GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 211


__ADS_3

Sedangkan dibeda tempat, yaitu diPerusahaannya Keluarga William, Tara yang sudah berangkat kekantor dan sudah ditunggu oleh sekretarisnya untuk meeting dengan client diluar, membuat Tara dengan segera menuju kedalam ruangannya.


Dan benar saja, ketika Tara baru saja keluar dari dalam lift dia sudah didekatin oleh sekretarisnya untuk segera berangkat, karena kata sang sekretaris clientnya sudah berada dijalan menuju kerestoran yang sudah mereka pesan.


Tara langsung saja mengiyakan perkataannya sang sekretaris.


Tara langsung masuk kedalam mobil yang sudah disiapkan ketika dia sudah sampai diloby kantor, sedangkan sang sekretaris dia duduk dikursi depan.


Cuma membutuhkan waktu empat puluh lima menit saja dia sudah sampai direstoran mewah yang sudah mereka pesan.


Tara pagi itu dia sedikit terlambat datang kekantornya karena dia tadi dirumah sedang asik dulu main dengan putri tercintanya hingga membuatnya lupa dengan waktu.


Dan Tara baru sampai dikantornya sekitar jam sembilan pagi, sungguh sikapnya Tara tidak patut dicontoh oleh para karyawannya.


Ketika Tara sudah masuk kedalam restoran mewah tersebut, dia tidak sengaja bertabrakan dengan seorang wanita cantik yang berdandan sangat cantik sekali.


"Sorry", kata Tara kepada wanita tersebut sambil tersenyum formal saja.


Dan wanita tersebut yang melihat ketampanan serta kesopanannya Tara dia langsung saja memasang wajah cantiknya hingga memubuat dia semakin cantik saja, tapi sayang hatinya tidak secantik dengan wajahnya.


"No problem, saya juga salah ko Tuan", jawab perempuan itu kepada Tara sambil tersenyum menggoda Tara.


"Permisi", kata Tara dengan cuek tidak memperdulikan wanita tersebut.


Dan Tara langsung saja melangkahkan kakinya meninggalkan wanita tersebut diikuti dengan sekretarisnya dibelakangnya.


Melihat kemanlyannya Tara dan kecuekannya membuat wanita itu menjadi tertantang sekali ingin meluluhkan hatinya Tara.


"Tunggu Tuan", kata wanita itu dengan sengaja mencegah Tara.


Tara langsung saja menghentikan langkah kakinya dan langsung menghadap wanita itu lagi.


Wanita itu langsung saja melangkahkan kakinya kehadapannya Tara.


"Perkenalkan nama saya adalah Frederica panggil saja Rica, saya pemilik restoran ini Tuan", kata Rica mengajak berkenalan Tara terlebih dahulu sambil tersenyum dengan dibuat semanis mungkin.


Namun Tara dia hanya menaggapinya dengan formal saja.


"Senang bertemu dengan anda Nona selaku owner restoran ini, nama saya Adintara, panggil saja Tara, dan mohon maaf saya harus terburu-buru karena sudah ditunggu client saya didalam", kata Tara sambil tersenyum ramah dan membalas jabat tangannya Rica.


Rica sangat senang sekali bisa mengetahui namanya Tara, dan dia lalu mengeluarkan sesuatu dari dalam tas kecil yang dibawanya.

__ADS_1


"Ini kartu nama pribadi saya, disitu sudah ada alamat serta nomor telefon pribadi saya, saya tunggu Tuan", kata Rica dengan tidak tahu malunya merayu Tara.


Tapi sayang kali ini sasarannya Rica salah orang, sebab Tara bukan tipe laki-laki yang mudah tergoda dengan seorang wanita.


"Ok, terimakasih, dan sekali lagi permisi Nona", kata Tara sambil menerima kartu namanya Rica.


Dan Tara langsung saja berlalu pergi lagi dari hadapannya Rica, sedangkan Rica dia memandang Tara dengan tatapan yang seperti sudah merencanakan sesuatu.


"Simpan ini dan selidiki wanita itu", kata Tara kepada sekretarisnya sambil menyerahkan kartu namanya Rica tadi.


Sang sekretaris hanya mengangguk saja kepada Tara. Dan mereka akhirnya sampai juga dimeja yang sudah mereka pesan, yang ternyata clientnya sudah menunggu Tara daritadi.


"(Съжалявам за закъснението, господине, защото имаше малък инцидент, когато се канех да вляза тук)Sŭzhalyavam za zakŭsnenieto, gospodine, zashtoto imashe malŭk intsident, kogato se kanekh da vlyaza tuk", (Mohon maaf atas keterlambatan saya Tuan, karena tadi ada insiden kecil ketika saya akan masuk kedalam sini)", kata Tara kepada clientnya sambil tersenyum formal dan menjabat tangannya sanga client dengan menggunakan Bahasa Bulgaria, sebab clientnya berasal dari Bulgaria..


