
Diwaktu Arga sudah sampai didepan pintu rumah sederhana milik Mamahnya, dia langsung saja mengetuknya dengan sangat perlahan sekali.
Sang pemilik rumah yang mendengar pintunya diketuk dari luar, dia langsung saja membuka pintunya tersebut.
Alangkah terkejutnya Mamah Iris, ketika dia sudah membuka pintu, ternyata yang datang mengunjunginya malam itu adalah anak yang akhir-akhir ini sangat dirindukannya itu.
"Arga.....!!!!", kata Mamah Iris dengan nada yang sangat terkejut sekali, sambil menangis dan langsung memeluk Arga dengan sangat erat sekali.
Begitu pula dengan Arga, dia juga langsung membalas pelukan dari sang Mamah tercinta.
"Maafkan Arga Mah, maafkan Arga", kata Arga kepada Mamahnya sambil memeluk Mamah Iris dengan sangat erat sekali.
"Kamu tidak salah Nak, ayo kita masuk dulu", kata Mamah Iris kepada Arga.
Dan mereka lalu masuk kedalam rumah dan langsung duduk dikursi ruang tamu tersebut.
"Maafkan Mamah Nak, Mamah yang salah, karena sifat sombong dan serakah Mamah membuat keluarga kita menjadi berantakan seperti ini", kata Mamah Iris kepada Arga.
"Sekarang Mamah sadar, kekayaan sesungguhnya adalah bukanlah harta, melainkan kasih sayang dari semua keluarga yang utuh dan harmonis", sambung lagi perkataan dari Mamah Iris untuk Arga.
"Mamah merestui kamu dan Veronica Nak, sungguh Mamah sudah sangat menyesal sekali, Mamah berjanji kepadamu, jika Mamah tidak akan mengulangi lagi sikapnya Mamah itu, bahkan Ayah kamu sampai saat ini dia meninggalkan Mamah sendirian disini, karena sifat buruknya Mamah itu Nak, maafkan Mamah", kata Mamah Iris kepada Arga sambil menangis dengan tersedu-sedu.
Diwajahnya yang sudah mulai keriput, Arga lalu mengusap lembut air mata yang keluar dari mata sang Mamah tersayang.
"Maafkan Arga juga Mah yang sudah berkata kasar kepada Mamah kemarin", kata Arga juga kepada Mamahnya.
"Kamu tidak salah Nak, kamu seperti itu juga karena perkataannya Mamah kepadamu", jawab Mamah Iris kepada Arga.
"Dan terimakasih juga sudah merestui hubungannya Arga dengan Vero Mah, Vero dia adalah wanita yang sangat baik, dan sangat perhatian sekali kepada Arga, bahkan jika tanpa desakannya, Arga saat ini tidak ada disini untuk menemui Mamah", jelas Arga kepada Mamah Iris.
"Memang dia adalah wanita yang baik, tolong pertemukan Mamah dengannya Nak, Mamah ingin meminta maaf kepadanya, karena sudah jahat kepada dia", kata Mamah Iris kepada Arga.
"Pasti akan Arga temukan Mamah dengan Vero", jawab Arga dengan mantap kepada Mamahnya.
"Dan saat ini kami sudah menyiapkan semua persiapan pernikahan kita Mah, Arga harap Mamah hadir dan merestui pernikahan kita nanti", kata Arga lagi kepada Mamah Iris.
"Mamah pasti merestui pernikahan kalian berdua sayang", jawab Mamah Iris kepada Arga sambil tersenyum.
"Mah ada satu hal yang ingin Arga beritahu kepada Mamah", kata Arga kepada Mamah Iris.
__ADS_1
"Apa itu Nak", jawab Mamah Iris kepada Arga.
Arga lalu mengeluarkan semua bukti hasil pemeriksaannya Vero tadi yang menunjukkan jika Vero sedang hamil dari dalam saku jasnya.
"Ini Mah, lihat saja sendiri", kata Arga kepada Mamahnya.
Mamah Iris langsung saja melihat semua catatan serta hasil foto USG kehamilannya Vero tadi yang diberikan oleh Arga.
Mamah Iris langsung saja menangis terharu, karena dia tidak menyangka sebentar lagi akan mempunyai seorang cucu dari Arga.
"Arga, disini titiknya ada dua, apakah dia kembar??", tanya Mamah Iris kepada Arga ketika dia melihat hasil foto USGnya Vero.
"Iya Mah, Mamah benar sekali, Vero sedang hamil anaknya Arga kembar sekaligus", jawab Arga kepada Mamah Iris dengan sangat bahagia sekali.
"Puji Tuhan, Mamah sangat senang sekali, itu artinya Mamah akan segera mempunyai dua cucu langsung sekaligus", kata Mamah Iris dengan perasaan yang sungguh benar-benar sangat bahagia sekali, tidak ada kebohongan sama sekali.
