
Semua orang yang sudah pada tiba dirumah sakit hampir semuanya bersamaan.
Yang pertama sampai dirumah sakit adalah Tuan Fredo karena dia sudah tidak sabar ingin melihat anak laki-lakinya yang abru sadar dari komanya, jadinya tadi Tuan Fredo mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang cukup kencang, disusul lima belas menit kemudian, Alex dan juga Ana serta baby L tentunya baru sampai juga dirumah sakit.
Setelah itu baru lima menit Alex sampai, Papah Aldric dan juga Nico mereka bersamaan sampai dirumah sakitnya, karena Papah Aldric menyuruh Nico untuk menggunakan satu mobil saja supaya cepat sampai dirumah sakitnya.
Dan selang tiga puluh menit kemudian ketika Papah Aldric sudah sampai, baru sampailah Tuan Gavi dan juga Nyonya Gia kerumah sakit karena Tuan Gavi tadi harus menjemput Nyonya Gia dirumah terlebih dahulu.
Dan saat ini mereka semua sudah pada saling berkumpul dengan bibir mereka yang selalu menyunggingkan senyum kebahagiaan.
Tadi Tuan Fredo ketika baru saja masuk keruang perawatannya Tara, dia langsung saja berlari menuju kearahnya Tara yang lagi duduk diatas brankarnya sambil masih menggendong baby girlnya itu.
Tuan Fredo sangat senang sekali seperti Mommy Dania, serta Tuan Fredo juga sangat terkejut melihat cucu perempuannya yang wajahnya sangat-sangat mirip sekali dengan Tara waktu bayi.
Alex, Ana beserta yang lainnya tadi ketika baru saja sampai diruang perawatannya Tara, mereka juga langsung berjalan mendekati Tara dengan sambil melihat cucu serta keponakan mereka juga.
Mereka silih berganti menimang dan menggendong baby girlnya Tara, yang menjadi pelengkap diKeluarga William tentunya, karena Keluarga William sudah komplit mempunyai cucu laki-laki dan cucu perempuan.
"Syukur Nak Tara kamu masih bisa diberi kesempatan untuk bisa berkumpul dengan istri dan anak kamu yang lucu itu", kata Tuan Gavi kepada Tara sambil tersenyum.
"Iya Tuan, aku juga sangat bersyukur, karena Tuhan masih memberikanku kesempatan untuk menikmati hidup bersama keluarga kecilku ini", jawab Tara kepada Tuan gavi dengan tersenyum senang.
"Ngomong-ngomong apakah kamu sudah menyiapkan nama untuk anak kamu ini Nak Tara??", kata Papah Aldric kepada Tara sambil menggendong baby girlnya Tara dan Bella yang sedang tertidur itu.
"Iya Nak, kami sudah tidak sabar ingin mengetahui siapa namanya, siapa Bella nama anak kamu ini??", kata Mamah Angel juga kepada Tara dan juga Bella.
"Bella ikut My Griy saja Mah, terserah dia mau memberi nama siapa??", jawab Bella kepada Mamahnya dan juga sambil melihat kearahnya Tara dengan senyum yang terus mengembang daritadi.
Tara juga melihat kearahnya Bella ketika mendengar perkataannya Bella dan juga sambil tersenyum manis kepada Bella.
Semua orang sudah menanti Tara menyebutkan nama baby girl mereka, sedang baby L sendiri dia lagi anteng tidur didalam pelukannya Alex, lebih tepatnya didadanya Alex.
__ADS_1
"Kenapa semua orang pada melihat kearah aku", kata Tara kepada semua orang sambil tersenyum.
"Kami itu menunggu kamu untuk menyebutkan nama anak kamu itu Nak", kata Mommy Dania kepada Tara.
"Ok-ok akan saya sebutkan namanya", jawab Tara kepada Mommy Dania sambil tertawa kecil.
"Namanya baby Zi", jawab Tara kepada semuanya.
"Nama lengkapnya", kata Tuan Fredo kepada Tara.
"Ziyana Annalise William (Keajaiban dari anak perempuan yang cantik dari keluarga William)", jawab Tara kepada semua orang.
