GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 167


__ADS_3

Jam pun sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, dan baby Zi pun sudah tertidur pulas didalam box babynya.


Serta Simon dan juga Leyna pun sudah pulang daritadi sejak jam delapan malam.


Tara yang belum bisa tertidur itu, dia memeluk Bella dari samping dengan tangannya yang terus memijat lembut bukit squishynya Bella dari luar baju tidurnya Bella.


Bella yang seakan tahu apa arti dari kodenya Tara, dia langsung saja mencoba menggoda Tara.


Bella langsung melepaskan baju tidurnya dan langsung terlihatlah bukit squishynya Bella yang sangat besar itu, karena Bella masih menyusui.


"Kamu mau ini kan??, Bella tahu karena sudah lama juga kita berpuasanya sayang", kata Bella kepada Tara sambil merem4s bukit squishynya sendiri.


Tara tersenyum senang sekali ketika melihat kelakuannya Bella.


Tanpa banyak berkata, Tara langsung saja mencium Bella tepat dibibirnya dan langsung juga dibalas oleh Bella.


Mereka berciuman sangat lama sekali, karena mereka sangat merindukan sensasi berciuman dibibir yang seperti itu.


Tangannya Tara pun juga sudah merem4s-rem4s lembut bukit squishynya Bella.


Ketika Tara merasakan ada ASI yang keluar dari bukit squishynya Bella dia langsung saja mengh1s4p bukit squishynya Bella itu dengan sangat rakus sekali.


"Aaaaahhhhh", d***h Bella kepada Tara ketika Tara sedang menghisap pucuk bukit squishynya dengan sangat rakus sekali.


Dengan tidak sabarannya Tara lalu menghentikan kegiatannya dan langsung saja melepaskan apa saja yang melekat ditubuhnya maupun ditubuhnya Bella.


Dan akhirnya ketika baju mereka sudah terlepas terlihatlah tubuh mereka yang tidak berpakaian itu.


Tara dan juga Bella mereka lalu berciuman dengan sangat hot sekali, dan mereka saling mengecap satu sama lainnya dengan gerakan yang erot1s sekali.


Tara seperti biasanya dia akan selalu memberikan kecupan-kecup4n kecil dan tanda cinta disetiap tubuhnya Bella.


Ketika sampai diliang surgawinya Bella, Tara lalu langsung saja melancarkan aksinya dengan memainkan lidah dan juga mulutnya kedalam liang surgawinya Bella.

__ADS_1


Permainan lidahnya Tara diliang surgawinya Bella membuat Bella sangat-sangat melayang sekali, karena rasanya dia sudah lama tidak merasakan sensasi yang memabukkan seperti itu.


"Aaaaaaaahhhh sayang", d***h Bella karena merasa sangat nikmat sekali dengan permainan lidahnya Tara.


Dan setelah beberapa saat akhirnya Bella sampai juga pada puncak kenikmatannya.


Dengan masih mengatur nafasnya yang sedikit tidak beraturan karena baru pelepasan yang pertamanya, Bella dia langsung saja bangun dari tidurannya dan langsung menghadapkan wajahnya kearah palu thornya Tara yang sudah siap tempur itu.


Bella langsung saja memasukkan palu thornya Tara kedalam mulutnya yang mana gerakannya Bella sangat-sangat enak membuat Tara reflek memejamkan matanya sambil menikmati permainannya Bella.


Ketika dirasa sudah cukup licin, Bella lalu menghentikan aksinya dan dia langsung saja memposisikan tubuhnya untuk siap dimasukin oleh Tara.


Tara yang melihatnya pun sudah sangat tahu dan juga tidak sabar ingin segera memasukkan miliknya kesarang yang sudah beberapa minggu ini tidak dia masukin itu.


Dan akhirnya masuklah sudah miliknya Tara kedalam sarang yang memang seharusnya dia masukin.


Tara lalu menggerakkan miliknya dengan gerakan yang amat-amat santai namun kuat sekali ketika sudah sepenuhnya masuk kedalam miliknya Bella.


Dan Bella merasakan miliknya Tara terasa sangat sesak sekali didalam miliknya.


"Aaaaahhhh, uuuuuhhhh, aaaaaahhhh", suara d***han Bella dan Tara saling bersahut-sahutan satu sama lainnya didalam kamar mereka.


