GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 195


__ADS_3

Ketika sepersekian detik mereka membuka mulutnya, mereka semua langsung saja tertawa lucu ketika melihat baju yang dibentangkan oleh Ana.


Kecuali Alex dia langsung saja menampilkan muka cemberutnya ketika tadi sedikit terkejut melihat baju yang dibentangkan oleh Ana.


"Hahaha baju??, itu mah bukan baju Ana, melainkan daster", kata Tara kepada Ana sambil tertawa terbahak-bahak.


"Ya mana Ana tahu, bagi Ana ya ini baju", jawab Ana kepada Kakaknya Tara.


"Masa baju seperti itu yang ingin kamu berikan kepada semua anak buahnya suami kamu dan suami kamu juga Ana, apa tidak salah??", tanya Nyonya Gia kepada Ana sambil tertawa juga.


"Iya Ana apa kamu tidak salah membeli bajunya, mungkin keliru kali karyawan butiknya mengantarkan pesanan kamu", kata Bella juga kepada Ana sambil tertawa seperti yang lainnya.


"Ini tidak salah ya Kak Bella, Mami, karena baju seperti inilah yang memang Ana inginkan", jawab Ana kepada Bella dan juga Nyonya Gia.


"Sayang kamu bercanda kan ingin memberikan itu kepada Kakak??", tanya Alex akhirnya kepada Ana.


"Tidak!!!, salah siapa sudah membohongi Ana", jawab Ana dengan sedikit jutek kepada Alex.


"Maksudnya membohongi bagaimana sih Princess??",, tanya Tuan Fredo kepada Ana.


"Nanti akan Ana jelaskan Dadd, sebentar Ana mau memanggil Bi Lena dulu", jawab Ana kepada Tuan Fredo.


Dan Ana langsung saja memanggil Bi Lena, membuat Bi Lena langsung segera datang keruang keluarga ketika mendengar namanya dipanggil oleh Ana.


"Iya Nyonya", kata Bi Lena dengan sopan ketika sudah berada didepannya Ana.


"Bi tolong panggilkan semua anak buahnya Kak Xander dong diluar, suruh kesini semua", kata Ana kepada Bi lena.


"Baik Nyonya", jawab Bi Lena kepada Ana.


Dan Bi Lena langsung saja menjalankan apa yang dikatakan oleh Ana.

__ADS_1


"Sekarang jelaskan kepada kami semua Ana, dengan perkataannya Ana tadi??", kata Mommy Dania kepada Ana.


"Ana kan tadi malam sedang menghukum kelima anak buahnya Kak Xander yang latihan menembak namun sembarangan dan mengenai perutnya Kak Arga, eh Kak Xander malah membebaskan hukuman yang Ana berikan itu dan malah memberikan mereka uang untuk berpesta pizza, kan menyebalkan", jawab Ana kepada Mommy Dania dan didengar oleh semua orang.


Perkataannya Ana membuat Tuan Gavi yang sangat tahu cerita yang sebenarnya dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya Alex.


Dan Alex langsung saja menggelengkan kepalanya sambil berkata help yang artinya tolong dengan mulut yang tidak bersuara kepada Papinya.


Tuan Gavi langsung saja mengedikkan bahunya dengan sambil menampilkan senyum miringnya kepada Alex, membuat Alex langsung menampilkan wajah marahnya kepada Papinya.


Sedangkan keluarga yang lain mereka sangat terkejut mendengar perkataannya Ana yang mengatakan jika Arga terkena luka tembak diperutnya.


Kecuali Tara dan juga Tuan Fredo, mereka tidak langsung percaya akan perkataannya Ana, dan mereka berdua berfikir pasti itu hanya akal-akalannya Alex saja berbohong seperti biasanya kepada Ana.


"Jadi intinya, kamu ingin menghukum suami kamu dan para anak buah suami kamu itu untuk memakai daster itu Ana??", kata Tuan Gavi sambil melirik Alex dengan alis yang dia naikkan keatas sebelah.


"Yes, pintar sekali si Papi, Ana ingin menghukum Kak Xander dan para anak buahnya untuk memakai daster ini", jawab Ana kepada Tuan gavi dengan sangat gembira sekali.


"Biar jera, dan supaya Kakak tidak akan membohongi Ana lagi", jawab Ana kepada Alex.


