
Ketika Ana mendapatkan perawatan sebentar pasca operasi, Alex dia ijin keluar sebentar kepada Ana untuk mengabari para keluarga yang pada sedang menunggu diluar ruangan.
Dan Ana pun dia mengijinkan Alex untuk hal itu.
Ketika para Keluarga melihat Alex baru saja keluar dari dalam ruang operasi mereka semua langsung saja mendekati Alex dan langsung mencecar Alex dengan berbagai pertanyaan.
"Akan aku jawab satu saja, my son is boy dan dia lahir dengan sehat sesuai harapan kita semua", kata Alex kepada semua orang sambil tersenyum senang sekali.
Semua orang pada gembira mendengar berita yang baru saja dibawakan oleh Alex.
Bahkan Tuan Gavi dia tidak bisa membendung rasa bahagianya ketika mendengar kabar bahagia dari Alex dan otomatis Keluarga Damara akan memiliki penerus selanjutnya.
"Cucu kita laki-laki Mi", kata Tuan Gavi kepada Nyonya Gia dengan sangat senang sekali.
"Iya Pi", jawab Nyonya Gia kepada Tuan Gavi sambil tersenyum bahagia juga.
Tuan Fredo dan Mommy Dania mereka langsung saja berpelukan ketika mendengar kabar gembira dari Alex.
Begitupun dengan Bella dan juga Tara yang juga sama bahagianya mendengar kabar itu.
Ketika sudah selesai ditangani oleh Dokter, Ana langsung saja dipindah keruangan VVIP yang ada dirumah sakit itu sesuai harapannya Alex.
Dan para keluarga, mereka semua sudah pada menunggu baby boy untuk dibawa masuk kedalam ruang perawatannya Ana.
Apa yang ditunggu-tunggu mereka semua akhirnya terkabul juga, setengah jam kemudian sang baby dibawa masuk oleh perawat dan Dokter yang tadi menangani operasinya Ana.
Para Kakek dan Nenek dari Baby Boy, mereka langsung saja mengerumuni sang baby Boy yang gendut dan sangat putih sekali kulitnya, dengan bibir tipis yang berwarna merah asli itu langsung saja mencuri perhatian dari para Kakek dan neneknya.
Sedang Alex dia langsung menemui dan berbincang sebentar dengan Dokter yang menangani operasinya Ana.
"Tuan baby anda memiliki berat badan sekitar 3,5 kilogram dengan panjang sekitar empat puluh tujuh centimeter makanya dia terlihat sangat gemuk sekali Tuan Alex, karena usia kehamilan Nyonya Ana yang saya perkirakan baru tiga puluh delapan minggu itu biasanya berat badan dari si babynya hanya sekitar 3,2 kilogram dengan panjang empat puluh lima centimeter Tuan, sekali lagi saya ucapkan selamat Tuan atas kelahiran anak pertamanya Tuan Alexander", kata tulus dari sang Dokter tadi kepada Alex.
Alex tersenyum mendengar perkataan sang Dokter kepadanya.
"Terimakasih Dok atas semua bantuannya tadi", kata Alex kepada Dokter itu sambil mengajak Dokter itu berjabat tangan.
"Sama-sama Tuan, Kalau begitu saya permisi dulu Tuan", jawab sang Dokter kepada Alex sambil tersenyum ramah serta membalas jabat tangannya Alex dan dia langsung saja meninggalkan ruangannya Ana setelah mendapat anggukan dari Alex yang juga sambil tersenyum kepadanya.
Sepeninggalan Dokter itu, Alex lalu meminta sang baby yang lagi digendong oleh Maminya itu untuk digendongnya.
"Sini Mi, Xander ingin menggendong dia sebentar", kata Alex kepada Nyonya Gia sambil meminta sang baby.
__ADS_1
Nyonya Gia langsung saja memberikan baby itu kepada Alex.
Ana yang belum bisa ngapa-ngapain dia hanya bisa tersenyum bahagia saja sambil memperhatikan para Keluarganya yang lagi berbahagia dengan anaknya.
"My Boy", kata Alex kepada anaknya yang sedang berada dalam gendongannya.
Alex lalu mendekatkan sang baby kepada Ana.
Ana yang sudah pernah melihat tutorial diinternet dia langsung saja membuka sedikit belahan dadanya untuk memberikan kenyamanan kepada sang baby.
Dan benar saja baby boy langsung bisa mengenali kulit Mamahnya dan dia seperti sedang mencari put1ngnya Ana.
Alex yang melihat Ana yang sedikit kesusahan dia lalu membantu Ana untuk membuka cukup lebar bajunya supaya baby boy bisa menyusu dengannya.
