
Kembali kedalam kamarnya Alex dan juga Ana.
Ketika Alex sudah selesai dari kegiatannya, selesai juga si Baby L menenen dengan Ana.
Baby L seperti sengaja tadi dia terbangun dari tidurnya, apakah Papahnya bisa melewati tantangan darinya apa tidak, dengan cara baby Luis mengganggu kegiatan enak antara Papah dan juga Mamahnya.
Bahkan ketika Alex baru saja selesai menuntaskan hasr4tnya itu dan langsung ambruk didekat kakinya Ana, baby L dia malah tertawa dalam tidurnya, seperti memberi apresiasi kepada Alex yang bisa dengan mudah menyelesaikan tantangan darinya.
Alex dan juga Ana yang mendengar suara tawanya Baby L namun masih dalam keadaan memejamkan matanya, mereka berdua langsung saja tersenyum gemas.
Dan Ana dia langsung saja menciumin wajahnya baby L dengan sayang dan gemas, namun tetap saja baby L tidak terbangun dari tidur lelapnya.
Alex yang sudah bisa menetralisir deru nafasnya yang berantakan tadi karena baru saja merasakan pelepasan sembur4n rud4lnya yang pertama, dia langsung saja bangkit dari rebahannya dan berjalan menuju kearah kamar mandi.
Sedangkan Ana yang melihat Alex sudah masuk kedalam kamar mandi, dia langsung saja memindahkan Baby L kedalam box babynya lagi.
Alex didalam kamar mandi dia segera mandi dan membasuh badannya yang sedikit lengket itu akibat kegiatan panasnya dengan Ana tadi.
Dan ketika Alex sudah selesai mandinya dia langsung saja keluar dari dalam kamar mandi.
Ketika Alex yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi, dia melihat Ana sedang membereskan tempat tidur yang sedikit berantakan karena baru saja mereka pakai untuk menuntaskan h4sr4t mereka tadi.
Namun yang membuat Alex sedikit melototkan matanya, karena disitu Ana membereskan tempat tidur dengan keadaan yang masih belum memakai pakaiannya.
Alex yang melihat Ana seperti itu, dia lalu berjalan kearahnya Ana dan langsung memeluk Ana dari belakang.
Ana yang sedikit terkejut ketika dipeluk Alex dari belakang dan juga melihat kelakuannya Alex yang lagi melakukan pijat refleksi dibukit squishynya, Ana langsung saja menyingkirkan tangannya Alex.
"Sebentar dong Kak, jangan menggangu Ana ini nanti tidak selesai-selesai Ana membereskan tempat tidurnya", kata Ana kepada Alex.
"Ok-ok sayang", kata Alex kepada Ana sambil tertawa kecil.
Alex yang sudah berkata seperti itu kepada Ana, dia lalu melangkahkan kakinya kebox babynya Baby L untuk melihat putranya yang sedang tertidur dengan lelap itu.
Alex melihat anaknya sambil tersenyum sayang dan sambil mengusap wajahnya baby L dengan sayang.
Setelahnya Alex lalu duduk dishofa yang ada didalam kamarnya untuk mengecek ponselnya, sambil menunggu Ana yang sedang membereskan sprei diranjang mereka.
__ADS_1
Ketika Alex membuka ponselnya, Alex melihat ada nama Arga tertera dipanggilan tidak terjawab diponselnya.
Tanpa menunggu lama Alex langsung menelfon balik Arga saat itu juga.
"Halo Arga ada apa kamu menelfonku malam-malam begini??", kata Alex ketika panggilan telefonnya sudah diangkat oleh Arga.
"Saya cuma mau bila Bos, jika markas kita ada penyusup yang ingin mengetahui semua seluk beluk yang ada didalam markas",, lapor Arga kepada Alex.
Alex yang mendengar laporannya Arga dia sedikit merasa terkejut namun tidak begitu khawatir karena para bodyguardnya sudah sangat terlatih sekali.
"Kamu sudah tahu dia dikirim oleh siapa??",, tanya Alex kepada Arga dengan serius.
"Sudah Bos, hanya pembisnis kecil seperti serangga yang ingin bermain-main dengan anda Bos", jawab Arga lagi kepada Alex.