Tara lalu mengangkat tubuhnya yang tadinya menindih badannya Bella, dan Tara lalu memposisikan kedua kakinya Bella untuk berada diatas pundaknya dengan keadaan palu thornya masih menancap sempurna didalam miliknya Bella.


Tara lalu menggerakkan miliknya lagi dengan gerakan yang sangat kuat dan sangat cepat sekali ketika sudah dirasa pas posisinya.


Hingga Bella dibuat tidak karuan sekali rasanya dengan posisi yang seperti itu.


"Aaaaaahhh, aaaaaaahhhh sayang enak sekali, aaaaaahh, aaaahhhh", suara d***hannya Bella kepada Tara yang mana terdengar sangat merdu sekali ditelinganya Tara.


Dan setelah sekian cukup lama akhirnya keluarlah juga cairan yang dari beberapa minggu ini sudah tidak dikeluarkan oleh Tara.


Menyemburlah dengan sangat kuat dan jumlahnya juga sangat banyak sekali ketika Tara memuntahkan lahar dinginnya kedalam rahimnya Bella.

__ADS_1


Dia langsung saja ambruk dan lemas menindih badannya Bella dengan nafas yang tidak beraturan, begitu juga dengan Bella yang merasakan hal yang seperti Tara.


Ketika mereka berdua sudah bisa menuntaskan hasr4t mereka yang terpendam selama beberapa minggu ini, Tara dan juga Bella langsung saja tertawa bersama-sama karena sudah merasakan perasaan yang sangat lega sekali.


Tara lalu memberikan satu kecupan dibibirnya Bella sebelum dia bangun dari atas badannya Bella.


Ketika Tara sudah pindah kesampingnya Bella dia lalu membawa Bella kedalam pelukannya dengan posisi yang masih tidak memakai pakaian mereka sama sekali.


"Ayo kita tidur dulu sayang, rasanya capek sekali padahal baru satu ronde, apa mungkin kurang berolahraga aku", kata Tara kepada Bella sambil menatap lekat wajahnya Bella yang sedang berada didalam pelukannya itu.


"Yang anda maksud itu olahraga ngegym atau olahraga yang baru saja kita lakukan, hmmm??", kata Bella kepada Tara sambil menjawil hidungnya Tara dengan gemas.


Perkataannya Bella langsung membuat Tara tertawa kecil ketika mendengarnya.


"Dua-duanya sayang, lihat ini perut aku saja sudah banyak lemaknya begini", kata Tara kepada Bella sambil mencubit perutnya sendiri.


"Tidak apa-apa kalau ada lemaknya yang penting sehat, kalaupun kamu gendut aku akan tetap mencintai kamu ko My Griy", jawab Bella kepada Tara membuat Tara langsung saja semakin mengeratkan pelukannya kepada Bella.


"Lihat ini saja perutku juga gendut ko sama seperti kamu", kata Bella lagi kepada Tara sambil memperlihatkan perutnya yang masih ada sisa lemak karena hamil kemarin.


"Kalau ini kan efek hamil kamarin sayang, dan jika kamu tidak bisa seperti dulu lagi aku juga masih akan mencintai kamu ko Bella, karena kamu seperti itu juga untuk melahirkan keturunanku", jawab Tara kepada Bella sambil tersenyum manis sekali.


Bella yang senang akan ucapan manis dari Tara dia lalu membalas senyumannya Tara dan langsung menenggelamkan wajahnya kedada bidangnya Tara.


Mereka berdua sangat bersyukur sekali masih bisa diberikan kesempatan lagi oleh Tuhan untuk meneruskan hidup mereka.


Dan Tara ketika sudah merasakan kesempatan kedua seperti itu, dia tidak mau menyia-nyiakan hidupnya, dan dia ingin lebih baik lagi menjadi seorang manusia serta suami.


Serta lebih lagi memberikan kebahagiaan kepada anak dan juga istrinya yaitu Bella tentunya.


Tara dan juga Bella setelah berbincang dari hati kehati, mereka lalu mencoba memejamkan matanya untuk tidur.


Namun malam itu mereka tertidur dalam keadaan tenang, damai, dan tentunya plong karena hasr4t mereka yang selama beberapa minggu ini sudah tersalurkan juga.

__ADS_1


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


***TBC***


__ADS_2