GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 145


__ADS_3

Minggu berganti dengan minggu yang lainnya, dan tidak terasa juga hari esok adalah hari dimana pesta pernikahannya Simon dan juga Leyna yang akan diadakan disebuah gereja terbesar dikota mereka.


Simon menepati janjinya kepada Ayahnya Leyna untuk segera melaksanakan pesta pernikahannya dengan Leyna secepatnya.


Dengan dibantu Papah Ken dan juga Ayahnya Leyna, pesta pernikahannya Simon dan juga Leyna sudah selesai sekitar sembilan puluh sembilan persen, hanya tinggal menunggu hari H nya saja.


Walau esok Simon dan juga Leyna akan melangsungkan pernikahan mereka, akan tetapi Simon dan juga Leyna mereka berdua sudah tinggal satu atap dari satu minggu yang lalu, dan kedua orang tua mereka masing-masing tidak mempermasalahkannya.


Saat ini dan waktu yang sudah menunjukkan pukul delapan malam, Simon dan juga Leyna mereka berdua sedang berada didalam apartemen miliknya Leyna, karena gereja yang akan menjadi saksi acara sakral mereka cukup dekat dengan apartemennya Leyna.


"Simon apakah kamu bahagia denganku??", tanya Leyna kepada Simon sambil memeluk Simon dari samping.


Saat ini mereka sedang berada diatas ranjang dengan posisi Leyna tiduran beralaskan bantal tangannya Simon.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu Leyna??, apa kamu masih tidak percaya kepadaku??', kata Simon kepada Leyna sambil melihat kearah wajahnya Leyna yang sedang dipeluknya itu.


"Aku percaya Simon, hanya saja aku ingin mendengarnya malam ini dari mulut kamu", jawab Leyna kepada Simon sambil tersenyum.


"Aku bahagia, dan aku sangat mencintaimu Leyna, untuk sekarang dan seterusnya", jawab Simon kepada Leyna sambil tersenyum bahagia sekali.


Perkataannya Simon membuat Leyna langsung tersenyum senang dan langsung semakin mengeratkan pelukannya lagi ditubuhnya Simon.


"Ayo kita segera tidur Leyna, supaya besok badan kita bisa lebih segar dan fresh dalam melangsungkan acara yang sudah kita tunggu-tungu dan juga sudah kita siapkan dengan baik", kata Simon kepada Leyna, sambil membalas pelukannya Leyna.


"Iya Simon", jawab Leyna kepada Simon.


Dan mereka berdua langsung saja berusaha memejamkan matanya untuk menyambut hari esok yang sudah sangat dinanti-nantikan oleh mereka berdua dengan posisi saling berpelukan didalam satu selimut yang sama.


Pagi pun menjelang, matahari juga sudah berada disinggasananya diatas nirwana nan jauh disana.

__ADS_1


Simon dan juga Leyna yang sudah bangun daritadi pagi sekitar pukul tujuh pagi, mereka berdua langsung saja bersiap-siap untuk berangkat ketempat mereka untuk berhias dan berdandan sebelum melangsungkan acara pernikahan mereka yang akan diadakan sekitar pukul sebelas siang nanti.


Para keluarga mereka masing-masing juga sama sibuknya seperti Simon dan juga Leyna.


Kedua orang tuanya Simon maupun orang tuanya Leyna mereka sangat sibuk sekali hari itu, mereka mengerahkan semua orang-orangnya untuk mengatur jalannya acara supaya lancar sampai selesai.


Keluarga Damara yang termasuk kedalam keluarganya Simon, Tuan Gavi dan juga Alex mereka juga membantu Simon untuk mengamankan tempat dan menjaga tempat yang ada disekitar gereja.


Alex sendiri dia datang bersama Ana dengan baby L tentunya yang tidak pernah lepas dari gendongannya Ana dengan pengawalan yang sangat ketat sekali dari para bodyguardnya Alex, Tuan Gavi maupun Tuan Fredo.


Karena Baby L adalah pertama kalinya keluar dari mansion, akan tetapi wajah dari Baby L belum dipublikasikan karena mereka semua belum ingin wajah dari Baby L menjadi konsumsi publik dan takut jika wajahnya Baby L akan disalah gunakan oleh para musuh atau yang tidak suka dengan Keluarga Damara.


