
Walau awalnya malu-malu ternyata lama-kelamaan Alex dan Arga mereka menikmati keseruan yang sedang terjadi diruang Keluarga dimansionnya Alex karena tingkah konyol mereka.
Setelah menyanyikan lagu baby shark itu Arga dan juga Alex mereka berdua langsung mengajak para Keluarganya untuk menyanyi, menari dan juga berdansa dengan diiringi lagu yang diputar dari ponselnya Tara dan tersambung kelayar televisi.
Mereka sangat happy, dan mereka semua merasa sudah lama tidak merasakan hal sederhana yang sangat membahagiakan seperti itu dihidup mereka.
Setelah capek mereka semua pada makan malam bersama dimansionnya Alex dengan makanan yang sudah disiapkan oleh para asisstan rumah tangga dirumahnya Alex.
"Sungguh tadi aku seperti merasa muda kembali rasanya", kata Tuan Gavi disela-sela makannya sambil masih ada sinar kebahagiaan terpancar diwajahnya.
"Iya Pi, tadi Mami juga merasa sangat bahagia sekali, rasanya sudah lama juga Mami tidak merasakan hal sebahagia itu", jawab Nyonya Gia kepada Tuan Gavi suaminya dan masih didengar oleh semuanya.
Dan Alex serta Arga mereka pada sudah kembali memakai pakaian mereka lagi.
"Sepertinya calon cucu kita ini nantinya akan membuat suasana diKeluarga kita semakin tambah berwarna kayaknya", kata Tuan Fredo menimpali perkataannya Tuan Gavi dan juga Nyonya Gia.
"Anda benar Tuan Fredo apapun jenis kelaminnya kelak dia akan menjadi penerus Keluarga Damara selanjutnya", kata Tuan Gavi kepada Tuan Fredo.
Tuan Fredo dan juga Mommy Dania mereka tidak tersinggung sama sekali ketika Tuan Gavi mengatakan seperti itu, karena mereka tahu jika anak mereka cuma Alexander saja, jadi anak-anaknya Alexander pastilah akan menjadi penerus Keluarga Damara seterusnya.
Sedangkan diKeluarga Tuan Fredo masih ada Tara, yang nantinya anak-anaknya juga akan menjadi penerus diKeluarga William.
"Sungguh mengidammu sangat aneh Ana, ada-ada saja, semoga nanti kamu tidak gantian Daddy dan juga Tuan Gavi mertuamu untuk berpakaian yang aneh-aneh seperti Kakak dan juga suami kamu", kata Tara kepada Ana.
"Eh jangan sampai dong, masa kita yang sudah tua disuruh aneh-aneh seperti kalian", jawab Tuan Fredo kepada Tara.
Sedang Ana yang selalu menjadi bahan perbincangan dia hanya diam saja sambil mendengrakan semua Keluarganya pada saling mengobrol.
"Tapi boleh juga tuh idenya Tara, kan lucu juga iya kan Ana", kata Nyonya Gia kepada Tara dan juga Ana sambil tertawa kecil.
"Hmm tidak tahu Mi, Ana belum kefikiran dan teringin melakukan itu kepada Daddy dan juga Papi", jawab Ana kepada Nyonya Gia.
Perkataannya Ana langsung saja membuat Tuan Gavi dan Tuan Fredo merasa lega sekali.
__ADS_1
"Tapi kalau Mami sama Mommy boleh juga", sambung Ana lagi kepada Nyonya Gia.
Dan langsung membuat Nyonya Gia berteriak mendengar perkataannya Ana.
"Jangaaaaan!!!", kata reflek dari Nyonya Gia ketika mendengar perkataannya Ana, membuat Ana langsung tertawa mendengar jawaban dari mertuanya, begitupun yang lainnya mereka juga pada tertawa mendengar perkataannya Ana.
Mereka semua masih berada dimeja makan sambil berbincang dan sambil menikmati makan malam bersama Keluarga. Setelah selesai makan malam, mereka berbincang sebentar dan ketika dirasa waktu sudah cukup larut malam, mereka semua pada berpamitan pulang kepada Ana dan juga Alex kerumah mereka masing-masing, begitupun dengan Arga.
..........***************..........
Singkat cerita setelah kejadian mengidam Ana yang Alex untuk memakai kostum ikan hiu, saat ini tepatnya satu minggu setelah kejadian itu, adalah hari pernikahannya Tara dan juga Dokter Bella.
Berita pernikahannya Tara dengan Dokter Bella sudah semakin tersebar diberbagai media ketika akan menjelang hari pernikahaanya Tara dan juga Dokter Bella.
Hari ini pesta pernikahannya Tara dan juga Dokter Bella diadakan digereja dekat dengan rumahnya Dokter Bella.
Tara yang sudah menunggu didepan altar pun dia begitu sangat gagah dan tampan sekali sambil menunggu kedatangan dari Dokter Bella.
Dokter Bella yang sudah ditunggu-tunggu oleh para tamu undangan yaitu semua kerabat dan saudara terutama Tara sendiri, dia begitu sangat cantik sekali dengan gaun pengantin dan riasan yang sangat begitu pas diwajah cantiknya Dokter Bella.