"Ada nama Ana dinamanya Baby Zi, Kakak pasti sangat sayang sekali dengan Ana ya", kata Ana kepada Kakaknya Tara.
Membuat Tara dan yang lainnya langsung pada tertawa mendengar perkataannya Ana.
"Apakah kamu suka sayang dengan nama pemberianku", kata Tara kepada Bella yang sedang berdiri disamping brankarnya itu.
"Namanya bagus Nak, Mamah suka", kata Mamah Angel kepada Tara dan juga bella.
"Iya namanya bagus, sesuai dengan baby Zi yang penuh dengan keajaiban bisa melewati masa-masa sulit ketika waktu didalam inkubator kemarin", kata Papah Aldric juga kepada Bella dan juga Tara dan masih didengar oleh semuanya.
Ketika mereka semua sedang larut dalam obrolan mereka, tiba-tiba mereka semua mendengar suara ocehannya Baby L dan membuat semua orang langsung terhenyak terdiam seketika untuk mendengarkan suara lucu dari baby L.
Dan ketika Tuan Gavi yang duduk disampingnya Alex sebelah kanan, dia langsung saja terkejut ketika ternyata mata dari baby L masih terpejam dengan sempurna, ternyata baby L sedang mengigau dalam tidur cantiknya.
Alhasil mereka semua hanya bisa tertawa dan menahan gemas mereka kepada baby L karena baby L masih tertidur.
"Cucu nenek pokoknya selalu bisa membuat neneknya ini selalu kangen dengannya, sayang dia masih tidur, coba kalau sudah bangun, sudah aku gigit itu pipi bakpaonya", kata Nyonya Gia sambil menahan gemas kepada baby L.
Mereka semua setuju akan perkataannya Nyonya Gia, jika baby L itu memang sangat ngangenin dan juga sangat lucu sekali.
__ADS_1
"Bawa sini Lex, mau aku gendong baby L, biar dia bangun, aku juga sudah rindu sama keponakan gembul aku yang satu ini", kata Tara kepada Alex.
Walau Baby L masih memejamkan matanya Alex tetap beranjak berdiri dari duduknya dan memberikan baby L kepada Tara.
"Ayo bangun Boy, kamu apa tidak rindu dengan uncle Tara hmm", kata Tara sambil menguyel-uyel wajahnya Baby L.
Bukannya bangun baby L malah diam saja dengan muka lucunya ketika tidur, dengan bibir seakan lagi ***** diput1ngnya Ana.
"Iiiihhhh gumusnya, aunty pingin gigit ini pipi", kata Bella sambil menoel kecil pipi chubbynya baby L.
"Jika kamu tidak keponakan uncle, sudah uncle ambil kamu untuk uncle jadikan mantu", kata Tara lagi kepada baby L sambil terus mengajak berbicara kepada baby L yang lagi tertidur itu.
Dan akhirnya terbuka juga matanya baby L ketika Tara terus menciumin pipinya baby L, bukannya menangis baby L langsung saja tersenyum ketika melihat wajahnya Tara yang masih menggunakan perban dan juga botak itu.
Membuat Tara langsung saja reflek memeluk gemas baby L kedalam pelukannya.
Semua orang nampak gembira dan bahagia juga, mereka tidak menyangka jika hari yang ditunggu-tunggu mereka akhirnya tiba juga hari itu.
Serta bertambahnya baby Zi akan menambah warna tersendiri dan juga teman untuk baby L tentunya.
Mommy Dania sebagai ibu yang melahirkan Tara dia sangat bersyukur sekali, bisa melihat anak sulungnya bisa tersenyum dan tertawa lagi seperti itu.
Alex sampai lupa untuk mengabari Simon ketika Tara sudah sadar dari masa komanya, karena Alex dengan yang lainnya tadi difikiran mereka hanya ingin cepat sampai dirumah sakit dan ingin segera melihat Tara serta melihat baby Zi juga tentunya.
...πππππππππππππ...
Rasanya author juga ingin menguyel-uyel juga muka Papahnya Baby Lππ
Oopss salah, maksudnya mukanya Baby Lππππ
...πππππππππππππ...
__ADS_1
***TBC***