GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 95


__ADS_3

Ternyata Nyonya Gia telah sampai lebih dulu dibandingkan yang lainnya, dan ketika tadi Nyonya Gia baru saja sampai dirumah sakit, Nyonya Gia lalu menelfon Alex dan bertanya apakah sudah pada sampai, waktu Alex menjawab jika yang lain belum pada sampai, Nyonya Gia langsung saja menunggu Alex dan lainnya dipelataran rumah sakit depan loby.


Sepuluh menit kemudian, mobil yang ditumpangi oleh Alex beserta Ana, dan Tara juga Mommy Dania, sampai juga diparkiran rumah sakit.


Ketika Nyonya Gia yang sedang menunggu Alex dan yang lainnya datang, dia dikejutkan dengan seseorang yang menyapa dirinya.


"Tante, tante disini, sedang apa Tan?? ", sapa orang itu kepada Nyonya Gia.


"Eh ternyata kamu Simon, Tante sedang menunggu Alex dan lainnya datang, karena mau memeriksakan kandungannya Ana", jawab Nyonya Gia ketika dia melihat kearah orang yang menyapanya tersebut. Dan orang itu adalah Dokter Simon.


Dokter Simon dia tadinya ingin pulang kemasionnya, karena dia sudah shift malam tadi. Dan ketika sampai diloby Dokter Simon dari jauh sudah melihat punggung seseorang yang sangat dia kenali.


Ketika Dokter Simon mencoba mendekatinya ternyata benar dugaannya, jika pemilik punggung itu adalah tantenya, alias Maminya Alex, yaitu Nyonya Gia.


"Waaah Ana hamil tante, dan aku akan segera mempunyai keponakan dong ini, selamat ya Tante yang sebentar lagi akan menjadi Oma", jawab Dokter Simon dengan begitu senangnya mendengar kehamilan dari Ana sambil mengajak berjabat tangan kepada Nyonya Gia.


"Iya Simon, terimakasih, ini kamu sendiri mau kemana?? Mau pulang atau bagaimana?? ", tanya Nyonya Gia kepada Dokter Simon sambil tertawa dengan senangnya.


"Mau pulang Tante karena Simon shift malam tadi", jawab Dokter Simon kepada Nyonya Gia.


"Oh, kamu sendiri kapan mau menikahnya, umur kamu sudah matang lho Simon", tanya Nyonya Gia lagi kepada Dokter Simon.


"Belum mendapatkan wanita yang pas tante dihatinya Simon", jawab Dokter Simon kepada Nyonya Gia sambil tertawa kecil.


"Bagaimana mau cari calon istri, jika luka dihatiku dan rasa cinta dihatiku saja masih terpaut dengan Bella tante", batin Dokter Simon ketika habis menjawab perkataannya Nyonya Gia sambil tersenyum.


"Tante doakan semoga kamu segera menyusul Alex ya Simon, oh iya itu mereka sudah pada datang", jawab Nyonya Gia dan Nyonya Gia melihat Alex dan lainnya sedang berjalan kearahnya dan juga Dokter Simon.


"Aamiin, baiklah kalau begitu Tante karena mereka sudah datang, Simon pamit dulunya tante, mau pulang tidur capek tante", kata Dokter Simon lagi kepada Nyonya Gia.


"Iya Simon, hati-hati dijalan", jawab Nyonya Gia kepada Dokter Simon.


"Mau kemana kamu Simon, kami datang kamu malah mau pergi?? ", tanya Alex yang melihat Dokter Simon mau pergi.


"Mau pulang Xander capek, habis shift malam soalnya", jawab Dokter Simon kepada Alex.


Dan yang lainnya mereka hanya tersenyum ramah saja menyapa Dokter Simon, begitu juga dengan Dokter Simon.


"Baiklah, hati-hati saja dijalan Simon", kata Alex lagi kepada Dokter Simon.


"Iya Xander", jawab Dokter Simon lagi sambil berlalu dari situ.

__ADS_1


"Calon cucu Grandma, ayo Ana kita periksa dulu, Mami sangat excited sekali rasanya", kata Nyonya Gia kepada Ana sambil mengusap lembut perutnya Ana yang bisa dibilang sudah sedikit berisi dari biasanya.


Perkataan dari Nyonya Gia membuat Mommy Dania dia merasa bahagia juga, begitupun dengan Alex.


"Sudah ayo, Bella sudah daritadi menunggu kita didalam", kata Tara kepada semuanya.


Dan akhirnya mereka semua langsung saja melangkahkan kakinya menuju keruangannya Dokter Bella setelah mendengar perkataan dari Tara.


Setelah beberapa menit berjalan, akhirnya mereka semua sampai juga diruangannya Dokter Bella, dan Dokter Bella pun menyambut mereka semua dengan senyum ramah.


Sedang dengan Tara, dia langsung saja memeluk dan memberikan kecupan didahinya Dokter Bella.


"Halo Ana, selamat ya mau menjadi seorang Mommy, pasti cantik nih jika anaknya nanti perempuan soalnya Mommynya sangat cantik sekalih begini", kata Dokter Bella kepada Ana sambil mengajaknya berpelukan khas perempuan.


"Terimakasih Kak Bella", jawab Ana kepada Bella sambil tersenyum.


"Ayo sekarang Kak Bella periksa dulu yuk kandungannya Ana", kata Dokter Bella kepada Ana.


"Alex bisa bantu Ana tidurkan disitu", kata Dokter Bella kepada Alex sambil menunjuk brankar pasien yang ada diruangannya Dokter Bella.


Dan Alex langsung saja membantu Ana untuk tiduran dibrangkar pasien, sedangkan Dokter Bella dia menyiapkan alat-alat serta tidak lupa juga dengan sarung tangannya.


