GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 98


__ADS_3

Ana dan Alex yang sedang tertidur mereka dibangunkan oleh Mommy Dania, karena Momny Dania merasa kasihan jika badan mereka nanti akan sakit semua karena tidak nyaman tidur diatas shofa.


Alex yang terbangun lebih dahulu dari Ana ketika dibangunkan oleh Mommy Dania. Alex yang melihat Ana masih tertidur, dia langsung saja menggendong Ana masuk kedalam kamar.


Sesampainya didalam kamar, Alex menaruh Ana diatas ranjang dengan hati-hati sekali. Akan tetapi ketika Alex ingin berlalu Ana malah membuka matanya dan bertanya kepada Alex.


"Kakak mau kemana?? ", tanya Ana kepada Alex ketika Ana melihat Alex akan pergi.


"Kakak mau kekamar mandi sebentar Ana", jawab Alex kepada Ana.


"Nanti Kakak kesini lagi ya", kata Ana lagi kepada Alex, dan Alex hanya mengangguk kepada Ana setelah itu dia berlalu menuju kedalam kamar mandi.


Setelah beberapa menit didalam kamar mandi Alex langsung keluar dan berjalan mendekati Ana yang masih tiduran diatas ranjang.


"Apa yang Ana lakukan sayang?? ", tanya Alex kepada Ana ketika dia sudah berada didepannya Ana, akan tetapi Alex menerima saja apa yang akan diperbuat Ana kepadanya ketika melihat Ana sedang mencoba membuka zipper celananya.


Ana tidak mejawab perkataannya Alex dan dia masih meneruskan kegiatannya kepada Alex.


"Aaahhh sayang faster, enak", kata Alex reflek karena ternyata Ana melu***t palu thornya Alex dengan begitu rakus dan menggebunya.


"Aaah sayang, sumpah demi Tuhan, ini enak sekali Ana, uuuuuh", de***h Alex meracau lagi.


Setelah sekian lama akhirnya Alex memuntahnya cairan berharganya, akan tetapi tidak Ana telan karena Ana tidak suka, alhasil cairan itu jatuh kebawah dan mengotori lantai, serta pinggiran ranjang.


"Aaaah sayang enak sekali tadi, dan tumben kamu kenapa begitu", kata Alex kepada Ana yang langsung merebahkan badannya diatas ranjang.


"Tidak tahu kenapa daritadi terbayang-bayang terus sama punyanya Kakak", jawab Ana kepada Alex.


Alex yang mendengar perkataannya Ana dia langsung tertawa keras sekali.


"Sudah tanggung kenapa tidak diteruskan saja sayang", kata Alex kepada Ana.


Alex lalu mulai mendekati Ana, Alex langsung saja mencium Ana tepat dibibirnya, ciumannya Alex begitu lembut dan mesra kepada Ana. Tak lupa tangannya Alex juga sudah menjalar kemana-mana. Hingga membuat Ana melayang dibuatnya, karena tangannya Alex sudah berada diliang surgawinya Ana.

__ADS_1


"Aaaah Kakak", reflek Ana mend***h ketika dia lebih dahulu melepaskan ciuman mereka.


Alex langsung saja menelusuri tubuh Ana menggunakan bibirnya, hingga akhirnya Alex sampai ditempat favoritnya, yaitu squishynya Ana. Alex mel***tnya dengan hati-hati dan penuh dengan perasaan, karena Alex tidak mau jika nanti akan membuat Ana tidak nyaman.


Alex lalu melepaskan hisapannya disquishynya Ana, dan Alex langsung saja membantu Ana untuk melepaskan apa saja yang melekat ditubuhnya. Dan akhirnya Ana juga tidak memakai sehelai benang pun. Tak lupa Alex juga melepaskan bajunya, alhasil mereka sama-sama sudah tidak memakai pakaian sama sekali.


"Kak buat Ana melayang Kak", kata Ana kepada Alex dengan pandangan sayu karena sudah terbakar kabut gai***h.


Alex tahu apa yang harus dilakukannya, Alex mulai menc***u Ana, memberikan begitu banyak tanda cinta ditubuhnya Ana. Dan ketika Alex sampai diliang surgawinya Ana, Alex membukanya menggunakan telapak tangannya, setelahnya dia langusng mel***t, men***t, meng***p dan juga memasukkan lidahnya kedalam miliknya Ana.


"Aaaah Kakak enaaaaaak, terus Kak, lebih dalam lagi", racau Ana dalam des***annya.


Alex langsung saja semakin dalam memasukkan lidahnya, dan akhirnya Ana sampai juga berada dipuncaknya.


"Aaaaaaaaaaaaah, uuh, uuh, uuuuuh", de***h panjang Ana disertai dengan nafasnya yang tidak teratur sambil mengangkat badannya keatas.


