
Raja Orc mulai merasakan perbedaan kekuatan diantara mereka. Namun ia tidak boleh mundur karena banyak rakyat yang menontonnya.
Makanya ia membuat dalih sudah menemukan kelemahan lawannya. "Sebaiknya kau berhati-hati, Manusia!"
"Untuk menghadapi monster lemah sepertimu tidak perlu berhati-hati. Ayo segera keluarkan mode mengamuk!" teriak Blue memprovokasi musuhnya.
Seperti yang diharapkan, Raja Orc marah dan menggunakan keterampilan mengamuk. Kulitnya yang awalnya biru muda menjadi merah darah, mata yang awalnya hitam berubah menjadi merah darah, gigi yang awalnya 10 centimeter menjadi 15 centimeter, tubuh yang awalnya hanya 180 centimeter menjadi 220 centimeter.
Kepalan tangan Raja Orc langsung menghantam lawannya, Blue mencoba menghindar. Namun Raja Orc sudah mengetahuinya dan menggeser titik serangnya.
Sayangnya Blue bukan orang biasa, refleknya jauh melebihi manusia biasa. Ia memutar tubuhnya untuk mengurangi kerusakan yang di derita.
[Blue menerima kerusakan - 1000.]
Kerusakan itu bisa diabaikan dengan regenerasi HP yang cukup tinggi. Blue langsung mencoba menyerang balik, tetapi Raja Orc sudah menyiapkan serangan selanjutnya.
Melihat Blue akan memutar tubuhnya, Raja Orc menggunakan serangan ringan dulu. Kemudian ia akan menggunakan serangan mematikan di gerakan kedua.
Bukannya Blue takut, ia tersenyum manis. "Sepertinya aku harus lebih serius!" katanya yang sudah kepepet.
Sebuah energi ungu kehitaman menyelimuti tangan kirinya. Dengan satu tangan, Blue menghentikan hantaman musuhnya. Tangan kanannya yang bebas juga di selimuti aura yang sama. Blue mengayunkan bahunya dan mendaratkan pukulan telak ke arah rahan bawah orc.
Raja Orc yang masih dalam mode mengamuk hanya bisa mengeratkan giginya. Ia memacu darahnya lagi untuk mendapatkan kekuatan lebih.
Blue tidak mau kalah, prana di tubuhnya langsung memadat dan menyelimuti seluruh tubuhnya. Sekarang ia memiliki sebuah armor aneh yang melindungi seluruh tubuhnya. Hanya saja kepalanya tidak terlindungi apapun.
"Ayo mulai serius!" kata Blue sambil membentuk helm dengan energinya.
Dua pukulan beradu, Blue mengeratkan giginya dan memicu serangannya lebih kuat. Pukulannya berhasil menerbangkan Raja Orc hingga menabrak dinding.
"Bajingan Kecil!"
Semua energi yang disimpan dalam simbol mencoba masuk kedalam tubuh Orc. Blue tidak membiarkannya begitu saja, ia juga menyerap energi yang melewatinya.
Secara tidak sadar Blue sedang meningkatkan kekuatannya dengan menyerap energi mana. Meskipun kekuatannya hanya sementara, setidaknya ia bisa mengalahkan Raja Orc dengan cepat.
Setelah beberapa saat menyerap energi, Raja Orc melancarkan serangannya lagi. Blue ingin melihat perbedaan mereka, ia mengadu tinjunya untuk kedua kali.
Kedua tinju bentrok, Blue melepaskan semua kekuatan yang ia serap. Begitu juga Raja Orc yang sudah menjadi lebih kuat.
Karena memaksakan penyerapan mana, batu mana yang ada di dinding gua hancur satu persatu. Blue tersenyum manis untuk mengintimidasi lawannya.
"Haha sepertinya aku menang!" teriak Blue sambil meningkatkan energi dalam tubuhnya.
__ADS_1
Raja Orc sekali lagi diterbangkan hingga membentur dinding. HPnya tinggal 800, Blue bisa membunuhnya dengan mudah. Namun ia mempunyai rencana yang lebih baik.
"Aku menawarkan tempat untuk ras Orc menjadi pelayan di Fairy Dance. Lakukan sumpah darah dan aku akan membuat kalian menjadi kuat!"
"Haha, seorang manusia ingin menjadikan ras monster kuat? Jangan bercanda!" teriak Raja Orc dengan nada tinggi.
"Aku tidak peduli kalian monster atau makhluk apapun itu. Yang aku butuhkan adalah kesetiaan mutlak, lihatlah kedua orc yang baru melayaniku!"
Blue menunjuk dua orc yang membawanya masuk kedalam sarang orc. Mereka berdua langsung berlutut dan mengangguk dua kali.
"Itu tidak bisa membuktikan apa-apa. Orc penjaga memang lemah, mereka juga tidak bisa bicara!"
"Tunjuk 2 perwakilan dari ras Orc untuk melawan dua penjaga yang kalian anggap lemah." Blue menawarkan duel.
Raja Orc menunjuk dua jendral perang yang sudah teruji kekuatannya. Ia melakukannya untuk membuktikan bahwa kekalahannya adalah kebetulan semata.
