
Sebagai penguasa sebenarnya, semua orang adalah pebisnis. Jika merugikan, mereka akan lebih memilih untuk mengalokasikan uangnya untuk yang lainnya.
Termasuk Qian We yang mulai berpikir tidak mau berurusan dengan Fairy Dance lebih lanjut. Lebih baik berhenti sampai disini sebelum kehilangan semua uangnya di masa depan.
"Jadi apa keputusan kalian semua?" tanya Blue yang masih menggunakan Topeng Setan. Dia tidak ingin menimbulkan kerusakan lebih lanjut karena ada beberapa urusan kecil di Kerajaan Kediri yang harus diselesaikan.
Pasukan Rori sedang mengalami beberapa kecelakaan. Jadi membutuhkan pasukan tambahan, sedangkan Blue sudah memerintahkan beberapa pasukan Garuda menuju Kota Dingin.
Setelah mendapat kabar bahwa Rori membutuhkan bantuan, Blue membatalkan permintaannya. Namun sekarang lima penguasa sudah bersatu kembali, sangat sulit untuk mengalahkan mereka bersamaan.
Pilihan satu-satunya hanyalah mundur sementara, tetapi Blue adalah orang yang tidak akan melepaskan kesempatan sedikitpun.
"Baiklah, mari bicarakan dengan kepala dingin. Darah Merah mengalami beberapa bentrokan dengan Fairy Dance, bagaimana jika menyelesaikannya sekarang?" kata Qian We.
Mudji tidak menyangka orang terkaya di Kota Dingin akan mundur dari peperangan. Sekarang dia adalah orang yang paling merasa dikhianati, pasalnya dia berani menyewa pasukan Raja Ular karena adanya Qian We dan semua orang di sampingnya.
Blue duduk di kursi dan membicarakan cara menyelesaikan perselisihan mereka. Reza yang baru sampai terkejut melihat Topeng Setan dan beberapa pasukan musuh sedang berdiskusi untuk perdamaian.
Sekarang Reza mengetahui bahwa Topeng Setan dan Blue adalah satu orang yang sama. Hal itu karena Blue mengirim pesan untuk mundur sementara.
Fairy Dance sedang dalam keadaan tidak bisa bertarung. Cabangnya di Kerajaan Kediri sedang mengalami krisis.
Besar kemungkinan Pentagon adalah guild dibalik penyerangan. Namun tidak ada bukti yang memberatkan mereka, hanya ada beberapa tentara bayaran yang tidak mau mengaku.
Rori sebagai pemimpin cabang tidak bisa menyelesaikan masalah. Bukan karena dia tidak pintar, tetapi karena kurangnya pengalaman.
Akhirnya Fairy Dance dan lima penguasa menemukan jalan tengah, mereka akan bekerjasama untuk mendamaikan Kota Dingin dari serangan musuh.
Sumber Daya di seluruh Kota Dingin akan dibagi rata. Fairy Dance akan mendapatkan bagian paling sedikit karena guild pendatang.
Setidaknya Fairy Dance mendapatkan 5 Desa di Kota Dingin. Blue tidak mempermasalahkannya, dia mengambil menawarkan lawan dan meminta sejumlah Batu Energi tingkat rendah.
Darah Merah akan memberikan 1 juta Batu Energi tingkat rendah untuk penanda perdamaian. Sedangkan untuk 4 guild lainnya hanya membayar 200 ribu Batu Energi tingkat rendah.
Karena Blue mempunyai Batu Bertuah, sudah jelas dia menerimanya dengan tangan terbuka.
"Baiklah, mari menandatangani kontrak perdamaian." Akhirnya 6 guild menandatangani kontrak perdamaian, Kota Dingin akan menjadi tenang untuk sementara.
Berita tentang Fairy Dance berhasil bergabung dengan lima penguasa di Kota Dingin tersebar luas. Bahkan ketua Dominasi Dunia mendengarnya, dia hanya tersenyum tipis melihat Fairy Dance berhasil berkembang.
