
Ketika Bella sudah sadar kemarin dia bertekad dan bersungguh-sungguh ingin cepat sembuh dan bisa berjalan lagi supaya dia bisa melihat babynya dan juga merawat Tara yang belum sadarkan diri itu.
Ketika sudah lewat tiga hari, Bella akhirnya sudah bisa naik turun brankarnya sendiri dan juga sudah bisa mulai berjalan walau sangat perlahan sekali.
Bella yang sudah bisa turun dari ranjang pasiennya, dia langsung saja melangkahkan kakinya kebrankarnya Tara, dengan meneteskan air matanya, dia mengusap lembut wajahnya Tara yang sedikit kurus itu ketika sudah berdiri disamping brankarnya Tara.
"Cepat sembuh sayang, My Griy ayo bangun, kita bermain dan berkumpul seperti semula, apakah kamu tidak mau melihat baby girl kita sayang", kata Bella mengajak berbicara kepada Tara dengan penuh sayang.
Didalam ruang perawatannya Bella cuma ada Mommy Dania dan juga Mamah Angel, serta Ana, namun Ana dia sedang menidurkan baby L didalam kamar pribadi yang ada didalam ruang perawatannya Bella.
Mommy Dania serta mamah Angel mereka berdua menahan air matanya ketika melihat Bella mengajak berbicara Tara seperti itu.
Bella lalu meminta Mommy Dania atau Mamah Angel untuk mengambilkan air dan sebuah wastlap untuk dia membersihkan badannya Tara.
Mamah Angel dia langsung saja mengambilkan air dan menaruhnya kedalam ember kecil yang tersedia didalam kamar mandi, sedang Mommy Dania lalu memberikan wastlapnya yang sudah disiapkannya itu sejak kemarin.
Dengan telaten, Bella membersihkan badannya Tara, dari tangan, kaki, perut hingga kedada dan juga leher, serta wajahnya pun turut serta Bella bersihkan dengan hati-hati dan perlahan-lahan.
"Kalau capek sudah ya Nak, jangan dipaksakan, nanti jahitan diperut kamu malah sakit, ayo istirahat dulu", kata Mamah Angel kepada Bella yang masih dengan setia berdiri disamping brankarnya Tara sambil melihat terus keawahnya Tara ketika sudah membersihkan badannya Tara.
"Nanti saja Mah, Bella masih ingin disini menemani suami Bella yang sedang tertidur", jawab Bella kepada Mamah Angel.
"Kalau begitu kamu duduk saja Nak", kata Mommy Dania sambil mengambilkan sebuah kursi untuk Bella.
Bella lalu duduk dikursi yang diambilkan oleh Mommy Dania, dia lalu menyandarkan kepalanya didekat tangannya Tara dengan terus mengusap lembut tangannya Tara.
Sedangkan baby girlnya Tara dan juga Bella dia juga mengalami peningkatan dengan berat badannya yang terus naik sepanjang harinya.
Keluarga William dan Keluarga Damara serta Keluarganya Papah Aldric sudah diberitahu ketika Bella sudah sadarkan diri kemarin.
Mereka sengaja memberitahukan kecelakaan yang menimpa Tara serta Bella kepada Keluarga dekat mereka setelah Bella sadarkan diri.
Mereka semua juga turut khawatir dan juga prihatin melihat keadaannya Tara yang belum sadarkan diri itu, bahkan ada salah satu saudara yang menyarankan Tara untuk berobat keluar negeri saja, namu Bella langsung menolaknya dengan mentah-mentah.
Sebab jika Tara sampai dibawa keluar negeri dia pasti tidak akan bisa ikut bersama Tara, karena babynya sedang dirawat rumah sakit itu.
__ADS_1
Singkat cerita sudah seminggu Bella sadar dan dia juga sudah mulai bisa berjalan dengan lancar sekali.
Setiap hari Bella selalu mengajak berbicara kepada Tara dan juga merawatnya.
Bella yang meminta ijin kepada Mamah Angel serta Mommy Dania untuk melihat baby girlnya pun harus sabar menunggu, karena pasalnya tidak ada orang diruangan itu selain mereka.
"Nanti saja ya Nak, ketika yang lain sudah pada datang kesini, karena kita tidak bisa meninggalkan Tara disini sendirian", kata Mommy Dania kepada Bella.
Bella pun dengan terpaksa menuruti permintaannya Mommy Dania, karena memang benar apa kata Mommy Dania jika mereka tidak bisa meninggalkan Tara sendirian.
Karena memang waktu masih menunjukkan jam kerja, dan mereka semua juga belum pada datang kerumah sakit.