"Kurang menarik jika tanpa taruhan. Bagaimana jika kau menang akan aku berikan 2 Batu Mana Kuning, tapi jika kalah, kalian harus mengucap sumpah darah pada Fairy Dance."
"Haha, kau terlalu sombong manusia. Baik, aku terima tawaranmu!"
Dua jendral terkuat ras orc langsung maju dan bersiap untuk pertarungan. Mereka akan bertarung dengan pelayan baru Fairy Dance.
Blue memberikan isyarat untuk menyelesaikan duel dengan cepat. Namun ia curang karena menggunakan energi kehidupan untuk memperkuat dua orc tersebut. Tidak ada aturan yang melarang penambahan kekuatan tiba-tiba.
Dua jendral petarung ras orc langsung menyerang dengan kepalan tinjunya. Dua pengikut Fairy Dance hanya diam dan menunggu lawannya sampai ke titik tertentu, kepalan tangannya langsung mendarat di wajah musuhnya.
Hanya dengan satu pukulan, jendral orc sudah menyadari mereka tidak akan menang. "Maaf, Tuan kami kalah," kata salah satu jendral perang.
"Bodoh, kalian jangan tertipu. Itu tadi hanya serangan sekali pakai, lihatlah energinya sudah menurun!" teriak Raja Orc.
Blue menyela, "Kau sudah kalah Raja Orc. Pertarungan sudah selesai dengan kemenangan ku!"
"Diam kau manusia, ini adalah pertarungan yang menentukan nasibku!"
Raja Orc memberikan strategi untuk mengalahkan dua pengikut Fairy Dance. Ia juga memberikan sebuah pil untuk meningkatkan kekuatan sementara para orc.
Bukannya takut, Blue memberi isyarat untuk mengalahkan lebih cepat. Tidak lupa, Blue memberikan penambahan status sementara dengan menggunakan energi kehidupan.
Dua jendral orc langsung menelan pil yang dapat merusak tubuh dan membunuhnya. Api keluar dari sekujur tubuhnya, mereka menyerang dua pengikut dengan serangan penuh.
Dua pengikut tidak menghindar, mereka malah melawan dengan tinjunya. 2 kelompok saling bentrok, arena pertarungan menjadi bergemuruh.
Akhirnya para jendral sudah kehabisan waktu, tubuhnya terbakar api yang ia gunakan untuk menyerang musuhnya. Pil itu memang sangat berguna jika digunakan oleh orc biasa. Namun efeknya akan berbeda ketika Orc salju menggunakannya.
__ADS_1
"Sial, aku tidak pernah menyangka leluruh menyimpan dua pil berbahaya seperti itu. Untungnya aku tidak memakannya tadi!" gumam Raja Orc yang tidak percaya dengan kelelahan jenderal perangnya.
Blue bertepuk tangan. "Sepertinya aku menang. Segera lakukan sumpah darah!" teriak Blue memberikan perintah.
"Sebelum aku mengucap sumpah darah, bolehkan aku bertanya?"
"Tanyakan?"
"Siapa musuh kita?"
"Tidak ada, selama kita saling menguntungkan tidak akan pernah ada permusuhan. Namun melawan dewa tidak mungkin tanpa penolakan!"
Blue memberikan petunjuk bahwa ia akan melawan dewa dan merebut posisinya sebagai orang terkuat di dunia.
"Haha, jadi kau benar-benar akan melawan dewa. Baiklah aku setuju mengikuti Fairy Dance dengan syarat kalian akan melibatkan ras orc ketika perang besar!"
"Tentu saja aku akan memanggil kalian untuk perang besar."
Raja Orc berlutut dan mengucap sumpah darah, semua ras orc juga melakukannya. Semua ras Orc salju di benua utara akan melayani Fairy Dance, bahkan anak cucunya yang belum lahir akan menuruti Fairy Dance.
[Demigod - Raja Segalanya]
Pengikut : 63,11 juta.
Energi Kehidupan : 62,99 miliar.
(Poin Pengalaman +63.116%)
Ras orc sekitar 9 juta jiwa dengan luas wilayah yang sangat kecil dibandingkan dengan Elf Salju. Blue tidak memberi energi kehidupan tambahan karena para orc adalah monster biasa.
Dengan sedikit dorongan mereka akan berkembang jauh lebih kuat dibandingkan ras lain yang berada di sebelahnya.
"Tugasmu tidak hanya memperluas wilayah, tetapi mengumpulkan pengikut yang mau melayani Fairy Dance!"
"Baik, Tuan!"
"Bagus, aku akan menunggu disini selama seminggu. Segera perluas wilayah dan kumpulkan pengikut Fairy Dance yang baru!"
[Raja Orc.
Level : 300.
HP : 15 juta.]
__ADS_1
Blue tersenyum tipis karena berhasil menang melawan monster level 300 tanpa mengandalkan kekuatan Dual Secret Sword.
Ia berjalan menyusuri dinding tempat para orc, ia menemukan sebuah gambar yang cukup mengejutkan. "Ini adalah peninggalan dewi Athena!"