Mommy Dania, Nyonya Gia, serta Tara mereka masih setia memperhatikan apa yang akan dilakukan oleh Dokter Bella kepada Ana.


Setelah mengoleskan Gel keperutnya Ana, Dokter Bella mulai melakukan pemeriksaan kandungannya Ana.


"Nah ini semuanya, calon babynya masih kecil sekali", kata Dokter Bella sambil menunjukkan layar USG kepada semuanya.


"Cucu kita Nia", kata Nyonya Gia kepada Mommy Dania sambil tersenyum senang sekali.


"Iya Gia", jawab Mommy Dania juga dengan sama bahagianya.


"Sebentar akan aku perjelas", kata Dokter Bella sambil memperbesar gambarnya.


"Nah ini kepala babynya Ana, ini adalah kaki serta tangannya yang masih sangat kecil sekali, babynya masih kecil, dan sekarang kita dengarkan denyut jantungnya ya", kata Dokter Bella sambil menunjukkan bagian-bagian dari tubuh babynya.


Alex, Tara, Ana, Nyonya Gia, Mommy Dania mereka sangat memperhatikan dan mendengarkan sekali apa yang disampaikan oleh Dokter Bella.


"Dug-dug-dug-dug-dug", begitu nyaring dan kencangnya bunyi detak jantung babynya Ana, membuat Alex tanpa sadar dia ingin menangis dan matanya berkaca-kaca.


Sedangkan Mommy Dania serta Nyonya Gia mereka senang sekali, dan Tara pun sangat takjub mendengarnya.

__ADS_1


"Nah detak jantungnya normal 150 denyutan per menit", kata Dokter Bella ketika sudah selesai mengecek denyut jantung babynya Ana.


"Sudah selesai Ana, ayo kita keluar dulu dari sini", ajak Dokter Bella kepada semuanya untuk keluar dari ruang pemeriksaan dan duduk dishofa serta kursi yang ada didalam ruangannya Dokter Bella.


Alex dan Ana mereka duduk dikursi depan mejanya Dokter Bella, sedang Dokter Bella dia duduk dikursi kerjanya dengan Tara yang berada disamping kursinya Dokter Bella.


Mommy Dania dan Nyonya Gia mereka berdua duduk dishofa yang ada disitu dan masih bisa mendengar perkataannya Dokter Bella kepada Ana serta Alex.


"Alex semuanya normal, sehat, dan bagian-bagian tubuhnya tadi sudah mulai berkembang dengan baik, dan dari hasil USG tadi, usia kandungannya Ana sudah mulai memasuki usia enam minggu", kata Dokter Bella menjelaskan kepada Alex dan didengar semuanya.


"Tapi ketika disana kemarin katanya baru lima Minggu Bella?? ", kata Alex dengan bingung kepada Dokter Bella.


Walau Alex pintar dalam hal bisnis tapi tidak salah juga jika Alex bertanya seperti itu kepada Dokter Bella, karena Alex cuma ingin yang terbaik untuk anaknya.


"Kan tadi aku bilangnya mulai memasuki Alex, jadi artinya lima minggunya sudah terlewat ya sekitar lima harinanlah", jawab Dokter Bella kepada Alex.


"Intinya sama Alex kalau cuma selisih beberapa hari saja", sambung Dokter Bella lagi kepada Alex dan masih didengar yang lainnya juga.


"Nanti akan aku belikan obat sama vitamin yang paling bagus dan baik buat Ana Alex sekalian nanti aku belanja sama Mommy", kata Dokter Bella lagi kepada Alex.


Dan Tara juga sudah bilang keDokter Bella jika Mommy juga akan mengajak belanja bersama-sama.


"Kita sudah selesai kan, kalau sudah ayo kita belanja Nak", tanya Mommy Dania keada Dokter Bella.


"Sebentar Momm, itu Bella apakah kami boleh melakukan hubungan intim?? ", tanya Alex dengan gamblang dan membuat yang lainnya langsung tertawa mendengar pertanyaan dari Alex.


"Boleh asal pelan-pelan selama hamil, karena jika terlalu cepat bisa membuat perutnya Ana nanti kram, dan itu bisa bahaya untuk Ana serta calon baby kamu", jawab Dokter Bella kepada Alex.


"Baiklah aku faham, sudah Momm Alex sudah lega bisa bertanya, silahkan jika mau berangkat belanja", kata Alex kepada Dokter Bella dan Mommy Dania, sontak saja perkataan dari Alex membuat semuanya langsung tertawa lagi.


"Iya sudah ayo dan ini foto hasil USGnya tadi", kata Dokter Bella sambil menyerahkan hasil foto UDGnya Ana kepada Alex dan Ana.


"Emm Bella bisakah dilebihkan itu hasil foto USGnya, mau tante tunjukkan kepada Om Gavi Bella", kata Nyonya Gia kepada Dokter Bella.


"Tenang tante, Bella sudah tahu, nih Bella cetak empat tadi", jawab Dokter Bella dengan tertawa kepada Nyonya Gia sambil memberikan foto hasil USGnya Ana lagi.


Dan setelah selesai semuanya mereka semua langsung saja keluar dari dalam ruangannya Dokter Bella. Mereka semua sangat bahagia dan senang mendengar calon babynya Ana baik dan normal perkembangannya, mereka semua juga berharap semoga lancaral dan baik-baik saja sampai hari dimana baby itu dilahirkan.


Alex mengantar Ana pulang, sedang Nyonya Gia dia langsug menuju kekantor untuk menunjukkan hasil USGnya Ana, dan Tara, Mommy Dania serta Dokter Bella mereka bertiga langsung saja menuju kemall untuk berbelanja.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2