
Ternyata keadaannya Ana semakin kesini semakin membaik, tubuhnya memberi sinyal jika dirinya akan segera pulih, Alex dari awal dia bekum pulang kemansionnya dan Alex senantiasa menunggui Ana pun menjadi sedikit lega mendengar penjelasan dari Dokter.
Operasi akan dilakukan jika Ana sudah benar-benar semakin baik. Dan harus mendapat persetujuan dari keluarga William, karena mereka yang berhak menentukan atas keadaannya Ana.
Kemarin setelah berunding diruangannya Simon, akhirnya mereka semua menemukan jalan keluar dari masalah mereka.
Siap tidak siap mereka harus memberitahukan kepada keluarga William yang sebenarnya tentang keadaannya Ana.
Dan disinilah sekarang mereka bertiga. Tuan Gavi, Nyonya Gia dan Alex mereka sudah berada didepan pintu gerbang rumahnya Keluarga William.
Alex mengendarai mobil sendiri, dan Tuan Gavi satu mobil dengan istrinya yaitu Nyonya Gia. Ketika mereka semua sudah turun dari mobil dan sudah dipersilahkan masuk oleh pembantu rumahnya Tuan Fredo. Mereka bertiga disuruh menunggu diruang tamunya Keluarga William.
Tuan Gavi, Nyonya Gia dan Alex siap untuk menerima kemarahan dari dari Keluarga William, jika mereka terkejut dan tidak terima mendengar kabar yang akan mereka bawa.
Tuan Gavi, Nyonya Gia dan Alex mereka sengaja datang pagi-pagi sekali sekitar jam tujuh pagi, karena mereka fikir pasti Tuan Fredo dan Tara belum berangkat kekantor.
Dan alangkah baiknya masalah seperti itu dibicarakan dirumah, daripada dikantor.
Tuan Fredo yang mendengar laporan dari pembantu rumahnya jika ada yang ingin bertemu dengannya dan dengan Tara, dia dibuat sangat penasaran, karena siapa tamu pagi-pagi sekali datang kerumahnya mencarinya dan mencari Tara, bagitulah fikir Tuan Fredo.
Begitupun Tara yang juga ada disitu dia juga sama penasarannya seperti Daddynya. Karena mereka bertiga yaitu Tuan Fredo, Tara dan Mommy Dania sedang sarapan pagi bersama.
Kemarin setelah infus yang diberikan Dokter Haris habis, Mommy Dania dia sedikit baikkan dan setelah makan serta meminum obat yang diresepkan untuk Mommy Dania, sekarang Mommy Dania dia sudah mendingan dan sedikit bugar. Jadi dia bisa sarapan bersama dengan suami dan anaknya.
Akhirnya dengan sedikit terburu-buru Tara serta Tuan Fredo mereka menyelesaikan sarapannya dan segera berlalu keluar menuju ruang tamu untuk melihat siapa tamu mereka pagi-pagi sekali sudah datang kerumahnya.
Alangkah terkejutnya ketika Tuan Fredo dan Tara ketika melihat Tuan Gavi serta Alexander pengusaha terkaya nomer satu didunia berada dirumahnya, diruang tamunya pagi-pagi sekali.
"Tuan Gavi,
"Tuan Alex,
Kata Tuan Fredo dan Tara secara bersamaan. Karena Tara juga mengenal Alex dari berbagai pertemuan bisnis yang tidak disengaja, walaupun mereka tidak pernah melakukan kerjasama akan tetapi Tara hanya sekilas mengenal Alex, bagitupun Alex juga sama.
Sedangkan Tuan Gavi dan Alex mereka hanya tersenyum dan mengangguk menanggapi sapaan kaget dari Tuan Fredo dan Tara.
__ADS_1
"Tuan Gavi, ada keperluan apa ya, pagi-pagi sekali anda sudah datang kerumah saya, apakah ada hal serius tentang proyek kerjasama kita kemarin?? ", tanya Tuan Fredo ayahnya Ana langsung to the point ketika dia sudah duduk dishofa yang ada disitu.
"Bisakah kita semua berbicara ditempat yang lebih tertutup Tuan Fredo, ajak juga istrimu sekalian", jawab Tuan Gavi kepada Tuan Fredo.
Tuan Fredo serta Tara yang mendengar jawaban dari Tuan Gavi mereka menjadi semakin sangat penasaran, ada apakah sebenarnya. Bahkan perasaan mereka tiba-tiba menjadi sangat tidak enak.
Akhirnya Tuan Fredo mengajak semuanya masuk keruang kerjanya, termasuk juga dia memanggil istrinya yaitu Mommy Dania ikut bergabung bersama mereka.
"Sepertinya wajah Nyonya tidak asing bagi saya ya?? ", kata Mommy Dania kepada Nyonya Gia ketika dia sudah duduk dishofa ikut bergabung dengan Alex, Tuan Fredo, Tuan Gavi dan Tara serta Nyonya Gia.
Nyonya Gia yang mendengar perkataan dari Mommy Dania dia tersenyum ramah kepada Mommy Dania.
