
Blue keluar Desa Tanjung membawa Bendera Putih. Dia berencana meminta negosiasi tujuannya tidak lain adalah mengukur waktu.
"Aku ketua Fairy Dance meminta negosiasi!" kata Blue dengan suara keras supaya semua pasukan yang mengepung dengar.
Setelah cukup dekat, Blue menarik nafas perlahan tanpa menurunkan bendera warna putih.
"Mari kita bicarakan jalan tengahnya," kata Blue melihat beberapa kelompok yang sudah luluh dan memasukkan senjatanya.
Jerome muncul dari dalam barisan, dia langsung berteriak tidak setuju. "Jangan percaya, bocah itu sangat licik. Dia tidak akan membiarkan kalian semua lolos!"
Ternyata Jerome adalah orang dibalik semua pemberontakan Kota Rawa Kuning. Bahkan semua desa milik Fairy Dance telah di ambil alih.
Sang Penguasa Kerajaan Kediri, Pentagon tidak bergerak sama sekali ketika melihat Fairy Dance diserang. Oleh karena itu, Jessica mengumumkan pembatalan kerjasama sepihak tanpa denda karena Pentagon melanggar perjanjian.
Rose Merry cabang Fairy Dance juga sangat terdesak, sekarang cabang Fairy Dance di Kerajaan Kediri terancam runtuh.
"Jerome, mungkin kamu mempunyai dendam pribadi. Bedakan situasi, saat ini kita dalam diskusi antar kelompok bukan urusan pribadi!" kata Blue tegas.
Salah satu ketua kelompok guild kecil memberikan tanggapan. "Kalian terlalu sombong, sudah sewajarnya angkat kaki dari Kota Rawa Kuning. Lihatlah Thunder Strom memberikan banyak sumber daya untuk guild kecil seperti kita," katanya.
Seruan suara, "Betul!" terdengar dimana-mana. Mereka semua setuju dengan perkataan orang tersebut.
"Coba berpikir kebelakang, Mungkinkah Thunder Strom sebaik ini ketika mereka masih berjaya?" tanya Blue menghentikan sorakan kelompok musuh.
Mereka juga tahu bahwa Thunder Strom sama seperti Fairy Dance di masa jayanya. Sekarang mereka sedikit menurun karena peperangan yang tidak kunjung selesai.
Rumor juga mengatakan bahwa Thunder Strom akan runtuh sebelum melakukan pemberontakan lada Fairy Dance tempo hari. Anehnya mereka menerima pasukan dana yang sangat besar dari seseorang misterius.
Ketika semua orang sedang berpikir tentang kekejaman Thunder Strom, mereka ingat bagaikan cara Thunder Strom memonopoli sumber daya untuk anggotanya sendiri.
"Apa kalian pikir sikap Thunder Strom akan tetap sama setelah Fairy Dance angkat kaki dari Kota Rawa Kuning?" tanya Blue dengan penuh nada provokasi.
Tujuannya tidak lain adalah menggoyahkan semangat para petarung. 3 juta pasukan Fairy Dance sedang menuju Kota Rawa Kuning, lebih dari 100 ribu pemain adalah pengguna prana.
Sudah dapat dipastikan mereka semua sangat kuat. Bahkan Jessica ikut dalam penyerangan kali ini. Zaha yang masih di Danau Putih, dia akan bertanggung jawab keamanan Danau Putih.
Tidak perlu terlalu berusaha karena semua Desa di Danau Putih sudah dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Hanya membutuhkan satu tombol dan satu perintah untuk menghancurkan semua musuhnya.
Perlu diketahui bahwa Tesla Tersembunyi sudah dipasang pada 52 desa di Danau Putih. Selama musuh menyerang, Zaha tidak akan sekian mengeluarkan semua senjata di tambah dengan petualang pribumi.
Setelah Blue memberikan pertanyaan, semua orang tidak bisa menjawab. Ingatan masa lalu terbesit tidak karuan, mereka mulai menyalahkan Thunder Strom.
Sekarang semua orang mengerti betapa mengerikan Blue dalam memanipulasi situasi. Padahal Fairy Dance berada di posisi yang kurang menguntungkan, tetapi hanya dengan perkataan ringan dia berhasil membalikkan situasi.
"Bodoh, mana mungkin aku melakukan hal itu. Jangan mengarang, semua uang yang aku terima memang diberikan investor untuk mengembangkan guild!" kata Jerome mulai panik.
