GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 77


__ADS_3

Ana yang tidak mempunyai pakaian dipenthousnya Alex, dia lalu hanya memakai kemejanya Alex yang kebesaran baginya, yang sudah diambilkan oleh Alex tadi, dan sambil menunggu bajunya diantarkan oleh Arga.


"Kamu sangat seksi sayang, rasanya Kakak ingin mengulanginya lagi dan lagi denganmu", kata Alex sambil memeluk Ana dari belakang yang sedang melihat pemandangan diluar gedung melalui jendela kaca besar disitu.


Sedang Alex sendiri dia hanya memakai celana pendek saja tanpa memakai bajunya.


"Kak ini tinggi sekali berapa lantai sih?? ", tanya Ana kepada Alex dan tidak menjawab perkataannya Alex.


"Ini sekitar empat puluh lantai sayang, jika kamu mau apartemen ini bisa Kakak alihkan menjadi atas nama kamu Ana", kata Alex kepada Ana.


"Berarti didepan apartemen ini nanti dikasih tulisan milik Ana begitu ya Kak", jawab Ana kepada Alex dengan lugunya. Membuat Alex tertawa kecil ketika mendengarnya.


"Bukan begitu juga sayang, sudah lupakan, sekarang Ana mau makan apa?? Ana lapar tidak?? ", kata Alex kepada Ana.


"Lapar tapi Ana malas makan, tapi Ana mau sesuatu sama Kakak, bolehkah?? ", kata Ana kepada Alex.


"Apa itu sayang, bilang saja sama Kakak, kalau bisa pasti akan Kakak penuhi", jawab Alex masih dengan memeluk Ana dari belakang.


"Ini punya Ana gatal, rasanya Ana seperti ingin melakukan lagi, Kakak mau tidak main lagi sama Ana, niiih", kata Ana dengan polosnya kepada Alex sambil membuka kemejanya Alex dan langsung terlihatnya tubuhnya Ana yang tidak memakai dalaman itu.


Sontak Alex yang mendengar perkataannya Ana dia langsung tertawa dengan terbahak-bahak membuat Ana menjadi bingung dengan muka lucunya, Ana bingung memangnya apa ada yang salah dengan perkataannya tadi, begitulah batinnya Ana ketika melihat Alex tertawa dengan keras sekali.


"Hohoho dengan senang hati sayaaaang", jawab Alex disela-sela tawanya.


Dan akhirnya mereka melakukannya lagi dan lagi hingga sampai empat ronde hingga Arga datang membawakan baju pesanannya Alex untuk Ana.


........ **********........


Kembali keDokter Bella yang sedang terkejut mendengar laporan dari salah satu bodyguardnya Tara.


"Suster Pamela bisa keruangan saya sebentar", kata Dokter Bella melalui sambungan telefon yang ada diatas mejanya.


Dan tanpa menunggu jawaban dari Suster Pamela Dokter Bella langsung mematikan sambungan telefonnya.


Setelahnya Suster Pamela langsung masuk kedalam ruangannya Dokter Bella.


"Ada apa Dokter??, apa ada yang bisa saya bantu?? ", kata Suster Pamela ketika sudah berada diruangannya Dokter Bella.


"Suster itu Dokter Reno apakah sudah datang belum ya, jika sudah bisa telfonkan dia untukku?? ", tanya Dokter Bella kepada Suster Pamela.

__ADS_1


"Sudah Dok, akan tetapi Dokter Reno dia sedang menangani pasien yang melahirkan secara operasi sesar Dokter", jawab Suster Pamela kepada Dokter Bella.


"Kalau begitu panggilkan Bidan Xena kemari secepatnya", perintah Dokter Bella lagi kepada Suster Pamela.


"Sebelumnya kalau boleh tahu ada apa ya Dok sebenarnya, kenapa Dokter Bella daritadi sibuk mencari Dokter Reno dan Bidan Xena?? ", tanya Suster Pamela kepada Dokter Bella.


Sedangkan bodyguardnya Tara yang masih disitu dia masih dengan setia menunggu dan mendengarkan percakapannya antara Dokter Bella dan Suster Pamela.


"Tara tadi kecelakaan didepan rumah sakit Pamela, dan sekarang dia sedang ditangani diUGD", jawab Dokter Bella kepada Suster Pamela.


Suster Pamela langsung saja terkejut mendengar jawaban dari Dokter Bella.


"Baik Dok tunggu sebentar saya akan segera memanggilkan Bidan Xena kemari", jawab Suster Pamela dan dia langsung berlalu keluar dan berlari menuju kemejanya Bidan Xena untuk menggantikan sebentar Dokter Bella.


"Mohon tunggu sebentar ya Tuan", kata Dokter Bella kepada bodyguardnya Tara sambil mencoba menghubungi nomor telefonnya Tara.


"Baik Nona", jawab bodyguardnya Tara kepada Dokter Bella.


Akhirnya setelah beberapa menit menunggu, masuklah Suster Pamela bersama Bidan Xena keruangannya Dokter Bella.


"Dokter Bella, ada apa ya memanggil saya, apa ada yang bisa saya bantu?? ", tanya Bidan Xena kepada Dokter Bella ketika dia sudah masuk kedalam ruanganny Dokter Bella.


"Tidak terlalu Dokter", jawab Xena kepada Dokter Bella.


"Kalau begitu kamu bisakan menggantikan saya sementara memeriksa semua pasienku itu diluar, karena tunangan saya baru saja kecelakaan dan sedang ditangani diUGD rumah sakit sini, kamu akan ditemani dan dibantu sama Suster Pamela Xena", kata Dokter Bella kepada Bidan Xena.


"Bisa Dokter silahkan, dan semoga tunangan Dokter Bella tidak kenapa-kenapa dan segera membaik keadaannya", doa dari Bidan Xena kepada Dokter Bella untuk Tara.


