
Boa melirik pria tua yang masuk ke dalam ruangan dengan santai. "Pak Tua, aku kira kamu sudah di kubur," katanya sambil tersenyum.
"Melihat bocah nakal sepertiku memimpin pasukan membuatku tidak bisa pensiun dari posisiku," jawab Pak Tua dengan santai.
Boa menghela napas kemudian bangkit dari duduknya dan melepaskan aura mengancam. Pak Tua yang mengetahui temperamen Boa hanya bisa tersenyum.
"Jika ingin bertarung, ayo ikuti aku. Kebetulan aku membuat ruang khusus untuk para petarung prana," kata Arief sambil berdiri dari duduknya.
Surya mengetahui nama besar Pak Tua dari Pasukan Garuda. Namun siapa sangka dia berhasil menahan aura Boa tanpa melepaskan prana sedikitpun, artinya kekuatan tubuh Pak Tua sangat kuat.
4 orang berjalan menuju lantai -1, Blue menciptakan sebuah ruang bawah tanah untuk menguji kekuatan para pengguna prana. Ruangan sangat megah, dilengkapi dengan tabung oksigen yang selalu menyala setiap saat.
Bisa dibilang ruangan ini jauh lebih jernih dibandingkan dengan dunia luar. Arief juga menaruh batu giok di setiap sudutnya, dia pernah bermimpi tentang batu berwarna hijau. Sehingga mencari batu giok untuk menambah pemandangan di ruangan.
Tanpa dia sadari Pak Tua dan Boa sangat kagum dengan udara dan perasaan aneh yang dirasakan.
"Tempat yang mengesankan," kata Surya dengan polosnya memuji ruang rahasia Fairy Dance.
Jelas Pak Tua dan Boa sedang menahan diri untuk tidak memuji ruangan indah ini, tetapi semua rencananya gagal hanya karena satu kata dari Surya.
"Kalian bisa menikmati ruangan ini sepuasnya jika bergabung dengan Fairy Dance. Aku juga ingin mengatakan masih ada 3 ruang kebawah yang hanya bisa diakses oleh orang tertentu," kata Arief memberikan informasi kepada semua orang.
Ketika pembangunan akan dimulai, Arief memperbaharui kontrak menjadi 20 juta kredit. Dia ingin 4 ruang tambahan di bawah tanah.
Pembangunan menggunakan uang pribadi, jadi Fairy Dance tidak mengetahui hal tersebut. Hanya Jessica dan Amelia yang mengetahui ruang bawah tanah.
Mereka berdua sudah bisa menggunakan prana dengan baik, makanya Arief memberikan akses untuk berlatih di ruang khusus.
Sedangkan untuk anggota lainnya, Arief belum bisa memberikan akses karena alasan tertentu. Dia tidak ingin semua anggota Fairy Dance mengetahui ruangan di bawah tanah.
Hal itu dilakukan untuk menyembunyikan informasi. Jika berita tentang ruang bawah tanah tersebar, ada kemungkinan Markas Fairy Dance akan diserang habis-habisan.
Walaupun Harimau Putih sangat kuat, Arief belum mengetahui seberapa hebat mereka menghalangi pasukan penyerbu.
Arief tidak mengetahui bahwa 25 orang dari Pasukan Harimau Putih sudah tahu ruang rahasia tersebut. Mereka bahkan sering berlatih di dalamnya untuk meningkatkan kekuatan.
Aries Hardiman juga menambahkan beberapa simbol aneh. Jadi bisa dibilang ruangan ini dikhususkan untuk para pengguna prana sesungguhnya.
"Baiklah, aku akan bergabung," jawab Surya dengan cepat. Padahal Arief tidak mengundangnya, tujuan utamanya adalah Pasukan Garuda dan Pasukan Raja Ular.
Untuk menyenangkan hatinya, Arief menganggukkan kepala tanpa mengeluarkan suara. Kemudian dia melirik kearah Pak Tua dan Boa.
__ADS_1
Perlu diketahui Pasukan Garuda sangat kuat, tidak mungkin mereka hanya memiliki 60 ribu orang saja.
"Bocah, kamu telah berhasil menebak dengan benar. Pasukan Garuda memang cukup besar, tetapi aku belum menyetujui untuk sepenuhnya bergabung denganmu. Kamu harus tahu politik sedang memanas, aku tidak bisa melibatkan Fairy Dance demi ayah dan ibumu," kata Pak Tua.
Boa mendengarkan perkataan Pak Tua dengan tatapan sinis. Bisa dibilang Pasukan Garuda dan Pasukan Raja Ular adalah musuh.
Namun mereka tidak dalam kondisi untuk berperang karena adanya Perusahaan Aldi yang menengahi. Jadi tidak ada pertarungan diantara para pasukan khusus. Jika melanggar, perusahaan Aldi akan melakukan tindakan ekstrim.
"Ah ternyata bocah itu adalah anak jenius dari Pasukan Garuda. Pantas saja bocah 16 tahun bisa menggunakan prana, sekarang aku penasaran kenapa kau melindunginya mati-matian."
Boa mengeluarkan pedangnya yang berwarna hitam dengan dua mata ular di ujung pegangannya. Prana berwarna biru muda muncul di sekitar tubuhnya.
Pak Tua mengeluarkan sebuah pedang sepanjang 30 centimeter. Senjata itu terkenal sangat mematikan, kabarnya banyak jantung yang sudah tertusuk.
"Aku tidak ingin ada pembunuhan di ruang latihan." Arief mengangkat tangan menandakan pertandingan dimulai.
Boa tidak menunggu lama, dia mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat. Pak Tua hanya tersenyum manis, dengan gerakan ringan dia berhasil menghindar.