Blue tersenyum setelah mendengar suara Jerome yang sedikit goyah, artinya ada sesuatu disembunyikan.
__ADS_1
"Aku tidak masalah dengan uangmu, mengapa tiba-tiba membahas uang?" tanya Blue dengan ekspresi wajah kebingungan.
Dengan tipu muslihat, Blue membalikkan opini publik. Jerome belum terlalu berpengalaman makanya suaranya goyah ketika berbohong.
Hanya rubah tua yang bisa mengontrol suaranya dengan baik baik ketika berbohong. Bahkan seorang penipu akan bergetar suaranya ketika berbohong, itu adalah sifat dasar manusia.
Karena mereka semua masih memikirkan norma masyarakat yang ada. Hanya saja Blue sudah mengalami kehidupan yang lama dan musibah yang tidak ada habisnya.
Oleh karena itu dia mempunyai banyak cara untuk membalikkan situasi dengan beberapa kebohongan yang diselimuti kebenaran.
Jerome merasa tertekan setelah mendengar pernyataan Blue. Dia memalingkan wajahnya untuk menenangkan jantungnya yang berdetak kencang.
"Aku hanya memberitahu kebenarannya. Itulah alasan kenapa Thunder Strom bisa cepat bangkit dari keterpurukan."
Semua ketua kelompok tidak bodoh, mereka mengetahui bahwa Jerome sedang menyembunyikan sesuatu. Namun tidak ada yang tahu apa yang disembunyikan.
Semua orang berdiskusi panjang tentang permasalahan mereka. Blue dengan tipu muslihatnya berhasil mempengaruhi orang di sekitarnya.
"Jangan biarkan dia lolos, Serang!" teriak Jerome tidak mau melepaskan Blue yang memutar balikan opini publik terhadapnya.
Semua pasukan Thunder Strom menyerbu Blue yang sendirian, sayangnya mereka terlalu bodoh. Blue menggunakan Black Wing untuk terbang.
Untungnya tidak banyak pemain jarak jauh yang di bawah Thunder Strom. Sedangkan ketua kelompok lainnya berdiam diri, mereka merasa telah dibohongi oleh Jerome dan Thunder Strom.
Karena Jerome sudah kehilangan akal sehatnya, Blue menerjang musuh yang mempunyai jarak serang cukup jauh. Ayunan pedang yang sangat cepat langsung mengirim mereka semua ke Rumah Kebangkitan.
Jessica dan pasukannya secara diam-diam sudah bersiap di posisi mereka. Tujuan utamanya tidak lain adalah menyerap Thunder Strom dan kelompok yang melawannya.
Karena kelompok penyerang sudah tidak mendukung Thunder Strom, sekarang target mereka hanya berfokus ke Thunder Strom. Tidak hanya pada penyerang, tetapi pada semua desa Thunder Strom di seluruh Kota Rawa Kuning.
3 juta pemain sudah di sebar ke seluruh desa kekuasaan Thunder Strom. Mereka tinggal menunggu tanda dari Blue.
Melihat tanda di langit, Jessica langsung memberikan instruksi untuk menghancurkan dan merebut semua desa milik Thunder Strom.
Anggota Thunder Strom tidak lebih dari 2 juta, beberapa ikut dalam pengepungan Desa Tanjung. Hanya anggota cadangan dan beberapa penyusup yang mempertahankan desa.
Semua penyusup langsung keluar dari guild. Mereka tidak ingin berurusan dengan Fairy Dance yang sudah kebakaran jenggot. Rumor mengatakan jika Fairy Dance sudah marah, pasti guild pembuat onar akan rata.
Hanya dalam sepuluh menit 900 ribu anggota melarikan diri. Mereka adalah para penyusup yang di tempatkan oleh beberapa guild.
Tidak berhenti sampai disitu, anggota yang menganggap Thunder Strom tidak potensial langsung melarikan diri. Mereka membatalkan kontrak tanpa ada denda yang dibayarkan.
Sayangnya Thunder Strom menerapkan kontrak bebas, sehingga anggota bebas keluar masuk tanpa membayar denda. Berbeda dengan Fairy Dance yang menerapkan kontrak ketat, setiap anggota yang keluar harus membayar beberapa denda.