"Aku Gia Nia, masa kamu lupa, ya wajar saja sih, dulu muka kita mulus, sekarang sudah banyak kerutan", kata Nyonya Gia kepada Mommy Dania dengan sedikit tertawa kecil.
"Gia, apa kamu GIA KARYL CRHISTIAN teman SMA ku dulu?? ", tanya Mommy Dania kepada Nyonya Gia dengan nada terkejut.
Sedangkan Tuan Fredo dan Tara mereka terkejut mendengar perkataan Mommynya.
"Benar Nia, aku temanmu dulu, yang sering jalan bareng bersamamu jika pulang sekolah, walaupun dulu kamu sering bawa sepeda, tapi kamu lebih memilih menuntun sepedamu dan jalan bersamaku", kata Nyonya Gia sambil tersenyum ramah.
"Gia, kamu beneran Gia Christian", kata Mommy Dania sambil memeluk Nyonya Gia dan dibalas juga pelukannya oleh Nyonya Gia.
"Wilbur Damara??, bukannya itu Keluarga pengusaha nomer satu itu kan?? ", kata Mommy Dania kepada Nyonya Gia. Membuat Alex dan Tuan Gavi serta Nyonya Gia pun tersenyum dengan perkataannya Mommy Dania.
Nyonya Gia hanya mengangguk memberikan tanggapan kepada Mommy Dania. Membuat Mommy Dania dia sedikit terkejut mengetahui temannya menikah dengan orang nomer satu didunia.
Sedangkan Tuan Fredo dan Tara mereka hanya diam mendengarkan setiap kata yang keluar dari mulut Mommy mereka.
"Ngomong-ngomong mereka ini pasti suami dan anak kamu kan?? ", kata Mommy Dania kepada Nyonya Gia dan dijawab anggukan oleh Nyonya Gia.
"Kesini ada apa ya, tidak mungkin kan jika kebetulan?? ", kata Mommy Dania lagi kepada Nyonya Gia.
Nyonya Gia yang awalnya dia tersenyum ramah menjadi diam karena bingung mau menyampaikannya mulai darimana.
Nyonya Gia lalu melirik kearah suami dan anaknya seperti memberi kode. Dan suaminya Tuan Gavi mengerti akan lirikan istrinya itu.
__ADS_1
"Begini Nyonya dan Tuan William, sebenarnya kami kesini............ ", Tuan Gavi sengaja menjeda perkataannya karena dia sendiri juga bingung.
"Ini tentang Ana Tuan Fredo dan Tara?? ", kata Alex menyambung perkataannya Papinya.
Sedangkan Tuan Fredo dan Tara serta Mommy Dania yang mendengar nama Princess mereka disebut-sebut yang awalnya muka mereka pada biasa, menjadi seperti tegang dan sedikit marah.
"Ada apa dengan Princess kami", kata tegas dari Tuan Fredo kepada Alex.
"Sebenarnya Ana dari kemarin dia tinggal bersamaku Tuan dan Nyonya William", kata Alex kepada Tuan Fredo, Tara dan Mommy Dania.
Tara, Mommy Dania dan Tuan Fredo yang mendengar perkataannya Alex diwajah mereka langsung terlihat sedikit marah.
Tara dia langsung berdiri dan ingin memukul wajahnya Alex, bahkan dia sudah menarik kerahnya Alex.
"Sudah Nak, hentikan kita harus dengar dulu penjelasannya dari Nak......... Kata Mommy Dania terputus karena dia tidak tahu nama Alex.
"Alexander Nyonya", kata Alex yang mengetahui jika Mommy Dania ingin menyebut namanya.
"Iya kita tunggu penejalasan dari Nak Xander ini dulu Tara", kata Mommy Dania sambil berdiri dan menarik tangannya Tara untuk duduk kembali dan Mommy Dania juga memanggil Alex dengan panggilan Xander membuat Tuan Gavi, Nyonya Gia dan Alex mereka sedikit terkejut, karena mereka kira, Mommy Dania ingin memanggil Alex ternyata memanggil dengan panggilan seperti mereka yaitu Xander.
"Tolong jelaskan dan jangan ditutup-tutupi ya Nak", kata Mommy Dania lembut penuh keibuan.
"Iya jangan berbohong, awas saja jika sampai saya tahu kamu berbohong", kata Tara menambahi perkataannya Mommynya.
Sedangkan Tuan Fredo dia diam saja karena ingin melihat dan mendengarkan dulu setiap kata yang keluar dari Keluarga Damara ini, karena dia tidak ingin salah langkah, apalagi Perusahannya dan Perusahaan Keluarga Damara sedang menjalani kerjasama bareng dengan nilai yang tidak sedikit.
Jika sampai mereka selisih faham akan berdampak juga dengan Perusahaannya dan dia bisa merugi hingga Miliaran rupiah. Jadi Tuan Fredo daritadi memang sengaja diam dulu.
"Ana saat ini dia sedang dirumah sakit.............. Kata Alex terjeda dan langsung mendapatkan bogem mentah dari Tara.
...❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤...
Mampir yuk diAva dan Derral 😁😁😁😁
__ADS_1
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
***TBC***