GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 221


__ADS_3

Setelah beberapa menit berkendara akhirnya mobil yang ditumpangi oleh Alex sampai juga disalon yang terkenal mahal dan terbagus dikota itu.


Dan ketika Alex serta Ana baru masuk kedalam salon, dia langsung saja disambut ramah sipemilik salon yang memang sudah menunggunya daritadi.


Sebetulnya salon itu akan segera tutup karena waktu juga sudah menunjukkan pukul delapan malam, namun demi customer kelas kakap seperti Alex, sang pemilik salon rela membukanya hingga melebihi jam operasionalnya itu.


"Selamat malam Nyonya dan Tuan Damara, selamat datang disalon saya, mari Nyonya, Tuan silahkan masuk", kata sambutan ramah dari sang pemilik salon kepada Alex dan juga Ana.


Disitu sudah tidak ada pelanggan lagi namun masih ada karyawan yang siap untuk membantu menyulap Ana menjadi cantik.


Pemilik salon memang sudah tidak menerima pengunjung lagi, dan dia yang akan merias Ana sendiri dengan bantuan dari para pegawainya.


Alex dan juga Ana yang sudah pada masuk kedalam salon, Ana langsung saja dibawa sang pemilik salon menuju keruang rias yang sudah disiapkannya daritadi.


"Ana mau dibawa kemana Kak??, Ana takut", kata Ana kepada Alex ketika dia sedang dibawa masuk kedalam ruang rias sama si pemilik salon.


"Sudah ikut saja sayang tidak apa-apa ko", kata Alex kepada Ana sambil tersenyum menenangkan Ana.


"Iya Nyonya tidak apa-apa ayo ikut saya, saya akan merubah Nyonya menjadi tambah cantik", kata sang pemilik salon kepada Ana sambil tersneyum ramah.


Dan Ana akhirnya ikut juga masuk kedalam ruang rias bersama sang pemilik salon.


Memang dasarnya Ana sudah cantik jadi tidak membutuhkan waktu yang lama hanya dalam waktu tiga puluh menit saja dengan riasan simple dan sederhana namun tetap memukau serta wah, Ana sudah siap untuk berganti pakaian yang sudah dipesan Alex dan disiapkan oleh si pemilik salon.


Dengan riasan simple bergaun biru membuat Ana terlihat semakin cantik saja.


Walau dia aslinya sedang hamil, namun itu tidak membuat Ana terlihat tua, malahan semakin terlihat sangat mempesona dengan bertambahnya usianya.


Dan Ana ketika sudah siap semuanya, dia langsung saja diajak keluar oleh sang pemilik salon untuk menemui Alex yang masih dengan setia menunggu Ana daritadi diluar ruang riasannya Ana.


Alex sendiri ternyata dia juga sudah berganti baju dengan kemeja dan jas berwarna yang sama dengan Ana dan sangat serasi sekali jika mereka nanti berjalan serta berdiri bersandingan.


Benar-benar pasangan yang sangat serasi dan sangat romantis sekali.


Ketika pintu ruang riasannya Ana dibuka oleh sipemilik salon, Alex yang lagi memainkan ponselnya langsung saja mengalihkan pandangannya kearah pintu yang terbuka itu.


Dan Alex sangat terpukau sekali dengan penampilan Ana yang simple namun tetap cantik.


Alex langsung saja tersenyum dengan wajahnya yang tampan itu kepada Ana, dan dia langsung juga berdiri untuk mendekati Ana.


"Bagaimana Tuan Damara, apakah anda puas dengan riasan saya kali ini??", tanya sang pemilik salon kepada Alex.

__ADS_1


"Saya selalu puas dengan riasan yang anda berikan kepada Ana saya Miss Glow", jawab Alex kepada sang pemilik salon sambil matanya terus menatap Ana dengan terpesona.


Dan Ana sendiri dia menjadi tersipu malu ketika Alex yang melihatnya seperti itu.


"Terimakasih Miss Glow seperti biasanya ya", kata Alex kepada pemilik salon yang dipanggil Miss Glow itu sambil berlalu meninggalkan salon dengan memeluk pinggangnya Ana dengan mesra.


"Siap Tuan Damara, dan terimakasih atas kunjungannya, ditunggu kedatangan selanjutnya lagi Tuan", jawab Miss Glow kepada Alex sambil sedikit menundukkan badannya.


