GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 187


__ADS_3

Tadi sebelum Alex dan juga Ana berangkat keapartemennya Arga.


Alex yang sudah selesai berganti pakaiannya dia langsung saja keluar kamar untuk mencari Ana, karena Ana tadi ketika sudah selesai berdandan dan berganti baju, dia ijin kepada Alex untuk keluar terlebih dahulu.


Alex yang sudah turun kebawah dengan menuruni anak tangga yang ada dimansionnya, dia melihat anaknya yaitu baby Luis sedang bermain dan ditunggui oleh Bi Lena.


Namun Alex tidak melihat ada Ana bersama baby L dan juga Bi Lena.


Alex langsung saja berjalan mendekati Bi Lena dan juga Baby L.


Dan ketika Alex sudah sampai didepannya Bi Lena, Alex langsung saja bertanya kepada Bi Lena dimanakah Ana berada.


"Nyonya sedang berada diluar Tuan, bersama para bodyguard", jawab Bi Lena kepada Alex.


"Bersama bodyguard, untuk apa??", kata Alex kepada Bi Lena.


"Katanya mau menghukum mereka semua Tuan", jawab Bi Lena dengan jujur kepada Alex.


Membuat Alex langsung saja sedikit melototkan matanya ketika mendengar jawabannya Bi Lena.


"Titip baby L dulu Bi", kata Alex kepada Bi Lena lagi dan dia langsung saja berlalu pergi dari hadapannya Bi Lena.


"Oh My God, aku kira Ana lupa akan perkataannya tadi, ternyata dia ingat dan sekarang dia malah mau menghukum semua anak buahku yang tidak bersalah", kata Alex sambil berjalan keluar mencari Ana.


Dari kejauhan Alex sudah melihat Ana sedang berada dihalaman mansionnya bersama beberapa bodyguardnya yang berdiri didepannya Ana dengan pandangan aneh mereka satu persatu.


Dan para bodyguard yang melihat Alex berjalan kearah mereka serta langsung berdiri dibelakangnya Ana, membuat mereka semua langsung saja menundukkan kepala mereka.


"Diantara kalian semua siapa tadi siang yang latihan menembak??", kata Ana dengan suara tegas namun malah terdengar lucu ditelinga para bodyguard, sedangkan ditelinganya Alex suara tegasnya Ana seperti suara anak kecil yang sedang marah dengan orang tuanya karena permintaannya tidak dituruti.


Para bodyguard semua yang mendengar perkataannya Ana mereka semua langsung saling pandang satu sama lainnya.

__ADS_1


Dan ada beberapa bodyguard yang mengangkat tangan mereka ketika merasa mereka memang melakukan latihan menembak tadi.


Sedangkan Alex dia sudah menunjukkan wajah tidak enaknya kepada mereka semua yaitu para bodyguardnya.


Dari segitu banyak bodyguard yang ada didepannya Ana, hanya lima orang bodyguard saja yang mengangkat tangannya, karena memang mereka saja yang hari itu latihan menembak, dan tidak semuanya bareng karena mereka harus bergantian berjaga dan bertugas.


"Yang tidak mengangkat tangannya silahkan pergi dari sini, sedangkan yang mengangkat tangannya tadi kalian semua tetap disini", kata Ana kepada para anak buahnya Alex itu.


"Sayang", panggil Alex kepada Ana ketika Ana baru selesai berkata seperti itu.


Ana yang mendengar suaranya Alex dia langsung saja mengalihkan pandangannya kebelakang, dan Ana langsung melihat Alex sudah berdiri tegap dibelakangnya.


"Sudah ya sayang, nanti kita keburu kemalaman datang keapartemennya Arga", kata Alex mencoba mengalihkan ingatannya Ana.


"Tidak mau Kak, mereka tetap harus dihukum karena sudah berani menembak Kak Arga diperutnya", jawab Ana kepada Alex.


Para bodyguardnya Alex mereka langsung saling pandang dan juga melihat kearahnya Alex, ketika mendengar perkataannya Ana tadi kepada Alex.


Para anak buahnya Alex mereka menjadi bingung sendiri dengan perkataannya Ana, dan mereka semua sudah pada tahu jika Arga tertembak karena ulah kedua penyusup yang dihukum Alex tadi, terus apa hubungannya dengan mereka, begitulah batin para kelima anak buahnya Alex.


