
Pemberitahuan sistem membuat semua orang menyadari bahwa Fairy Dance mempunyai informasi tentang Rumah Kebangkitan.
Hampir semua super guild mengirim pesan pada Leon yang sedang berburu monster.
"Ini gila!" kata Leon melihat 99+ pesan di terima hanya dalam 2 menit.
Melihat ekspresi Leon yang aneh, kelompoknya segera bertanya tentang keadaannya.
"Bukan masalah besar, ayo kembali ke guild dulu. Ada sedikit masalah, lihatlah pemberitahuan sistem kalian." Leon memimpin kelompoknya kembali ke Desa Koral untuk membereskan masalah.
Semua perwakilan guild besar mendatangi Desa Koral yang sangat megah. Meskipun sudah beberapa tahun Domain Dewa berjalan, belum ada super guild yang bisa menandingi kemakmuran Desa Koral.
Hampir semua bangunan sudah menggunakan batu bata. Tampilan warna yang senada dan enak dipandang membuatnya terkesan sangat mewah.
Para perwakilan guild tercengang melihat perubahan Desa Koral yang semakin menjauh dari jangkauannya.
Pemandangan seperti ini sangat jarang terlihat di Benua Tengah, tetapi Benua Timur menyebut desa tingkat 5 adalah sampah. Itulah salah satu alasan Blue tidak terlalu tertarik berkembang di Benua Timur.
Leon membuat pertemuan mendadak karena banyaknya permintaan informasi. Lebih dari 700 pemain duduk di tempat pertemuan.
Jessica dan Leon naik ke podium yang sudah disediakan. Ekspresi mereka sangat tenang padahal berada di depan para petinggi guild Benua Tengah.
"Terima kasih kehadirannya, aku Leon ketua Fairy Dance mengucapkan selamat datang. Mari langsung ke intinya, aku mengusulkan pelelangan untuk informasi Rumah Kebangkitan." Leon mengatakannya dengan ekspresi serius. Tidak akan pernah ada bocah usia 20 tahun bisa memperlihatkan ekspresi tenang seperti itu.
Seorang pemain mengangkat tangannya, ia adalah Rayman yang sudah sering bekerja sama dengan Fairy Dance. Jadi ia tahu informasi Rumah Kebangkitan tidak akan mudah di dapatkan.
"100 ribu koin emas dan 200 buku skill tingkat B." Rayman mengatakannya dengan lantang dan ekspresi datar.
Semua orang langsung memalingkan pandangannya pada Rayman yang begitu bodoh. Dengan banyaknya guild, Fairy Dance pasti akan menyerahkan informasinya secara gratis.
"Wow, sangat mengesankan Tuan Rayman. Aku belum menyebutkan bahwa aku hanya akan memberikan pada 10 guild yang mau membayar dengan harga tinggi."
Jessica mengambil alih pembicaraan, ia menjelaskan peraturan pelelangan. Pemain di haruskan menawarkan harga tinggi untuk mendapatkan informasi, 10 orang dengan tawaran tertinggi akan menang.
Karena Rayman sudah menawarkan harga yang tinggi, semua pemain harus meningkatkannya. Namun masalah lain akan tercipta, mereka yang penawarannya nomor 11 akan melakukan protes habis-habisan.
Makanya Jessica mengeluarkan sebuah batu yang dapat merekam semua permintaan dan memperlihatkan kekayaan individu. Siapapun yang tidak mempunyai barangnya akan secara otomatis di tolak di pelelangan.
__ADS_1
Tepat setelah peraturan di katakan, seorang wanita cantik mengangkat tangannya. "150 ribu koin emas dan 200 buku skill tingkat B."
Beberapa super guild tidak punya niatan untuk menantang Fairy Dance. Mereka sudah menyelidiki semua pendukungnya, tetapi hanya jalan buntu yang ditemukan.
"155 ribu koin emas, 100 buku skill, dan 20 Batu Energi tingkat menengah."
Penawaran terus diberikan sampai 10 orang pemberi penawaran tertinggi. 10 guild yang berhasil mendapatkan informasinya adalah super guild yang berkuasa di Benua Tengah.
Leon memberikan catatan terkait pembuatan Rumah Kebangkitan, meskipun pembuatan simbolnya tidak lengkap, semua orang merasa bisa memecahkannya dalam beberapa jam saja.
Salah satu syarat yang paling susah untuk dipenuhi adalah membuat 3 simbol dalam waktu kurang dari 30 menit. Hanya para jenius yang bisa membuat simbol serumit ini dalam waktu 30 menit saja.
"Kami melakukannya dengan 3 orang sekaligus. Triknya sederhana, buat simbol bersamaan dan selesaikan dalam waktu 30 menit."
"Ketua Leon, apa kami boleh meminjam pembuat simbol milik Fairy Dance?" tanya Rayman yang mencoba mencari jalan pintas.
"Tentu saja, tapi kami hanya menyediakan 1 orang. Dua orang lainnya sangat penting untuk kestabilan guild." Leon menjawab dengan suara pelan dan tajam.
