
Seminggu sudah pernikahannya Simon dan juga leyna sudah berlangsung.
Simon dan juga Leyna mereka belum mempunyai planing ingin pergi berbulan madu kemana, dan lagi pula Simon masih banyak pekerjaan dirumah sakit yang belum bisa ditinggalkannya dengan waktu yang cukup lama untuk berbulan madu.
Leyna yang mengerti akan kondisinya Simon, dia mengerti dan tidak mempermasalahkan itu, dan Simon juga berjanji kepada Leyna jika pekerjaannya dirumah sakit sudah beres semua dia akan mengajak Leyna berbulan madu dinegara mana saja yang diinginkan oleh Leyna.
Kita kembali kemansionnya Alex dan juga Ana.
Perkembangan dan serta pertumbuhan baby L sangat menyenangkan sekali, walau umurnya baru menginjak dua bulanan berat badannya meningkat sungguh sangat drastis sekali.
Dari segi minum ASInya yang banyak, Ana juga makan makanan yang mengandung banyak fitamin, protein dan tentunya sangat sehat serta bagus untuk Ibu menyusui, itu juga yang menyebabkan Baby L sangat gemuk dan tambah menggemaskan bagi yang melihatnya.
Semakin kesini Ana juga semakin bisa mengurus baby L sendirian. Dan Alex juga sudah aktif lagi berangkat kekantornya dari sejak Baby L berumur dua minggunan.
Walau Alex sudah tidak bisa mengajak Ana pergi kekantor lagi karena harus mengurus baby L dirumah, akan tetapi Alex semakin ketat saja menjaga Ana dirumah dengan ditambah lebih banyak lagi bodyguard dan pengawal yang berjaga dimansionnya.
Bibi Lena juga sudah diberi kepercayaan penuh oleh Alex untuk menjaga Ana dan juga Baby Luis, karena Alex tidak mau kejadian seperti Jenar dan Denar akan terulang kembali dimansionnya.
Ketika Alex sudah pulang dari kantor, dia yang sudah tahu akan apa, sebelum melihat Baby L Alex langsung saja masuk kedalam kamar mandi untuk bersih-bersih badannya terlebih dahulu, karena dia tidak mau jika anaknya nanti akan sampai sakit terkena kuman yang dia bawa dari luar.
Alex yang sudah selesai dari mandi dan bersih-bersih badannya, dia langsung saja berlalu keluar lagi dari dalam kamarnya menuju keruang Keluarga, karena Ana dan Baby L sedang berada disitu, serta tentunya ada Bibi Lena yang selalu berada disampingnya Ana untuk menjaga Ana dan juga Baby L.
"Halo sayangnya Papah", kata Alex sambil mencium Baby L yang berada digendongannya Ana dan tidak lupa juga mencium keningnya Ana.
"Halo juga Papah", jawab Ana kepada Alex sambil menirukan suaranya anak kecil.
Alex langsung saja tertawa kecil sambil langsung duduk dishofa yang ada disebelahnya Ana.
"Apakah Mommy atau Mami datang kesini tadi Bi??", tanya Alex kepada Bibi Lena yang berdiri tidak jauh dari shofa.
"Belum Pah, Mommy, Daddy, Mami sama Papi mereka semua belum pada datang kesini", bukan Bi Lena yang menjawab melainkan Ana yang menjawabnya.
__ADS_1
"Mungkin mereka sedang capek atau sedang sibuk", jawab Alex kepada Ana.
"Ayo boy, ikut sama Papah", kata Alex lagi sambil mengambil Baby L dari gendongannya Ana.
Alex langsng saja menimang-nimang dan bermain dengan baby L yang belum bisa apa-apa itu, dan untungnya Baby L juga lagi bangun, jadi ketika Alex menimang-nimang dan mengajaknya bercanda, Baby L langsung bisa merespon dengan senyumannya.