"Sudah biar Kakak saja ya yang menghukum mereka, sekarang kita bersiap-siap pergi saja yuk", kata Alex lagi kepada Ana.


"Tidak mau, sekarang Kakak diam, atau kakak mau Ana hukum juga", kata Ana dengan nada tegasnya juga kepada Alex dan reflek langsung membuat Alex langsung terdiam.


Ana langsung saja menghadap kearah anak buahnya Alex lagi.


"Kalian semua saya beri hukuman, karena sudah membuat Kak Arga sakit, kalian yang ada dihadapan saya, harus membeli setidaknya tujuh buah es krim dengan rasa yang berbeda-beda dan nanti kalian bagikan kesemua teman-teman kalian, serta kalian berlima harus membeli bando kelinci berwarna pink dan harus kalian pakai besok seharian penuh, jika kalian tidak menuruti perkataan dari saya, siap-siap saya beri hukuman lagi dengan membersihkan semua halaman yang ada disini, semua hukuman kalian sendiri yang memilih", kata Ana kepada kelima anak buahnya Alex itu.


Kelima anak buahnya Alex mereka langsung saja membuka mulutnya karena terkejut dengan sambil melihat kearahnya Alex ketika mendengar hukuman yang diberikan oleh Ana, karena mereka merasa tidak bersalah akan tetapi mendapat hukuman dari istri dari majikan mereka, begitulah sekiranya yang ada dibenak para anak buahnya Alex.


"Apa kalian semua faham", kata Ana lagi kepada kelima bodyguard tadi.

__ADS_1


"Fa....faham Nyonya", jawab para anak buahnya Alex kepada Ana dengan suara tertahan mereka, karena mereka masih terkejut.


"Good, sekarang cepat laksanakan hukuman dari saya, awas saja jika tidak kalian kerjakan", kata Ana lagi kepada kelima bodyguard tadi.


Dan setelahnya Ana langsung membalikkan badannya dan mengajak Alex untuk masuk kedalam mansion dan bersiap-siap untuk pergi keapartemennya Arga.


"Kamu duluan saja sayang, Kakak juga mau menghukum mereka", kata Alex kepada Ana sambil tersenyum.


Dan Ana hanya mengangguk saja kepada Alex serta langsung berlalu dari hadapannya Alex.


Ketika Alex melihat Ana sudah menjauh dari hadapannya, Alex langsung saja berkata kepada para anak buahnya itu.


"Sudah kalian semua tidak perlu didengarkan apa kata dari istri saya, sebagai gantinya ini saya kasih uang buat beli pizza dan kalian beli serta makan bersama-sama dengan yang lainnya", kata Alex kepada kelima anak buahnya itu dengan suara pelannya, karena takut didengar oleh Ana.


Dan Alex seperti kepada kelima anak buahnya, karena dia merasa tidak enak dengan mereka, sebab karena kebohongan yang dibuatnyalah, anak buahnya yang menjadi sasarannya Ana.


Wajah dari kelima anak buanya Alex yang awalnya mendung menjadi cerah ceria ketika mendengar perkataannya Alex, apalagi Alex juga memberikan mereka beberapa lembar uang yang jumlahnya cukup banyak untuk berpesta pizza.


"Tapi dengan satu syarat, jangan sampai semua ini ketahuan oleh istri saya, jika istri saya sampai tahu, kalian dan saya akan tamat, faham kalian", kata Alex lagi kepada para anak buahnya.


"Faham Tuan", jawab dengan tegas dan serempak dari para anak buahnya Alex.


"Sudah sekarang kalian pergi jangan sampai istri saya curiga dengan saya", kata Alex lagi dengan segera menyuruh para anak buahnya untuk segera pergi dari hadapannya.


Dan setelah semua anak buahnya berpamitan pergi dari hadapannya, Alex langsung saja melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam mansion.


Alex tidak tahu saja, jika aksinya sampai ketahuan oleh Ana, dia sendiri malah akan mendapatkan hukuman dari Ana yang mungkin akan menyiksa batinnya.


Sebab selucu dan sepolosnya Ana, jika memberikan hukuman sama saja akan membuat orang yang dihukum merasa jera, walau hukumannya terbilang lucu dan menyenangkan.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2