GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 112


__ADS_3

Sepeninggalannya Arga, Ana dia langsung ditanya oleh Nyonya Gia untuk apa membeli pizza sebanyak itu dimalam hari begitu.


"Pizza sebanyak itu apa akan kamu makan sendiri Nak??", tanya Nyonya Gia kepada Ana.


"Tidak Mi, nanti pizza itu untuk para pelayan, asisstan rumah tangga disini, petugas keamanan, para bodyguard, tukang kebun ya orang-orang yang bekerja dirumah ini Mi", jawab Ana kepada Nyonya Gia dan masih didengar oleh Alex dan juga Tuan Gavi.


"Waah sungguh mulia sekali kamu Nak, baiklah untuk minumannya nanti biar Mami menyuruh asisstan rumah tangga disini untuk membuatkan jus buah untuk pendamping makan pizzanya", jawab Nyonya Gia kepada Ana.


"Iya Mi, terserah Mami saja", jawab Ana kepada Mamah Mertuanya.


"Oh ya Mi, Ana kembali kekamar dulu ya, pinggangnya Ana sudah capek daritadi duduk terus", kata Ana lagi kepada Nyonya Gia.


Memang semenjak hamil Ana tidak kuat jika disuruh untuk duduk dan berdiri terlalu lama, walau masih terbilang masih muda usia kehamilannya Ana, akan tetapi tidak bisa dipungkiri Ana sudah merasakan yang namanya sering capek, walau dia tidak melakukan apa-apa.


"Silahkan Nak, kamu harus banyak istirahat, supaya babynya juga sehat", kata Tuan Gavi kepada Ana.


"Xander sana antar Ana kedalam kamar", kata Nyonya Gia kepada Alex.


"Kami permisi dulu Mi, Pi", kata Alex kepada kedua orang tuanya.


Dan setelah berpamitan seperti itu, Ana dan juga Alex mereka berlalu dari ruang makan menuju kedalam kamarnya Alex yang ada dimansion Papinya.


"Aaaaah leganya", kata Ana ketika sudah berbaring diatas ranjang empuk yang ada didalam kamar.


"Capek sekali ya sayang??", tanya Alex kepada Ana ketika Alex melihat Ana sudah merebahkan badannya diatas ranjang.


"Iya Kak, sini Kak tolong pijatin pinggangnya Ana dong", kata Ana kepada Alex sambil melepaskan apa yang melekat dibadannya dan hanya menyisahkan bra dan celana d***mnya saja.


Alex yang melihat pemandangan begitu indah didepannya dia tentu saja tidak mau menyia-nyiakannya begitu saja.


"Dengan senang hati permaisuriku", jawab Alex dengan senyum yang mengembang dengan lebarnya.


Alex langsung saja naik diatas ranjang, dengan posisi duduk mengahadap Ana yang sedang tiduran sambil memiringkan badannya membelakangi Alex.


Sebelum Alex memijat pinggangnya Ana, Alex sudah terlebih dahulu melepaskan baju dan celananya dan hanya menyisahkan celana d***mnya saja.


"Aaah, Kak Xander mau memijat Ana atau mau yang lain", kata Ana sambil mendes***h karena tangannya Alex sudah mer***s lembut bukit squishynya Ana.

__ADS_1


"Ya sekalian saja tidak apa-apa kan sayang", jawab Alex sambil menelusuri bagian-bagian tubuhnya Ana yang lain.


"Aaaah Kak, pinggang Ana Kak, bukan disitu, itu bukan pinggang, Aaah", racau Ana kepada Alex, karena Alex yang memijat pinggangnya Ana lama-kelamaan tangannya Alex tidak bisa dikondisikan dan sudah masuk kecelana d***mnya Ana serta tangannya Alex juga sudah sampai diliang surgawinya Ana yang masih tertutup celana itu.


Dengan perlahan dan tangannya Alex masuk diliang surgawinya Ana, Alex membalikkan tubuhnya Ana hingga Ana benar-benar terlentang dengan sempurna dihadapannya.


Tangan kanan Alex yang masih setia berada diliang surgawinya Ana, dengan perlahan Alex mendekatkan badannya kebadannya Ana, dan Alex langsung saja mencium bibirnya Ana dengan begitu menggebunya.


Alex lalu perlahan melepaskan kegiatannya diliang surgawinya Ana dan tangannya mulai berjalan menuju kebukit squishynya Ana sambil terus berciuman dengan agresifnya.


Perlahan tapi pasti Alex sudah bisa melepaskan apa yang menutupi surga dunia yang ada ditubuhnya Ana, dan Ana sudah benar-benar tidak memakai sehelai benang pun dibadannya membuat Alex lebih leluasa untuk menikmati bukit squishynya Ana dan juga memberikan banyak tanda cinta didadanya Ana.