Namun Alex terus berjalan tanpa mengalihkan pandangannya, dan hanya menanggapi Miss Glow dengan acungan jempol tangannya saja.


Alex dan Ana yang sudah sampai didalam mobilnya, Alex langsung saja mendekati Ana.


"Kamu cantik sekali malam ini sayang, dan selalu cantik dimataku", kata Alex kepada Ana sambil mengusap lembut pipinya Ana dengan mesra.


"Dan Kakak juga selalu tampan dimata Ana, namun Ana juga tidak bisa bohong jika Kakak sudah semakin tua wajahnya", kata Ana kepada Alex, dan selalu saja perkataannya Ana merusak suasana romantis yang sudah tercipta itu.


Alex hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar ketika menanggapi perkataannya Ana yang selalu seperti itu.


"Baiklah mulai besok Kakak akan merubah gayanya Kakak supaya bisa terlihat muda seperti kamu sayang, sekarang mari kita nikmati waktu kita berdua saja ya", kata Alex kepada Ana sambil menyalakan mesin mobilnya.


Dan Ana hanya mengangguk saja kepada Alex sambil tersenyum.


Alex langsung saja menjalankan mobilnya menuju kesebuah tempat yang sudah dia siapkan dengan sedemikian rupa untuk memberikan sebuah kejutan untuk Ana.


Ketika mobil yang dinaiki oleh Alex sudah sampai dipelataran hotel, dia langsung saja disambut petugas hotel dengan ramah dan sangat sopan sekali. Karena Alexlah yang mempunyai hotel tersebut.


Para karyawan dan staff hotel yang melihat Ana serta Alex sudah pada datang, mereka langsung saja memberikan sambutan dan sapaan yang sangat ramah sekali.


"Mari Tuan, saya antarkan ketempatnya", kata sang manajer hotel dengan sopan kepada Alex.


Dan Alex hanya mengangguk saja kepada manajer hotelnya itu.


Sedangkan Ana selalu tersenyum ramah kepada semua orang dengan gayanya yang manis.


Menaiki lift yang memakan waktu yang cukup lumayan untuk beberapa menit, karena tempatnya ada diatas puncak gedung hotel.


Akhirnya sampai jugalah mereka semua dilantai tertinggi hotel tersebut.


Alex langsung saja menggandeng Ana dengan mesra untuk keluar dari dalam lift.


Dan ketika sudah sampai ditempat yang sudah disediakan, Ana sangat senang sekali melihat begitu indahnya dekorasi dan hiasan untuk makan malam mereka yang sedikit terlambat itu. Karena waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam.

__ADS_1


Lilin berbentuk love yang ukurannya cukup lumayan besar, dengan adanya gorden yang simple untuk menambah keindahan tempat itu.


Serta taburan bunga-bunga mawar asli menambah kesan semakin romantis saja, membuat Ana benar-benar sangat terpana sekali.


Apa lagi diatas meja itu sudah disediakan Alex sebuah surat yang isinya sangat-sangat romantis dan menyentuh sekali jika dibaca oleh Ana.


Pasti nanti Ana akan semakin terlena saja dibuatnya dengan keromantisannya Alex.


Alex yang tidak mau jika Ana masuk angin karena tempatnya terbuka seperti itu, dia langsung saja melepaskan jas mahalnya untuk disampirkan dipundaknya Ana.


Sungguh benar-benar definisi menghabiskan malam berdua yang sangat romantis sekali.


Sang manajer tadi ketika sudah mengantar Alex dan juga Ana dia langsung saja berpamitan kepada Alex untuk menyuruh para koki atau chef yang bekerja dihotel mengantarkan makan malamnya keatas situ.


"Apakah kamu suka sayang dengan semua ini??", tanya Alex kepada Ana ketika mereka sudah pada duduk dishofa yang sudah disiapkan.


"Sangat suka sekali Kak, ini indah dan ditambah cuaca malam ini sangat cerah sekali dengan bintang-bintang dilangit sana, menambah kesan indah yang sangat memukau sekali", jawab Ana kepada Alex dengan wajah berbinar senangnya.


...πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—...


Bersambung Aaaa, sudah panjang partnya, lanjut sebelahπŸ˜‚πŸ˜‚


Kaboooooor mau digebukin sama readers karena tanggung ceritanya😜😜😜😝


Dan ini Ana yah semoga suka😘😘





Alex



Bonus😝



...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2