"Blue, aku akan menunggumu di atas!" katanya dengan penuh senyum percaya diri.
__ADS_1
Tidak hanya Dominasi Dunia yang melihat berita, tetapi beberapa guild besar lainnya juga tampak senang melihat Fairy Dance berkembang. Mereka merasakan sensasi tersendiri mempunyai lawan yang kuat.
Setelah berhasil menyelesaikan masalah di Kota Dingin, Blue langsung menuju Kerajaan Kediri. Dia memanfaatkan Raul dan Gate supaya lebih cepat sampai di tempat tujuan.
Disisi lain, Rori dan teman-temannya sedang di kepung banyak pemain di sekitarnya. Dua investor yang menandatangani kontrak juga mengalami kerugian. Fairy Dance akan memberikan kompensasi yang pantas untuk menyatakan ketulusannya.
Keadaan mulai mencekam, hanya butuh beberapa langkah lagi Fairy Dance akan runtuh. Namun siapa sangka Amelia dan pasukannya datang memberikan bantuan.
Ada tiga orang yang berada di depan pasukan, mereka tidak lain adalah Amelia, Dona, dan Aji. Ketiganya adalah teman masa kecil.
Tidak mengucapkan apapun, Amelia memberikan isyarat untuk menyerang semua pasukan musuh yang mengepung Desa Tanjung.
Semua reporter yang melakukan siaran langsung berfokus pada tiga orang yang paling mencolok. Amelia menggunakan pukulannya untuk menghantam semua musuhnya.
Hal yang paling aneh adalah kerusakan yang dihasilkan jauh lebih tinggi dari orang lain. Hal itu karena Amelia memiliki status yang sedikit lebih tinggi.
Dona tidak mau kalah, sebagai seorang Kesatria dia menggunakan pedang dan tamengnya dengan sangat baik. Walaupun kerusakan yang dihasilkan tidak terlalu tinggi, tetapi dia berhasil menarik perhatian 10 pemain sekaligus.
Ketika Dona menarik 10 pemain secara bersamaan, Aji memanfaatkan situasi untuk menggunakan keterampilannya. Tinjunya selalu mendarat dengan sempurna, setiap serangannya mengeluarkan tulisan kerusakan berwarna kuning.
Artinya Aji selalu melancarkan serangan kritikal, dia mendapatkan bimbingan langsung dari Blue. Sudah sewajarnya kontrolnya sangatlah bagus.
"Bodoh, apa kamu pikir menyerah dapat menyelesaikan masalah!" teriak Amelia menghubungi Rori melalui panggilan suara.
Dia percaya bahwa Blue tidak akan memilih bakat yang salah. Hanya waktu yang bisa menjawab penampilan Rori, makanya dia memberikan semangat supaya meningkatkan motivasi Rori.
Setelah mendengar teriakan Amelia, Rori sadar akan kesalahannya. Dia segera menyusun berbagai rencana untuk keluar dari situasi saat ini.
"Rori, keluar kau dari sarang tikus!" teriak salah satu pemberontak. Dia tidak lain adalah mantan anggota Pentagon yang mendirikan sebuah guild kecil yang tidak diketahui namanya.
Amelia sudah tahu bahwa lawannya adalah Pentagon yang bekerja sama dengan Thunder Strom. Makanya dua desa yang direbut sekarang menjadi milik Thunder Strom.
Rori dan beberapa rekanannya keluar dari Desa Tanjung dengan bendera putih di tangan kanannya. Namun dia tidak mengibarkannya karena sedang mengulur waktu.
"Tidak perlu berteriak, aku akan keluar tanpa kamu suruh. Sebenarnya Kota Rawa Kuning sudah sangat tenang tanpa kehadiranmu, karena sudah basah maka mari melakukan pertarungan yang lebih menarik!"