Alex yang bermain dibukit squishy miliknya tanpa sadar Ana sudah membuka liang surgawi miliknya dengan sangat lebar sekali, dan Alex yang menyadarinya dia langsung berpindah diliang surgawinya Ana yang sudah menunggunya untuk dipuaskan menggunakan lidahnya.


"Aaaah Kak Xander", kata Ana ketika Alex bermain lidah diliang surgawinya.


Alex membuka liang surgawinya Ana menggunakan kedua tangannya hingga membuat liang surgawinya Ana terbuka semakin lebar dan semakin menantang Alex untuk segera dilu***tnya.


"Ini nikmat sekali sayang", kata Alex kepada Ana sambil menikmati liang surgawinya Ana bagai menikmati hidangan lezat.


"Aaaaah Kakak", racau Ana lagi sambil berpegangan disprei dengan kuatnya, karena Ana merasakan kenikmatan yang tiada duanya.


"Kakaaaaaaaak Ana, Aaaaaaaaaaaah", de***h Ana dengan panjangnya menandakan Ana sudah sampai pada puncak kenikmatannya, dan langsung dilahap habis oleh Alex, cairan kenikmatannya Ana.


"Apa puas kamu sayang??", tanya Alex kepada Ana yang sedang mengatur nafasnya setelah pelepasan tadi.


Walau Ana masih mengatur nafasnya yang tidak teratur, Alex tetap berusaha membantu Ana untuk duduk dari rebahannya.


"Ayo sayang puaskan Kakak", kata Alex kepada Ana yang ternyata sudah melepaskan celana d***mnya.


Ana langsung saja memainkan anacondanya Alex dengan begitu lihainya. Ana me***t, mengh***p, menj***tnya bak permen yang begitu nikmat sekali, membuat Alex tanpa sadar dia menutup matanya karena menikmati permainannya Ana dipalu thornya.


"Uuuuh sayang faster", kata Alex kepada Ana.


Ana langsung saja melakukan apa yang dikatakan oleh Alex, dan dia melakukannya lebih cepat lagi gerakannya dipalu thornya Alex.


"Kamu semakin kesini semakin pintar saja Ana, Aaaaahh", kata Alex lagi kepada Ana.

__ADS_1


Dan Ana masih dengan lincah memainkan terongnya Alex sambil meremas kelereng miliknya Alex.


"Sudah sayang, sekarang waktunya", kata Alex kepada Ana dan dia menarik miliknya dari dalam mulutnya Ana.


Alex langsung saja menidurkan Ana lagi diranjang, dengan posisi yang sudah siap untuk Alex masuki.


Tanpa menunggu lama, Alex langsung saja memasukkan ular cobranya kesarang terlembab dan ternikmat miliknya Ana. Dengan gerakan yang pelan dan intens Alex sudah bisa membuat Ana merasakan nikmat dengan gerakannya itu.


Karena Alex tidak mau nanti akan menyakiti calon babynya jika bermain cukup kuat.


Setelah berganti posisi dengan berbagai gaya, akhirnya Alex memuntahkan juga bisa berharganya didalam sarang miliknya Ana.


"Aaaah rasanya nikmat sekali", kata Alex ketika sudah melakukan pelepasan untuk yang pertama.


"Iya Kak, dan nanti lagi ya, rasanya Ana belum puas", kata Ana juga kepada Alex sambil memeluk Alex dari samping.


Perkataannya Ana langsung disambut senang oleh Alex.


"Dengan senang hati istriku", jawab Alex kepada Ana sambil tersenyum senang.


Setelah mengistirahatkan badannya sekitar tiga puluh menit, mereka lalu mengulangi lagi kegiatan panas mereka untuk kedua dan ketiga kalinya sambil menunggu Arga datang membawakan pizza pesanannya Ana tadi.


"Kak untuk terakhir kali sebelum Kak Arga datang, lagi ya Kak", kata Ana kepada Alex sambil berdiri dipinggir ranjang.


Alex yang sudah duduk dipinggir ranjang Ana lalu membuka satu kakinya dan ditaruh diatas pundaknya Alex, dan Alex langsung saja melakukan seperti yang diinginkan Ana bermain indah dengan lidahnya diliang surgawinya Ana.


Hingga Ana bisa merasakan puncak kenikmatannya untuk kesekian kalinya.


...❀‍πŸ”₯❀πŸ”₯❀πŸ”₯❀πŸ”₯❀πŸ”₯❀πŸ”₯❀...


Lebih hot mana readers Tara dan Dokter Bella atau Alex dan Ana πŸ€£πŸ˜‚


Ko kalau author menilai lebih hot Tara yak 🀭πŸ€ͺπŸ€ͺ


Siapapun itu Tara maupun Alex mereka sama-sama hot ko dalam memuaskan pasangan mereka 🀣🀣


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2