Alex lalu melepaskan kegiataannya diliang surgawinya Ana, dan dia langsung saja berdiri dan akan mulai memasukkan terong Belandanya kelubang surgawinya Ana.


"Uuuuh sayang masih sempit saja rasanya", kata Alex kepada Ana ketika dia sudah memasukan miliknya kedalam liang surgawinya Ana.


"Aaaaaaaah", de***h panjang Alex ketika dia sudah melakukan pelepasannya yang kedua kalinya, dan kali ini dia mengeluarkannya ketempat yang seharusnya.


Alex langsung saja ambruk terjatuh keatas badannya Ana, akan tetapi masih dia tahan menggunakan tangannya, karena Alex tidak mau nanti perutnya Ana akan tertekan oleh badannya.


"Kita mandi yuk sayang, mereka pasti sudah menunggu kita diruang Keluarga", kata Alex kepada Ana, dan masih berada diatas badannya Ana.


Ana hanya mengangguk saja kepada Alex, dan setelahnya Alex bangun dan berdiri dari tubuhnya Ana, lalu Alex membantu Ana untuk masuk kedalam kamar mandi.


Mereka lalu mandi bersama menggunakan satu shower berdua, disertai oleh sentuhan-sentuhannya Alex ketubuhnya Ana, tanpa mengulang kegiatan menyenangkan mereka untuk kesekian kalinya didalam kamar mandi.


........**********........


Kita kembali keTara dan juga Dokter Bella.

__ADS_1


"Sudah yuk sayang kita keluar, kita sudah ditunggu yang lainnya, lanjut nanti saja ya", kata Dokter Bella kepada Tara. Dan Tara menurut saja apa kata dari Dokter Bella.


"Iya tapi aku mau mandi dulu, gerah", jawab Tara kepada Dokter Bella.


"Kalau begitu kita mandi bersama yuk, eeits No,no,no hanya mandi saja, ok", kata Dokter Bella kepada Tara, dan Dokter Bella melihat muka me***mnya Tara, sebab Dokter Bella tahu apa yang ada didalam fikirannya Tara.


"Yaaaah", jawab Tara dengan lesu.


Dokter Bella dia tidak menanggapi perkataannya Tara dan dia lalu langsung berlalu masuk kedalam kamar mandi. Tara yang melihat Dokter Bella meninggalkannya dia langsung beranjak dari atas ranjang dan langsung menyusul Dokter Bella yang sudah berada didalam kamar mandi.


Singkat cerita mereka semua sudah pada berkumpul diruang Keluarga. Ada Alex, Ana, Dokter Bella, Tara, Mommy Dania dan juga Tuan Fredo.


"Kata Bella ada yang ingin kamu sampaikan kepada Kakak Ana, apa itu??", kata Tara kepada Ana.


Ya tadi ketika sudah selesai mandi dan sedang ganti baju, Dokter Bella sudah memberitahu Tara jika Ana akan menyampaikan sesuatu kepadanya dan ketika Tara bertanya kepada Dokter Bella, Dokter Bella menjawab untuk bertanya langsung saja kepada Ana.


Dokter Bella sengaja tidak memberitahukannya kepada Tara, karena Dokter Bella ingin melihat muka terkejutnya Tara dan juga sudah disuruh oleh Mommy Dania untuk jangan mengatakannya kepada Tara.


"Iya sayang, kata Mommy juga katanya kamu ingin meminta sesuatu kepada Kakak kamu Tara, apa sayang bilang saja", kata Tuan Fredo kepada Ana.


Alex, Dokter Bella, dan juga Mommy Dania mereka sedang menahan tawanya, dan itu malah membuat Tuan Fredo dan juga Tara semakin penasaran saja.


Sedang Ana dia hanya diam saja sambil memperhatikan semua orang dengan muka imutnya.


"Ayo sayang katakan dong", kata Alex kepada Ana ketika Ana tidak kunjung menjawab.


"Ana mau Kak Tara memakai baju itu Kak", kata Ana kepada Tara sambil menunjuk baju yang tergantung tidak jauh dari ruang Keluarga.


Perkataannya Ana langsung saja mengalihkan pandangannya Tuan Fredo dan juga Tara kearah yang ditunjuk oleh Ana. Tara langsung saja terkejut dibuatnya ketika sudah melihat baju apa yang disuruh Ana untuk memakainya.


Sedang Tuan Fredo dia langsung saja tertawa dengan begitu keras disusul juga oleh Mommy Dania, Dokter Bella, dan juga Alex.


"Are you crazy Ana", kata Tara dengan nada yang super terkejut sekali ketika sudah melihat baju apa yang disuruh untuk dipakainya. Dan langsung mengundang gelak tawa semua orang sedangkan Ana dia hanya menggelengkan kepalanya kepada Tara sambil memasang muka imutnya.

__ADS_1


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


***TBC***


__ADS_2