GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 119


__ADS_3

Ketika Simon sudah merasakan kenikmatannya dia langsung saja merebahkan badannya diatas ranjang disusul oleh Leyna yang juga merebahkan badannya disampingnya.


"Leyna kamu pandai juga bermainnya, apa kamu sering melakukan itu dengan mantan pacar kamu dulu??", tanya Simon kepada Leyna sambil mengatur nafasnya.


"Iya dulu cuma hanya sekedar membantunya melepaskan na***unya saja, akan tetapi tidak sampai melakukan itu", jawab Leyna kepada Simon sambil melihat kearahnya Simon.


"Dan orang yang pertama yang sudah melakukan itu dimilikku menggunakan bibir dan lidah hanya kamu saja Simon", kata Leyna lagi kepada Simon sambil memeluk Simon dari samping dengan keadaan Simon yang masih tidak berpakaian dan Leyna hanya bawahnya saja yang sudah terlepas.


Perkataan dari Leyna membuat Simon langsung mengalihkan pandangannya kearahnya Leyna yang sedang memeluknya itu.


"Apakah benar apa yang kamu katakan Leyna??", tanya Simon kepada Leyna sedikit tidak percaya.


"Benar Simon, untuk apa aku berbohong kepadamu, dan ternyata ketika aku sudah merasakannya rasanya membuatku ketagihan", jawab Leyna kepada Simon sambil tertawa dan langsung juga membuat Simon ikut-ikutan tertawa.


"Aku juga mau tanya kepada kamu Simon, kamu tadi juga sungguh sangat pintar membuatku melayang, apakah kamu sudah sering melakukan itu juga kepada wanita selain aku?", tanya Leyna kepada Simon.


"Belum pernah Leyna, kamu adalah wanita pertama yang sudah menyentuh milikku", jawab Simon kepada Leyna.


"Karena sebelumnya aku hanya bermain solo didalam kamar apartemenku atau bermain didalam kamar mandi menggunakan sabun", sambung perkataan dari Dokter Simon lagi kepada Leyna.


"Apakah perkataanmu bisa aku percaya Simon, secara umur kamu sudah tiga puluhan lebih, dan kamu juga tinggal dinegara bebas, masa kamu belum pernah melakukan itu sama sekali dengan seorang wanita??", tanya Leyna kepada Simon.


"Karena aku tidak suka Leyna celup sana dan celup sini dengan sembarangan wanita, aku lebih suka bermain sendiri daripada harus bermain dengan wanita panggilan, akan tetapi jika kamu mau melakukan itu denganku, aku dengan senang hati akan melakukannya Leyna", jawab Simon kepada Leyna dan sambil menggodanya juga.


"Sementara kita begini saja Simon sebagai teman ranjang, karena kita juga baru saja kenal, aku tidak tahu bagaimana sifat dan karakter kamu, aku takutnya jika nanti melakukan itu dengan kamu, dan aku hamil kamu tidak mau bertanggung jawab dengan anak yang sedang aku kandung", jawab Leyna kepada Simon.


"Iya baiklah aku mengerti, aku akan menunggu kamu siap saja Leyna melakukan itu dengan aku", jawab Simon kepada Leyna sambil membalas memeluk Leyna, karena sejujurnya Simon sendiri dia juga belum siap melakukan itu dengan Leyna.


Simon setelah berkata seperti itu kepada Leyna, dia langsung saja melepaskan bajunya Leyna yang daritadi belum dilepaskannya itu, hingga akhirnya Leyna sama-sama tidak memakai sehelai benangpun sama seperti Simon dan setelahnya Simon memainkan squishynya Leyna menggunakan mulut dan juga tangannya.


Leyna diam saja dan sambil menikmati permainannya Simon diatas bukit kembarnya itu.


Dan ketika Simon serta Leyna sedang asik menikmati kegiatan indah mereka, tiba-tiba Simon dan juga Leyna mendengar pintu kamar hotel mereka diketuk dari luar.


Simon langsung saja menghentikan kegiatannya diatas bukitnya Leyna dan dia langsung beranjak dari atas tubuhnya Leyna.


"Kamu disini saja dulu Leyna, biar aku saja yang membukakan pintunya", kata Simon kepada Leyna sambil memakai celana kolornya.