10 perwakilan guild saling memandang, mereka tahu Fairy Dance akan memeras mereka lagi. Namun itu tidak ada masalah dengan mereka.
"Sepertinya ada salah paham, satu pemain itu akan membantu semua guild disini dengan bayaran yang sepadan untuk di berikan padanya."
"Yah, satu pemain ini akan mengunjungi markas kalian dalam urutan pelelangan. Ia akan mengajarkan pembuat simbol di guild kalian dalam 1 minggu." Leon tersenyum tipis untuk memberikan tekanan pada lawan bicaranya.
Semua perwakilan guild saling memandang, tentu saja akan ada kelicikan setiap kali Daren mengunjungi markas besar guild.
Pertemuan selesai dengan lancar, mereka yang tidak mendapatkan jatah informasi diam karena 10 super guild berani membayar harga tinggi.
Blue dan Amelia berdiri di atas gedung Fairy Dance di Desa Koral. Mereka melihat semua orang keluar dari rumah pelelangan.
"Bos, apa kamu yakin membiarkan Daren mengunjungi semua super guild?" tanya Amelia memandang para perwakilan guild.
Blue tersenyum tipis. "Anggap saja ini ujian, jika Daren berpindah pihak maka itu akan menjadi kerugiannya."
Karena Daren belum melakukan sumpah darah, akan ada kemungkinan Daren mengkhianati Fairy Dance. Namun jika Daren berhasil mempertahankan pendiriannya dan memilih Fairy Dance, itu akan menjadi hal besar.
"Mungkinkah dia akan menjadi agen ganda?"
__ADS_1
Agen ganda adalah pemain bermuka dua, ia bisa setia pada dua kekuatan dan terus membocorkan informasi rahasia.
Blue hanya bisa tersenyum karena ia sudah memikirkan ini. "Kemungkinannya sangat besar, aku akan memberikan kontrak resmi setelah ia kembali. Adapun jika dia menjadi agen ganda, itu akan menjadi kesalahan terbesarnya."
Setelah mengatakannya, Blue membuka Gate ke Desa Sahara. "Oh iya Amelia, persiapkan pasukan. Dalam 1 bulan akan ada peperangan besar, kita tidak boleh kalah." Blue masuk ke dalam portal dan menghilang sepenuhnya.
Amelia menganggukkan kepala, ia sudah tahu bahwa menjual 10 kursi tidak akan memuaskan banyak pihak. Jadi sudah pasti puluhan bahkan ratusan ketua guild akan membangun aliansi untuk menyerang Fairy Dance.
Amelia juga menghilang seperti kabut, itu adalah teknik buatan yang diajarkan Aries Hardiman dan telah sempurna di aplikasikan dalam Domain Dewa, Black Dust.
Blue sampai di depan gerbang megah Desa Sahara, meskipun tidak semegah Desa Koral, desa ini cukup baik dibandingkan dengan lainnya.
"Wah, sepertinya Zaha mempunyai selera yang aneh." Blue melihat gerbang megah dan di dalamnya hanyalah bangunan tua.
Karena Blue mempunyai akses khusus ia bisa mengakses sebuah ruangan di bawah tanah. Tepat setelah memasuki bawah tanah matanya terbuka lebar.
"Ini gila!"
Bangunan super megah dengan teknologi super canggih terlihat. Lift yang terbuat dari emas terlihat indah dan semua mesin di gerakkan oleh sebuah generator besar yang terbuat dari Batu Energi.
Seorang penjaga mendatangi Blue, meraka langsung memberikan salam beladiri. "Tuan, silahkan datang kesini."
Blue menggunakan Mata Dewa, betapa terkejutnya ia ternyata penjaga itu adalah robot yang digerakkan menggunakan batu energi.
"Bos, akhirnya kamu datang." Zaha menyambutnya dengan kacamata pembesar di mata kirinya. Ada rantai emas yang tergantung di telinganya, itu adalah alat yang menghubungkan ia dengan kecerdasan buatan yang diciptakan.
"Wow, ini jauh dari yang aku bayangkan."
"Terima kasih atas pujiannya."
"Melihat banyaknya batu energi yang kau buang, pasti ini akan memecahkan masalahmu." Blue menunjukkan Batu Mana berwarna kuning.
Zaha menggunakan mata identifikasi, ekspresi terkejut diperlihatkan. "Bisa memproduksi energi terus menerus?"
"Ya, Batu ini banyak ditemukan di Benua Utara. Sayangnya kualitasnya sangat rendah." Blue berencana menggabungkan Batu Mana putih untuk membuatnya menjadi kuning atau bahkan biru. Namun untuk menaikkan batu mana membutuhkan 100 barang yang sama.
Ketika sudah berada di Batu Mana warna kuning dan merubahnya menjadi biru, itu membutuhkan 1000 batu mana dengan tingkatan yang sama.
__ADS_1
"Energinya memang jauh lebih rendah dibanding Batu Energi tingkat tinggi. Ini akan menjadi lebih menarik!"
Blue tersenyum kecut melihat ekspresi Zaha lebih tertarik pada Batu Mana dibandingkan kedatangannya.