
Ketika Ana dan juga Alex sudah pada bisa menetralisir deru nafas mereka, mereka berdua yang sedang tiduran saling bersebelahan itu, langsung saling pandang dengan bibir yang sama-sama menyunggingkan senyuman.
"Terimakasih sayang, sudah membuat Kakak puas sore ini", kata Alex kepada Ana sambil mengusap pipinya Ana dengan lembut.
"Terimakasih juga Kakak, sudah membuat Ana capek sore ini", kata Ana menimpali perkataannya Alex.
Dan langsung membuat Alex tertawa cukup keras sekali, diikuti oleh Ana juga yang sama-sama tertawa seperti Alex.
Ana dan juga Alex saat ini mereka masih dalam keadaan sama seperti tadi, rebahan diatas ranjang dengan posisi belum memakai pakaian mereka sama sekali.
"Sudah ah Ana mau mandi, kasihan L daritadi menunggu kita, dia pasti sudah bangun dan sudah dimandikan oleh Bi Lena", kata Ana kepada Alex dengan sambil beranjak dari atas ranjang.
"Mandi bersama ya sayang", kata Alex kepada Ana sambil mengikuti Ana berlalu menuju kedalam kamar mandi.
"Iya boleh, tapi hanya mandi saja ya sayang, No lagi", kata Ana kepada Alex.
"Iya-iya", jawab Alex kepada Ana.
Dan mereka akhirnya mandi bersama, namun tidak sesuai dengan ekspedisinya Ana yang hanya sekedar mandi.
Karena Alex daritadi ketika mereka sedang mandi, selalu melakukan kegiatan-kegiatan yang memperlambat proses mandi mereka.
Ana dan juga Alex mereka baru selesai mandi sekitar pukul enam sore. Dan Alex serta Ana mereka yang sudah pada selesai semua serta berganti baju juga, mereka langsung saja keluar dari dalam kamar untuk menemui baby L.
Ketika Alex dan Ana baru saja sampai diruang keluarga, mereka langsung melihat baby L sedang latihan berjalan kesana kemari.
Dan tentu saja sudah mandi serta ganti baju pula.
Baby L sendiri ketika melihat kedatangan kedua orang tuanya, dia langsung saja melangkahkan kaki kecilnya kearahnya Alex dan juga Ana.
Ana langsung saja menggendong baby L kedalam gendongannya, sedangkan Alex dia langsung saja duduk dishofa yang ada disitu.
"Bi tolong bilang pada semua koki tidak perlu memasak untuk kami, karena kami nanti akan pergi", kata Alex kepada Bi Lena.
"Baik Tuan Alex", jawab Bi Lena dan dia langsung saja permisi kepada Alex untuk menyampaikan pesannya Alex kepada para koki yang ada dimansionnya Alex.
Dan Alex hanya mengangguk saja menanggapi perkataannya Bi Lena.
__ADS_1
"Sayang, kita bersiap-siap yuk", kata Alex kepada Ana yang sedang bermain dengan baby L.
"Mau kemana Kak??", tanya Ana sambil mengalihkan pandangannya kearahnya Alex.
"Ada deh pokoknya, ayo kita kedalam kamar", kata Alex kepada Ana sambil menggendong baby L.
Ana akhirnya menurut saja ketika Alex mengajaknya untuk masuk kedalam kamar lagi.
Dan sesampainya didalam kamar, ternyata Alex tidak bersiap-siap seperti katanya tadi, malah cuma mengambil kunci mobil sama dompet saja, setelah itu Alex langsung mengajak baby L serta Ana untuk keluar dari dalam kamar.
Tidak lupa Alex juga membawa perlengkapanya Baby L yang sudah disiapkan oleh Bi Lena tadi ketika Alex memintanya sepulang bekerja.
Dan setelahnya Alex langsung saja masuk kedalam mobil bersama Ana dan juga baby L.
"Kita mau kemana sih Kak??", tanya Ana kepada Alex dengan wajah penasarannya.
"Kakak tidak akan membuang Ana dan baby L ditengah jalan kan??", tanya absurd Ana lagi kepada Alex.