Sedang Leyna dia langsung saja menutupi tubuh polosnya menggunakan selimut yang ada diatas ranjang.


Simon setelah memakai celana kolornya dia langsung saja berjalan kearah pintu dan langsung juga membuka pintunya.


Ketika Simon sudah membuka pintunya dia dikejutkan dengan seorang laki-laki yang berpakaian formal yang tidak dikenalnya ada didepan pintu kamarnya.

__ADS_1


Sedang laki-laki itu ketika melihat keadaannya Simon dia langsung saja menahan amarahnya.


"Maaf anda siapa??", tanya Simon kepada laki-laki itu dengan sopan.


"Dimana Leyna!!!", tanya tegas dari laki-laki itu kepada Simon.


"Kamu siapanya Leyna, dan apa hubungan kamu dengannya??", tanya Simon dengan berani kepada laki-laki yang ada dihadapannya.


"Aaaah, jangan banyak bertanya kamu, minggir!!!", jawab laki-laki itu kepada Simon dan langsung saja mendorong tubuhnya Simon hingga Simon hampir saja terjatuh.


Simon yang tidak ada kesiapan sama sekali dengan dorongan tiba-tiba laki-laki itu dia hampir saja terjatuh akan tetapi Simon masih bisa menahannya, dan laki-laki tadi dia langsung saja melangkahkan kakinya kedalam kamar.


Simon langsung saja menghampiri laki-laki tadi dan langsung bertanya kepadanya, sedangkan laki-laki tadi yang ketika sudah masuk dia melihat pakaian yang berserakan dilantai kamar dengan Leyna yang sedang diatas ranjang sambil menutupi tubuhnya menggunakan selimut hotel.


"Hey siapa kamu, dan apa mau kamu!!!", kata Simon sambil menahan amarahnya kepada laki-laki tadi.


"Ada apa Vino, kenapa kamu kesini dan mengganggu kami seperti ini", kata Leyna dengan menahan rasa jengkelnya kepada mantan pacarnya yang tiba-tiba sudah masuk kedalam kamar hotelnya Simon.


Dan tadi ketika Leyna melihat Vino mantan pacarnya tiba-tiba masuk kedalam kamarnya Simon dia sungguh begitu terkejut sekali apalagi dengan keadaan dia sedang tidak memakai pakaian sama sekali seperti itu, akan tetapi Leyna masih bisa mengontrol rasa terkejutnya kepada Vino, dengan menampilkan wajah santai kepada Vino.


"Apa yang kamu lakukan dengan laki-laki ini Leyna??", kata Vino kepada Leyna sambil menunjuk Simon yang berdiri tidak jauh darinya.


"Menurut kamu apa yang sedang aku lakukan dengannya Vino??", tanya balik Leyna kepada Vino mantan pacarnya.


"Iya sayang", jawab Leyna kepada Simon dan sengaja memanggil Simon dengan panggilan sayang.


"Sungguh kamu tega Leyna denganku, aku masih sayang sekali kepada kamu, kenapa kamu sudah mempunyai laki-laki selain diriku", kata Vino kepada Leyna dengan sangat sedih.


"Bukannya kamu juga sudah mempunyai banyak wanita selain diriku Vino, lagipula kita sudah tidak mempunyai hubungan sama sekali", jawab balik Leyna kepada Vino.


"Apa kamu melakukan itu dengannya Leyna, melakukan yang selama ini aku minta dari kamu, tapi tidak kamu perbolehkan??", tanya Vino lagi kepada Leyna.


"Kalau iya kenapa Vino, dan dengan kedatangan kamu kesini membuat kami terganggu dengan kegiatan indah yang tadi sedang kami lakukan", jawab Leyna kepada Vino dengan tegas.


Sedang Simon dia masih terus mendengarkan perdebatan antara Vino dan juga Leyna, dan ketika Simon sudah jenuh dengan perdebatan mereka, Simon langsung saja berjalan menuju keranjang dan ikut masuk kedalam selimut bersama Leyna.


"Maaf pintu keluarnya ada disana, kami sangat terganggu dengan kehadiran anda disini, dan anda sudah mengganggu kesenangan kami tadi, saya sudah tidak tahan melakukannya dengan Leyna, jika anda tidak ingin keluar dan ingin melihat adegan panas kami silahkan saja", kata Simon kepada Vino ketika sudah masuk kedalam selimut yang sama dengan Leyna.


