
Setelah bangun tidur, Arief membuat set perlengkapan Serigala selama 10 jam. Dalam waktu itu dia dapat menghasilkan 15 set.
Dia merasa bahwa Aden perlu menjadi pandai besi Mahir. Sehingga bisa membuat set serigala dengan lebih efisien.
Namun untuk membuat Aden menjadi pandai besi Mahir membutuhkan modal yang besar. Belum lagi set perlengkapan yang dihasilkan tidak sebaik Buatan Arief.
"Aku harus memutar otak untuk mencari jalan keluar," gumam Arief berpikir keras.
Akhirnya sebagai langkah awal, Arief membeli banyak koin emas untuk di belikan bahan tempa dan rancangan perlengkapan.
Setelah memberikan semua rancangan perlengkapan, Arief memberikan berkah berkah Dewa. Sehingga potensi Aden semakin bertambah.
Sebuah pesan sistem keluar di hadapan Arief.
Sistem : Selamat pemain Blue berhasil membuat Aden menjadi pandai besi Mahir.
Arief yang melihat pesan sistem terkejut. "Mengapa tidak aku lakukan sejak lama!" pikirnya menyesal karena tidak memberikan berkah Dewa sejak lama.
Potensi Aden yang tertinggi adalah 200 pion bertambah menjadi 220. Sedangkan potensi awalnya 40 sekarang sudah mencapai 80 poin.
Karena penambahan rancangan peralatan yang selalu diberikan Arief kepadanya. Kondisi potensi Aden dapat meningkat selama wawasannya tentang peralatan bertambah.
"Sudah waktunya aku meningkatkan kostum yang aku pakai," kata Arief menuju ruang tempa Desa Koral.
Arief memilih untuk meningkatkan kostumnya menjadi Blue Suit.
Blue Suit (Kostum)
Tingkat : Biasa
Bonus Status :
- Pertahanan : 8
- Kelincahan : 10
- Daya Tahan : 8
- Kepintaran : 2
(Setiap 10 Level dapat meningkatkan 2 poin di semua status)
Arief sudah mempunyai ribuan batu biasa untuk meningkatkannya. Karena mempunyai batu bertuah, dia berencana meningkatkannya ke tingkat Langka.
Dia mengeluarkan 800 batu biasa dan 10 koin perak. Sebuah cahaya keluar dari dalam kostum menandakan evolusi sedang terjadi.
Kostum yang awalnya berwarna hitam, sekarang berwarna biru kehitaman yang sangat menawan.
"Bagus, sekarang ayo tingkatkan lagi?" kata Arief.
Setelah evolusi kedua, kostum tidak memiliki pilihan seperti sebelumnya. Evolusi untuk menjadi peralatan tinggi membutuhkan batu biasa 1600 dan 1 koin emas.
Arief tidak mau menunda, dia segera meningkatkan menjadi Kostum tingkat Tinggi. Evolusi mempunyai kepastian dalam prosesnya jika tingkat peralatan dibawah Langka.
Sekarang mengidentifikasi Kostumnya menggunakan mata Dewa. Ternyata hanya membutuhkan batu biasa 2400 dan 3 koin emas.
Kesempatan keberhasilan menjadi tingkat Langka adalah 70%. Jadi ada kemungkinan untuk gagal dalam prosesnya.
"Ayo, lakukan!" kata Arief mengeluarkan 2400 batu biasa dan 3 koin emas.
Sebuah cahaya yang awalnya berwarna putih sekarang berwarna kuning. Menandakan bahwa evolusi berhasil.
__ADS_1
Arief langsung memakainya dengan dan melihat efektivitas kostum setelah menjadi tingkat Langka.
Blue Suit (Kostum)
Tingkat : Langka
Level : 23
Bonus Status :
- Pertahanan : 22
- Kelincahan : 25
- Daya Tahan :22
- Kepintaran : 10
- Efek Khusus setiap tiga kali serangan berturut-turut akan mendapatkan kecepatan gerak dan peningkatan serang 5%
(Setiap 10 Level dapat meningkatkan 2 poin di semua status)
Setelah berhasil mengevaluasi kostum, Arief menempa senjata sebanyak yang dia bisa sebelum membantu ibunya membersihkan kedai teh.
Satu setengah jam berlalu, Arief berhasil menempa 2 set perlengkapan Serigala. Dia tidak bisa bersantai dalam menempa selama 2 bulan ini.
Arief meminta bahan dari Galaxy Star lebih banyak dari yang dibutuhkan. Hal itu karena Aden juga belajar membuat Set Perlengkapan Serigala.
Sampai pemahamannya belum mencukupi, Arief akan terus memberikan bahan tempat untuk Aden. Supaya bebannya dalam menempa sedikit berkurang.
Aden dapat menghasilkan 10 Set perlengkapan Serigala setiap hari dengan kualitas dibawah milik Arief.
Kemudian set perlengkapan itu disimpan dalam berangkas guild, supaya para anggota guild dapat menggunakannya.
"Tidak berasa sudah pagi, aku harus membantu ibu," kata Arief melihat jam dalam layar statusnya.
Dalam kedai teh, Yuliana sedang membuat mie dengan lobak diatasnya. "Arief, coba makan. Apa sudah enak?" tanya Yuliana.
"Baik," jawab Arief sambil duduk di kursi yang cukup tinggi.
Dia mengambil sumpit dan mencoba mie buatan ibunya. Namun rasanya tidak sesuai dengan keinginannya.
Hatinya ingin melemparkan kritikan kepada mie buatan ibunya, tetapi bisa jadi Yuliana sakit hati karenanya.
"Bagi aku harus mengatakan yang sesungguhnya!" pikir Arief.
