekerja di rumah ibadah.
Blue berjalan menuju Gua Petir dengan kelompok terbaiknya. Bisa dibilang dia akan melakukan Raid Rahasia sendirian. Kepercayaan diri Blue sangat tinggi, dia sudah menyiapkan beberapa senjata sihir jika sesuatu yang tidak terduga terjadi.
Raungan Thunderbird terdengar setelah Blue masuk kedalam gua. Seperti sebelumnya, Blue dan semua orang terkena pengaruh buruk.
Blue sudah yakin bahwa pembaruan Rahasia telah di rilis. Sebelumnya hanya faktor ketakutan yang membuat pengaruh buruh timbul.
Namun sekarang jauh lebih kompleks, Blue tidak mengetahui apa itu. Jadi dia hanya bisa menggunakan prana untuk melapisi tubuhnya.
Nama : Thunderbird
Level : 75
Tipe : Burung
Elemen : Petir
Sebelum menyerang, Blue mandang mata Thunderbird untuk membaca pergerakan. Begitu pula Thunderbird yang tidak menyerang sebelum penyusup menginjakkan kaki di jangkauan serangnya.
"Bee, tahan semua petir. Yami ikuti aku, Raul buat celah!" kata Blue memberikan instruksi.
Bee dengan sangat masuk kedalam jangkauan serang Thunderbird. Dia tersambar petir secara langsung, tetapi hasilnya sama seperti sebelumnya.
"Hai bocah, apa kamu tidak mempunyai serangan yang lebih kuat!" ejek Bee yang tampak bosan menerima serangan Thunderbird.
Raul berlari sangat cepat, dia memimpin jalan untuk Blue dan Yami. Semua serangan Thunderbird ditangkis sehingga Blue dan Yami bisa bergerak dengan bebas.
[Peningkat Raga ... Ekstrim Blade]
Blue langsung menggunakan serangan andalannya untuk membuka pertarungan. Yami juga melakukan tindakan yang sama.
Keduanya menari dengan pedangnya, Raul menggunakan elemennya untuk menghalangi sambaran petir.
Rafael mendukung semua kelompok dengan sangat baik. Dia mempunyai keterampilan pendukung yang sangat kuat.
Ela disebelah memperhatikan setiap pergerakan musuh dan belajar tentang peperangan. Tanpa sadar dia mengaktifkan kemampuan tersembunyi miliknya.
Regenerasi HP dan MP semua orang meningkat 10%, kerusakan yang dihasilkan juga meningkat sebanyak 5%. Walaupun tidak besar, tetapi seiring berjalannya waktu Ela akan berkembang.
Thunderbird yang mulai tidak tenang dengan perkataan Bee yang sangat menusuk hati mulai mengepakkan sayapnya.
[Thunder Rain]
Keterampilan pamungkas yang harusnya di gunakan ketika bos monster sudah sekarat. Blue yang melihatnya langsung memberikan instruksi untuk lari.
"Jangan biarkan tubuh kalian terkena petir!" teriaknya memberikan peringatan.
Blue, Yami, dan Raul mempunyai Kelincahan yang tinggi, sehingga mereka lolos dengan mudah. Berbeda dengan Bee yang terbang lambat ditambah tubuh gemuknya.
Rafaela memberikan keterampilan pendukung untuk Bee. Walaupun tampak sederhana, tetapi sangat berguna untuk Bee.
Keterampilannya hanya menghilangkan gravitasi untuk sementara. Bee dengan cepat terbang dan berteriak kegirangan.
"Manusia, kamu akan menyesal telah membangunkan tidurku!" kata Thunderbird dengan suara serak.
Blue tidak pernah mendengar Thunderbird bisa berbicara. Dia sudah sering masuk ke Gua Petir dan melawannya, tetapi tidak pernah ada kejadian seperti ini.
__ADS_1
"Mengapa ini bisa terjadi?" katanya dalam hati.