
Hari berganti hari dan minggu berganti minggu, tanpa terasa bulan juga ikut berganti.
Setelah peristiwa Tara dan juga Bella yang kecelakaan kemarin dan mengalami koma, tanpa terasa juga sudah terlewat sepuluh bulan saja dari kejadian itu.
Itu artinya umurnya baby L juga sudah satu tahun saja. Dan dia saat ini sedang sangat aktif-aktifnya belajar berjalan dan berbicara.
Alex kira ketika ada baby L ditengah-tengah keluarganya akan membuat Ana sedikit berubah dan bisa berfikir dewasa ternyata tidak sepenuhnya benar juga apa yang difikirkan oleh Alex.
Karena Ana ternyata masih menunjukkan sikap dan sifatnya seperti anak kecil dan itu diturunkan kepada anak mereka yaitu baby L.
Seperti kemarin saja yang baru saja terjadi, ketika Alex yang baru saja pulang dari kantor dia tidak melihat dimana istri dan juga anaknya.
Ketika Alex bertanya kepada Bi Lena, Bi Lena menjawab jika Ana dan juga Baby L sedang berada didalam kamar.
Alhasil Alex langsung saja mencari baby L dan Ana didalam kamarnya, namun tidak bertemu juga walau sudah mencarinya kedalam kamar mandi juga.
Alex langsung berinisiatif mencari mereka didalam kamarnya Baby L, dan ketika Alex membuka pintu kamarnya baby L dia langsung melihat kedua orang yang disayanginya itu sedang bermain dan memberantakin semua mainan yang ada didalam kamarnya baby L.
Ana yang melihat Alex masuk kedalam kamarnya baby L dia langsung saja mengajak Baby L untuk bersembunyi dari Alex.
"Ayo L ada Papah, ayo kita sembunyi", kata Ana kepada Baby L sambil merangkak kerumah-rumahan yang ada didalam kamarnya baby L.
Baby L langsung saja ikut merangkak seperti itu juga menuju kerumah-rumahan yang ada disitu.
"Hayo cepetan lari, Papah akan mengejar kalian sampai dapat", kata Alex kepada Baby L sambil berjalan merangkak kearahnya baby L.
Dan Baby L dia sangat senang sekali ketika Alex juga mengikutinya dari belakang sambil ikut berjalan merangkak juga.
Baby L dia bahkan tertawa sangat keras sekali karena merasa lucu ketika dikejar oleh Alex.
Baby L yang sudah masuk kedalam rumah-rumahannya itu bersama Ana, dia langsung saja bersembunyi dari Alex.
Dan ketika Alex melihat Baby L dari jendela yang ada dirumah-rumahan itu, Baby L dengan lucunya dia langsung memberikan sebuah hadiah kepada Alex.
Dan hadiah itu adalah sebuah kentut yang berbunyi sangat keras sekali.
Ana yang melihatnya dia langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali melihat tingkah lucunya baby L, sedangkan Alex dia langsung saja memperlihatkan muka bete nan gemasnya kepada Baby L.
Baby L sendiri yang belum mengerti dia hanya tertawa dengan wajah lucunya ketika melihat wajahnya Alex.
__ADS_1
Alex langsung saja menangkap baby L dan langsung menghujaninya dengan banyak ciuman diwajahnya, hingga membuat Baby L tertawa kegelian karena jenggot dan kumis dari Papahnya.
"Akhirnya kamu ketangkap juga, siapa tadi yang memberikan kentut kepada Papah, hayo ngaku siapa tadi", kata Alex sambil menggelitikin baby L sambil memberikan ciuman kesemua badannya baby L.
Mereka terlihat sekali sebagai keluarga yang harmonis dan bahagia, dan mereka sangat jarang sekali bertengkar, karena sifatnya Ana yang menurut dengan Alex dan Alex pun sering mengalah kepada Ana.
..........>>>>><<<<<..........
Disuatu pagi, ketika Ana yang baru saja bangun tidur dia merasakan ada yang aneh diperutnya, dan dari pengalamannya ketika hamil baby L, Ana yang belum beranjak dari duduknya diatas ranjang, dia lalu mengingat-ingat kapan terakhir kalinya dia datang bulan.
Dan ketika Ana teringat jika dia sudah tiga minggu belum datang bulan. Ana langsung saja beranjak turun dari atas ranjang dan berjalan kearah laci meja riasnya untuk mengambil sebuah testpack.
Alex yang masih terlelap dalam tidurnya dia tidak mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh Ana.
