
Jika usia kandungannya Ana sudah menginjak usia jalan kedelapan bulan, tidak terasa juga usia kandungannya Bella menginjak usia keempat bulanan (jika salah hitungannya maaf ya readers, dikira-kira saja sendiri ya).
Bella waktu trimester pertama dia tidak mengalami mual muntah yang cukup parah, sewajarnya saja dan tidak sampai mengganggu nafsu makannya juga.
Bella juga tidak merasakan apa yang namanya mengidam, akan tetapi Taralah yang merasakan apa itu mengidam.
Ketika waktu sore setelah pulang dari kantor, Tara dan juga Bella yang sedang menonton televisi diruang Keluarga mansionnya Tuan Fredo, karena Tara serta Bella memang sengaja tinggal disitu.
Tara tidak sengaja melihat sebuah iklan mobil keluaran terbaru yang ada dilayar televisi, entah kenapa Tara yang tidak suka mengoleksi mobil dia kepingin sekali membeli mobil itu.
Dan hoby Tara yang sebenarnya adalah suka mengoleksi jam tangan mewah serta sepatu dan jaket kulit bermerk pun dia menjadi tidak minat sama sekali ketika ada jam tangan atau jaket serta sepatu kulit buatan ternama produknya sedang baru dikeluarkan.
Tara lalu bilang kepada Bella yang sedang duduk disebelahnya itu jika dirinya ingin sekali membeli sebuah mobil sama persis yang ada diiklan tadi.
"Untuk apa sayang membeli mobil lagi, mobil kita itu sudah lebih dari cukup, bahkan lebih, nanti malah tidak kepakai dan menuh-menuhin garasi saja, itu saja mobil kamu yang bermerek Lamborgini Veneno Roadster seharga tujuh puluh miliar lebih saja jarang kamu pakai sayang ", jawab Bella kepada tara.
"Tapi entah kenapa aku rasanya ingin sekali membeli mobil itu sayang, beli ya satu", kata Tara lagi kepada Bella.
"Tapi itu cukup mahal sayang harganya", kata Bella kepada Tara yang lagi merengek kepadanya seperti bayi itu.
"Tidak mahal ko cuma sembilan puluh miliar saja sayang, kan uang aku masih banyak, boleh ya satu itu saja", jawab Tara kepada Bella sambil menampilkan wajah memelasnya kepada Bella.
Karena mobil yang ditaksir Tara adalah mobil sport bermerek Pagani Huayra Tricolore yang harganya sekitar US$ 6,5 juta atau setara dengan sembilan puluh dua koma dua miliar rupiah dan hanya dikeluarkan sebanyak tiga unit saja didunia.
"Baiklah kali ini saja ya satu, nanti jangan membeli lagi ok, kalau ketahuan membeli lagi akan aku lelang itu semua mobil-mobil kamu sayang", jawab Bella akhirnya kepada Tara.
Tara sangat senang sekali ketika sudah mendapatkan persetujuan dari Bella, walau dia membelinya memakai uangnya sendiri akan tetapi Tara tetap membicarakannya terlebih dahulu dengan istrinya yaitu Bella.
Dan Tara langsung saja menyuruh sekretarisnya untuk membeli mobil yang sama persis seperti yang diiklan televisi tadi.
Singkat cerita mobil pun akhirnya datang juga ketika sudah melalui beberapa hari proses.
Mommy Dania pun serta Tuan Fredo mereka juga hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Tara yang tiba-tiba membeli mobil mewah keluaran terbaru itu dan sudah terparkir rapi digarasi mansion mereka.
Lain hari lagi ketika Tara dan juga Bella sedang berkunjung dirumahnya Papah Aldric, Tara juga bersikap aneh tidak seperti biasanya.
Tara yang biasanya cool dan kalem, kali ini dia berani meminta untuk dimasakin oleh Mamah Angel masakan yang asem-asem akan tetapi menyegarkan.
Mamah Angel yang mendengar permintaan aneh dari Tara akhirnya dia memasakan masakan yang biasanya dimakan oleh Ibu hamil muda, dan benar saja Tara sangat menyukai masakannya Mamah Angel itu.
