
Sipenyusup yang sok berani tadi, dia langsung saja menunjukkan wajah marahnya kepada temannya yang langsung jujur menjawab oleh siapa dia disuruh.
Alex yang melihatnya dia langsung tersenyum miring dengan wajahnya yang sangat dingin sekali tatapannya.
"Cepat katakan siapa yang menyuruh kalian berdua", kata Alex dengan santai kepada sipenyusup yang ketakutan.
"Aku disuruh oleh dia Tuan, dia membayarku untuk melancarkan aksinya membunuh anda dan keluarga anda Tuan Alex", jawab sipenyusup itu kepada Alex dan langsung membuat sipenyusup yang satunya mengalihkan pandangannya kesebelahnya ketika mendengarnya.
Sedangkan Alex dia yang mendengar jawaban dari salah satu penyusup itu dia semakin menunjukkan wajah marahnya kepada sipenyusup yang sok berani tadi.
"Cepat katakan lagi", kata anak buahnya Alex yang berada dibelakang sipenyusup itu sambil memukul kepala sipenyusup, karena sipenyusup tidak segera melanjutkan perkataannya.
Sipenyusup yang ketakutan itu dia bernama Hugo, sedangkan yang satunya yang sok berani dan selalu menantang Alex dia bernama Cole.
Dan Cole itu adalah anak dari musuhnya Alex, sedangkan Hugo sendiri adalah penjahat amatiran yang dibayar oleh Cole.
"Dia membayar saya dan menyuruh saya untuk membantunya melakasanakan rencananya Tuan, karena anda sudah membuat Ayahnya mati bunuh diri Tuan, karena bangkrut", kata Hugo lagi kepada Alex.
Sedangkan Cole dia semakin marah saja kepada Hugo ketika mendengar perkataannya Hugo.
"Siapa nama Ayahnya dia??", tanya Alex kepada Hugo dengan santai namun terkesan menakutkan sekali ekspresinya Alex.
"Namanya Tuan Cony Freddy Tuan", jawab Hugo lagi kepada Alex.
Alex langsung memiringkan kepalanya kearahnya Arga seperti ingin bertanya, namun sebelum Alex berucap Arga langsung saja menjelaskan kepada Alex.
"Dia adalah yang kemarin menyuruh orang untuk menyusup kemarkas ini juga Bos, dan saya sudah menguras habis hartanya dan membuat saham diperusahaannya menurun sangat dratis sekali Bos", kata Arga kepada Alex.
"Oh jadi dia, well dia memang pantas mati, dan setidaknya dia mati karena keinginannya sendiri", jawab Alex dengan seenaknya sambil melihat kearahnya Cole, namun membuat Cole malah sangat murka sekali, karena Ayahnya dikatakan seperti itu oleh Alex.
"B4j1n94n kamu Alexander", kata Cole kepada Alex dan dia langsung saja mendapat pukulan yang keras dari anak buahnya Alex diwajahnya.
Alex dia langsung beranjak berdiri dari duduknya ketika dikatakan b4j1n94n oleh Cole, dan lalu berjalan mendekati Cole.
__ADS_1
"Yang b4j1n94n itu Ayah kamu, karena dia sudah berani mengusikku, saya tidak akan membalasnya jika dia tidak mengganggu ketenanganku", kata Alex kepada Cole sambil mencengkeram dagunya Cole dan melepaskannya dengan sangat kasar sekali.
"Saya akan membebaskan kalian, namun ada satu syarat kalian harus pergi dari negara ini sejauh mungkin dan jangan berani mengusik keluargaku lagi, atau ....... jika sampai kalian mengulanginya lagi, kalian berdua akan mendapatkan hukuman yang lebih berat dari saya", kata Alex memberi penawaran kepada Hugo dan juga Cole.
Cole yang mendengar perkataannya Alex dia langsung mempunyai ide yang sangat bagus, dan dia langsung saja menampilkan wajah memelas dan rasa bersalahnya sambil mengucapkan kata maaf kepada Alex.
Alex kenapa membebaskan Hugo dan juga Cole karena dia pasti akan berbuat yang sama seperti mereka, jika Papinya mengalami hal yang sama.
Alex tanpa curiga dan melihat wajah serius dari Cole dan juga Hugo, dia lalu menyuruh anak buahnya untuk melapaskan ikatan tali ditangan dan kakinya Hugo serta Cole.
Cole yang memang sudah mempunyai rencana licik dari awal, ketika ikatan dikaki dan tangannya sudah terlepas dia langsung saja merebut pistol anak buahnya Alex yang tersembunyi dibalik bajunya.
Dan Cole langsung saja menembakkannya kepada Hugo membuat Hugo langsung mati ditempat.
