GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 69


__ADS_3

Jika Tara dan Dokter Bella sedang dalam keadaan yang sama-sama memuaskan dahaga mereka masing-masing, berbeda lagi dengan keadaan dirumahnya Tuan Fredo.


Ketika Tuan Fredo dan Mommy Dania yang ingin sarapan, Tuan Fredo menyuruh pembantunya untuk membangunkan Tara supaya bisa sarapan bersama dengannya dan juga Mommy Dania.


"Maaf Tuan Besar, Tuan Tara sudah pergi dari pagi-pagi buta tadi", lapor pembantunya kepada Tuan Fredo.


"Apakah kamu tahu dia sedang pergi kemana?? ", tanya Tuan Fredo kepada pembantunya itu.


"Katanya ada urusan dan keperluan mendadak Tuan", jawab pembantunya kepada Tuan Fredo dengan sopan.


"Baiklah terimakasih, kamu boleh pergi", kata Tuan Fredo kepada pembantunya lagi.


"Permisi Tuan", pamit pembantunya kepada Tuan Fredo dan Mommy Dania yang juga ada disitu dan dia daritadi hanya mendengarkan saja.


"Dasar anak itu, paling juga dia sedang kerumah atau keapartemennya si Dokter Bella", kata Tuan Fredo sambil menerima piring yang sudah diisikan lauk pauk oleh Mommy Dania.


"Papi dulu juga begitu sama seperti Tara, jika sudah suka sama perempuan pasti dikejar sampai dapat", sindir Mommy Dania kepada suaminya yaitu Tuan Fredo.


Tuan Fredo dia tertawa kecil mendengar sindiran dari istrinya. Karena dia teringat jaman dahulu perjuangannya ketika Tuan Fredo menyukai Mommy Dania, Tuan Fredo mengejar Mommy Dania sampai dapat, padahal waktu itu Mommy Dania sangat-sangat membenci Tuan Fredo karena dimasa mudanya Tuan Fredo terkenal sangat playboy sekali.


Ya walaupun Tuan Fredo terkenal playboy akan tetapi dia tidak suka celup sana dan celup sini, hanya saja Tuan Fredo setiap hari sering berganti pasangan, itu saja sudah membuat Mommy Dania tidak suka terlebih dahulu dengan imagenya Tuan Fredo yang sudah sangat terkenal playboy itu.


Tuan Fredo yang sudah berpengalaman dalam menaklukan hati seorang wanita, lama-kelamaan hati Mommy Dania luluh juga ketika selama dua tahun Tuan Fredo berjuang mendapatkan hatinya Mommy Dania.


Dan selama mengejar Mommy Dania Tuan Fredo tidak pernah lagi mendekati wanita manapun lagi. Hingga akhirnya Tuan Fredo bisa mendapatkan hatinya Mommy Dania seutuhnya.


Dan puncak kebahagiaan dari Tuan Fredo adalah ketika Mommy Dania dinyatakan positif hamil anaknya Tuan Fredo yang sekarang bernama Tara.


Tuan Fredo lalu menikahi Mommy Dania hingga sekarang masih langgeng dan awet yang sebentar lagi mereka akan dikaruniai seorang cucu dari anak-anak mereka.


"Tapi Mommy suka kan?? ", goda Tuan Fredo dengan istrinya.


"Suka karena terpaksa", jawab Mommy Dania kepada Tuan Fredo dengan berpura-pura jutek.

__ADS_1


"Terpaksa tapi minta terus setiap malam", goda lagi Tuan Fredo kepada istrinya.


"Itu kan Daddy bukan Mommy", jawab Mommy Dania membuat Tuan Fredo tertawa kali ini cukup keras sekali suaranya.


"Sudah Daddy, ayo dimakan lagi Daddy, ingat umur kenapa sih, malu nanti kalau dilihat dan didengar anak-anak atau yang lainnya", kata Mommy Dania kepada suaminya.


"Iya-iya istriku yang sudah tua akan tetapi masih cantik", goda Tuan Fredo lagi kepada Mommy Dania dan langsung mendapat lirikan maut dari Mommy Dania.


Disela-sela tertawanya Tuan Fredo melanjutkan lagi sarapannya dengan diselingi mencandai dan menggoda istrinya yaitu Mommy Dania.


Walau Mommy Dania memperlihatkan wajah sebalnya kepada Tuan Fredo, akan tetapi Tuan Fredo tahu jika istrinya itu suka digoda olehnya.


........ **********........


Kembali lagi keTara dan juga Dokter Bella. Mereka yang sudah sama-sama kehabisan nafas, Tara lalu melepaskan terlebih dahulu ciuman mereka dan Tara serta Dokter Bella mereka mengambil nafas panjang-panjang karena merasa stok oksigen diparu-paru mereka seakan menipis.


"Apakah boleh aku melakukannya kepadamu Bella?? ", tanya Tara kepada Dokter Bella dengan mata yang sudah berkabut ga***h.


