GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 154


__ADS_3

Mereka semua yang sudah pada merasakan kantuk dan capek yang sangat dimata dan juga badan mereka, akhirnya satu persatu dari mereka ada langsung mengistirahatkan sejenak mata dan tubuh mereka dishofa yang ada disitu.


Enaknya pesan kamar yang mewah ya itu, ruangannya besar, shofanya banyak dan ada ranjang besar nan empuk serta fasilitas yang lainnya kompit seperti rumah kita sendiri.


Sambil menyusui Baby Luis Ana langsung saja melanjutkan tidurnya ketika dia tadi mendengar baby Luis mengangis karena haus ketika baru saja selesai makan, dan Alex pun juga ikut mengistirahatkan badannya disebelahnya Ana.


Yang belum bisa beristirahat mereka hanya menghibur diri mereka sambil menonton televisi dan juga sambil bergantian berjaga dengan yang lainnya.


Hingga siang pun tiba sekitar waktu sudah menunjukkan pukul sembilan pagi, Bella juga belum ada tanda-tanda akan sadar dari tidur lelapnya.


Mereka semua hari itu tidak berangkat kekantor, dan kantor pun sudah mereka serahkan kepada orang kepercayaan mereka masing-masing untuk menghandlenya sementara waktu.


Alex yang merasa sudah sedikit fresh dibadannya dan dia juga sudah bangun dari pukul delapan pagi tadi, dia lalu berpamitan kepada semua Keluarganya untuk mengambil pakaiannya Baby Luis dan juga Ana, namun siapa sangka Tuan Fredo serta Tuan Gavi mereka juga ikutan berpamitan karena mereka berdua juga ingin mengambilkan pakaian untuk istri-istri mereka.


Tuan Fredo, Alex dan juga Tuan Gavi mereka bertiga menitipkan para wanita kepada Papah Aldric yang sudah terjaga dan juga Nico yang masih tidur karena dia baru tidur pukul lima subuh tadi untuk mereka tinggal sebentar.


Diluar ruangannya Tara dan Bella juga dijaga ketat oleh para anak buah mereka semua. Semua itu dilakukan oleh Tuan Fredo, Alex dan juga Tuan Gavi karena mereka tidak mau kecolongan untuk kesekian kalinya.


Dan pihak rumah sakit pun mengijinkannya asalkan para anak buah dan bodyguard itu harus tenang dan tidak membuat gaduh.


Tuan Fredo, Alex dan juga Tuan Gavi yang sudah berpamitan dengan semuanya, mereka bertiga langsung saja pergi dari rumah sakit dan menuju kemansion mereka sendiri-sendiri untuk mengambil keperluan yang mereka butuhkan.


Baby Luis adalah penghibur bagi kepenatan mereka semua yang ada didalam ruangannya Bella dan juga Tara.


Dengan keceriaan dan senyuman dari kelucuan Baby Luis bisa sedikit melupakan rasa sesak didada mereka tentang masalah yang sedang mereka hadapi saat ini.


Alex yang sudah sampai rumah, dia lupa jika dia belum mengabari Simon tentang keadaan yang menimpa Bella dan juga Tara.


Ketika Simon sedang berada dirumah sakit seperti biasanya untuk bekerja, tiba-tiba dia mendengar ponselnya berdering yang ada disaku jas Dokternya.


Simon langsung saja melihat siapa yang menelfonnya, dan ternyata nama Alexander tertera dipanggilan masuk yang ada diponselnya.

__ADS_1


Simon langsung saja mengangkat sambungan telefon dari Alex itu.


"Halo Xander, ada apa??", kata Simon ketika sudah mengangkat sambungan telefonnya.


Simon mengangkat sambungan telefonnya Alex sambil berjalan dikoridor rumah sakit untuk menuju keruang kerjanya, karena dia tadi sedang berkeliling untuk melihat kinerja dari para staff rumah sakitnya.


"Simon aku mau memberitahukan berita buruk kepadamu", kata Alex kepada Simon melalui sambungan telefon.


Dan Simon langsung saja menghentikan langkahnya untuk mendengarkan yang lebih jelas perkataannya Alex.


"Berita buruk apa Xander", jawab Simon dengan sangat penasaran sekali.