"Kamu pasti tahu kan apa yang harus kamu lakukan, jangan sampai ketahuan dan jangan sampai mereka lolos, hancurkan sampai keakar-akarnya, karena sudah berani mengusik ketenanganku", kata Alex kepada Arga.
"Siap Bos, segera akan saya laksanakan", jawab Arga kepada Alex.
"Baiklah segera laksanakan Arga, karena saya tidak mau mendengar kata gagal", kata Alex lagi dengan tegas kepada Arga.
"Siap!!!!!!", jawab Arga lagi kepada Alex, dan Alex langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu ketika sudah mendengar jawabannya Arga.
Ketika Ana sudah selesai dari kegiatannya didalam kamar mandi, Ana langsung saja melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar mandi, dan langsung merebahkan badannya diatas ranjang.
Alex yang melihat Ana dia hanya menggelengkan kepalanya saja, karena Ana yang keluar dari dalam kamar mandi dia menggunakan baju tidurnya yang sangat tipis dan sangat menantang sekali untuk imannya Alex.
"Sayang, kamu menggoda Kakak ya??",, kata Alex kepada Ana sambil berjalan mendekati Ana yang sudah berada diatas ranjang.
"Ana tidak mengggoda Kakak, Kakak tidak Ana goda saja, juga sudah tergoda dengan Ana ko", jawab Ana kepada Alex sambil merebahkan badannya diatas ranjang dan juga sambil menyelimuti tubuhnya dengan selimut yang ada diatas ranjang.
Alex yang sudah merebahkan badannya diatas ranjang sebelahnya Ana, dia langsung saja ikut masuk kedalam selimut yang dipakai oleh Ana.
Ana dengan sendirinya dia lalu merapatkan tubuhnya ketubuhnya Alex ketika Alex sudah masuk kedalam selimut yang sama dengannya dan juga sambil memeluknya dengan erat.
Begitu juga dengan Alex yang langsung membalas pelukannya Ana dan membawa Ana kedalam kehangatan tubuhnya.
"Sayang terimakasih ya, karena selalu bisa membuat Kakak ketagihan akan permainannya kamu", kata Alex kepada Ana sambil memeluk Ana dan sambil tertawa kecil.
__ADS_1
"Iya Kak, sama-sama, dan terimakasih juga karena Kakak masih kuat memuaskan Ana ketika umur Kakak sudah bertambah tua seperti ini", jawab Ana dengan kata-kata anehnya seperti biasanya kepada Alex.
Alex yang mendengar perkataannya Ana dia langsung saja menggerutu dengan gemas kepada Ana.
"Selalu saja merusak suasana, dan selalu membuat suasana menjadi tidak nyambung", gerutu Alex kepada Ana, dan juga didengar oleh Ana.
Ana langsung saja tertawa kecil mendengar gerutuannya Alex tadi, dan dia lalu membenamkan wajahnya kedada bidangnya Alex sambil menghirup aroma badannya Alex yang khas itu.
Alex akhirnya juga ikut tertawa juga dengan Ana ketika mendengar suara tawanya Ana.
Mereka lalu akhirnya menutup mata mereka dan mengistirahatkan tubuh mereka setelah selesai melakukan kegiatan indah mereka tadi dengan perasaan lega sekali.
...πππππππππππππ...
Author sudah merevisi bab ini sebanyak empat kali readers, dan selalu tidak diterima oleh pihak PFnya sebanyak empat kali juga, akhirnya author ganti deh kata-kata dari part ini menjadi seperti iniπ¬.
Dan untuk kemarin author sudah Up babnya yang ini yaps, namun tidak lolos seleksi karena babnya katanya terlalu hareudangππ
Alhasil setelah empat kali tidak lolos seleksi, akhirnya author ganti dan kata-kata dalam babnya terlalu jauh dari part sebelumnyaπ
Ini author kasih visualnya Ana ya readers, ini versi author, karena selera kita pastinya berbeda-beda yaπππ
Semoga cocokππ
ANA
...πππππππππππππ...
__ADS_1
...***TBC***...