Rori mengangkat bendera ditangan kirinya, dia menyatakan perang pada Pentagon dan Thunder Strom.
"Bagus kamu masih bersikeras mempertahankan Desa Tanjung. Maka kami tidak akan segan-segan menyingkirkan kalian dari Kota Rawa Kuning!"
Semua guild di Rawa Kuning telah terlibat penyerangan kekuasaan Fairy Dance. Mereka sedang melakukan peruntungan supaya bisa mendapat perlindungan yang sangat kuat.
__ADS_1
Hanya menggunakan nama Pentagon saja sudah cukup untuk menarik minat para ketua guild di seluruh Kota Rawa Kuning.
Disisi lain Thunder Strom juga melakukan beberapa tindakan untuk mengepung anggota Fairy Dance di Desa Tanjung.
Setelah pernyataan perang sudah di publikasikan, Rori mengangkat bendera putih menandakan bahwa dia akan melakukan perekrutan terbesar. "Dengan ini Fairy Dance akan membuka pembukaan anggota baru di Kota Rawa Kuning," katanya pelan.
Melihat pernyataan berani Rori, para guild kecil mulai menyerang tanpa memberikan ampun kepada seluruh anggota Fairy Dance yang berada di medan perang maupun kota.
Sekelompok pasukan khusus muncul, setidaknya mereka berjumlah 40 ribu orang. Mereka semua adalah pasukan Garuda yang sudah bisa menggunakan prana dengan baik.
Forum diskusi Domain Dewa mulai aktif kembali, mereka membicarakan runtuhnya Fairy Dance dalam waktu dekat.
Namun siapa yang menyangka bahwa pasukan 40 orang bisa sangat merepotkan. Bahkan tidak ada musuhnya yang berhasil lolos dari senjata pasukan Garuda.
Peperangan pecah hingga memakan banyak waktu, Rori menggunakan semua Batu Energi. Tanpa diduga, Batu Energi sudah penuh di penyimpanan Desa Tanjung.
Pengirimnya tidak lain adalah Blue yang baru sampai di sebuah bukit memandang pertarungan Fairy Dance melawan pasukan gabungan.
"Thunder Strom tidak jera juga. Baiklah, waktunya memperluas wilayah!" gumam Blue sambil menggunakan Topeng Setan.
Tujuannya tidak lain adalah menciptakan sebuah pro dan kontra tentang siapa sebenarnya Topeng Setan. Hal itu dilakukan untuk memecah lima penguasa di Kota Dingin.
Bukan ya egois, tetapi Fairy Dance membutuhkan wilayah yang lebih besar untuk melawan pasukan yang lebih besar.
Tanpa menunggu lama, Blue menerjang gerombolan pasukan musuh yang tidak bergerak karena memperhatikan pergerakan Rori dan pasukannya.
[Slash]
Ayunan pedang Blue berhasil mengirim satu pemain ke Rumah Kebangkitan. Jelas kerusakannya jauh lebih tinggi dari tahun kemarin.
Topeng Setan tidak menggunakan sedikitpun keterampilan bertipe area. Hal itu untuk menjaga kerahasiaan tentang Topeng Setan dan Blue.
Tujuannya tidak lain adalah membuat jalan untuk semua pemain yang berhasil bertahan. Bukan karena tidak ingin melanjutkan pertarungan, tetapi kondisi anggota Fairy Dance terlalu kelelahan.
"Sebagai pemimpin kamu harus mengetahui batas pasukan mu!" kata Blue memberikan nasihat.
Rori mengetahui kesalahannya, dia segera menganggukkan kepala berkali-kali.
Namun siapa yang menyangka Blue mengambil bendera berwarna putih dan mengangkatnya tinggi-tinggi. Hal itu menandakan bahwa Fairy Dance menyerah pada perang kali ini!
Mungkin semua orang akan menganggap bahwa Blue sudah menyerah. Namun sebenarnya, "Permainan baru dimulai!"
__ADS_1