Simon dan juga Leyna mereka berhias dan berdandan serta bersiap-siap didalam ruangan yang berbeda yang ada didalam gereja.


Jam besar yang ada didinding gereja tidak terasa cepat juga bergeraknya kearah pukul sepuluh pagi, dan para tamu undangan yang dari jauh sudah pada mulai berdatangan.


Hanya para kerabat dekat, dan kolega-kolega tertentu saja yang mereka undang, dan dari staff rumah sakit, Dokter, Bidan yang Simon kenal mereka semua juga diundang oleh Smon untuk menghadiri acara pernikahannya dengan Leyna.


Bella sungguh dihati kecilnya dia sangat senang sekali melihat Simon akhirnya bisa move on dari dirinya ketika Bella mendengar sendiri jika Leyna adalah calon istrinya.


Bella juga tidak bisa membohongi perasaannya jika didalam hatinya dia tidak mencintai Simon dan hanya menganggap Simon hanya sebagai Kakaknya saja, karena sifatnya Simon yang sangat dewasa sekali menurutnya Bella.


Walau sedang hamil besar, Bella juga tidak terlihat jelek akan penampilannya datang kepesta pernikahannya Simon dan juga Leyna.


Alex pun dia juga tambah tampan dengan adanya Baby L dikehidupannya, karena aura kebahagiannya Alex selalu terpancar diwajahnya semenjak kelahirannya Baby L membuat wajahnya Alex sedkit lebih muda dari biasanya.


Dan Ana yang berjalan sambil menggendong Baby L, dia terlihat semakin cute dan lucu karena wajahnya Ana yang masih sedikit tembam dan terlihat sangat baby face sekali.


Ana dan juga Alex yang sedang berjalan menuju ketempat yang sudah Keluarga Simon dan juga Leyna sediakan mereka berdua menjadi sorotan para tamu undangan, karena mereka semua ingin melihat wajah dari penerus Keluarga Damara selanjutnya, akan tetapi tidak bisa karena Ana dan juga Alex begitu ketat penjagaannya.

__ADS_1


Simon yang sudah keluar dari persembunyiannya dan sedang berjalan menuju kealtar, langsung saja mengalihkan pandangan dari semua tamu undangan yang sudah pada memenuhi kursi yang ada didalam gereja.


Sambil mengumbar senyum bahagianya, Simon terus berjalan menuju karah altar untuk menunggu Leyna datang berjalan kearahnya dengan didampingi oleh Ayahnya yaitu Tuan Darius nanti.


Dan ketika Simon sudah menunggu didepan altar, sekitar beberapa menit kemudian sang pendeta langsung saja memanggil calon mempelai wanitanya untuk masuk kedalam gereja.


Pandangan semua orang langsung saja tertuju kearah pintu masuk gereja.


Leyna langsung saja masuk dengan menggandeng mesra tangan dari Ayahnya dan berjalan menuju kearah altar yang sudah ada Simon didepan sana yang menunggunya dengan bibir yang terus menyunggingkan senyumnya.


Simon yang memakai tuxedo putih dengan list dikerah jasnya berwaran hitam, serta dari kupu-kupu dan juga jangan lupa sapu tangan disaku jasnya sangat serasi sekali dengan gaun yang sedang dipakai oleh Leyna.


Hingga didepan altar, Tuan Darius lalu menyerahnya tanganya Leyna untuk digenggam oleh Simon.


Pak pendeta lalu mengucapkan ikrar janji suci pernikahannya Simon dan juga Leyna yang langsung diikuti oleh mereka berdua.


Dan pada akhirnya Pak Pendeta meresmikan Simon dan juga Leyna sebagai suami istri yang sah secara agama dan juga negara.


Sorak bahagia terdengar disemua para tamu undangan yang hadir. Simon dan juga Leyna mereka sangat bahagia sekali dengan status baru mereka yang sudah resmi sebagai sepasang suami istri.


Bahkan Bella dia sangat terharu sekali akhirnya Simon sudah resmi menikah dengan Leyna wanita yang dicintainya itu.


...❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤...


Mana nih yang selingkuh dengan siVicktor 😜😜😂😅



...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2