Arga juga sama bahagianya melihat sang Mamah sudah tersenyum lagi.
"Tapi sayang, Mamah tidak bisa berbagi kebahagiaan ini dengan Ayah kamu", kata Mamah Iris kepada Arga dengan bersedih, karena teringat dengan sang suami yang sudah meninggalkannya untuk beberapa hari terakhir.
Arga lalu tersenyum tipis ketika mendengar perkataannya sang Mamah.
"Kemana??",, tanya Mamah Iris kepada Arga dengan wajah penasarannya.
"Sudah ikut saja", jawab Arga kepada Mamahnya.
"Baiklah", jawab Mamah Iris kepada Arga.
Dan Arga lalu membawa Mamah Iris untuk masuk kedalam mobilnya, namun sebelumnya dia sudah mengunci terlebih dahulu pintu rumah sang Mamah.
"Kenapa harus tutup mata sih Arga??", tanya Mamah Iris kepada Arga, ketika Arga memintanya untuk memakai penutup mata.
"Karena Arga ingin memberikan sebuah kejutan kepada Mamah", jawab Arga kepada Mamah Iris sambil memakaikan penutup mata kepada Mamah Iris.
Mamah Iris akhirnya menurut-menurut saja ketika Arga terus mendesaknya.
Dan Arga lalu menjalankan mobilnya untuk segera menuju kerumah sang Ayah, yang pastinya Ayah Geoff dan Kakaknya Daneil akan sangat terkejut sekali, ketika melihat siapa yang dibawanya pulang kerumah.
Ketika sudah menempuh perjalanan sekitar empat puluh menit, mobil yang dikendarai oleh Arga sudah sampai juga dipelataran rumah mewahnya Ayah Geoff.
__ADS_1
Selama diperjalanan tadi Mamah Iris selalu bertanya akan dibawa kemana dirinya dan selalu ingin membuka penutup matanya, namun Arga terus meyakinkan sang Mamah untuk menurut dengannya, jika tidak Arga akan marah lagi kepada Mamah iris.
Dan Mamah Iris langsung saja menurut dengan Arga, ketika Arga langsung mengancam Mamahnya dengan seperti itu.
Daneil yang berada diatas balkon kamarnya, dia juga melihat lagi Arga sudah pulang dari berpergiannya.
Daneil terus memperhatikan mobilnya Arga, hingga dia melihat ada seorang wanita juga keluar dari dalam mobilnya Arga.
Ketika Daneil memperhatikan dengan seksama, siapa wanita itu, alangkah terkejutnya Daneil ketika dia melihat jika wanita yang dibawa oleh Arga adalah sang Mamah tercinta.
Daneil langsung saja masuk lagi kedalam kamarnya, dan dia langsung juga keluar dari dalam kamarnya serta langsung turun kebawah untuk menemui sang Mamah.
Namun ketika melewati kamar sang Ayah, Daneil langsung mengetuk pintu kamar Ayah Geoff dan mengajak Ayah Geoff untuk menyambut orang yang sudah dirindukan oleh mereka.
Walau penasaran Ayah Geoff menurut-menurut saja ketika diajak kedapan oleh Daneil.
Sedangkan Vero, dia sudah menunggu Arga daritadi diruang tamu, karena Arga tadi ketika dalam perjalanan dia sudah mengirimkan pesan kepada Vero.
Daneil dan Ayah Geoff yang sudah sampai diruang tamu, mereka berdua terutama Ayah Geoff dia sangat terkejut sekali, ketika melihat Arga menuntun seorang perempuan dan perempuan itu adalah Mamah Iris.
"Arga buka ya Mah", kata Arga kepada Mamah iris, sambil melepaskan ikatan penutup matanya tadi.
Mamah Iris langsung saja membuka matanya dengan sangat perlahan-lahan, dan ketika sudah terbuka, alangkah terharunya Mamah Iris ketika dia langsung melihat ketiga orang yang dia kenal sedang tersenyum manis kepadanya.
Mamah Iris langsung saja memeluk sang suami dengan sangat erat sekali untuk menyalurkan perasaan rindunya itu.
Begitu juga dengan sang anak sulung yang sudah lama yang tidak dilihatnya itu.
Dan yang terakhir adalah Vero, menantu yang sudah dia jahati.
Kejutan yang diberikan oleh Arga kepada Mamah Iris malam itu, membuat Mamah Iris sangat bahagia sekali.
Bahkan Mamah Iris langsung saja mengusap lembut perutnya Vero ketika Mamah Iris sudah melepaskan pelukannya Vero tadi.
Malam itu, keluarganya Arga sudah kembali seperti semula lagi, dan sebentar lagi juga kebahagiaannya mereka semua akan semakin lengkap ketika sikembar sudah lahir ditengah-tengah keluarga mereka.
...πππππππππππππ...
...***TBC***...
__ADS_1