"Aamiin, kalau begitu saya tinggal ya Xena, dan terimakasih atas bantuannya", kata Dokter Bella kepada Xena.


"Sama-sama Dokter", jawab Bidan Xena kepada Dokter Bella.


Dan setelahnya Dokter Bella berlalu pergi keluar sambil membawa tasnya dan Bidan Xena dia lalu duduk dikursi kerjanya Dokter Bella untuk menggantikan Dokter Bella sementara waktu.


Ketika Dokter Bella baru saja keluar dia melihat semua pasien-pasiennya yang masih setia menunggu untuk diperiksanya olehnya dikursi tunggu didepan ruangannya. Sebelum pergi Dokter Bella yang terkenal ramah itu meminta pengertian dari semua pasiennya.


"Ibu-ibu dan Bapak-bapak semuanya", kata Dokter Bella kepada para pasiennya dan Dokter Bella menyebut bapak-bapak karena hampir semuanya yang datang diantar oleh suami mereka masing-masing.


"Saya meminta maaf sebelumnya, dan saya pribadi mohon pengertiannya dari semuanya, karena hari ini Ibu-ibu semuanya untuk sementara waktu akan diperiksa oleh Bidan saya yang bernama Bidan Xena, karena baru saja saya mendapat kabar jika tunangan saya mengalami kecelakaan dan sedang ditangani diUGD rumah sakit ini Bu, Pak, mohoooon maaf sekali lagi ya Ibu-ibu semuanya karena hari ini sudah mengecewakan kalian semua", kata Dokter Bella dengan ramah dan lembut kepada para pasiennya.

__ADS_1


"Semoga cepat sembuh Dokter untuk tunangannya", jawab salah satu pasiennya.


"Iya Dokter tidak apa-apa kami tidak marah, silahkan anda menemani dahulu tunangan anda Dokter", jawab salah satu lagi pasiennya Dokter Bella.


"Ibu-ibu semuanya tenang saja, Bidan Xena dia juga sudah berpengalam cukup banyak dan bisa saya andalkan untuk memeriksa Ibu-ibu semua", kata Dokter Bella lagi kepada para pasiennya sambil tersenyum ramah.


"Iya Dokter kami percaya sama Dokter", kata pasiennya lagi kepada Dokter Bella.


"Kalau begitu saya permisi dulu ya Ibu-ibu", kata Dokter Bella lagi berpamitan kepada para pasiennya dengan senyum ramahnya.


Dan setelahnya Dokter Bella langsung berlalu pergi dan diikuti oleh bodyguardnya Tara dibelakangnya. Para pasiennya Dokter Bella mereka semua sedikit kecewa karena tidak jadi diperiksa oleh Dokter Bella, akan tetapi mereka semua tidak marah dan mengerti akan keadaannya Dokter Bella serta malah semua pasiennya Dokter Bella mendoakan Tara untuk cepat sembuh.


Dokter Bella dia berjalan dengan begitu cepatnya menuju keUGD, dan sesampainya diUGD dia langsung bertanya kesalah satu Dokter dimana korban tabrak lari tadi diberikan penanganan.


Ketika sudah mengetahui Dokter Bella lalu menuju ketempatnya Tara yang sedang tiduran dengan kaki yang diberikan penyangga seperti biasanya orang sedang mengalami cidera kaki. Karena kakinya Tara mengalami terkilir yang cukup lumayan serius, hingga membuat Tara jika bergerak sedikit langsung terasa sakit sekali.


"My Griy", kata Dokter Bella ketika melihat Tara sedang tiduran dengan keadaan yang seperti itu.


"Dokter Bella, sedang apa anda disini Dokter?? ", tanya Dokter jaga UGD yang menangani Tara kepada Dokter Bella.


"Iya Dokter, dia tunangan saya", jawab Dokter Bella kepada Dokter jaga itu membuat Tara tersenyum dalam menahan rasa sakitnya.


"Oh Tuan Tara ini tunangan anda Dokter, selamat ya Dokter Bella", kata Dokter jaga itu lagi yang berjenis kelamin laki-laki dengan tersenyum tulus.


"Iya Dokter terimakasih, terus ini bagaimana keadaan tunangan saya Dok?? ", tanya Dokter Bella kepada Dokter jaga itu lagi.


"Tuan Tara hanya mengalami luka lecet disikunya dan dikakinya terkilir cukup lumayan yang mengakibatkan Tuan Tara kemungkinan belum bisa berjalan dengan sempurna untuk beberapa minggu ini Dokter Bella", jawab Dokter jaga itu kepada Dokter Bella.


"Akan tetapi dengan terapi dan istirahat total serta tidak mengerjakan pekerjaan yang berat-berat Tuan Tara bisa cepat pulih kembali seperti semula Dokter", sambung Dokter jaga itu lagi kepada Dokter Bella.


"Oh baiklah Dok, terimakasih dan jika sudah selesai tolong segera pindahkan tunangan saya keruang perawatan yang bagus ya Dokter dirumah sakit ini, supaya bisa saya rawat", kata Dokter Bella lagi kepada Dokter jaga dan dianggukin oleh Dokter jaga itu.


Sedang Tara dia daritadi masih diam saja mendengarkan perkataannya antara Dokter jaga dan Dokter Bella sambil menutup matanya, karena menahan sakit dikakinya.


Setelah selesai, Tara lalu dipindahkan menuju keruang VVIP yang ada dirumah sakit itu dengan dikawal oleh banyak bodyguard dibelakangnya Dokter Bella membuat semua orang yang berpas-pasan dengan Dokter Bella mereka langsung pada mengalihkan pandangannya kepada Dokter Bella dan para bodyuard.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2