GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 130


__ADS_3

Alex yang sudah melah4p bukit squishynya Ana yang sebelah kiripun dia juga merasakan jika ada asi yang masuk kedalam mulutnya ketika dia his4p itu put1ngnya Ana.


"Iya sayang sudah keluar Asinya dan rasanya tidak bisa Kakak jabarkan", kata Alex kepada Ana sambil tertawa kecil ketika sudah melepaskan his4pannya diput1ngnya Ana.


"Boleh yang satunya Kakak cobain juga sayang, apakah yang sebelah kanan juga sudah bisa keluar seperti yang sebelah kiri??", kata Alex mencari kesempatan kepada Ana.


"Boleh", kata Ana kepada Alex sambil menyuruh Alex untuk melepaskan baju hamilnya.


Tanpa banyak berkata Alex langsung saja melepaskan baju hamilnya Ana dengan sangat hati-hati sekali dan akhirnya terpampanglah bukit squishynya Ana yang sungguh sangat montok sekali.


"Waaaah tambah besar saja ya sayang", kata Alex kepada Ana sambil memegang-megang bukit squishynya Ana dengan lembut.


"Bukannya kemarin-kemarin belum keluar ya sayang asinya??", tanya Alex kepada Ana.


"Sudah ya Kak, Kakak saja yang tidak memperhatikan karena keasikan memasukkan terus adik kecilnya Kakak", jawab Ana kepada Alex membuat Alex langsung tertawa ketika mendengarnya.


"Kira-kira ini babynya cowok apa cewek ya sayang, karena perut kamu terlihat besar sekali begini, eeeh dia menendang", kata Alex kepada Ana sambil terkejut karena usapan lembut diperutnya Ana yang dia lakukan langsung direspon tendangan dari si baby.


"Tidak tahu, tapi menurut Ana dia cewek deh Kak", jawab Ana kepada Alex.


"Kalau Kakak kepinginnya sih cowok sayang, tapi tak apalah cewek asalkan dia sehat dan sempurna semua badannya seperti harapan kita", kata Alex kepada Ana sambil tersenyum dan sambil juga terus mengusap lembut perut besarnya Ana.


"Lihat dia sepertinya sedang akrobat deh Kak, perutnya Ana gerak-gerak memutar begitu, geli rasanya", kata Ana kepada Alex sambil melihat kearah perutnya yang tidak tertutup baju karena bajunya tadi dilepaskan oleh Alex.


"Halo baby, kamu sedang apa sih didalam sana, sesak ya didalam makanya kamu tidak bisa diam begitu", kata Alex mencoba berbicara kepada calon anaknya yang berada didalam perutnya Ana.


Direspon dong dengan tendangan yang begitu kuat sekali dari si baby, hingga membuat Ana langsung meringis sambil tertawa kecil.


"Aduh Kak, tendangannya sangat kuat sekali, hingga rasanya perut Ana sedikit sakit", kata Ana kepada Alex sambil tertawa kecil dan juga sambil mengusap perutnya yang tadi ditendang sama si baby.


"Hay baby jangan keras-keras menendangnya, kasihan Mamah sayang", kata Alex kepada calon buah hatinya.


"Sekarang baby yang diam ya didalam, Papah akan mengunjungi kamu sebentar, tolong buat Mamah nyaman ya sayang", kata Alex kepada babynya lagi.


Dan langsung mendapat respon dengan tendangan kecil dari si baby.


"Good baby", kata Alex sambil mencium perutnya Ana.


"Boleh Kakak minta haknya Kakak sayang??", kata Alex kepada Ana setelah berbicara kepada babynya.

__ADS_1


"Iya Kak, hati-hati ya, jangan keras-keras Kak", jawab Ana kepada Alex.


"Siap sayang", jawab Alex kepada Ana.


Alex langsung saja membantu Ana untuk rebahan ditengah ranjang, setelah itu Alex langsung saja melepaskan semua yang melekat dibadannya.


Ketika Alex sudah tidak memakai baju sama sekali, dia langsung saja mendekati Ana yang sudah menantinya ditengah ranjang begitu.


Dengan pelan-pelan Alex membantu Ana untuk melepaskan bra dan juga celan d4lamnya. Alhasil sekarang Ana juga sudah tidak memakai pakaian sama sekali seperti Alex.


Alex langsung mencium Ana tepat dibibirnya dan *****4* serta memainkan mulutnya Ana dengan begitu lihainya.


Ana pun juga tidak kalah dengan Alex, dia sekarang sudah cukup mahir jika untuk urusan berciuman.


Ana juga membalas *****4n yang dilakukan oleh Alex dibibirnya, mereka berciuman dengan sangat bernaf***u sekali, dan tangannya Alex pun juga tidak tinggal diam, tangannya sudah memainkan dengan lembut bukit squishynya Ana.


Setelah lama berciuman, Alex langsung menyusuri leher mulusnya Ana dan tidak lupa juga memberikan banyak tanda cinta dikulit mulusnya Ana.