Tara tersenyum sangat manis sekali ketika melihat Dokter Bella berjalan kearahnya, begitupun dengan Dokter Bella, sinar kebahagiaan juga terpancar dari wajah cantiknya itu.
Berbeda dengan senyumnya Tara dan juga Dokter Bella, ada satu orang yang hadir dipernikahannya Tara dan juga Dokter Bella, hanya bisa diam tanpa ekspresi, siapa lagi kalau bukan Dokter Simon.
Dokter Simon dia juga hadir dihari pernikahannya Dokter Bella dan Tara, dia hanya diam saja dengan pandangan yang terus tertuju kearahnya Dokter Bella yang sangat cantik menurutnya hari itu, tapi sayangnya yang sedang berdiri diatas altar bukanlah dirinya.
"Sungguh kesempatan untuk mendapatkanmu sudah sangat tidak ada sama sekali Bella, semoga kamu bisa berbahagia dengan Tuan Tara, dan untuk diriku sendiri semoga cepat bisa melupakanmu", batin Tara ketika melihat kearahnya Dokter Bella yang sedang mengucapkan janji suci pernikahannya dengan Tara.
Dan ketika Tara serta Dokter Bella diresmikan dan disahkan menjadi sepasang suami istri oleh Pak Pendeta, pada saat itu juga Dokter Simon pergi meninggalkan gereja itu, karena tidak kuat melihat Tara dan juga Dokter Bella sedang berciuman mesra didepan sana.
Tara dan Dokter Bella mereka begitu bahagia sekali dengan status baru mereka yang sekarang sudah resmi menjadi sepasang suami istri.
Pada hari itu juga mereka langsung mengadakan pesta resepsi pernikahannya mereka disebuah taman didekat danau yang tempatnya tidak jauh dari gereja tadi tempat melangsungkan ikrar janji mereka.
__ADS_1
Taman yang sudah disulap dengan begitu bagus dan indahnya dengan dekorasi yang cantik penuh dengan bunga-bunga dan berbagai hiasan, membuat suasana pesta resepsi outdoornya Tara dan juga Dokter Bella sangatlah mewah sekali.
Tara dan juga Dokter Bella beserta kedua orang tua mereka masing-masing tidak terlalu banyak mengundang tamu undangan, karena Tara dan juga Dokter Bella ingin acara pesta resepsi mereka tidak membuat mereka terlalu kecapekkan ketika selesai nanti.
Walau sudah dipilih mana tamu undangan yang menurut mereka terpenting, tetap saja tamu undangan yang hadir tidaklah sedikit.
Karena tempatnya yang outdoor jadi para pencari berita dan gosip terutama para wartawan mereka bisa dengan leluasa mengambil gambar, dengan satu syarat jangan ada yang mengganggu jalannya acara.
Penjagaan pun juga sudah dijaga ketat oleh para bodyguard-bodyguardnya Tara, Tuan Fredo, Alex maupun Tuan Gavi untuk berlangsungnya acara pesta pernikahannya Tara dan juga Dokter Bella.
"Sayang sudah ya makannya, kamu apa tidak begah nanti perutnya makannya sebegitu banyaknya begini", kata Alex kepada Ana ketika Alex disuruh mengambilkan satu menu makanan yang sama sebanyak enam kali.
"Enak Kak, rasanya Ana susah untuk berhenti memakannya", jawab Ana kepada Alex sambil memberikan piring kosongnya kepada Alex.
Walau Ana hamilnya akan menginjak empat bulanan akan tetapi perutnya Ana sudah terlihat seperti hamil lima bulan saja, sebab Ana sungguh sangat banyak sekali makannya ketika dia tidak merasakan mual-mual sama sekali.
Akhirnya pesta pernikahannya Tara dan juga Dokter Bella selesai juga sekitar pukul tiga sore, semua berjalan lancar seperti yang diaharapkan mereka semuanya.
Doa Papah Aldric yang daridulu ingin mempunyai menantu seperti Tara akhirnya terkabul juga, dan Papah Aldric begitu sangat bahagia sekali hari itu, begitupun dengan Mamah Angel, karena Dokter Bella bisa mendapatkan yang lebih baik lagi dari mantannya dulu.
...πππππππππππππ...
Maafkan Author ya readers jika banyak kosa kata yang masih salahπππ, dan kosa kata dalam percakapan keseharian malah sering author curahkan disetiap kata didalam novel iniπ.
Dan maaf juga jika banyak typonya π, karena mengkritik itu lebih mudah daripada menjalaninya sendiriπΆ
Terimakasih untuk kritik dan sarannya semuanya readers, author akan terus belajar dan terus belajar dari setiap kritik dan saran dari para readersπ.
Jika tidak suka pada novel ini, lebih baik tinggalkan saja, dan jika ingin mengkiritik tuangkanlah dalam bahasa yang sopan ya readersπ€π€, karena membuat novel itu tidak semudah membacanya ya readersπ.
Salam kenalπ
...ππππππππππππ...
__ADS_1
***TBC***