Itu sebabnya Edbert sering melampiaskannya dengan wanita lain dibelakangnya Dokter Bella, dan puncaknya ketika Dokter Bella main keapartemennya Edbert dia mengetahui sendiri kelakuan dari Edbert dibelakangnya selama ini. Setelah itu putuslah hubungan antara Dokter Bella dan Edbert.


Akan tetapi kali ini Dokter Bella merasa nyaman dan percaya sekali dengan Tara, dihatinya Dokter Bella merasakan sesuatu yang berbeda yang belum pernah didapatkannya ketika masih berhubungan dengan Edbert dahulu, yaitu mantan tunangannya.


Tara yang melihat anggukan pelan dari kepalanya Dokter Bella dia dengan semangat sekali, Tara lalu memulai aksinya yang pertama yaitu melepaskan semua apa yang dipakai oleh Dokter Bella. Terlihatlah tubuh mulus sempurnanya Dokter Bella dimatanya Tara ketika semua yang melekat dibadannya Dokter Bella sudah terlepas semua.


Dokter Bella hanya pasrah saja ketika Tara memulai melepaskan semua pakaiannya satu demi satu dengan sangat hati-hati sekali.


Ketika sudah selesai Tara pun juga memulai melepaskan sendiri celana yang dipakainya hingga saat ini mereka sama-sama tidak memakai baju.


Sungguh Dokter Bella dibuat terpesona dengan tubuh atletisnya Tara yang sangat proposional sekali menurutnya sesuai dengan tipe dan kriterianya sekali, berbeda jauh dengan tubuhnya Edbert. Walau Edbert juga berotot akan tetapi tidak sebesar dan semacho Tara.


Tara lalu memulai menelusuri keindahan dipagi hari yang seumur-umur baru dirasakannya itu. Sedangkan Dokter Bella dia sudah dibuat melayang oleh Tara dengan sentuhan-sentuhannya Tara.


Dokter Bella walau dia juga belum pernah melakukan itu, akan tetapi dia juga ingin memberikan kenikmatan yang sama kepada Tara, dan tidak cuma Tara saja yang memimpin kegiatan mereka.

__ADS_1


Tara dibuat melayang juga oleh Dokter Bella, dengan apa yang dilakukan Dokter Bella kepadanya, sungguh Tara sudah sangat-sangat tidak sabar melakukan itu kepada Dokter Bella.


Hingga akhirnya tiba dimana Tara akan memasukkan ularnya kesarang yang sebenarnya.


Dokter Bella meringis menahan sakit dibagian bawahnya, karena Dokter Bella juga pertama kalinya melakukan itu dengan laki-laki. Walau dahulu Dokter Bella sudah berpacaran lama dengan mantannya Edbert, mereka hanya sekedar bergandengan tangan dan berciuman dibibir saja.


"Wao ternyata Bella masih per***n", batin Tara bangga ketika dia kesusahan untuk memasukkan ularnya kesarangnya Dokter Bella.


Akhirnya setelah sekian kalinya mencoba kali ini ular cobranya Tara sudah masuk sempurna kesarang yang paling terdalam milik Dokter Bella.


Tara yang melihat air mata kesakitan keluar dari mata indah wanita yang dicintainya, sebelum melanjutkan aksinya, Tara mengusap lembut air matanya Dokter Bella dan mencium seluruh mukanya Dokter Bella terlebih dahulu dengan keadaan ular cobranya masih stay didalam sarangnya Dokter Bella.


"Apakah berhenti saja sayang", tanya Tara dengan lembutnya kepada Dokter Bella. Dan Dokter Bella dia menggelengkan kepalanya.


"Lanjutkan saja My Griy, aku tidak apa-apa", jawab Dokter Bella tanpa sadar memanggil Tara dengan panggilan My Griy membuat Tara tersenyum manis kepada Dokter Bella.


Dengan sambil mencium bibirnya Dokter Bella, Tara dengan pelan-pelan melanjutkan lagi kegiatannya yang tertunda.


Gerakan yang awalnya pelan, lama-kelamaan menjadi cepat dan penuh dengan penekanan membuat Dokter Bella yang awalnya merasakan kesakitan, lama-lama dia merasakan kenikmatan yang sungguh-sungguh sangat nikmat sekali bagi Tara dan juga Dokter Bella, hingga akhirnya tumpahlah bisa dari ular cobranya Tara disarangnya Dokter Bella.


Tara langsung ambruk diatas tubuhnya Dokter Bella dengan nafas yang tersengal-sengal antara Dokter Bella dan juga Tara.


"I Love You sayang", kata Tara kepada Dokter Bella ketika sudah pindah posisi menjadi disebelahnya Dokter Bella sambil memeluk Dokter Bella dari samping.


Dokter Bella dia tidak menjawab ungkapan cinta dari Tara, Dokter Bella hanya membalas pelukannya Tara kepadanya. Membuat Tara tersenyum lebar dibuatnya, dan semakin erat pula Tara mengencangkan pelukannya kepada Dokter Bella. Dibawah selimut yang sama lagi, mereka melepaskan rasa lelah dan gai***h yang masih melekat ditubuh mereka dengan keadaan yang belum memakai pakaian sama sekali.


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Tutup mata readersπŸ˜‚πŸ˜‚


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2