
Ketika Alex masuk kedalam kamar dia melihat Ana masih tertidur diatas ranjang seperti tadi ketika dia tinggal.
Ketika Alex ingin merebahkan badannya diranjang, dia dikejutkan oleh Ana yang tiba-tiba langsung beranjak dari ranjang dengan berlari menuju kedalam kamar mandi.
"Hueeeekk, hueeeek", muntah Ana ketika sudah berada didalam kamar mandi.
Alex langsung saja mendekati Ana yang sedang muntah-muntah didalam kamar mandi.
"Ana minum obat dulu yuk, supaya tidak terlalu mual", kata Alex kepada Ana ketika sudah berada dibelakangnya Ana sambil memijat lembut tengkuknya Ana.
Dan Ana dia hanya mengangguk saja memberikan respon kepada Alex. Ketika sudah selesai Alex menuntun Ana untuk duduk diatas ranjang kembali, dan Alex langsung membantu Ana untuk meminum obatnya yang tadi diresepkan oleh Dokter Rico.
"Ana ingin makan apa sayang, biar nanti Kakak belikan?? ", tanya Alex kepada Ana ketika Ana sudah selesai meninum obatnya.
"Apa saja Kak", jawab Ana kepada Alex sambil badannya disandarkan disandaran ranjang.
"Baiklah akan Kakak belikan sebentar ya makanannya, Ana tunggu saja dulu disini ya", jawab Alex kepada Ana. Dan Ana hanya mengangguk kecil kepada Alex.
Alex langsung saja keluar dari dalam kamar sambil membawa ponselnya, ketika Alex baru saja sampai diruang tamu, bell pintu rumahnya tiba-tiba berbunyi, dan Alex langsung saja membukanya.
Dan ternyata ketika dibuka, yang datang adalah Dokter Rico beserta istri dan juga anak balitanya.
"Eh kamu Rico, hey yang tampan ini siapa namanya?? ", kata Alex menyapa Dokter Rico, dan Alex hanya tersenyum ramah saja menyapa istrinya Dokter Rico, sedang Alex ketika melihat anaknya Dokter Rico dia langsung saja menggoda anaknya Dokter Rico.
"Charles Om Alex", jawab istrinya Dokter Rico kepada Alex sambil menirukan suara anak kecil.
"Kamu sepertinya mau pergi ya Alex", tanya Dokter Rico kepada Alexander.
"Tidak, aku cuma mau menyuruh anak buahku untuk membeli makanan saja", jawab Alex kepada Dokter Rico.
"Eeh sampai lupa, ayo silahkan masuk Rico, Nyonya", kata Alex mempersilahkan masuk Dokter Rico dan istrinya Dokter Rico dengan nada ramahnya.
"Ini Alex tidak perlu membeli makanan lagi, kami sudah membawa makanan yang aku rasa cukup untuk kita berempat bersama istri kamu juga", kata Dokter Rico sambil memberikan sebuah kotak yang ukurannya cukup besar kepada Alex ketika mereka semua sudah pada duduk diruang tamu.
"Terimakasih banyak Rico", jawab Alex kepada Dokter Rico dengan tersenyum.
"Istri kamu dimana Alex ko tidak kelihatan", tanya Dokter Rico kepada Alex. Sedang istrinya Dokter Rico dia hanya diam saja sambil mendengarkan Alex serta Dokter Rico berbicang sambil juga mengajak anaknya yang bernama Charles bermain.
"Lagi istirahat dikamar, sebentar biar aku ajak istriku kesini dan sekalian aku juga mau menyiapkan makanan ini untuk kita", kata Alex dengan ramah kepada Dokter Rico.
__ADS_1
Walau Alex sendiri bisa dikatakan jarang sekali menyiapkan makanan, akan tetapi sebagai tuan rumah yang baik, dia akan menyiapkannya untuk Dokter Rico dan juga istrinya.
"Eh tidak perlu Alex, kamu panggil saja istrimu, tapi jika istrimu tidur tidak perlu dibangunkan ya kasihan, untuk makanannya biar istriku saja yang menyiapkannya", jawab Dokter Rico kepada Alex dengan nada tidak enak.
