
Walau capek, Arga tetap tidak bisa memejamkan matanya dengan sempurna, sebab dia harus menahan hasr4t yang sudah memuncak itu.
Apalagi Vero dia tidur dengan memeluk Arga dengan sangat erat sekali, membuat Arga sampai bisa merasakan empuknya bukit squishynya Vero yang sudah semakin berisi itu.
Ketika jam baru menunjukkan pukul tiga dini hari, Arga yang merasa kebelet untuk buang air kecil pun, dia langsung saja beranjak pergi dari atas ranjang, dan langsung saja melangkahkan kakinya menuju kedalam kamar mandi.
Arga yang sudah selesai dari dalam kamar mandi, dia langsung saja keluar dan melihat bentuk tidurnya Vero yang semakin membuatnya tidak tahan saja, sebab selimut yang menutupi tubuh mulusnya Vero tanpa disadari Vero sudah tidak membungkus tubuh seksinya itu.
Arga yang sudah duduk dipinggir ranjang pun, dia langsung saja menyusuri p4h4 milik sang istri yaitu Vero, semakin keatas hingga semakin keatas lagi.
Sedangkan Vero yang sedikit merasa geli akan gerakan lembut tangannya Arga, dia reflek langsung menggaruk tubuhnya itu.
Membuat Arga langsung tersenyum kecil ketika melihatnya.
Ketika tangannya Arga sudah sampai diatas bukit squishynya Veronica, Arga langsung saja merobek pelan pinggiran lingerie yang dipakai oleh Vero disebelah d4d4nya.
Alhasil bukit suqishynya Vero bisa terlihat cukup jelas sekali dimatanya Arga ketika pembungkus bukit squishynya Vero sudah terlepas dari tempatnya..
Vero masih belum sadar akan apa yang dilakukan oleh Arga kepadanya, sebab Vero dia masih terlelap dalam tidurnya.
Sedang Arga yang sudah tidak sabar, dia langsung saja menangkup kedua bukit squishyanya Vero itu menggunakan kedua tangannya, dan salah satu bukit squishynya Vero Arga masukan kedalam mulutnya.
Arga mengh1s4p bukit squishynya Vero dengan sangat lembut sekali, dan sangat dengan penuh perasaan, hingga tidak sampai membangunkan Vero.
Gerakan lidahnya Arga dipucuk bikit squishnya Vero yang awalnya perlahan penuh dengan kelembutan, lama-lama menjadi sedikit agresif ketika Arga semakin merasakan tegangan tinggi ditiang listriknya itu.
Mulut dan lidah yang sedang beroperasi dengan gerakan yang sangat cepat itu, akhirnya bisa membangunkan Vero juga dalam tidur lelapnya.
Dan Vero sangat terkejut sekali ketika dia membuka matanya tahu-tahu kepalanya Arga sudah berada diatas d4d4nya dan bukit squishynya pun sudah dalam keadaan dih***p oleh Arga dengan sangat kuat sekali itu.
"Aaaaaaaaaah, Kak Arga", kata Vero ketika dia merasa geli akan sentuhan lidahnya Arga dibukit squishynya itu.
Arga yang mendengar de***nnya Vero, dia lalu melepaskan his4pannya dibukitnya Vero dan langsung mencium Vero tepat dibibirnya.
Arga mencium Vero dengan sangat agresif sekali, dan dengan gerakan lidah yang sudah sangat menggebu sekali.
Vero pun yang membalas ciumannya Arga, dia sedikit kuwalahan dengan gerakan lidahnya Arga dimulutnya itu.
Bibir yang mencium, tangan Arga yang merem45 lembut bukit squishynya Vero, bahkan juga memel1ntir dan memainkan pucuk bukitnya itu.
__ADS_1
Hingga membuat Vero tanpa sadar dibagian bawahnya sudah sedikit cukup basah karena ulahnya Arga.
"Eeeengggghhhh", d***h tertahannya Vero ketika Arga terus memainkan pucuk bukit squishynya tersebut.
Arga tiba-tiba menghentikan ciumannya dibibirnya Vero, dan dia lalu berpindah keleher putihnya Vero.
Dalam suasana lampu yang remang-remang, Arga terus melancarkan aksinya yang sedang menciumin dan memberikan begitu banyak tanda cinta dileher dan did4d4nya Vero.
"Aaaaah, Kak Arga Aaaaahh", d***h Vero sambil menjambak sedikit rambutnya Arga yang sedang mengh***p lehernya bak vampir itu.
Tangannya Arga yang awalnya sedang memijat lembut bukit squishynya Vero pun, juga sudah merambah kebawah kearah tempat yang sudah ingin dijamahnya daritadi, yaitu terowongan terlembab miliknya Vero.