Ana yang sudah mendapatkan testpacknya dia lalu masuk kedalam kamar mandi untuk mengetes apakah dirinya sedang hamil atau tidak.
Ketika air pipisnya sudah dia tampung Ana langsung saja mencelupkan testpack itu kedalam air pipisnya sesuai dengan petunjuk yang dibaca Ana didalam kemasan testpack itu.
Ana memang selalu sedia testpack dirumahnya, dan itupun yang membelikan adalah Alex, untuk berjaga-jaga.
Ana yang antara paham dan tidak paham dengan cara pemakaian testpack tersebut, baru satu menit dia celupkan sudah langsung diambilnya.
"Garisnya dua, sebentar aku baca lagi deh", kata Ana ketika dia melihat ada garis dua yang terlihat didalam testpack itu.
Dan Ana langsung membaca lagi petunjuk serta keterangan yang ada didalam testpack tersebut.
Setelah membaca keterangannya Ana semakin yakin jika garis dua itu menunjukkan hasil yang positif yang artinya dia sedang hamil.
"Jadi ini artinya Ana sedang hamil lagi", kata Ana ketika sudah membaca keterangan yang mengatakan jika garisnya ada dua berarti positif.
Ana yang senang, dia sangat sulit untuk mengutarakannya, dan malah memperlihatkan wajahnya yang flat biasa saja namun sambil tersenyum senang.
Ana lalu keluar dari dalam kamar mandi dan berjalan mendekati Alex yang masih tertidur.
Ketika sudah sampai disamping ranjangnya Alex, Ana langsung saja membangunkan Alex dengan cara memberikan ciuman-ciuman lembut dipipinya Alex.
"Pagi sayang", kata Alex yang sambil memeluk Ana namun masih dengan mata yang terpejam.
"Jangan kencang-kencang meluknya, nanti kegencet babynya", kata Ana yang merasa Alex terlalu kencang memeluknya.
__ADS_1
Alex langsung saja membuka matanya ketika Ana berkata seperti itu, sambil melihat kesemua arah termasuk ranjang sebelahnya, karena takut jika baby L kegencet seperti apa kata Ana.
"Tidak ada baby Luis sayang disini??", kata Alex kepada Ana sambil mencari baby L ketika dia sudah melepaskan pelukannya kepada Ana.
"Siapa yang bilang baby L Papah, baby L itu dia masih tertidur didalam box babynya", kata Ana kepada Alex sambil menunjuk baby L yang masih tertidur didalam box babynya yang ada didalam kamar mereka.
"Terus kalau bukan baby L, lalu siapa sayang??", tanya Alex dengan bingung kepada Ana.
"Ini" ,kata Ana kepada Alex sambil memberikan sebuah testpack kepada Alex.
Alex lalu mengambil testpack itu dari tangannya Ana, dan dia melihat ada dua garis didalam testpack yang sedang dilihatnya.
"Kamu hamil lagi sayang??", kata Alex kepada Ana sambil tersenyum.
"Hu'um", jawab Ana kepada Alex.
Alex langsung saja memeluk Ana yang masih berdiri disamping ranjangnya itu, dan Alex langsung juga menempelkan wajahnya keperutnya Ana.
"Maafkan Papah ya sayang tadi memeluk Mamah dengan kencang, sebab Papah tidak tahu jika sudah ada kamu didalam sini", kata Alex mengajak berbicara kepada calon babynya yang masih sangat kecil sekali itu yang sedang dikandung oleh Ana.
"Tidak apa-apa Papah, sekarang Papah bangun ya, Mamah mau lanjut tidur lagi, karena Mamah masih mengantuk sekali rasanya", kata Ana kepada Alex.
"Tapi ini sudah jam enam sayang, masa kamu mau tidur lagi", kata Alex kepada Ana.
"Bangunkan Ana setengah jam lagi ya Pah, Ana mau tidur sebentar", kata Ana kepada Alex sambil merebahkan badannya dan langsung memejamkan matanya disebelah ranjangnya Alex.
"Daripada kamu tidur lagi, mending Papah menengok adiknya baby L saja yah, mumpung baby L belum terbangun", kata Alex dan dia langsung saja menindih badannya Ana dengan sangat hati-hati sekali.
Dan mereka akhirnya melakukan kegiatan indah mereka dipagi hari, sebelum baby L bangun akan tidur lelapnya.
...πππππππππππππ...
...πππππππππππππ...
...***TBC***...
__ADS_1