"Oh baiklah Rico, dan dapurnya ada disebelah sana Nyonya", jawab Alex kepada Dokter Rico sambil menunjuk letak dapurnya kepada istrinya Dokter Rico.
Setelah berkata demikian, Alex langsung berjalan menuju kedalam kamar untuk mengajak Ana keluar, sedangkan istrinya Dokter Rico dia langsung saja menyiapkan makanan yang dia bawa tadi untuk dinikmati bersama-sama. Dan Charles dia dititipkan kepada suaminya yaitu Dokter Rico.
Dokter Rico tadi dirumah sakit setelah Alex pergi dari ruangannya dia langsung saja menghubungi istrinya yang sedang dirumah dan menjaga anaknya. Dokter Rico menyuruh istrinya untuk memasak yang banyak, untuk dibawa kerumahnya Alex dan Ana.
Sebenarnya Dokter Rico ingin sekali mengajak Alex dan Ana untuk makan direstoran, akan tetapi Dokter Rico sangat tahu, jika kondisi Ana sangat tidak kuat untuk diajak keluar. Alhasil disinilah Dokter Rico beserta anak dan istrinya, ada dirumahnya Alex sambil membawa makanan yang tadi dimasak oleh istrinya.
Alex dan Ana mereka sudah keluar dari dalam kamar. Ketika tadi Alex baru saja masuk, Alex melihat Ana memejamkan matanya sambil badan bersandar dikepala ranjang.
Dan Ana ketika mendengar suara langkah kaki mendekat kearahnya, dia langsung saja membuka matanya dan melihat Alex sedang berjalan kearahnya.
"Ada Dokter Rico, bersama istri dan juga anaknya main kesini Ana, apakah sayang kuat untuk ikut bergabung bersama Kakak diluar?? ", kata Alex kepada Ana ketika sudah duduk dipinggir ranjang dekat Ana duduk.
"Iya Kak, Ana mau, kepala Ana juga tidak terlalu pusing seperti tadi, sudah enakan", jawab Ana dengan tersenyum manis kepada Alex.
"Baiklah, ayo Kakak bantu", jawab Alex kepada Ana sambil tersenyum juga dan lalu membantu Ana turun dari ranjang.
Dengan keadaan yang sudah cukup fit karena meminum obat serta vitamin yang diberikan oleh Dokter Rico tadi, Ana akhirnya sudah ikut bergabung duduk bersama Dokter Rico diruang tamu.
Sedangkan istrinya Dokter Rico dia masih didapur karena menyiapkan makanan yang tadi dibawanya belum selesai disiapkannya diatas meja makan.
"Sudah mendingan Dokter setelah meminum obat yang tadi Dokter berikan", jawab Ana dengan tersenyum kepada Dokter Rico.
"Panggil Rico atau Kakak seperti Alex saja ya Ana, biar lebih enak didengar", kata Dokter Rico kepada Ana.
"Ana panggil Kakak saja ya, kan Dokter Rico sudah tua seperti Kak Xander, rasanya Ana tidak sopan jika memanggil Dokter Rico dengan panggilan Rico saja", jawab Ana dengan pelan, akan tetapi masih didengar oleh Dokter Rico.
Alex tertawa kecil mendengar perkataannya Ana, sedangkan Dokter Rico dia sedikit terkejut mendengar perkataan jujur dari Ana.
"Maafkan Ana Rico, dia waktu kecil pernah mengalami cidera dikepalanya yang cukup parah akibat penculikan yang dilakukan oleh saingan bisnis dari Daddynya, alhasil sifat dia terkadang masih seperti anak kecil lugu dan polos", kata Alex menjelaskan kepada Dokter Rico ketika Alex melihat wajah syok dari Dokter Rico.
"Oh aku faham dan mengerti Alex", jawab dari Dokter Rico sambil mengangguk ketika sudah mendengar penjelasannya Alex tadi.
Tiba-tiba suara dari istrinya Dokter Rico mengalihkan pembicaraan mereka semua.