Itulah alasan kenapa anggota Fairy Dance tidak bisa berkembang dengan cepat. Banyak pemain harus berpikir dua kali sebelum menandatangani kontrak dengan Fairy Dance.
Dengan strategi itu, Fairy Dance bisa meraup untuk dari para penyusup yang melakukan pengintaian. Disisi lain sangat sedikit guild yang berani membayar harga tinggi hanya untuk informasi sederhana.
__ADS_1
Blue tertawa keras melihat tingkah Jerome seperti anak kecil. "Kamu terlalu bodoh, Jerome!" katanya sambil mengayunkan pedangnya seperti seekor burung elang.
Fairy Dance melakukan siaran langsung tentang pengeroyokan Thunder Strom kepada Blue, ketua guild Fairy Dance. Publik langsung menghujat tindakan Thunder Strom, pasalnya lebih dari 100 ribu orang mencoba mengalahkan satu orang.
Semua orang sedang menunggu Blue turun, mereka semua menganggap bahwa Black Wing mempunyai durasi terbang. Padahal nyatanya Black Wing tidak mempunyai durasi.
Untuk menipu semua orang, Blue menjatuhkan diri di depan banyak musuhnya.
"Serang! durasi terbangnya sudah habis!" teriak Jerome yang tidak melihat puluhan pesan yang dikirim anggotanya.
Setelah Blue jatuh, dia berlari menuju Desa Tanjung tampak seperti orang yang putus asa. Beberapa kali Blue menengok ke arah pasukan Thunder Strom yang mengejarnya.
Senyum jahat tampak di wajahnya. "Jessica waktunya kalian beraksi!"
"Baik, Bos!" jawab Jessica penuh semangat.
10 Mortir Manual muncul di belakang tembok. Ini dilakukan supaya musuh tidak mengetahui bahwa ada senjata sihir di belakang tembok. Pemanah mulai berlari ke atas tembok, mereka bersiap melakukan serangan.
"Serang!" teriak Jessica melihat pasukan musuh yang sudah berada dalam jangkauan serangan.
10 bola energi muncul dari belakang tembok Desa Tanjung, semuanya langsung menghantam pasukan Thunder Strom tanpa ada hambatan. Para Pemanah juga melakukan tugasnya dengan baik.
Reaper dan tim yang baru sampai langsung menyerap musuh. Beberapa anggota Thunder Strom mulai melarikan diri, Reaper akan mengambil tugas untuk melenyapkan mereka semua.
Jerome melebarkan matanya melihat Blue merentangkan kedua tangannya di depan pintu Desa Tanjung. "Sialan!"
Dia sangat terganggu dengan semua panggilan suara yang mengganggunya. "Apa!" teriak Jerome menjawab panggilan suara.
"Maaf, Bos. Semua sudah terlambat!"
"Apa maksudmu?"
"Semua desa kita telah dikuasai Fairy Dance, tidak ada satupun yang tersisa. Dan juga aku ingin berpamitan, semoga kamu mendapatkan jalan yang terbaik."
Panggilan suara langsung dimatikan tanpa menunggu jawaban Jerome.
Wajah Jerome tampak menyedihkan, dia tidak pernah menyangka guild yang dibangun dengan penuh semangat hancur dalam beberapa menit saja.
"Untungnya aku sudah mempunyai uang cadangan di bank," gumam Jerome sambil tersenyum tipis. Namun siapa sangka ternyata uangnya di dalam bank telah dibatalkan, sehingga dia hanya memiliki 10 ribu kredit.
Bagi orang kaya, 10 ribu kredit jelas bukan jumlah yang besar. Namun untuk kehidupan Blue di masa lalu, 10 ribu kredit bisa untuk hidup selama beberapa tahun.
Semua anggota Thunder Strom mulai melarikan diri, hanya ada 3 orang yang masih berdiri di sampingnya. Mereka adalah orang yang membantu Jerome mencapai puncak.
Blue berjalan perlahan dengan senyum di wajahnya. "Sangat hebat, kamu mempunyai orang yang sangat setia di sampingmu," katanya.
"Silahkan ejek aku sesukamu. Kalah, hanya itulah kata yang pantas untukku," jawab Jerome sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Blue tertawa mendengar orang sehebat Jerome menyatakan kekalahannya. "Pergilah, buat kekuatanmu lagi. Jika menemui kendala, datanglah padaku, Fairy Dance akan membuka pintunya untuk kerjasama yang sehat!"