"Kamu apa tidak mengalami mengidam Nak, ko kalau Mamah lihat yang merasakan mengidam bukannya kamu akan tetapi suami kamu??", tanya Mamah Angel kepada Bella sambil melihat kearahnya Tara yang sedang makan masakan dari Mamah Angel tadi dengan lahap.
Bella langsung saja tersenyum kucu ketika mendengar perkataan dari Mamah Angel.
__ADS_1
"Iya Mah bukan Bella yang mengidam melainkan Tara Mah yang mengidam, malahan Bella saja tidak merasakan apa-apa, biasa saja rasanya", jawab Bella kepada Mamahnya.
"Oh ya, aneh tapi lucu juga sih", jawab Mamah Angel kepada Bella.
"Mamah Bella ceritakan sesuatu, malah kemarin Tara mengidam ingin sekali makan disuapin sama Alex suaminya Ana Mah", cerita Bella kepada Mamahnya.
"Masaaa??", jawab Mamah Angel kepada Bella sambil terkejut dengan muka kagetnya.
"Iya benar, Bella tidak bohong", jawab Bella kepada Mamah Angel sambil tertawa kecil.
"Terus-terus sini ceritakan kepada Mamah", kata Mamah Angel kepada Bella sambil menarik pelan tangannya Bella menuju keshofa yang ada diruang tamu, karena mereka berdua tadi sedang berdiri mengintip Tara yang sedang lahap memakan masakan dari Mamah Angel diruang keluarga sambil menonton televisi.
"Kemarin kan Mah, ketika sedang sarapan tiba-tiba Tara dia menjadi tidak mood untuk makan", awal mula cerita Bella kepada Mamah Angel.
"Lha terus ketika Mommy sama aku tanya, apa masakannya tidak enak, Tara hanya diam saja sambil menggelengkan kepalanya Mah", lanjut Bella lagi menceritakan kejadian kemarin mengidamnya Tara.
"Terus setelah itu nak??", tanya Mamah Angela yang sangat excited sekali mendengarkan cerita dari Dokter Bella.
"Terus setelah itu Tara bilang kekita semua, dan disitu juga ada daddy yang ikut sarapan juga, katanya dia mau makan jika Alex yang menyuapin dia makan Mah", lanjut Bella lagi kepada Mamahnya sambil tertawa karena teringat dengan kejadian itu lagi.
"Sontak perkataan dari Tara langsung saja membuat kita semua pada terbengong, bahkan Daddy dia sampai menjatuhkan sendok makannya karena terkejut Mah", kata Bella lagi kepada Mamahnya sambil tertawa.
"Mungkin Mamah akan melakukan hal yang sama juga seperti Daddy kamu Bella, atau bisa juga langsung keselek sendok itu", jawab Mamah Angel kepada Bella sambil tertawa kecil.
"Terus selanjutnya bagaimana Bell??'', tanya Mamah Angel masih dengan sangat penasaran sekali akan kelanjutan dari cerita itu.
"Daddy berkata begini Mah sama My Griy "kamu kenapa Tara, istri kamu yang hamil apa kamu yang mengidam??", begitu Mah tanya Daddy sama My Griy", lanjut cerita dari Bella kepada Mamahnya.
"Teruskan ya, My Griy jawab, tidak tahu Dadd, rasanya Tara kepingin sekali disuapin oleh Alex dan jika tidak disuapin oleh Alex Tara rasanya tidak nafsu makan sekali, dia menjawab begitu Mah, fix Tara mengidam kan itu berarti Mah", lanjut Bella lagi bercerita kepada Mamah Angel sambil tertawa.
"Ada-ada saja tingkah orang mengidam ya Nak, seperti Mamah dulu, terus Alex akhirnya menyuapi Tara apa tidak Bell??", kata Mamah Angel kepada Bella.
...*Flashback satu minggu yang lalu*...
Tara yang mengucapkan permintaan aneh kepada kedua orang tuanya dan juga Bella istrinya jika dia kepingin makan asal disuapin oleh Alex, sontak perkataan dari Tara langsung membuat seisi meja makan pada terbengong semua, karena waktu itu Tara, Bella dan Mommy Dania serta Tuan Fredo sedang pada sarapan pagi dimeja makan.
