Domain Dewa : Raja Pedang

Domain Dewa : Raja Pedang
251. Wajah Fairy Dance


__ADS_3

"Tentu saja, mari kita berangkat!" kata Blue memberikan instruksi.


Dia membutuhkan beberapa waktu untuk sampai ke Desa Koral, karena sekarang dia masih berada di wilayah Venom.


Karena mempunyai segel iblis milik Venom, Blue tidak bisa gegabah pergi begitu saja. Oleh karena itu dia menggunakan salah satu keterampilan yang dia dapatkan dari Celah Dimensi.


[Memecah Pikiran]


Sebuah kemampuan yang memungkinkan seseorang untuk memecah pikirannya sehingga bisa berpikir dua kali lebih cepat.


Kemampuan khusus Domain Dewa :



Bisa menciptakan tiruan (maksimal 2, bisa ditingkatkan setelah pemain mencapai titik tertentu).


(Keterampilan selanjutnya dibuka jika pemain menemukan fungsi lain dari memecah pikiran)



Tubuh Blue mengeluarkan sebuah asap berwarna putih. Asap itu membentuk sebuah tubuh yang sangat mirip dengan dirinya.


"Sepertinya bisa digunakan dengan baik. Sekarang kamu akan menggunakan identitas Blue," kata Blue memberikan perintah pada tiruannya.


"Tidak perlu di beritahu aku sudah tahu. Jangan sampai dirimu mati, itu akan sangat merepotkan," kata si Tiruan.


Karena Si Tiruan sudah menuju ke Desa Koral, Blue harus segera menyelesaikan masalahnya di wilayah Venom.


Dia melatih beberapa gerakan pada para iblis dan memberikan beberapa batu tambahan untuk berlatih.


"Kalian akan terus berlatih di sekitar desa ini. Jangan biarkan kalian tertangkap oleh iblis lain atau ditindas, gunakan kekuatan untuk melawan mereka!" kata Blue memberikan motivasi.


Setelah semuanya sudah selesai, rombongan Blue meninggalkan meraka. "Iblis Kecil, kita kembali dulu ke istana. Aku ingin pergi ke wilayah manusia, jika kamu ingin tinggal disini tidak masalah."


"Tuan, izinkan aku ikut kemanapun anda pergi," jawab Iblis Kecil dengan penuh percaya diri. Dia sudah menyerap sebagian energi dari Batu Hebat.


Sayangnya levelnya mengikuti Blue, jadi dia tidak bisa meningkatkan level dengan cepat.


"Baiklah, aku akan melakukan peperangan di wilayah manusia. Jadi rubah penampilanmu menyerupai manusia seluruhnya," kata Blue memberikan peringatan.


Rombongan Blue kembali ke istana Venom, dia ingin menghadap Raja Iblis Venom. Namun siapa yang menyangka ternyata Raja Iblis masih berada dalam ruang latihannya.


Setelah memikirkan beberapa cara, akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan segel Raja Iblis Venom untuk melakukan telepati.


Siapa yang menyangka ternyata Raja Iblis Venom mengizinkan Blue untuk pulang ke wilayah manusia. Seketika dia langsung bergegas menuju Danau Putih.


Iblis Kecil berubah menjadi manusia, kulitnya hitam dan mempunyai tinggi 198 centimeter. Giginya yang putih membuatnya tampak sangat menakutkan.


Karena perang kali ini melawan Tanduk Iblis. Blue tidak akan menahan diri, dia memanggil semua pengawalnya. Termasuk komandan Tobias yang berada di dalam Dunia Buatan.


Blue memberikan topeng berwarna merah pada semua rekannya. Untuk perang kali ini, Blue akan menggunakan identitas Red Devil.


"Yami, bagaimana misi yang kamu jalankan?" tanya Blue.


"Semua berjalan lancar, banyak penduduk pribumi sudah bergabung dengan pasukan khusus pelindung kota." Yami menjawab dengan nada penuh sopan santun.


"Rafaela, bagaimana kemajuan rumah ibadah?" tanya Blue melirik Rafaela yang menggenggam tongkat dan memandang Iblis Kecil.

__ADS_1


Karena mendata pertanyaan dari Blue, Rafaela mengalihkan pandangannya pada Blue dan menjawab dengan suara lembut. "Semua orang sudah beriman, beberapa saat lagi pasti para penduduk pribumi bisa menggunakan kekuatan cahaya," jawabnya.


"Luis, bagaikan keadaan pasukan? Aku harap mereka semua sudah mencapai performa terbaiknya."


