
Ketika Alex sedang serius mengerjakan pekerjaannya, sedangkan Ana dia sedang sibuk mengawasi baby L yang sedang bermain diarea bermainnya yang ada didalam ruang kantornya Alex.
Tiba-tiba ponselnya Alex yang dia letakkan diatas meja kerjanya berdering cukup keras dan juga bergetar.
Ana yang mendengarnya juga dia lalu mengalihkan pandangannya kearahnya Alex begitu juga dengan Alex yang langsung mengalihkan pandangannya kearahnya Ana ketika sudah melihat siapa yang menelfonnya.
Ana tidak curiga sama sekali dengan Alex ketika dia mendengar ponselnya Alex berdering cukup keras itu.
Dan Ana langsung saja mengalihkan pandangannya kearahnya baby L lagi.
Alex sebelum mengangkat sambungan telefonnya dia lalu merubah mimik mukanya menjadi biasa saja supaya Ana tidak curiga dia sedang menerima telefon penting dari seseorang.
"Halo", kata Alex ketika dia menerima telefon itu dengan suara bosynya seperti biasanya.
".......... .....", kata si penelfon itu kepada Alex.
"Baik, siapkan dengan semaksimal mungkin, karena saya ingin memberikan yang terbaik", jawab Alex kepada yang menelfonnya sambil melihat kearahnya Ana terus.
".......... .....", kata si penelfon lagi kepada Alex.
"Ok", jawab Alex dengan singkat sekali dan dia langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu dengan seseorang.
Setelahnya Alex lalu menaruh lagi ponselnya ketempatnya semula.
Ana yang melihat Alex sudah selesai menelfon dia lalu bertanya tentang siapa yang tadi menelfon Alex.
"Siapa Kak tadi??", tanya Ana kepada Alex.
"Oh tadi rekan bisnisnya Kakak bertanya tentang proyek kita", jawab Alex berbohong kepada Ana.
Padahal sebenarnya tadi yang menelfon Alex adalah anak buahnya yang dia suruh untuk menyiapkan sebuah kejutan untuk Ana nanti.
Ana yang mendengar perkataannya Alex dia hanya berOh ria saja.
Dan Ana langsung lagi melanjutkan bermainnya bersama baby L.
Ketika jam sudah menunjukkan pukul dia belas siang, Ana yang sudah merasakan lapar diperutnya, dia lalu mengajak Alex untuk membeli makanan, namun Alex menolaknya karena pekerjaanya tinggal sedikit lagi.
"Iya sebentar dulu ya sayang, tanggung ini pekerjaannya Kakak sedikit lagi akan selesai", kata Alex kepada Ana tanpa mengalihkan pandangannya dari berkas yang sedang dikerjakannya.
__ADS_1
"Tapi perut Ana sudah sangat lapar sekali Papah", kata Ana lagi kepada Alex dengan sambil menggendong baby L dan berdiri didepan meja kerjanya Alex.
"Iya sebentar lagi sayang ya", kata Alex kepada Ana sambil melihat kearahnya Ana.
Ana tanpa memperdulikan perkataannya Alex dia langsung saja berlalu dari depan meja kerjanya Alex.
Sedangkan Alex dia lalu mengalihkan lagi pandangannya kearah berkas yang sedang dibacanya itu.
Dan Alex tidak menyadari jika Ana dan baby L sudah pergi keluar dari ruangannya, namun Alex tahunya jika Ana kembali lagi ketempat bermainnya baby L.
Alex baru sadar ketika setengah jam kemudian dia merasa sepi dan sunyi didalam ruangannya dan tidak mendengar suara ocehannya baby L serta suaranya Ana.
Alex yang sudah mengalihkan pandangannya kearah depannya, alangkah terkejutnya ketika dia tidak melihat anak dan juga istrinya itu.
Tanpa fikir panjang, Alex langsung saja berdiri dari duduknya untuk mencari Ana.
Alex juga tidak menemukan Ana serta baby L didalam kamar rahasianya itu, tambah khawatir dan pusinglah dia ketika Alex tidak bisa menemukan Ana didalam kamar rahasianya itu.
Alex langsung saja berlari keluar dari dalam ruangannya dan bertanya kepada salah satu bodyguard yang berjaga didepan ruang kantornya.
Alex semakin terkejut saja ketika semua anak buahnya menjawab jika Ana dan baby L sedang pergi jalan-jalan ditemani oleh dua orang bodyguard saja.