"Aaaaaaaahhhh", d***h reflek dari Vero ketika tangannya Arga tiba-tiba mengusap bibir bawahnya dengan sangat lembut itu.
Arga lalu menyusuri dan memberikan kecupan-kecupan singkat disetiap inci tubuhnya Vero dengan gerakan yang sangat sen***l sekali.
Hingga akhirnya Arga sampai juga didepan miliknya Vero yang sudah sangat basah sekali karena ulahnya daritadi.
Dengan sekali gerakan, segitiga bermuda miliknya Vero tergeletak dilantai dengan keadaan yang cukup mengenaskan, karena Arga tadi tidak melepaskan melainkan merobeknya dengan sangat kasar.
Liang surgawinya Vero yang sudah tidak tertutup itu dimatanya Arga, Arga langsung saja membuka kakinya Vero dengan cukup lebar.
Arga memainkan lidahnya dengan gerakan yang sangat lihai sekali diliang surgawinya Vero, hingga membuat Vero terus-terusan mend***h.
"Aaaah Kak Arga, Aaaaaahh", d***h Vero lagi untuk kesekian kalinya kepada Arga.
"Semenjak kamu hamil, milik kamu semakin kenyal saja sayang", kata Arga kepada Vero.
Dan Arga lalu mengh***p lembut kulit kecil yang ada ditengah bibir bawahnya Vero itu dengan hi***pan yang sangat memabukkan Vero sekali.
Ketika dirasa kurang lebar Vero membuka kakinya, Arga lalu membuka miliknya Vero menggunakan jari jemarinya itu, dan langsung dia h***p lagi dengan gerakan yang sangat membuat melayang Vero sekali.
Dan semakin dalam juga Arga memasukkan lidahnya kedalam liang surgawinya Vero itu.
Hingga akhirnya tidak lama juga Vero sampai juga kepuncak kenikmatannya yang pertama.
Dan lahar dingin yang tidak seberapa yang dikeluarkan oleh Vero, langsung dih***p habis oleh Arga dengan sangat menggebu sekali.
Melihat Vero sudah puas akan permainannya, Arga langsung saja melepaskan semua apa yang melekat dibadannya.
__ADS_1
Dan akhirnya menyembullah terong besar miliknya Arga dengan sangat gagah itu.
Dengan deru nafas yang masih belum teratur, Vero lalu memuaskan terongnya Arga menggunakan mulutnya itu.
"Aaaahh yes baby", gantian d***h dari Arga ketika Vero mengh***p terongnya dengan sangat berambisi sekali.
Hingga kedua buah duku yang menggantung indah diantara terongnya Arga, tidak luput juga Vero h**p serta ji***t mengggunakan mulutnya dan lidahnya
Membuat Arga semakin tidak tahan saja untuk segera mengeluarkan getah berharganya itu.
"Aaaaah stop baby, aku sudah tidak tahan", kata Arga kepada Vero.
Dan Arga langsung saja menyuruh Vero untuk merebahkan badannya lagi diatas ranjang.
Arga lalu memposisikan terongnya itu kedalam lubangnya Vero yang sudah menunggunya daritadi untuk segera dimasukin itu.
Ketika dirasa sudah pas, Arga langsung saja dengan perlahan memasukkan miliknya itu kedalam liang surgawinya Vero dengan gerakan perlahan tapi pasti.
Hingga akhirnya masuklah semua terong jumbonya Arga kedalam liang surgawinya Vero dengan sempurna.
"Aaaaaaaaahhhhh", d***h Arga dan Vero secara bersamaan ketika dua kulit kel***n mereka sudah bersentuhan dengan sangat intens sekali.
Dengan menopang tubunya menggunakan kedua tangannya disamping kiri dan kanan tubuhnya Vero.
Arga lalu mulai menggerakan p***tnya dengan gerakan yang teratur dan pasti.
Gerakan yang lembut berubah semakin menggila ketika Arga dan juga Vero merasakan keenakan akan hasil gesekan dua alat ke****n mereka itu.
"Aaaaah, Aaaaaahhh, aaaaahhh", d***han berdua dari Arga dan juga Vero sambil memejamkan matanya menikmati sesuatu dari dalam diri mereka yang sedang beradu itu.
Arga yang belum puas, dia lalu menyuruh Vero untuk memiringkan badannya, dan Arga lalu memasukinya dari arah belakang.
Dan ketika dirasa Arga sudah semakin tidak kuat, gerakan yang dilakukan oleh Arga semakin cepat saja, hingga akhirnya keluarlah juga lahar dingin miliknya Arga yang sangat kental itu kedalam rahimnya Vero lagi.
...π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄...
Part yang seperti ini, membuat author pusing π¬π¬π¬
...πππππππππππππ...
__ADS_1
...***TBC Bonchap***...