Setelah menghabiskan mie. "Bu, jika aku boleh menilai. Mie ini bernilai 6 dari 10, karena kombinasi lobak dan tekstur mienya kurang bersatu."
Arief memberikan semua pengetahuan yang dia miliki dimasa depan. Bahkan dia mencoba memotong adonan mie dengan pisau.
Melihat anaknya sangat terampil menggunakan pisau, Yuliana kebingungan. "Sejak kapan Arief bisa menggunakan pisau dengan baik?" pikir Yuliana.
Setelah mempraktikkan pembuatan mie, Arief menyuruh ibunya mencoba mie buatannya.
Yuliana memakan mie buatan Arief. Ketika mulutnya memakan mie, aroma harum dan kenyal di mulutnya langsung lumer.
Seperti sedang memakan moci dalam bentuk mie, sangat kenyal dan enak. Tanpa sadar Yuliana menghabiskan mie tersebut dengan cepat.
Setelah berbincang cukup lama tentang mie, Arief memasuki Domain Dewa untuk melanjutkan penempaan hariannya.
"Akhirnya selesai untuk hari ini!" kata Arief melihat set perlengkapan Serigala ke 15nya.
__ADS_1
Sebuah pemberitahuan sistem keluar di depan mata semua pemain Domain Dewa.
Sistem : Acara Penyerangan Monster akan segera diselenggarakan. Silahkan buat 10 tim untuk berpartisipasi.
Waktu : 14 hari waktu berlangsungnya acara.
"Jadi sudah waktunya acara penyerangan monster. Di kehidupan sebelumnya, aku dan anggota Shadow tidak bisa menempati 100 ribu besar."
Dia sangat optimis bahwa timnya yang sekarang sangat kuat. Arief membutuhkan 2 orang lagi untuk melengkapi komposisi tim.
Leon yang mendapatkan 5000 kredit setiap bulan di izinkan bermain Domain Dewa, tetapi dia harus selalu bersama Arief dan tidak boleh mengkhianatinya.
Ayah Leon optimis bahwa anaknya memiliki bakat bermain Domain Dewa, jadi mereka berencana membelikan set perlengkapan Serigala.
"Tidak perlu ayah, aku sudah memilikinya. Guild menyediakan set perlengkapan untukku," kata Leon menolak tawaran ayahnya.
"Apa maksudmu Arief memberikan set perlengkapan bernilai ratusan ribu kredit?" tanya ayahnya dengan ekspresi serius.
"Benar, dia juga memberikan 5 set lainnya kepada anggota guild," jawab Leon dengan tenang.
Reaper masih dalam perjalanan ke Danau Putih, sedangkan Qin Huang masih meningkatkan levelnya.
Melihat level Qin Huang yang masih 17 setelah sekian lama memburu monster si tempat yang ditulis Arief.
Kemudian Arief mengirimkan pesan untuk kembali ke Desa Koral untuk sementara, dia akan mendapat Carry dari tim utama.
Hal itu dilakukan supaya segera menjadi level 20, karena acara penyerangan monster hanya bisa di ikuti pemain level 20 ke atas.
Sedangkan Arief akan berfokus mencari pemain yang berpotensi di kota dan forum online. Karena semua pemain sedang mencari tim, jadi sangat susah untuk Arief mencari pemain yang tepat.
Hingga akhirnya dia menemukan seorang gadis imut dengan tinggi 150 centimeter dengan tameng di tangan kanannya.
"Halo, apa kamu memiliki waktu luang?" tanya Arief melihat gadis itu berdiri sambil membawa papan untuk membuat tim raid level 20.
"Tentu, apa yang kamu inginkan?"
Arief tersenyum dia adalah gadis knight yang sangat terkenal di masa depan. Gadis itu bernama Diana, Knight nomor 205 seluruh Domain Dewa.
"Aku bisa membantumu memasuki raid level 20, tetapi aku ingin kamu bergabung dengan tim penyerangan monster milikku," kata Arief santai.
"Aku masih level 18, tidak bisa mengikuti acara tersebut. Aku juga tidak sendirian, ada adikku yang belum masuk dalam game."
Seorang pria berkacamata menghampiri mereka, Arief sangat terkejut melihat adik Diana.
"Perkenalkan, dia adalah Saputra adikku," kata Diana tanpa memperkenalkan dirinya sendiri.
Arief terkejut karena adik Diana adalah seorang penyihir terkenal yang diberi julukan penghancur medan perang.
Julukan itu dia dapatkan karena selalu menghancurkan medan pertempuran dengan sihir tanahnya. Tidak sampai disitu, dia adalah seorang pemanggil golem.
Jika Arief berhasil mengundang mereka masuk kedalam guild, maka pemain belakang dan pelindungnya akan sangat kuat.
Tidak mau meninggalkan kesempatan bagus, Arief menggunakan kesempatan ini untuk membentuk tim dengan kedua pemain tersebut.
"Aku bisa membantu kalian meningkatkan level mencapai 20 dengan cepat." Arief mengirimkan undangan.
Diana dan Saputra sangat terkejut melihat Arief yang berlevel 23. Hanya pemain kelas atas yang sudah berlevel setinggi itu.
"Mungkinkah kamu pemain profesional?" tanya Diana dengan nada formal.
"Bukan, aku hanya pemain biasa yang bercinta-cita membentuk guild serta mengumpulkan orang terpercaya dalam bermain Domain Dewa."
__ADS_1
"Kamu memiliki guild sendiri?" tanya Saputra, mereka bukan dari kalangan atas. Mesin Virtualnya hanya menyewa, dengan menyisihkan beberapa puluh kredit setiap harinya.
"Iya, jika kalian mau bergabung aku dapat menulis kontrak." Arief tersenyum manis, dia langsung mengajukan undangan secara agresif agar pemain berbakat seperti mereka tidak kabur.