Dan tanpa diduga Leyna Simon langsung membuka selimut yang pas dibukit squishynya Leyna dan langsung mel***tnya dengan penuh na***u dan ga***h.


"Aaaaah sayang, aku sudah tidak tahan, ayo segera masukan lagi", de***h Leyna yang dibuat-buat untuk memanas-manasi Vino.


Walau merasa marah dan sambil mengepalkan kedua tangannya Vino masih berdiri disitu dan melihat apa yang sedang dilakukan Simon dengan Leyna.

__ADS_1


Leyna yang merasa geram kepada Vino yang tidak mau pergi dari kamarnya Simon dengan sengaja Leyna membuka selimut yang menutupi tubuhnya dan tubuhnya Simon, dan langsung saja Leyna membuka celana kolornya Simon.


Terpampanglah tubuhnya Leyna dan juga Simon yang tanpa menggunakan sehelai benangpun dihadapannya Vino.


Dan Vino dia masih dengan setia melihat adegan panas itu yang dilakukan oleh Simon dan juga Leyna dengan mata yang melotot seperti ingin keluar dari tempatnya.


Vino dia sangat bodoh sekali, sudah tahu keadaan lagi seperti itu, kenapa dia tidak beranjak pergi meninggalkan Simon dan juga Leyna.


Leyna menuntun Simon untuk berada diatas tubuhnya, dan Leyna juga menuntun miliknya Simon untuk dimasukkan kedalam miliknya.


Dan bleeeessss, akhirnya masuk juga miliknya Simon kedalam miliknya Leyna. Walau tadi tujuannya Simon adalah hanya untuk mengusir Vino dari dalam kamar hotelnya dengan cara memanas-manasinya akan tetapi Simon dia tidak menduga dengan kejadian selanjutnya akan seperti itu.


"Aaaaaaaahhhhh", de***h Leyna ketika miliknya Simon sudah masuk kedalam liang surgawinya, sambil menahan rasa sakit diarea intinya.


Vino yang sudah tidak tahan dengan adegan panas itu akhirnya dia pergi juga meninggalkan Simon dan juga Leyna sambil membanting pintu kamar hotel dari luar.


Simon yang melihat Vino sudah keluar dari dalam kamarnya, ingin sekali dia mencabut palu thornya dari dalam miliknya Leyna, akan tetapi kedua kakinya Leyna menahan tubuhnya.


"Simon ini sungguh sakit sekali, teruskan saja ayo", kata Leyna kepada Simon sambil menahan rasa sakit didaerah inti kewanitaannya.


Karena Leyna baru pertama kali melakukan itu dengan seorang laki-laki.


"Tapi Leyna", jawab Simon kepada Leyna dengan ragu.


"Tidak apa-apa Simon", jawab Leyna kepada Simon sambil meyakinkan Simon.


Dan Simon akhirnya menggerakkan miliknya didalam miliknya Leyna dengan sangat perlahan sekali, ketika Simon merasakan kenikmatan dengan gerakan perlahan itu, tanpa sadar Simon semakin cepat dan kuat saja menggerakan miliknya didalam liang surgawinya Leyna.


"Aaaaah Leyna enak sekali ternyata", racau Simon ketika sudah menggerakkan miliknya maju mundur dengan kuat sekali didalam miliknya Leyna.


"Aaah Simon, Faster", kata Leyna kepada Simon.


Dan Simon semakin cepat saja memaju mundurkan miliknya didalam miliknya Leyna hingga akhirnya Simon sampai juga dipuncak kenikmatannya.


Tanpa sadar Simon akhirnya menyemburkan cairan berharganya didalam rahimnya Leyna dan Leyna juga tidak sadar akan hal itu.


Simon yang baru saja merasakan pelepasannya untuk yang kedua kalinya akhirnya langsung saja ambruk menindih badannya Leyna dengan posisi palu thornya Simon masih menancap didalam liang surgawinya Leyna.


...🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱🌱...


Yah Simon akhirnya melakukan itu juga dengan Leyna 🀣🀣🀣


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2