Sedang Ana dan juga Baby L mereka berdua ikut dengan Alex kekantor. Sungguh kedatangan Ana dan juga Baby L untuk pertama kalinya setelah Ana melahirkan langsung saja mencuri pandangan dari semua karyawannya Alex.
Dan langsung menjadi buah bibir dikalangan mereka semua, karena menilai Ana semakin cantik saja setelah dia melahirkan.
Mereka pun juga membayangkan jika Alex akan menjadi hot daddy dan menjadi godaan untuk kaum hawa tentunya.
Kembali lagi keBella yang berada dirumah sakit. Jam pulang kerja sudah berakhir dari jam empat tadi, dan semua keluarga mereka baru sampai dirumah sakit sekitar jam enam sore.
Mereka juga sudah menelfon kepada Alex jika hari itu tidak bisa datang kerumah sakit.
Ketika Bella sudah melihat semua Keluarganya sudah masuk kedalam ruang perawatannya, Bella lalu mengajak Mamah Angel untuk mengantarkannya melihat baby girlnya.
Walau tidak berada dijam jenguk, namun Bella tetap diperbolehkan masuk kedalam ruang perawatan babynya sebab dia adalah Mamahnya.
Untuk pertama kalinya Bella melihat anaknya yang masih sangat skecil sekali sudah dipasangi selang sana sini, membuat hatinya sangatlah sakit sekali dan langsung meneteskan air matanya.
"Anakku", kata Bella sambil mengusap tabung kaca inkubator babynya.
Seorang perawat dan bidan yang berjaga diwaktu itu, mereka terus menemani Bella, karena siapa tahu Bella akan membutuhkan bantuannya.
"Nyonya jika anda ingin menggendongnya dan memberinya ASI bisa nyonya, karena berat badannya pun sudah normal sekarang sesuai dengan umurnya", kata Bidan itu kepada Bella dengan ramah.
"Tolong bantu saya mbak", kata Bella kepada bidan itu.
__ADS_1
Ketika baby girl yang sudah keluar dari tabung inkbatornya dan sudah berada didalam gendongannya Bella, Bella langsung saja memeluknya dengan penuh kasih sayang dan penuh perhatian sekali.
Air matanya pun tidak terbendung juga, Bella terus menciumin dengan pelan wajah dari anaknya.
Dan Bella mencoba untuk memberikan ASI pertamanya kepada baby girlnya.
Walau mata baby girlnya masih terpejam, baby girlnya seolah tahu jika yang menggendongnya adalah Mamahnya sendiri, baby girl itu langsung mengusap-usapkan wajahnya dengan pelan didadanya Bella.
Masih sedikit kesulitan dalam mengh***p put1ngnya Bella karena masih ada selang makanan dimulutnya, membuat baby girl itu tidak leluasa dalam meminum ASInya Bella.
Bella sungguh sangat senang sekali, untuk pertama kalinya dia bisa menyusui babynya, walau itu tidak bisa lama karena dia harus segera kembali keruangannya dan babynya harus masuk lagi kedalam inkubator.
Namun Bella terus bersyukur jika Babynya bisa melewati masa kritisnya dan masa sulitnya dengan baik.
"Mami akan menjengukmu besok lagi ya sayang, tidur yang nyenyak malam ini", kata Bella sebelum pergi meninggalkan baby girlnya.
Sedangkan Mamah Angel dia hanya bisa menunggu diluar ruangannya baby girlnya Bella saja karena hanya Mamahnya saja yang bisa boleh masuk kedalam.
Mamah Angel langsung saja berdiri ketika sudah melihat Bella keluar dari dalam ruangan itu.
"Ayo Mah, kita kembali kekamar, Bella sudah tidak sabar untuk menceritakannya kepada Tara", kata Bella ketika sudah sampai dihadapan Mamahnya.
Mamah Angel lalu menemani Bella kembali keruangannya dan wajahnya Bella terlihat lebih berseri ketika baru bisa melihat anaknya yang masih berada didalam ruang inkubator itu.
...π π π π π π π π π π π π π ...
Semoga partnya memuaskan untuk para readers ya, karena Author tidak kuat menulisnya, sebab teringat dengan kedua anaknya author dulu dua-duanya juga masuk keruang inkubator, terutama yang kecil dia seminggu didalam inkubator dengan keadaan selang menempel dimana-mana seperti anaknya Bellaπ£.
Namun sekarang kedua anaknya author sudah pada besar dan lagi aktif-aktifnyaπ€π€,
Maafkeun malah curcolπππ
...πππππππππππππ...
***TBC***
__ADS_1