Dan Alex langsung saja tertawa dibuatnya, karena Ana jika bertanya selalu tidak penting serta aneh-aneh seperti itu.
"Kamu itu ada-ada saja sayang, masa Kakak akan membuang kamu dan L, ya tidak mungkinlah", kata Alex kepada Ana sambil mengusap lembut rambutnya Ana dengan mulut yang masih tertawa.
Alex hanya menggelengkan kepalanya saja dan tidak lagi menanggapi perkataannya Ana.
Alex lebih memilih sibuk mengendarai mobilnya yang dia sopiri sendiri.
Dan ketika Ana sangat familiar sekali dengan jalan yang mereka lewati, Ana langsung saja bertanya kepada Alex.
"Ini kan jalan menuju kemansionnya Daddy Kak??", kata Ana kepada Alex.
"Iya memang kita akan kesana", jawab Alex kepada Ana sambil membelokkan stirnya kearah gerbang menuju kemansionnya Tuan Fredo.
"Bilang dong jika mau kerumahnya Daddy", kata Ana kepada Alex.
Dan Alex hanya tersenyum simpul saja ketika mendengar perkataannya Ana.
Karena bukan itu kejutan yang ingin Alex berikan kepada Ana, melainkan nanti.
__ADS_1
Ketika mobil yang dikendarai oleh Alex sudah masuk kedalam pekarangan mansionnya Tuan Fredo, Alex langsung saja menggendong baby L untuk keluar dari dalam mobil.
Ana dan Alex serta baby L mereka semua langsung saja menuju keruang keluarga mansionnya Tuan Fredo.
Namun ketika sampai diruang Keluarga Ana dan Alex tidak menemukan semua keluarganya ada didalam sana, melainkan ada diruang makan.
Ana dan Alex langsung saja menuju keruang makan, sesuai yang diberitahu oleh asisstan rumah tangganya Tuan Fredo tadi.
Ketika para semua keluarga William melihat Ana dan juga Alex sudah pada datang, Mommy Dania mereka langsung saja berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Alex yang sedang menggendong baby L.
"Kamu mau langsung berangkat Nak??", tanya Mommy Dania kepada Alex sambil mengambil alih baby L dari gendongannya Alex.
"Iya Momm, titip sebentar ya", kata Alex kepada Mommy Dania dan masih didengar semua orang.
Semua orang langsung saja tersenyum dan mengangguk kepada Alex.
Sedangkan Ana dia hanya bingung sendiri dengan perbincangan dari para keluarganya itu.
Ternyata Alex sudah bercerita kepada semua Keluarganya Ana jika dia ingin memberikan kejutan kepada Ana.
Dan Alex juga meminta tolong untuk menjagain baby L untuk sementara waktu.
Mommy Dania dan Tuan Fredo mereka sangat senang sekali ketika akan dititipin cucu kesayangannya itu.
Dan ketika Alex sudah berpamitan dengan para keluarganya Ana, dia langsung saja mengajak Ana untuk keluar lagi dari dalam mansion dengan wajah kebingungannya Ana.
"Kita itu mau kemana lagi sih Ka, kali ini Ana benar-benar sangat penasaran sekali", tanya Ana kepada Alex untuk kesekian kalinya.
"Kesuatu tempat untuk menghabiskan waktu malam ini berdua saja sayang", jawab Alex kepada Ana sambil tersenyum manis.
"Namun Kakak ingin merubah princess dulu sebelum sampai ketempat itu, supaya Pricess semakin cantik malam ini hanya untuk Kakak seorang", sambung lagi perkataannya Alex kepada Ana dengan masih tersenyum manis.
Dan Alex langsung saja mengendarai mobilnya menuju kesebuah salon yang sudah dibookingnya untuk merias Ana terlebih dahulu.
Sedangkan Ana dia bingung mau bertanya apa lagi kepada Alex, karena fikiran Ana jika disuruh menebak seperti itu selalu tidak bisa dan tidak nyambung.
...πππππππππππππ...
__ADS_1
...***TBC***...