Setelah bisa Alex membantu Ana memegangi baby boynya supaya tidak terjatuh.
Sang baby boy langsung saja menyusu dengan lahapnya didada Ana, membuat Ana yang pertama kali menyusui dia merasakan sedikit sakit diput1ngnya.
"Tidak apa-apa Ana nanti lama kelamaan tidak akan sakit, karena memang begitu rasanya pertama kali menyusui", kata Bella kepada Ana yang melihat Ana meringis kesakitan.
"Malahan lebih enak dihis4p Kak Xander daripada sama babynya", jawab nyeletuk Ana dan masih didengar semua orang.
Suara tawa para semua orang mengagetkan sang baby yang lagi menyusu itu dan tiba-tiba dia langsung saja menangis dengan cukup kencangnya.
Alex langsung saja berinisiatif menenangkan sang baby yang sedang menangis itu.
"Anak Papah kaget ya", kata Alex sambil menimang-nimang anaknya.
"Oh ya Alex, sudah kamu berinama belum si baby boy ini??", kata Tara sambil bertanya kepada Alex.
"Iya Nak sudah kamu berinama belum cucu kesayangan Papi ini", kata Tuan Gavi juga kepada Alex.
Alex lalu mengalihkan pandangannya kepada Ana sambil tersenyum manis.
"Siapa sayang nama baby kita??", tanya Alex kepada Ana sambil tersenyum.
Ana lalu tersenyum kepada Alex ketika Alex bertanya kepadanya.
Dan mereka semua langsung juga mengalihkan pandangannya kearahnya Ana ketika Alex malah bertanya kepada Ana.
"Panggil saja baby L", kata Ana kepada Alex dan semuanya sambil tersenyum.
__ADS_1
"L siapa Nak, yang jelas dong, supaya kita tidak penasaran seperti ini??", kata Tuan Fredo kepada Ana.
"Luis Mattew Augustine Damara", jawab Ana kepada semuanya dan Alex langsung tersenyum kepada Ana.
"Tapi kamu pasti juga sudah menyiapkan nama perempuan juga kan sayang, secara kan kemarin baby kamu selalu menutupi jenis kelaminnya ko", kata Nyonya Gia kepada Ana.
"Sudah Mi, dan jika yang keluar perempuan akan kami berinama Luvena Quella Damara dan panggilannya baby L juga, tapi sekarang kita juga panggil baby L akan tetapi ini baby boy", jawab Alex kepada Maminya dan masih didengar oleh semuanya.
"Sama-sama L panggilannya", kata Mommy Dania kepada semuanya, dan ditanggapin senyuman perkataannya Mommy dania oleh semua orang.
"Halo baby Luis, ayo ikut uncle Tara", kata Tara sambil berjalan mendekati baby L yang sudah lelap dalam gendongannya Alex.
Alex langsung saja memberikan baby L kepada Tara dengan sangat pelan-pelan sekali.
"Sudah pantas belum sayang", kata Tara kepada Bella istrinya yang sebentar lagi akan melahirkan juga.
Bella hanya menjawab Tara dengan senyuman dan kode tangan bermakna Ok saja kepada Tara.
Tiba-tiba baby L dia menangis seperti haus lagi dan sepertinya baby L juga ingin ***** sama Ana.
Alex langsung saja mengambil baby L dalam gendongannya Tara dan lalu memberikannya kepada Ana dengan sangat hati-hati sekali.
"Oh ya Ana, Alex kakak ijin pulang dulu ya, kasihan Bella jika kelamaan disini, takut kecapekan juga, besok kita akan datang lagi kesini, melihat baby Luis tentunya", kata Tara kepada Ana dan juga Alex.
"Iya Tara, terimakasih", kata Alex kepada Tara sambil berjabat tangan ala laki-laki kepada Tara dan juga sambil tersenyum.
"Iya Kak hati-hati dijalan", jawab Ana kepada Kakaknya dan juga Bella sambil tersenyum juga.
Dan Tara serta bella langsung saja berlalu keluar dan pulang kemansionnya Tuan Fredo setelah berpamitan kepada semuanya.
Sedang Tuan Gavi, Nyonya Gia, Tuan Fredo dan Mommy Dania mereka semua masih ingin dirumah sakit itu untuk menemani baby Luis dan juga sambil menjaga Ana, karena mereka semua tidak mau kecolongan seperti dulu lagi.
...πππππππππππππ...
Yang mau mampir boleh banget readers, π
...πππππππππππππ...
***TBC***
__ADS_1