"Seperti yang adang harapkan. Kami pasukan sihir siap untuk melancarkan serangan."


Satu orang mempunyai 4 jendral yang sangat kuat. Mereka semua adalah Jendral jarak jauh dan jarak menengah.


Adanya Iblis Kecil melengkapi formasi pasukan yang disiapkan Blue untuk melakukan serangan besar.


Anehnya Bee tidak muncul dalam keadaan seperti ini, biasanya dia akan membanggakan dirinya dan memakan kaki kepiting yang belum habis.


Pasukan Fairy Dance berjalan keluar dari Danau Putih, mereka menggunakan Armor yang tampak sangat mahal.


Padahal kepala pandai besi mereka sedang tidak ada ditempat, tetapi masih bisa memproduksi barang untuk mencukupi kebutuhan perang.


Banyak media langsung memberitakan keberangkatan pasukan Fairy Dance. Mereka menuliskan banyak pujian pada Fairy Dance yang telah membongkar keburukan Tanduk Iblis.


Walaupun sudah terbukti bahwa guild Tanduk Iblis memanfaatkan para wanita untuk menarik semua uang mereka, tetapi masih ada saja yang membela.


Begitulah jika perempuan mengidolakan seseorang, tidak bisa melihat mana yang benar dan yang salah.


Omset Tanduk Iblis turun drastis karena berita miring yang diungkapkan Fairy Dance. Sekarang meraka juga harus menahan serangan dari pasukannya.


Di dalam ruang rapat, lima orang misterius berkumpul lagi.


Salah seroang pria berkata dengan nada tinggi, "Bagaimana ini, bukankah kamu bilang mereka tidak akan melancarkan serangan!"


"Jangan biarkan dirimu lepas kendali. Mereka memang sedang berjalan ke sini, tetapi apa kamu yakin mereka tidak akan berubah pikiran?" kata salah satu orang sambil menunjukkan sebuah bukti bahwa Blue sedang tergeletak lemas di Markas Fairy Dance.


"Apa kamu takut dengan satu orang!"


"Terserahlah, aku akan angkat kaki dari perang ini. Jangan libatkan kami lagi dengan peperangan bodoh ini!"


Salah seroang pria keluar dari ruangan, dia tidak ingin berurusan dengan Fairy Dance lagi karena sudah pernah kalah.


Pria itu tidak lain adalah petinggi Pentagon yang sangat menginginkan kehancuran Fairy Dance. Namun siapa yang menyangka ternyata banyak kekuatan di belakang Fairy Dance.


Setelah mengamati cukup lama, dia memilih untuk menyerah daripada meneruskan sesuatu yang sudah diketahui hasilnya.


Pentagon akan mulai pasif di Kerjaan Kediri. Mereka berencana untuk mencari tempat pengembangan yang lebih baik. Jika terus mengalami bentrokan dengan Fairy Dance, jelas saja mereka tidak akan bisa menjadi Guild tingkat 1 dengan cepat.


Walaupun Fairy Dance hanya guild tingkat 2, mereka mempunyai banyak penduduk pribumi yang sudah terlatih. Bahkan satu penduduk pribumi bisa setara dua pemain sekaligus.


Pasukan Fairy Dance berhenti di depan gerbang Markas Besar Tanduk Iblis. Jessica keluar dari barisan dan mengambil pengeras suara miliknya.


"Sesuai janji, kami sudah datang di depan kalian. Mengapa tidak ada satupun orang yang menyambut, apakah ini tanda peperangan?" kata Jessica penuh nada provokasi.


Salah seorang pria besar dengan tameng di punggungnya menghampiri pasukan Fairy Dance.


"Kami tidak pernah menginginkan perang. Namun kalian terus mendesak untuk perang besar!" kata pria itu dengan nada tinggi.


Seorang reporter yang cerdik langsung mengedit suara pemain itu, sehingga hanya perang besar yang terdengar oleh publik.


Reporter itu tidak lain adalah anggota Fairy Dance yang melakukan penyamaran. Dia diperintahkan untuk menjelekan semua perkataan Tanduk Iblis, supaya bisa melakukan peperangan.


Sebuah menara petir muncul di depan pasukan Fairy Dance. Menara itu langsung menyerang Jessica dan beberapa orang di belakangnya.

__ADS_1


Karena reflek mereka sangat cepat, tidak ada satupun orang yang terkena serangan Menara Petir.


"Pengecut, ternyata kamu sudah menyiapkan ini semua!" kata Jessica dengan raut wajah yang marah.


