GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 50


__ADS_3

Ya Alexlah yang membuat senyum dibibirnya Dokter Julius pudar, begitu juga dengan Alex yang tadi senang karena akan menjemput Ana, sekarang didadanya merasa bergemuruh karena tiba-tiba cemburu dengan Dokter Julius.


"Kak Xander", panggil Ana lagi dan langsung mengalihkan pandangannya Alex keAna lagi karena tadi Alex melihat kearahnya Dokter Julius.


"Ana mau pulang sekarang?? ", tanya Alex sengaja mengajak Ana pulang sekarang karena dia ingin menjauhkan Ana dengan Dokter Julius.


Belum sempat Ana menjawab Mommy Dania sudah keburu berkata terlebih dahulu kepada Alex.


"Xander, Mommy tinggal keluar sebentar ya, mau menemui Daddynya Ana, titip Ana ya", kata Mommy Dania kepada Alexander.


"Iya Nyonya", jawab Alex dengan sopan dan tersenyum ramah.


Mommy Dania dia langsung saja beranjak pergi keluar dari ruangannya Ana. Dan Ana langsung saja menarik lengannya Alex menggantikan Mommy Dania tadi.


Sedangkan Dokter Julius dia sudah menyiapkan hati akan kejadian ini, dimana ada Alex diantara dia dan juga Ana.


Alex yang melihat Dokter Julius melihat Ana yang memeluk erat lengannya, dan membuat Alexander semakin ingin cepat-cepat saja keluar dari rumah sakit.


"Ana ini coklatnya", kata Dokter Julius lagi kepada Ana.


"Iya terimakasih Dokter", jawab Ana dan dia langsung memakan coklat yang diberikan oleh Dokter Julius.


Alex yang melihat Ana memakan coklat pemberiannya Dokter Julius rasanya Alex ingin membuang coklat itu dan sekalian menembak kepalanya Dokter Julius, sedangkan Dokter Julius dia tersenyum senang akan hal itu.


"Ayo Ana, kita pulang yuk, Kakak ada kejutan dan hadiah untuk kamu", kata Alex sengaja mengajak Ana untuk cepat-cepat pulang.


"Ana, semoga lain kali kita bisa bertemu lagi ya, Dokter hanya ingin memberikan itu kepada Ana, Dokter pamit ya, mau kembali bekerja lagi", kata Dokter Julius kepada Ana.


"Tidak ada pertemuan lagi dan seterusnya, Dokter saya peringatkan, jangan mendekati Ana lagi, jika sekali lagi saya melihatmu mendekati Ana, saya tidak akan segan-segan membunuhmu saat itu juga", kata Alex dengan tegas dan dingin kepada Dokter Julius.


Dokter Julius hanya menanggapi perkataannya Alex dengan tersenyum miring, dan itu membuat Alex semakin geram saja rasanya kepada Dokter Julius.


"Dah Ana", kata Dokter Julius sambil melambaikan tangannya kepada Ana, dan hanya dijawab anggukan saja oleh Ana.


Setelah itu Dokter Julius lalu pergi dari ruangan Ana. Dan Tersisalah hanya Ana dan juga Alexander saja.


"Ana lain kali jangan menerima pemberian dari laki-laki lain selain Kakak ya, Kakak tidak suka, contohnya seperti Dokter Julius tadi", kata Alex memberi pengertian kepada Ana.

__ADS_1


"Memangnya kenapa Kak, kan Ana cuma menghargai mereka saja", jawab Ana kepada Alex.


"Karena Kakak cemburu Ana", jawab Alex dengan sedikit cemberut.


"Cemburu itu apa Kak?? ", tanya Ana dengan polosnya.


"Cemburu itu......... ", kata Alex terputus karena dia bingung bagaimana harus menjelaskannya kepada Ana.


"Kakak kasih tahu nanti saja ya, sekarang kita pulang yuk", kata Alex lagi kepada Ana.


"Tapi Mommy dan Daddy nanti bagaimana Kak kalau mereka mencari Ana?? ", tanya Ana kepada Alex.


"Ya sudah kita tunggu saja mereka dahulu ya", jawab Alex kepada Ana.


Alex dan Ana langsung saja mengobrol panjang lebar dengan diselingi oleh kepolosan Ana yang membuat Alex menjadi tambah gemas dan bingung secara bersamaan untuk menjelaskannya.


Dan tiba-tiba pintu ruangan terbuka, yang ternyata Tuan Fredo dan Mommy Danialah yang membukanya.


"Mommy, Mommy, Ana mau bertanya sama Mommy", kata Ana kepada Mommy Dania.


Sedangkan Alex dan Tuan Fredo mereka masih menyimak perkataannya Ana.