Ana dibuat mabuk kepayang ketika Alex memainkan squishynya dan juga menghis4pnya menggunakan mulutnya.


Tangan Alex pun yang sebelah kiri juga sudah bermain dengan nyaman diliang surgawinya Ana.


"Aaah Kakak Ana sudah tidak tahan", kata Ana kepada Alex.


"Ternyata milik kamu semakin besar dan semakin lebar ya sayang", kata Alex yang memperhatikan liang surgawinya Ana.


Tanpa banyak berkata lagi Alex langsung saja memainkan lidahnya diliang surgawinya Ana dengan lihai seperti biasanya.


Permainan lidahnya Alex membuat Ana langsung saja cepat berada pada puncak kenikmatannya.


"Aaaaah Kakak Ana mau aaaaaah", kata Ana ketika sudah merasakan puncak kenikmatannya.


Alex dengan nikmat membersihkan cairan yang tadi dikeluarkan oleh Ana karena sudah merasakan puncak kenikmatannya yang pertama.


Setelah itu Alex langsung saja berdiri dengan memposisikan badannya dan anacondanya tepat dihadapan liang surgawinya Ana.


Dengan pelan-pelan dan tanpa banyak berbicara, Alex langsung saja memasukkan miliknya kedalam miliknya Ana yang sudah basah itu.


Alex sengaja tidak mau membasahi miliknya terlebih dahulu, karena Alex tidak mau membuat Ana merasakan repot.

__ADS_1


Dengan perlahan Alex langsung memasukkan miliknya kedalam liang surgawinya Ana. Ketika sudah masuk, dengan perlahan Alex menggerakkan miliknya dengan teratur supaya Ana tidak merasakan sakit diperutnya dan Alex juga tidak mau membuat Ana kesakitan.


"Ternyata melakukan ini sama wanita hamil ada sensasinya sendiri ya sayang", kata Alex kepada Ana sambil menggerakkan miliknya didalam miliknya Ana.


Ana tidak bisa menjawab perkataan dari Alex karena dia sedang merasakan gerakan yang dilakukan Alex diliang surgawinya.


"Aaaah sayang punya kamu rasanya seperti menjepit Kakak", kata Alex meracau ketika sedang menggerakkan miliknya didalam liang surgawinya Ana.


Dan setelah sekian menit bermain sambil menggerakkan miliknya dengan maju mundur yang teratur dan aman, akhirnya Alex bisa juga mengeluarkan cairan miliknya kedalam liang surgawinya Ana.


Alex langsung saja mencabut miliknya dan ambruk disebelah badannya Ana ketika sudah merasakan pelepasan tadi.


"Capek ya sayang??", tanya Alex kepada Ana sambil melihat kearah wajahnya Ana.


"Iya Kak, dan sesak juga rasanya perutnya Ana", jawab Ana kepada Alex.


"Ya sudah Ana istirahat saja ya, atau mau kekamar mandi sebentar, ayo Kakak antar", kata Alex kepada Ana.


"Ana mau kekamar mandi Kak mau pipis", kata Ana kepada Alex.


Dengan belum memakai pakaiaannya, Alex langsung saja membantu Ana untuk turun dari ranjang dan menuntun Ana juga menuju kedalam kamar mandi.


Dengan perut Ana yang sudah besar begitu sungguh Ana sangat kesusahan untuk melakukan aktifitasnya sendirian.


Ketika sudah berada didalam kamar mandi, Ana langsung saja buang air kecil, dan Alex dia masih dengan setia menunggu Ana didepan kamar mandi.


Ketika sudah selesai dari aktifitasnya didalam kamar mandi pun Alex masih dengan setia membantu Ana memakai pakaiannya kembali, karena Alex takut jika Ana nanti masuk angin jika tidur tidak menggunakan pakaiannya.


"Ana tidur dulu ya, Kakak mau gantian yang kekamar mandi", kata Alex ketika sudah selesai membantu Ana memakai baju.


Ana hanya mengangguk saja kepada Alex, dan dia langsung saja merebahkan badannya dengan perlahan diranjang yang tadi mereka gunakan untuk menuntaskan hasr4t mereka.


Sekitar lima belas menit kemudian, Alex sudah selesai dari dalam kamar mandi, dan dia langsung saja berjalan menuju keranjang serta langsung ikut bergabung tidur disebelahnya Ana dengan hanya memakai celana pendeknya saja tanpa baju.


"I Love You Ana", kata Alex sambil mencium keningnya Ana dengan mesra.


"I Love You too suamiku", jawab Ana kepada Alex sambil tersenyum manis.


Mereka lalu tertidur dengan posisi Alex yang memeluk mesra Ana sambil terus mengusap perutnya Ana dengan lembut hingga Ana bisa tidur dengan lelap dan Alex juga langsung tidur ketika sudah melihat istrinya tidur dengan nyaman.

__ADS_1


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


***TBC***


__ADS_2