Dia langsung berlari menuju pria besar sambil menggenggam dua tombak yang dikeluarkan. Jessica tidak menahan diri, dia langsung menggunakan Tarian Tombak untuk menghancurkan pria besar dengan tameng di punggungnya.


Ratusan bayangan tombak terlihat, Jessica tidak memberikan ampun pada musuhnya. Namun siapa yang menyangka bahwa serangan Jessica dapat dihentikan musuhnya.


Sudah diketahui semua orang bahwa Jessica adalah pemain yang bisa menumbangkan seorang Guardian sendirian. Namun kali ini berbeda, Guardian didepannya masih berdiri tegap dengan HP yang hanya kurang 20%.


"Menarik anak muda, kamu bisa mengendalikan tombak itu dengan sangat baik. Namun kamu salah bertemu denganku!" kata pria itu.


Sebuah bayangan terlihat, pria dengan sayap muncul di langit. Pria itu tidak lain adalah Tiruan Blue.


Melihat Guardian masih berdiri tegap, Blue ingin mencoba kekuatan barunya. Mungkin kalian tidak memperhatikan, Blue sebenarnya sudah level 110.


Hal itu karena dia berhasil lolos dari Celah Dimensi. Sungguh peningkatan level yang sangat signifikan. Bahkan pemain terbaik dunia hanya memiliki level 101.


Karena Blue mendapatkan levelnya dari Celah Dimensi, karakternya tidak akan pernah muncul di papan ranking Domain Dewa.


Ayunan pedang Blue langsung mengarah ke Guardian tersebut. Benturan pedang dan tameng membuat gelombang angin yang sangat kencang.


Tidak butuh waktu lama sebelum si Guardian terpental karena benturan. Blue tidak memberikan kesempatan pada musuhnya dan langsung terbang menentangnya.


Melihat si Guardian terpojok, semua pasukan Tanduk Iblis menyerang. Hujan panah langsung menerjang Blue, sayangnya itu masih belum cukup untuk melukainya.


Ribuan serangan sihir berfokus untuk menumbangkan Blue. Mereka berpikiran bahwa Blue adalah kunci kemenangan Fairy Dance, makanya semua serangan difokuskan padanya.


Namun itu adalah tindakan bodoh, semua pasukan Fairy Dance adalah kunci kemenangan. Jessica memanfaatkan situasi untuk melakukan serangan pada barisan pemanah.


"Penyihir, hancurkan barisan pemanah!" teriak Jessica dengan suara lantang.


Barisan penyihir langsung melantunkan mantra dan menyerang barisan pemanah. Reaper memimpin para pembunuh untuk menyergap barisan penyihir.


Para petinggi, Tanduk Iblis melupakan kekuatan Fairy Dance lainnya. Padahal tidak ada satupun pemain Fairy Dance yang menjadi beban.


Blue masih melancarkan serangan terus menerus. Dia tidak ingin membunuh si Guardian karena Amelia masih belum sampai di sisi lain gerbang Markas Tanduk Iblis.


Dia masih mengulur waktu supaya semua pasukan Fairy Dance mengepung markas musuh dari dua sisi.


"Anak Muda, kamu memiliki keterampilan pedang yang cukup bagus. Mengapa tidak bergabung dengan kami, pasti kamu akan mendapatkan perlakuan yang sangat baik," kata Si Guardian memberikan penawaran.


"Maafkan aku kakek, Fairy Dance adalah guild yang aku bangun. Bagiamana mungkin aku bisa meninggalkan keluargaku," jawab Blue dengan senyum manis.


"Sayang sekali anak muda, kamu melepaskan kesempatan yang sangat besar."


Pria besar itu mulai serius, dia mengayunkan tamengnya dan menggunakan keterampilan aneh. Walaupun itu adalah kemampuan hebat, lawannya adalah Blue yang dapat meniru setiap keterampilan musuhnya.


Dia menghentikan ayunan tameng musuhnya degan satu pedangnya.


"Jangan meremehkan aku dengan serangan remeh seperti itu!" kata Blue dengan nada provokasi.


Si Guardian langsung melebarkan matanya, dia menggunakan kekuatan prana untuk mengayunkan tamengnya. Namun musuhnya hanya menggunakan satu tangan menghentikannya.


Ditambah lagi, dia tidak melihat pria didepannya menggunakan prana.


Karena Blue yang menghadapai Si Guardian hanyalah tiruan, jadi dia tidak bisa menggunakan prana.

__ADS_1


__ADS_2