
Pagi tagi sekitar jam lima lebih sedikit, ada seorang laki-laki tampan yang wajahnya hampir mirip dengan Arga baru saja turun dari pesawat komersil yang dia naiki.
Dia memakai pakaian yang laki-laki kenakan pada umumnya, dan jangan lupakan kaca mata hitamnya untuk menutupi matanya yang tegas dihidungnya yang mancung itu.
Kulitnya pun dia sedikit kecoklatan namun masih bersih terawat, karena pekerjaannya yang memaksanya untuk sewaktu-waktu berada dibawah terik sinar matahari.
Laki-laki itu yang sudah berada didalam taksipun, dia langsung saja menyebutkan sebuah alamat rumah mewah kepada sang sopir taksi.
Dan setelah menempuh perjalanan yang cukup lama didalam taksi, akhirnya taksi yang dinaiki laki-laki tampan tersebut sampai juga dirumah mewah yang ditujunya.
Laki-laki itu langsung saja masuk ketika pintu gerbangnya sudah dibukakan oleh sang penjaga rumah.
Serta ketika dia sudah sampai didepan pintu utama rumah tersebut, laki-laki itu langsung saja masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
Sang pemilik rumah yang pada waktu itu sedang baru saja keluar dari dalam kamar dan akan mengeteh sebentar sebelum sarapan, dia dibuat sangat terkejut sekali melihat laki-laki itu sudah berada didalam rumahnya.
"My son", kata sipemilik rumah kepada laki-laki yang baru saja masuk kerumahnya.
Dan sang pemilik rumah langsung saja memeluk dengan hangat kepada laki-laki yang ternyata putra dari pemilik rumah.
"Ayah How are you??", tanya laki-laki itu kepada Ayahnya sambil melepaskan pelukan dari sang Ayah.
"Baik, kamu semakin tampan saja Nak, sekitar satu tahun tidak bisa bertemu",, kata Ayahnya kepada anaknya sambil tersenyum bangga.
"Mamah mana Ayah, dan Arga bagaimana kabarnya, apakah dia sering datang mengunjungi kalian ketika aku tinggal??",, tanya laki-laki tersebut kepada Ayahnya.
Dan laki-laki tersebut ternyata adalah Kakak kandungnya Arga yang baru saja pulang dari dinas negaranya. Serta yang dipanggil Ayah daritadi adalah Ayah Geoff.
Kakak kandungnya Arga sendiri dia bernama Daneil yang sudah berpangkat cukup mentereng didunia pertentaraan.
Jika diIndonesia Daneil dia sudah berpangkat sebagai Perwira Tinggi, lebih tepatnya menjabat sebagai Letnan Jenderal, satu tingkat diatas Mayor Jenderal.
Dan Daneil sendiri dia sudah berbintang tiga ditingkat Perwira Tinggi. Serta jangan lupakan Daneil sendiri dia adalah Tentara Angkatan Darat.
__ADS_1
"Sini ayo duduk dulu, akan Ayah ceritakan", kata Ayah Geoff kepada Kak Daneil.
Kak Daneil pun menurut dengan apa kata Ayahnya, dia lalu duduk bersebelahan bersama sang Ayah dishofa yang ada diruang Keluarga rumah mereka.
Ketika sudah duduk, Ayah Geoff langsung saja menceritakan semua kejadian yang sedang terjadi dengan keluarga mereka akhir-akhir ini, terutama dengan Mamah Iris dan juga Arga yang sedang tidak baik-baik saja hubungannya.
Semuanya Ayah Geoff ceitakan semuanya kepada Daneil, sebab fikir Ayah Geoff, Daneil berhak tahu semuanya.
Sifatnya Daneil yang dewasa dan tegas, dia bisa menyikapi dengan bijak semua cerita dari sang Ayah.
Daneil sendiri dia sangat menyayangkan sikap dari sang Mamah yang masih seperti itu dan belum berubah sama sekali.
Dan Daneil sendiri juga tidak bisa marah serta menyalahkan dengan sikap dari sang adik yaitu Arga jika dia bisa sampai marah kepada Mamah mereka seperti itu.
"Jadi Mamah disana sendirian Yah??", tanya Daneil kepada Ayah Geoff.
