GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 178


__ADS_3

Alex yang lagi melongo mendengar perkataannya Ana dia yang tersadar langsung saja menggelengkan sedikit kepalanya dan langsung menjawab perkataannya Ana.


"Baiklah akan Kakak belikan, dan uang yang Ana punya simpan saja, uang Kakak masih cukup ko jika cuma ingin membeli dua buah bus saja, kalau Ana meminta pesawat pun juga akan Kakak belikan", kata Alex kepada Ana sambil tersenyum.


Perkataannya Alex langsung saja membuat Ana tersenyum sangat cerah sekali.


"Horeeeeyyyy yeeeeaay benar ya Kak belikan, tapi jika mau membelikan pesawat juga tidak apa-apa Ana malah tambah senang", kata Ana kepada Alex dengan wajah cerianya.


"Yah dia minta pesawat pula, salah bicara aku, kan tadi aku tidak serius", batin Alex ketika mendengar perkataannya Ana sambil tertawa garing.


"Eh pesawatnya tidak perlu dulu deh Kak, Busnya saja dulu dua ya, pesawatnya lain kali saja, lagi pula kita juga sudah mempunyai dua buah pesawat jet sendiri kan??", kata Ana lagi kepada Alex.


"Hah syukurlah dia tidak meminta pesawat juga, bisa jebol kantongku", batin Alex sangat lega sekali ketika mendengar perkataannya Ana.


"Baiklah, akan segera Kakak urus pembelian busnya ya sayang, dan memangnya bus yang bagaimana yang diinginkan oleh istriku tersayang ini", kata Alex kepada Ana sambil berusaha duduk dari rebahannya dengan menaruh baby L ditengah-tengah mereka berdua.


"Ana mau busnya yang untuk keluarga kita itu yang ada kasur, kamar pribadinya fasilitasnya komplit tahu kan Kak maksudnya Ana??",, jawab Ana kepada Alex, dan Alex langsung mengangguk dengan faham maksud perkataannya Ana.


"Iya Kakak tahu dan faham sekali, terus yang untuk bodyguard kita busnya yang bagaimana sayang??", kata Alex kepada Ana.


"Busnya juga mewah, tapi tidak perlu ada kamar pribadinya, ya seperti bus pada umumnya namun harus mewah", jawab Ana kepada Alex.


"Ok-ok Kakak sudah faham semua, nanti akan segera Kakak urus", jawab Alex kepada Ana.


Membuat Ana langsung tertawa sangat senang dengan sekali sambil memeluk Alex dengan sangat erat sekali, namun langsung dipukuli oleh baby L dengan tangan mungilnya.


Ana bukannya marah, dia malah tertawa lucu kepada Baby L ketika dia tidak boleh memeluk Alex.


"Owh Kakak mau dipeluk juga ya, cini-cini sama Mamah", kata Ana kepada baby Luis.


Ana langsung saja memeluk baby Luis dengan sayang sambil menggodanya juga, dan pagi itu Alex serta Ana mereka sedang tertawa bahagia diatas ranjang sebelum mereka melanjutkan aktifitas mereka dipagi hari.


Tidak terasa Alex sudah berada dikantornya sendiri, sedang Ana dan juga baby L mereka berdua berada dirumah, namun tetap mendapatkan penjagaan yang ketat, serta Bi Lena selalu mengawasi dan menjaga kedua orang yang sangat disayangi oleh Alexander.


Alex yang daritadi bekerja, namun fikiran dia tidak fokus karena kefikiran dengan permintaannya Ana yang meminta ingin dibelikan bus, Alex lalu menghentikan kegiatannya yang sedang membaca semua berkas-berkasnya.

__ADS_1


Dan setelahnya Alex lalu memanggil sekretarisnya yaitu Arga untuk masuk kedalam ruangannya.


"Iya Bos", kata Arga yang sudah berada didepan meja kerjanya Alex.


"Arga tolong kamu carikan saya sebuah bus keluarga yang sangat lengkap fasilitasnya, dan satunya lagi bus biasa namun masih lengkap fisilitasnya serta jangan lupa cari yang mewah", kata Alex kepada Arga.


"Bus??!", kata Arga dengan bingung kepada Alex.


"Iya Bus, memangnya kamu apa tidak tahu apa itu Bus Arga??", kata Alex kepada Arga.


"Eh bukan itu maksud saya Bos, maksud saya itu untuk apa siBos membeli dua buah bus sekaligus??", jawab Arga kepada Alex.