"(Да, добре, г-н Тара, разбираме, толкова заети хора, колкото можете, идват да ни посрещнат тук, ние сме много щастливи) Da, dobre, g-n Tara, razbirame, tolkova zaeti khora, kolkoto mozhete, idvat da ni posreshtnat tuk, nie sme mnogo shtastlivi", (Iya tidak apa-apa Tuan Tara, kami mengerti, orang sesibuk anda bisa datang menemui kami disini kami sudah sangat senang sekali)", jawab clientnya Tara kepada Tara sambil tersenyum ramah juga.


Dan mereka langsung saja melanjutkan meetingnya hingga tiga jam lamanya.


Ketika meeting sudah selesai Tara dan sekretarisnya langsung saja kembali lagi kePerusahaannya sendiri.


Tara yang sudah berada didalam ruangannya sendiri dan saat ini dia sedang melakukan video call dengan Bella karena ingin melihat anaknya yaitu baby Zi.


"Kamu menggodaku ya sayang", kata Tara kepada Bella.


"Menggoda bagaimana sayang??", jawab Bella kepada Tara sambil memakai branya.


"Lha itu bertel4nj4ng begitu", kata Tara sambil tersenyum m***m kepada Bella.


"Salah kamu sendiri yang menelfonku ketika aku sedang selesai mandi??", jawab Bella kepada Tara.


"Kenapa kamu pingin, nih", kata Bella kepada Tara sambil memperlihatkan bukti squishynya kepada Tara dengan sambil tertawa.


"Kamu itu ya, beraninya didalam ponsel, lihat saja nanti malam", kata Tara kepada istrinya sambil tertawa gemas kepada Bella.


Sedangkan Bella dia semakin berani saja menggoda Tara dengan merem4s bukit squishynya sendiri.


"Lagian kamu kenapa mandi lagi sih sayang??", kata Tara lagi kepada Bella sambil tertawa gemas seperti ingin memakan bukit squishnya Bella.


"Gerah Pi, daritadi main dengan Zi terus, dan diompolin juga, jadi lengket deh", jawab Bella kepada Tara.


"Ya sudah kamu istrirahat saja sana temanin baby Zi, biar dia semakin nyenyak tidurnya", kata Tara kepada Bella.

__ADS_1


"Papi juga jangan lupa makan siang ya, ini kan sudah jamnya makan siang", pesan Bella kepada Tara.


"Iya istriku sayang, I Love You", kata Tara kepada Bella sambil tersenyum.


"I Love You too", jawab Bella kepada Tara sambil memberikan sebuah ciuman kepada Tara.


Dan akhirnya panggilan video call mereka benar-benar terputus.


Ketika Tara baru saja memasukkan ponselnya kedalam saku jasnya, dia mendengar pintu ruangannya diketuk dari luar.


Dan saat Tara menyuruh masuk, ternyata yang masuk adalah sekretarisnya sambil membawakan sebuah nampan berisi makanan yang tadi sudah dipesan oleh Tara.


Sekretarisnya Tara langsung menaruh nampan tersebut diatas meja yang ada didekat shofa, setelahnya dia lalu berjalan mendekati meja kerjanya Tara.


"Tuan itu makan siang anda, dan ini semua data tentang Nona Rica yang anda butuhkan Tuan", kata sekretarisnya Tara kepada Tara sambil menyerahkan amplop berisi semua data-datanya Rica.


"Iya terimakasih, kamu boleh keluar", jawab Tara kepada sekretarisnya.


Dan sekretarisnya langsung saja berlalu keluar dari ruangannya Tara ketika tadi sudah berpamitan kepada Tara.


Tara lalu melihat semua data-datanya Rica, dan ketika dia sudah membaca semua informasi tentang Rica, Tara langsung saja tersenyum miring.


"Awas saja jika kamu mencoba merayuku dan merusak rumah tanggaku Rica, kamu akan menerima kemarahanku jika sampai kamu melakukan itu kepadaku", kata Tara yang sudah membaca semua informasi tentang Rica.


"Kali ini aku biarkan saja dulu dan melihat apa yang akan kamu lakukan kepadaku selanjutnya, tapi aku harap kamu tidak melakukan hal yang tidak aku sukai, karena kamu pasti akan menyesal jika sampai melakukannya", kata Tara lagi sambil menampilkan wajah iblisnya.


Karena sejujurnya Tara paling benci dengan wanita yang seperti Rica.


Dan setelahnya Tara langsung saja beranjak menuju keshofa yang ada diruangannya untuk menikmati makan siangnya yang tadi diantarkan oleh sekretarisnya.


...🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭🍭...


Lebih suka cuci mata yang seperti ini daripada dimall 😘😘




...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2