"Kamu masih terlalu muda untuk menantang pasukan Garuda." Pak Tua mengayunkan tangan kanannya untuk menyerang punggung Boa.
Anehnya Boa tidak bisa bergerak sedikitpun, dia seperti sedang di cengkram oleh sesuatu yang sangat kuat.
Pukulan Pak Tua berhasil mendarat dengan sempurna, Boa yang terkena serangan berguling-guling tidak berdaya.
"Seperti yang diharapkan, anda terlalu mengagumkan." Arief memberikan tepuk tangan atas kemenangan Pak Tua.
Pak Tua menggelengkan kepala. "Kamu masih terlalu kecil untuk memandang dunia yang lebih besar. Segeralah tumbuh dewasa, kamu akan melihat aku hanyalah seekor semut," katanya.
Pak Tua yang menggunakan teknik khusus telah di lihat Arief. Kalian sudah tahu bahwa Arief adalah orang yang dapat mempelajari sebuah teknik hanya dengan melihat.
Kemampuan khusus itu muncul setelah Energi Jiwa ditubuhnya berkembang dengan baik. Matanya juga kadang berwarna merah karena menggunakan ketrampilan yang tidak diketahui.
Surya yang pernah mengalahkan Boa merasa malu mendengar perkataan Pak Tua. Boa berhasil dia kalahkan dengan banyak cara dan percobaan.
"Anda terlalu merendah. Baiklah, aku akan menunggu kabar gembira dari Pasukan Garuda," kata Arief meninggalkan ruangan.
Dia berjalan keluar sendirian supaya Pak Tua, Surya, dan Boa berdiskusi. Mereka semua tidak ada yang menyadari Pasukan Harimau Putih sedang mengawasi.
Tanpa sadar Arief menggunakan persepsi yang bisa mendeteksi pasukan Harimau Putih. "Sejak kapan mereka semua disini," katanya dalam hati.
Dari jarak jauh Aries Hardiman tersenyum melihat tingkah Arief yang sedang berpura-pura tidak tahu. "Aku harus mengakuinya, bocah itu sangat hebat dalam penggunaan prana," katanya sambil menggigit paha rusa bakar.
__ADS_1
[Permainan Domain Dewa dimulai]
Blue menemui Jessica untuk menanyakan keuntungan yang mereka dapatkan dari peperangan sebelum.
"Sangat mengesankan, Bos. Setidaknya kita untung 5 juta koin emas dari perang kali ini," kata Jessica dengan nada semangat.
"Jangan terlena, kali ini aku mempunyai keyakinan menang yang sangat tinggi. Sayangnya untuk kedepannya akan sangat susah," kata Blue dengan wajah serius.
Perlu diketahui bahwa Blue hanya bisa menang melawan Shadow, tetapi untuk melawan musuh diatasnya akan jauh lebih sulit. Hal itu karena pengetahuan Arief hanya bergelut di sekitar Shadow.
Jessica mengumumkan gabungnya Surya dan Boa kedalam Fairy Dance. Hal itu dilakukan untuk membuat suasana Domain Dewa lebih panas.
Setelah kekalahan Shadow, ketua guild memilih untuk bergabung dengan pasukan musuh. Jadi banyak orang menganggap bahwa peperangan Fairy Dance dan Shadow sudah direncanakan untuk meraih keuntungan.
Perlu diketahui, Fairy Dance dan Shadow yang melakukan siaran langsung mendapat puluhan miliaran kredit dari iklan.
Jessica adalah orang yang bertanggung jawab mengurus semua keuangan Fairy Dance. Jadi untuk mengambil keuntungan, dia membuat sebuah tim untuk meliput kebaikan Fairy Dance.
Juna memukul meja kerjanya hingga rusak. Ternyata Juna adalah seorang pengguna prana yang sangat kuat.
"Kenapa Surya bisa tertarik dengan Fairy Dance?" tanya Juna menatap tajam orang di sebelahnya.
"Kamu terlalu meremehkan Fairy Dance. Aku sudah mencari informasi tentang latar belakangnya, ternyata Blue adalah anak dari prajurit Pasukan Garuda. Bisa dibilang Pasukan Garuda adalah pendukungnya, sudah sewajarnya Surya tertarik."
Juna mengerutkan kening, dia mendengar berita tentang dua pasang jenius dari Pasukan Garuda. "Mungkinkah bocah itu anak dari pasangan jenius, Hitam dan Putih?" gumamnya.
"Aku juga berpikir begitu, tetapi kenapa dia hidup miskin di dunia nyata?" kata seorang pria misterius di samping Juna.
Kebenaran mulai terungkap, Yuliana adalah simbol dari cahaya putih. Sedangkan ayah Arief yang bernama Baskoro adalah simbol dari cahaya hitam.
Keduanya adalah sepasang kekasih yang sangat kuat. Bahkan ketua Pasukan Garuda, Pak Tua mengakui kekuatan keduanya.
Baskoro terlalu kuat, makanya banyak pasukan khusus yang ingin membunuhnya. Oleh karena itu Yuliana lari dari medan perang membawa Arief yang masih kecil.
Pengepungan banyak pasukan khusus membuat Baskoro tumbang dalam medan perang. Yuliana berhasil lolos karena terluka hingga tidak bisa melepaskan prana miliknya.
Sekarang anak dari Baskoro dan Yuliana muncul kepermukaan. Mungkinkah dia akan membalas dendam kematian ayahnya atau fokus mengembangkan Domain Dewa.
Hanya takdir yang akan membimbing jalannya, Baskoro meninggalkan sebuah kalung berisi surat yang mengatakan bahwa Yuliana dan Arief tidak boleh membalas dendam.
Tidak ada yang tahu bagaimana reaksi Arief ketika mendengar berita tersebut.
__ADS_1
...~I. Penguasa Danau Putih : Selesai~...