"Pasti ini gara-gara Ana", lanjut lagi perkataannya Arga namun diucapkannya didalam hatinya.


"Ini semua permintaannya Ana Arga, gara-gara dia menonton film Tayo yang ada ditelevisi jadinya begini deh dia minta dibelikan bus, katanya mau liburan bersama keluarga semuanya", kata Alex kepada Arga.


"Nah benar kan apa dugaanku", batin Arga kepada Alex.


"Kamu jawab Arga jangan hanya cuma berkata didalam hati kamu saja, mau saya cabut hati kamu supaya bisa saya ajak bicara??", kata tegas Alex kepada Arga.


Alex hanya menatap Arga dengan garang ketika mendengar perkataannya Arga, dan itu membuat Arga langsung terdiam dari tawanya.


"Sudah sana cari agen atau showroom mobil atau perusahaan yang membuat bus, karena saya ingin membeli bus mereka dua sekaligus namun dengan syarat busnya harus mewah, faham kamu Arga??!!",, kata Alex kepada Arga.


"Faham Bos, siap laksanakan", kata Arga sambil hormat kepada Alex.


"Sudah sana pergi", kata Alex kepada Arga dengan cara mengusirnya.


Dan Arga dia langsung saja membalikkan badannya meninggalkan ruangannya Alex.


"Sudah menyuruh, mengusir seenaknya pula", gerutu Arga ketika dia sudah sampai dimeja kerjanya.


Walau menggerutu Arga tetap melaksanakan tugasnya yaitu mencari perusahaan yang membuat bus-bus mewah, namun baru sepuluh menit Arga duduk, telefon kantor yang ada dimeja kerjanya berbunyi dengan nyaring, dan Arga sangat tahu siapa yang menelfonnya itu.


"Iya Bos", kata Arga ketika sudah mengangkat sambungan telefonnya Alex.

__ADS_1


"Laporan untuk busnya saya tunggu dalam satu jam Arga", kata Alex kepada Arga dan Alex langsung saja mematikan sambungan telefonnya itu tanpa harus mendengarkan jawabannya Arga terlebih dahulu.


Arga yang mendengar jika telefonnya langsung dimatikan oleh Alex, dia langsung saja menggerutu kepada telefon yang sedang digenggamnya itu.


Dan setelahnya Arga lalu melanjutkan lagi mencari Perusahaan mana yang bagus dalam membuat bus mewah dinegaranya.


Sedangkan Alex dia melanjutkan lagi pekerjaannya yang sedikit tertunda itu.


Lima puluh menit kemudian, satu jam kurang sepuluh menit Arga sudah bisa mendapatkan semua kontak Perusahaan yang membuat bus mewah yang ada diNegaranya.


Ada tiga Perusahaan yang menurut Arga cocok dengan kriteria yang sedang dicari oleh Alex dan Arga lalu beranjak berdiri dari duduknya untuk melaporkannya kepada Alex.


Ketika sudah mendengar kata masuk dari Alex, Arga langsung saja masuk kedalam ruang kantornya Alex.


"Bagaimana Arga sudah ketemu", kata Alex ketika dia sudah melihat Arga masuk kedalam ruangannya.


"Sudah Bos, ini saya tadi dikirimi fax gambarnya oleh mereka ketika saya menghubungi pihak Perusahaannya, silahkan Bos lihat dulu mana yang sekiranya cocok dengan anda", kata Arga kepada Alex sambil menyerahkan berkas yang berisi semua gambar-gambar bus yang tadi dia terima dari perusahaan pembuat bus mewah.


Alex langsung saja membuka map itu dan melihatnya satu persatu dengan detail dan serius sekali.


Semua gambar yang diberikan oleh Arga adalah gambar bus mewah yang sangat benar-benar mewah sekali.


Dan Alex dia sedikit kesusahan dalam menentukan pilihannya ketika dia melihat semua gambar-gambar itu.


"Saya bingung mau pilih yang mana Arga, gambar ini nanti akan saya bawa pulang dulu dan katakan kepada Perusahaan pembuat busnya, mau melihat-lihat dulu dan segera akan dihubungi jika sudah menetukan pilihannya", kata Alex kepada Arga.


"Siap Bos", jawab Arga dengan singkat kepada Alex.


"Baiklah kamu boleh kembali bekerja lagi Arga", kata Alex kepada Arga.


Dan Arga dia lalu berpamitan kepada Alex untuk melanjutkan pekerjaannya lagi.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...***TBC***...

__ADS_1


__ADS_2