"Tara, dan juga Bella mereka tadi malam mengalami kecelakaan dan sampai saat ini mereka berdua belum sadar dari pasca operasi yang mereka jalani tadi malam", jawab Alex kepada Simon.


Dan sungguh perkataannya Alex membuat Simon sangat terkejut sekali, hingga dia tanpa sadar berteriak dan mengakibatkan semua pengunjung, suster dan para Dokter yang sedang pada berjalan dikoridor itu pada melihat kearahnya.


Ada beberapa Dokter yang mendekat kearahnya Simon untuk bertanya kepada simon ketika mendengar teriakannya Simon.


Simon langsung saja menutup ponselnya menggunakan telapak tangannya sebelum menjawab perkataan dari Dokter yang bertanya itu.


"Keluarga saya mengalami kecelakaan, saya permisi dulu semuanya", jawab Simon kepada semua Dokter yang mendekatinya dan dia langsung saja berlalu pergi dari hadapan mereka semua.


Dan para Dokter itu langsung saja reflek mendoakan untuk kesembuhan dari keluarganya Simon.


Simon yang berjalan dengan sedikit berlari dia menuju kedalam ruang kerjanya sambil juga menjawab perkataannya Alex.


"Bagaimana itu bisa terjadi Xander, dan dimana Tara serta Bella dirawat saat ini??", kata Simon kepada Alex.


Dan dengan sambungan telefon masih tersambung akhirnya Simon sampai juga diruang kerjanya dan dia langsung saja melepaskan jas Dokternya.


"Ceritanya panjang Simon, dan mereka saat ini sedang dirawat dirumah sakit Indah Cahaya Simon", jawab Alex kepada Simon.

__ADS_1


"Saya tahu rumah sakit itu, dan saya akan segera kesana sekarang juga bersama Leyna istriku", kata Simon kepada Alex dan Simon langsung saja mematikan sambungan telefonnya Alex.


Simon yang sudah melepaskan jas Dokternya dia langsung saja mengambil kunci mobilnya dan tas kerjanya untuk dia bawa pulang.


Dan Simon langsung saja bergegas untuk keluar dari rumah sakit dan menjemput Leyna yang sedang bekerja dikantornya.


Setibanya diparkiran khusus Dokter, Simon langsung saja masuk kedalam mobilnya dan segera menjalankannya dengan kecepatan yang cukup lumayan tinggi.


Empat puluh menit kemudian Simon akhirnya sampai juga diPerusahaan mertuanya tempat Leyna bekerja.


Simon langsung saja sedikit berlari menuju kedalam lift serta langsung menekan tombol lift yang menuju kelantai ruangan Leyna berada.


Simon langsung saja keluar ketika lift yang dia naiki sudah sampai dilantai ruangan kantor Leyna berada.


Tanpa mengetuk pintu dulu, Simon langsung saja masuk kedalam ruangan kantornya Leyna, yang mana membuat Leyna langsung saja terkejut ketika dia mendengar pintu ruangannya terbuka dengan sedikit kasar begitu.


"Simon ada apa sayang tumben kesini dijam segini, apa kamu tidak bekerja??", kata Leyna sambil berdiri dan berjalan mendekati Simon yang baru saja membuka pintu ruang kerjanya.


"Leyna kita harus kerumah sakit Indah Cahaya, karena Tara dan juga Bella mereka baru saja mengalami kecelakaan dan sampai sekarang mereka belum pada sadar", kata Simon dengan segera kepada Leyna.


Leyna pun langsung terkejut sekali, walau dia tidak begitu akrab dengan Tara dan juga Bella namun Leyna tahu jika Tara dan Bella adalah Kakak iparnya Alex, sepupunya Simon suaminya.


"Iya-iya sebentar, aku ambil tas aku dulu Simon", jawab Leyna kepada Simon dan dia langsung saja mengambil tasnya.


Tanpa mematikan laptop dan menyimpan pekerjaannya terlebih dahulu, Leyna langsung saja meninggalkan ruang kerjanya, namun sebelumnya Leyna menyuruh sekretarisnya untuk menyimpan dan merapikan pekerjaannya yang ada dimeja kerjanya.


Simon dan juga Leyna mereka berdua langsung saja masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan oleh petugas keamanan kantor, ketika sudah sampai diloby kantor dan segera tancap gas menuju rumah sakit yang dituju.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2