"Maafkan kami Tuan, tadi kami semua ingin menemani Nyonya Ana dan Tuan muda baby L, tapi Nyonya Ana malah mengancam ingin menangis dengan sangat keras sekali Tuan", jawab salah satu bodyguardnya Alex kepada Alex.
"Dasar bodoh dan tidak becus kalian semua!!!", kata Alex sambil memukuli semua anak buahnya.
"Sekarang kalian semua pergi berpencar dan cari anak dan juga istriku sekarang!!!",, teriak Alex dengan sangat murka sekali kepada anak buahnya.
Dan para anak buahnya Alex mereka langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Alex dengan segera untuk mencari Ana dan juga baby L.
Begitu juga dengan Alex, dia juga ikutan mencari Ana dengan sambil menelfoni semua para staff kantornya, karena siapa tahu mereka semua ada yang melihat Ana dan juga baby L.
Sungguh Alex sangat kacau sekali tidak ada Arga dikantornya, karena cuma Arga saja yang bisa dia sangat dihandalkan dan dipercaya.
Alex mencari kesemua penjuru kantornya seperti orang kesetanan, dan sambil berlari-lari juga.
Itu membuat semua para karyawannya Alex menjadi bingung sendiri ada apa dengan Bos mereka yang bertingkah seperti itu, begitulah yang dibatin oleh semua para karyawan.
Alex yang sudah menghubungi petugas CCTV yang ada dikantornya pun, belum mendapatkan kabar, karena saking besar kantornya Alex dan saking banyaknya juga CCTV yang harus dipantau dan dilihat.
__ADS_1
Namun ketika sekitar lima belas menit mencari Ana dan baby L melalui CCTV, akhirnya para petugas CCTV kantornya Alex menemukannya juga dan mereka langsung saja melaporkannya kepada Alex, dimanakah Ana berada.
Alex langsung saja menyusul dan bergegas menuju dimana Ana dan juga baby L berada.
Dengan nafas yang ngos-ngosan dan tersengal-sengal karena terus berlari dan berlari ketika mencari Ana serta baby L.
Akhirnya Alex bisa bernafas lega sambil menetralisirkan nafasnya ketika dia sudah melihat anak dan istri yang sangat disayanginya itu sedang makan dikantin kantornya, seperti yang dikatakan para petugas CCTVnya tadi.
Ana dan baby L yang sedang makan dikantin kantornya Alex untuk pertama kalinya, mereka berdua menjadi sorotan untuk para karyawannya Alex yang sedang berkunjung kekantin.
Sebab mereka bisa memandangi orang kesayangan bos mereka dari jarak dekat dan cukup lama juga.
Para karyawan laki-laki banyak yang mengidolakan Ana, sebab Ana tidak cuma cantik saja, tapi baik hati dan juga ramah kepada semua orang.
Dan daritadi juga baby L menjadi pusat perhatian oleh semua orang yang ada didalam kantin tersebut, karena memang wajah dari baby L selalu bisa mengalihkan pandangan semua orang.
Ana yang melihat Alex sedang berjalan kearah mereka berdua, dia langsung saja tersenyum dengan manis dan juga senang sekali.
Para karyawannya Alex, pada bertanya-tanya semalam mereka sedang mimpi apa sampai bisa melihat keluarga harmonis yang sangat terkenal duduk bersama mereka semua didalam kantin yang setiap hari mereka singgahi itu.
"Ana membuat Kakak khawatir sekali, rasanya Kakak seperti ingin membunuh semua bodyguard saja ketika tahu Ana pergi cuma dikawal dua bodyguard seperti ini", kata Alex dengan nafas yang belum beraturan kepada Ana.
"Salah siapa tadi Ana minta makan tidak mau", jawab Ana kepada Alex dengan wajah cemberut lucunya itu, dengan sambil menyuapi baby L dengan buahan-buahan yang tadi dipesannya.
"Bukannya tidak mau sayang, tapi nanti, ah ya sudahlah, sekarang sudah tanggung kita disini, sekalian saja kita makan siang disini saja ya", kata Alex kepada Ana.
Ana langsung saja mengangguk dan tersenyum kepada Alex dengan senyuman manisnya.
Dan mereka akhirnya makan siang didalam kantin kantornya Alex, dengan menjadi tontonan gratis oleh para karyawannya Alex yang sangat senang bisa melihat Ana serta Alex yang memang benar-benar sangat serasi sekali itu.
...π π π π π π π π π π π π π ...
Yuk readers mampir dicerita barunya author ππ
...πππππππππππππ...
...***TBC***...
__ADS_1