Alex yang tadi ingin beranjak keluar dari ruangan itu, dia langsung saja mengalihkan pandangannya kebelakang lagi ketika mendengar suara tembakan dan langsung melihat Cole sedang memegang pistol yang terarah kearahnya.
Cole langsung saja menekan pelatuknya untuk menembakkan pelurunya kearahnya Alex, namun Arga yang melihatnya dia langsung mendorong Alex dan membuat Argalah yang tertembak peluru itu diperutnya.
Alex yang melihatnya dia langsung saja murka, dan dia langsung saja menembak Cole tepat dikaki dan juga dadanya sebanyak dua kali, membuat Cole langsung tidak sadarkan diri.
Tuan Gavi dan juga Alex mereka berdua langsung saja membawa Arga kerumah sakit yang terdekat, sedangkan para anak buahnya Alex mereka langsung saja melaksanakan perintahnya Alex.
Sungguh Cole ketika itu dia masih belum meninggal, hanya pingsan saja, dan ketika tubuhnya digotong oleh para anak buahnya Alex, dia langsung tersadar dari pingsannya.
Alhasil ketika tubuhnya dilemparkan untuk menjadi santapannya siKing dia merasakan sendiri bagaimana tubuhnya dicabik-cabik oleh siKing dan kedua temannya siKing yang lainnya.
Sungguh sangat kejam sekali hukuman yang diberikan oleh Keluarga Damara kepada para musuh mereka, namun dengan begitulah Keluarga Damara menjadi sangat ditakutin dan disegani oleh para Kolega serta musuh-musuh mereka.
Selagi musuh-musuh Keluarga Damara tidak membahayakan mereka, Alex dan Tuan Gavi mereka berdua tidak akan menyerang dengan brutal, namun mereka akan melawan dengan cara bersaing dengan sehat.
Itulah yang membuat Keluarga Damara bisa menjadi orang paling terkaya diDunia, sebab para karyawan yang bekerja diPerusahaan Damara semua, harus melewati seleksi yang sangat ketat sekali.
Kembali lagi keAlex dan juga Tuan Gavi yang sedang dalam perjalanan menuju kerumah sakit, dengan Arga yang terkena tembakan dan saat ini sedang pingsan dikursi belakang ditemani oleh Alex, dan yang menyetir adalah anak buah mereka.
__ADS_1
Sepuluh menit kemudian, mereka semua akhirnya sampai juga dirumah sakit yang terdekat.
Tuan Gavi dia turun terlebih dahulu untuk memanggil Dokter, dan Alex dia lalu membantu Arga untuk keluar dari dalam mobil.
Para perawat dan Dokter jaga yang ada diUGD mereka langsung membantu Alex dan membawa Arga keruang perawatan yang ada didalam UGD.
Alex dan Tuan Gavi mereka berdua berjaga didepan ruang perawatannya Arga dengan wajah lelah dan menahan amarah mereka.
Karena mereka merasa menyesal memberikan kesempatan kedua kepada Cole, dan malah membuat Arga tertembak seperti itu.
Dokter yang memberikan penangan kepada Arga dia yang baru saja keluar dari ruang perawatan, Dokter itu langsung berkata kepada Alex dan juga Tuan Gavi.
"Tuan kami harus mengoperasinya untuk mengeluarkan peluru yang bersarang diperutnya yang hampir saja mengenai ginjalnya Tuan", kata Dokter itu dengan segera kepada Alex dan juga Tuan Gavi.
"Lakukan yang terbaik untuk dia Dokter, dan segera selematkan nyawa sekretaris saya", kata Alex dengan tegas kepada Dokter itu.
Dokter itu langsung saja membawa Arga keruang operasi dan diikuti juga oleh Alex dan juga Tuan Gavi dibelakang brankarnya Arga.
Ketika Arga yang sudah dibawa masuk kedalam ruang operasi oleh Dokter, Alex dan juga Tuan Gavi mereka berdua hanya bisa menunggu operasinya Arga selesai dan berjalan dengan lancar diluar ruang operasi.
"Papi akan menelfon anak buah kita untuk datang kerumah sakit dan menjaga Arga", kata Tuan Gavi kepada Alex yang sedang duduk dikursi tunggu depan ruang operasi.
Alex hanya mengangguk saja kepada Papinya, dan Tuan Gavi dia langsung saja menghubungi para anak buahnya untuk datang kerumah sakit dan berjaga seperti biasanya.
...πππππππππππππ...
Maaf readers, saya berkata seperti ini bukan ingin menjadi author yang sombongπ
Jika para readers tidak suka dengan jalan ceritanya lebih baik diskip saja dan TIDAK PERLU MENINGGAKAN KOMENTAR YANG NEGATIFπΆ
Karena anda tidak mengetahui dibalik setiap Bab yang diUp ada perjuangan yang tidak kalian ketahui semuaπ‘
Terimakasih
__ADS_1
...πππππππππππππ...
...***TBC***...