"Iya, tapi Ayah selalu setiap hari memantau kondisi dari Mamah kamu dengan diam-diam", jawab Ayah Geoff dengan nada yang kelihatan bersedih.
"Janji sama Ayah, kamu jangan menemui Mamah kamu dulu ya, sebelum keadaan antara Arga dan Mamah belum membaik, bisa berantakan nanti rencananya Arga", sambung perkataannya Ayah Geoff kepada Kak Daneil.
"Iya Ayah, Daneil mengerti ko, nanti biar Daneil saja yang berbicara kepada Arga, Ayah tenang saja", jawab Kak Daneil kepada Ayah Geoff sambil tersenyum manis sekali.
"Nanti kebetulan Arga juga akan mampir kesini bersama Veronica calon istrinya setelah melakukan fitting baju dan foto prewedding, nanti temui saja dia", kata Ayah Geoff kepada Daneil sambil tersenyum juga.
"Iya Ayah, lagi pula Daneil juga ingin mengetahui siapa yang akan menjadi adik ipar Daneil nanti, soalnya tahu sendiri kan sifat dari Arga bagaimana", jawab Daneil sambil tertawa kecil bersama Ayah Geoff.
Membuat Ayah Geoff juga langsung ikutan tertawa mendengarnya.
"Oh ya kita sarapan dulu yuk, kamu pasti belum sarapan kan??", ajak Ayah Geoff kepada Daneil.
Karena waktu juga sudah menunjukkan pukul setengah tujuh lebih, alias jam tujuh kurang.
Dan setelah sarapan bersama tadi, Daneil dia lalu beristirahat didalam kamarnya untuk menghilangkan rasa capeknya setelah berada didalam pesawat untuk beberapa jam lamanya tadi.
__ADS_1
Sedangkan Arga dan Vero sendiri, setelah selesai dari cek kandungan dirumah sakit, seharian tadi mereka langsung saja melakukan fitting baju, foto prewedding juga, dan akhirnya mereka berdua sekitar jam lima sore baru sampai dirumah mewahnya Ayah Geoff.
Arga sudah tahu jika Ayahnya beberapa hari ini tinggal dirumah mewahnya lagi, karena Ayah Geofflah yang bercerta sendiri jika dia sedang marah juga dengan Mamah Iris setelah kejadian kemarin.
Arga dan Vero lalu masuk kedalam rumah ketika mereka sudah pada turun dari dalam mobil.
Vero sangat takjub melihat rumah kedua orang tuanya Arga sangatlah kaya sekali.
Arga lalu mengajak Veronica untuk menuju keruang keluarga, karena biasanya Ayahnya jika sudah pulang bekerja langsung saja duduk dishofa yang ada diruang keluarga.
Dan benar saja dari jauh Arga sudah melihat dua badan orang yang sedang asik menonton televisi.
Ketika kedua orang yang sedang menonton televisi mendengar ada langkah kaki berjalan kearah mereka.
Mereka berdua langsung saja menolehkan kepala mereka kebelakang, dan langsung melihat Arga serta Vero yang ternyata baru saja datang.
Arga yang melihat Kakaknya sudah pulang dia langsung saja memeluk sang Kakak dengan sangat erat sekali.
Begitu pula dengan Daneil, dia juga membalas pelukan dari Arga dengan sangat rindu sekali.
Ayah Geoff sengaja tidak memberitahukan kepada Arga jika Kakaknya sudah pulang kerumah hari itu, jadi ketika Arga tadi melihat sang Kakak, dia sangat terkejut sekali.
Ayah Geoff yang melihat Vero berdiri diam saja, dia lalu menyuruh Veronica untuk ikut duduk bergabung disitu.
Veronica belum teralu jelas melihat wajah dari calon Kakak iparnya itu.
Namun ketika Arga sudah selesai sesi temu kangennya dengan sang Kakak dan juga sudah duduk dishofa yang ada disampingnya.
Barulah Veronica sangat jelas sekali melihat wajah dari calon Kakak Iparnya itu.
Begitu pula dengan Daneil yang sangat terkejut sekali, ketika sudah melihat wajah dari calon adik iparnya.
Vero dan Daneil mereka saling pandang dengan tatapan yang hanya mereka berdua yang tahu.
__ADS_1
...πππππππππππππ...
...***TBC***...