"Mommy cemburu itu apa, kata Kak Xander Ana tidak boleh menerima pemberian dari laki-laki lain selain dia, berarti nanti Daddy dan Kak Tara Ana tidak bisa menerima pemberiannya dong", tanya Ana dengan polosnya membuat Alex langsung menepuk jidatnya karena gemas.


Mommy Dania yang mendengar dia tersenyum kepada Ana dan Mommy Dania yang mengerti maksudnya Alex dia lalu menjelaskan dengan perlahan kepada Ana. Sedangkan Tuan Fredo dia tertawa kecil mendengar pertanyaan dari Ana.


"Ana mau tidak menikah dengan Kak Xander", tanya Mommy Dania dengan sabar.


"Mau Mommy", jawab Ana, yang membuat Alex senang mendengarnya, sedangkan Tuan Fredo dia tersenyum mendengarnya.


"Jika mau dan jika Kak Xander sudah sah menjadi suaminya Ana, berarti Kak Xander itu sudah benar-benar menjadi MILIKNYA Ana, hanya maut yang bisa memisahkan Ana dan juga Kak Xander, jadi jika Kak Xander sudah menjadi MILIKNYA Ana, Ana suka tidak jika melihat Kak Xander dekat dengan wanita lain selain Ana", kata Mommy Dania menjelaskan kepada Ana, sambil menekan kata milik.


"Tidak Mommy, dihati Ana rasanya sakit pasti melihat Kak Xander dekat dengan wanita lain", jawab Ana polos dan Alex yang mendengarnya langsung tersenyum.


"Itu sayang yang dinamakan cemburu, cemburu karena milik kita juga disukai oleh orang lain, Ana faham sekarang?? ", jelas Momny Dania kepada Ana. Dan Ana mengangguk kepada Mommy Dania pertanda dia faham akan maksudnya.


Sedangkan Alex dia senang akan maksudnya sudah dijelaskan dengan jelas oleh Mommy Dania.

__ADS_1


"Maafkan Ana ya Kak Xander, karena sudah membuat Kak Xander cemburu", kata Ana kepada Ana.


"Iya tidak apa-apa lain kali jangan diulangi lagi ya Ana, sudah yuk sekarang kita pulang, Kak Xander akan mengantar Ana pulang kerumah", kata Alex kepada Ana.


"Pulang kerumahnya Kak Xander kan?? ", tanya Ana kepada Alex.


Mommy Dania, Tuan Fredo dan Alex mereka saling pandang ketika Ana bertanya begitu kepada Alex.


"Bukan Ana, Kakak akan mengantar Ana pulang kerumahnya Ana sendiri, kerumah Daddy dan Mommynya Ana", jawab Alex kepada Ana.


"Tapi nanti Ana masih boleh kan pulang kerumahnya Kak Xander", tanya Ana kepada Alex. Dan Alex tertawa mendengar pertanyaannya Ana.


Karena Ana bilangnya pulang bukan main, jadi terkesannya Alex, Ana seperti sudah menjadi istrinya saja.


"Iya Ana masih boleh ko pulang kerumahnya Kakak", jawab Alex sambil tertawa. Dan Mommy Dania serta Tuan Fredo juga tertawa mendengar jawabannya Alex.


Akhirnya mereka bertiga lalu keluar dari ruangannya Ana dan berjalan menuju keparkiran mobil.


Selama diperjalanan tadi menuju parkiran, Ana sering bersembunyi dilengannya Alex ketika ada seseorang atau ketika berpas-pasan dengan orang lain, karena psikis Ana yang masih belum sembuh total karena Denar kemarin.


Dan Alex serta Tuan Fredo sudah membicarakannya dengan Dokter Simon untuk menindaklanjuti perkembangan dan penyembuhan psikisnya Ana. Dan Dokter Simon sudah memberikan Dokter terbaik untuk Ana, dan Ana sudah bisa memulai terapinya minggu depan.


"Hey Ana, sudah sampai ayo masuk", kata Alex kepada Ana yang sudah membukakan pintu mobil kepada Ana.


Sebelum masuk kedalam mobil Ana melihat sekitar dengan was-was karena dia takut dilihatin orang-orang. Dan setelah itu Ana langsung saja masuk kedalam mobilnya Alex.


Ana meminta ingin satu mobil bersama Alexander, sedangkan Mommy dan juga Daddynya naik mobil sendiri. Tara tidak bisa ikut menjemput karena dia sedang dirumah dan sedang mempersiapkan kejutan untuk penyambutan pulangnya Princess mereka kerumah.


🍈🍈🍈🍈🍈🍈🍈🍈🍈🍈🍈🍈


Nih tak kasih visualnya Dokter Simon ya readers, dia aslinya memang seorang Dokter readers😍😍 mau dong Author diperiksa wkwkπŸ˜‚




__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***TBC***


__ADS_2