__ADS_1
"Makanan sudah siap", kata istrinya Dokter Rico kepada Alex, Ana dan juga Dokter Rico suaminya. Karena dia sudah selesai menyiapkan makanan dimeja makan.
"Waah Kakak menyewa pembantu ya, cantik sekali dia", kata Ana yang melihat istrinya Dokter Rico baru saja keluar dari dalam dapur.
Dokter Rico yang mendengar perkataan dari Ana, dia langsung tertawa cukup keras sekali karena istrinya dibilang pembantu. Dan Alex dia tertawa kecil karena merasa tidak enak kepada istri dari sahabatnya itu.
Sedangkan istrinya Dokter Rico dia langsung melototkan matanya ketika mendengar perkataannya Ana, yang mengatakan jika dia seorang pembantu.
"Bukan sayang, dia itu istrinya Rico, dia bukan pembantu", kata Alex menjelaskan kepada Ana, dengan lembut.
"Oh lagi pula dia tidak pantas Kak untuk jadi pembantu", jawab Ana lagi dengan polosnya kepada Alex, membuat Dokter Rico dia tertawa lagi.
"Sudah sayang nanti Ayah jelaskan ya, tidak perlu terkejut begitu dan jangan dimasukkan kedalam hati juga ya sayang", kata Dokter Rico yang kasihan melihat muka terkejut dari istrinya yang masih berdiri di dekat shofa sambil tertawa kecil kepada sang istri.
"Kalau begitu ayo kita makan saja", ajak Alex kepada semuanya sambil terus memapah Ana, takut Ana terjatuh.
"Kakak cantik itu anaknya namanya siapa?? ", tanya Ana kepada istrinya Dokter Rico dengan gaya lucu dan imutnya, ketika sudah pada duduk dimeja makan yang ada diruang makan dekat dapur.
Sedangkan istrinya Dokter Rico yang ditanya oleh Ana, dia hanya bingung sambil bertanya-tanya siapakah yang dipanggil Kakak cantik oleh Ana.
"Sayang hey, Ana sedang bertanya kepadamu Mah", kata Dokter Rico menjelaskan kepada istrinya yang sedang duduk disampingnya sambil memangku Charles.
"Oh jadi Kakak cantik itu Mamah, maaf ya Ana Kakak tidak tahu, Ana panggil Kakak Kak Jeslyn ya", kata Istrinya Dokter Rico kepada Ana dan Dokter Rico sambil tersenyum manis kepada Ana.
"Dan ini namanya Charles tante", jawab Jeslyn kepada Ana.
"Sudah sayang makan dulu yuk, supaya tidak mual dan pusing lagi, main sama Charlesnya nanti saja ya setelah makan", kata Alex kepada Ana ketika sudah mengambilkan makanan untuk Ana.
Karena Alex sengaja mengambilkan makanan untuk Ana, sebab Alex kasihan melihat tubuh lemasnya Ana, jika harus mengambil makanan sendiri.
Setelahnya mereka semua makan dengan nikmat dan tenang, serta terkadang dibumbui dengan suara lucunya Charles yang sedang mengoceh, membuat yang ada dimeja makan pada gemas dengan Charles.
Ana makan dia lebih sedikit dari biasanya, karena perutnya Ana tidak kuat untuk diajak makan banyak. Dokter Rico yang melihat Alex membujuk Ana untuk makan lagi, Dokter Rico langsung memberikan penjelasan kepada Alex, untuk jangan memaksa Ana, kalau tidak jika dipaksa Ana bisa memuntahkan lagi apa yang dia makan.
Dan Alex yang paham, akhirnya dia tidak membujuk Ana untuk menghabiskan makannya lagi. Setelahnya Alex beserta Dokter Rico dan Jeslyn mereka melanjutkan makannya lagi hingga selesai. Dengan Ana yang masih setia menunggu Alex serta semuanya selesai makan, sambil memakan buah-buahan yang tersedia diatas meja makan.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Walau Author tidak bisa double Up, tapi Author bisa pastikan setiap hari Up terus ya readers, karena author juga punya kegiatan yang lain, jadi jika harus double Up sekarang sedikit repot🤗🤗🤗😉
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
***TBC***