"Tadi katanya cuma lima orang bodyguard Ana, kenapa kamu malah menyuruh semua bodyguardnya Alex kesini??", tanya Tara kepada Ana.


"Sebab Ana sebal dibohongi seperti itu Kak, dan yang lain Ana hukum juga supaya mereka tidak akan berani membohongi Ana, sebagai pelajaran mereka saja", jawab Ana kepada Tara.


Sedangkan anak buahnya Alex yang tadi dipanggil oleh Bi Lena, mereka sangat penasaran sekali tumben sekali mereka disuruh untuk menghadap secara bersamaan.


SiSani dan si Abel mereka sudah sangat ketakutan sekali dengan hukuman yang akan mereka terima ketika Bi Lena mengatakan semua bodyguard untuk berkumpul diruang keluarga.


Dan saat ini semua para bodyguardnya Alex sudah berada diruang keluarga, sampai memenuhi ruang keluarganya Alex karena jumlahnya tidak sedikit hampir seratus orang.


"Bi Lena tolong bagikan satu-satu dong kepada mereka semua", kata Ana menyuruh Bi Lena untuk membagikan daster itu kepada semua bodyguard.

__ADS_1


Para bodyguard sangat senang sekali menerima baju dari Ana, walau gambarnya seperti perempuan, yaitu bunga-bunga tapi fikir mereka semua adalah jika itu adalah kemeja pantai.


Bi Lena sudah selesai membagikan semua daster itu kepada semua bodyguardnya Alex yang berjumlah sembilan puluh orang itu, dan masih ada sisa sembilan daster lagi, karena satu dasternya dikasihkan Ana kepada Alex.


Dan Ana untungnya memesan seratus daster tadi kepada butik langganannya, jadinya semua anak buahnya lagi bisa kebagian semuanya, masih ada sisa pula.


Semua ekspetasi dari para bodyguardnya Alex sangat salah semuanya, dan mereka semua pasti nanti akan sangat terkejut sekali ketika nanti sudah membuka bajunya.


"Sekarang kalian semua buka baju itu dan pakailah sekarang juga dan lalu kalian semua lari sebanyak sepuluh putaran dihalaman depan menggunakan baju itu", kata Ana kepada semua para anak buahnya Alex yang sedang berdiri dihadapannya, ketika Bi Lena sudah membagikan semuanya.


Sedangkan para keluarga yang lain masih diam memperhatikan Ana yang sedang berbicara kepada semua bodyguard.


Semua bodyguard yang mendengar perkataannya Ana, mereka langsung saja membuka baju pemberiaannya Ana itu.


Dan mereka semua langsung membuka mulutnya dengan sangat lebar seperti yang Keluarga Damara dan Keluarga William tadi lakukan ketika pertama kali melihat baju yang dibeli oleh Ana.


Untung saja Ana membeli dasternya yang sizenya jumbo dengan bahan yang bagus asli butik dan jahitan butik itu sendiri, jadi dijamin pasti akan pas ketika dipakai oleh para anak buahnya Alex begitu juga dengan Alex.


"Itu hukuman untuk teman-teman kalian yang saya hukum kemarin malam namun tidak mengerjakannya dan malah membeli pizza dari uang suami saya, dan kalian semua juga menikmati pizzanya juga kan, ayo silahkan cepat dipakai", kata Ana kepada semua para bodyguard dan gayanya Ana sudah seperti Tuan Fredo dan Tuan Gavi yang lagi memerintah, walau tidak ada tampang garang-garangnya sama sekali.


Para anak buahnya Alex semua langsung saja saling pandang ketika disuruh untuk memakai daster itu.


Dan Max yang sebagai kepala bodyguard dimansionnya Alex pun juga terkena getahnya sama seperti anak buahnya yang lain.


"Ayo Xander, tunggu apa lagi, segera pakai dasternya", goda Tuan Gavi kepada Alex, membuat Alex langsung memandang sebal kepada Papinya itu.


"Sini biar baby L Mami gendong", kata Nyonya Gia sambil mengambil alih baby L dari gendongannya Alex sambil juga menahan suara tawanya.


Sedangkan para bodyguard semuanya sudah pada bubar jalan meninggalkan ruang keluarga dan sedang berganti pakaian mereka menggunakan daster itu dengan perasaan malu, sebal, jengkel campur aduk menjadi satu kepada Ana, namun tidak bisa mereka lampiaskan dan hanya bisa menurut saja.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2