Tara sudah dibujuk akan disuapin oleh Bella ataupun Mommy Dania, akan tetapi tara masih tetap mengambek dan bahkan dia marah sampai tidak mau berangkat kekantor karena permintaannya tidak ada yang mau memberitahukannya kepada Alex.
Mommy Dania yang sudah merasa pusing dan juga merasakan mengidamnya Tara lebih aneh dari Ana dia langsung menelfon Alex untuk segera datang kamansionnya.
Padahal Alex waktu itu sedang ingin rapat bersama semua jajaran direksinya untuk membahas proyek yang cukup penting, sedangkan Ana dia sedang berada didalam kamar rahasianya Alex yang ada didalam kantornya Alex dengan penjagaan para bodyguard didepan ruangannya Alex.
Alex yang merasakan getaran terus menerus dikantong jasnya, dia lalu berdiri dan berpamitan sejenak kepada para jajaran direksinya untuk mengangkat telefonnya.
__ADS_1
Ketika Alex melihat nama Mamah mertuanya dia langsung saja mengangkat sambungan telefon itu.
"Halo Momm ada apa menelfon Xander??", kata Alex ketika sudah mengangkat sambungan telefon dari Mommy Dania.
"Kamu sedang sibuk tidak Nak, bisa sekarang datang kerumah ada hal yang Mommy sampaikan kepada kamu??", tanya Mommy Dania kepada Alex.
"Xander mau rapat dengan jajaran direksi perusahaannya Xander Momm", jawab Alex kepada Mommy Dania.
"Berarti tidak bisa ya??', jawab Mommy Dania kepada Alex.
"Memangnya apa penting sekali ya Momm??', tanya Alex lagi kepada Mommy Dania.
"Antara penting dan tidak penting juga sih Nak, tapi kalau tidak bisa nanti saja setelah meeting kamu datang kesini ya, kira-kira meetingnya lama apa sebentar??", kata Mommy Dania kepada Alex.
"Ya cukup lama juga sih Momm", jawab Alex kepada Mommy Dania.
"Begini saja deh Momm, ini Xander akan kerumah Mommy sebentar, dan meetingnya akan Xander undur dulu sementara waktu bagaimana??", kata Alex lagi kepada mamah mertua.
"Baiklah Mommy setuju kalau begitu Mommy tunggu dirumah ya Nak", jawab Mommy Dania kepada Alex sambil tersenyum senang.
Singkat cerita Alex sudah sampai dimansionnya Tuan Fredo bersama Ana juga, setelah tadi Alex berkata kepada jajaran direksinya untuk mengundur meetingnya sebentar karena ada urusan yang tidak bisa dia tinggalkan, disinilah Alex sekarang sudah duduk diruang keluarganya Tuan Fredo bersama Tara, Ana, Mommy Dania dan juga Bella.
Tara yang melihat Alex duduk bersama mereka wajah dia langsung saja tersenyum cerah.
"Mommy ada apa sebenarnya memanggil Xander kesini??, apa ada hal penting??", kata Alex langsung bertanya kepada Mommy Dania.
"Emm begini Nak, aduh bagaimana ini Mommy menyampaikannya sih", jawab Mommy Dania kepada Alex dengan bingung ingin memulia darimana mengatakannya.
"Biar Bella saja Momm yang menyampaikannya", kata Bella kepada Mommy Dania.
Dan Mommy Dania langsung saja mengangguk kepada Bella.
"Begini Alex, Tara Kakak ipar kamu dia mengidam ingin makan akan tetapi harus disuapin sama kamu", kata Bella to the point langsung kepada Alex.
Sontak saja perkataan dari Bella membuat Alex sangat terkejut sekali.
"Apaaaa!!!!!", kata Alex sampai berteriak karena terkejut.
...πππππππππππππ...
Lanjut sebelah ya readers, karena partnya ini sudah panjangππππ
...πππππππππππππ...
__ADS_1
***TBC***