Alex dan Ana terlihat sekali seperti keluarga yang harmonis dan bahagia, walau terkadang ada kerikil kecil didalam rumah tangga mereka, akan tetapi Alexlah yang mengalah kepada Ana, karena dia tidak mau menjadi besar masalah yang ada didalam rumah tangga mereka.
Ketika Alex dan juga Ana sedang asik menimang-nimang Baby L, tiba-tiba Ana meminta ijin kepada Alex ingin masuk kedalam kamar karena ingin buang air kecil.
Dan Alex pun langsung saja mengangguk menaggapi perkataannya Ana itu.
Ana langsung saja beranjak dari shofa yang dia duduki itu, dan berlalu menuju kedalam kamarnya untuk menuntaskan hajatnya.
Selang beberapa menit Ana pergi, datanglah Nyonya Gia dan juga Tuan Gavi kemansionnya Alex seperti biasanya untuk melihat cucu kesayangan mereka itu.
"Halo Kakek, Nenek", kata Alex menyambut kedua orang tuanya dengan menirukan suara anak bayi sambil melambaikan tangannya Baby L untuk Tuan Gavi da juga Nyonya Gia.
Tuan Gavi dan juga Nyonya Gia yang sudah cuci tangan terlebih dahulu sebelum menggendong Baby L pun langsung saja mendekati baby L yang lagi membuka matanya diwajah lucunya itu.
"Tuan Muda Baby L baru saja bangun tidur Nyonya", jawab Bi Lena kepada Nyonya Gia.
"Oh ya Xander, Ana mana??, ko dia tidak kelihatan??", tanya Tuan Gavi yang tidak melihat keberadaannya Ana diruang keluarga.
"Ana lagi didalam kamar Pi, sebentar coba Alex lihat dulu, daritadi ko dia tidak keluar-keluar", kata Alex kepada Tuan Gavi.
Dan Tuan Gavi dia langsung saja mengangguk kepada Alex, sedang Alex dia langsung saja berlalu menuju kedalam kamarnya untuk melihat Ana yang tidak keluar-keluar dari dalam kamar daritadi.
Sepeninggalan dari Alex, Nyonya Gia dan Tuan Gavi mereka lalu mengajak bercanda cucunya dengan perasaan yang sangat bahagia sekali.
Dan Alex yang sudah sampai didalam kamarnya dia begitu terkejut melihat Ana sudah duduk dilantai bawah sambil bersandar dipinggiran ranjang dengan keadaan yang tidak sadar.
__ADS_1
"Anaaaaa!!", teriak Alex ketika melihat Ana dalam keadaan yang sangat menghawatirkan.
Alex langsung saja mendekati Ana dan langsung menggendongnya keatas ranjang.
"Hey Tuan Tampan, kamu siapa???, kenapa bisa masuk kedalam kamar saya, nanti kalau Kak Xander tahu kamu bisa dicincang sama dia", racau Ana ketika Alex menggendongnya keatas ranjang.
"Kamu apa sedang mabuk Ana??", kata Alex kepada Ana sambil menghirup aroma yang keluar dari dalam mulutnya Ana.
"Kata siapa Ana mabuk, Ana cuma terbang tinggi saja keangkasa", jawab Ana dalam keadaan mabuknya.
"Kenapa kamu bisa begini Ana??", kata Alex kepada Ana yang sudah dia taruh diatas ranjang.
"Begini apanya??, Tuan Tampan, wajah anda sangat mirip sekali dengan suaminya Ana, sini Ana cium dulu", kata Ana kepada Alex sambil menarik wajahnyaAlex dan ingin dia cium.
Alex langsung saja menghindar ketika Ana ingin menciumnya. Dan Alex juga langsung saja berlalu dari dekatnya Ana untuk mencari sesuatu seperti bekas alkohol yang diminum oleh Ana.
Alangkah terkejutnya Alex ketika dia menemukan sebuah gelas yang berisi wine yang kadar alkoholnya cukup tinggi itu yang Alex taruh diatas meja dekat shofa yang ada didalam kamarnya, yang tadi diambil Alex untuk diminum akan tetapi belum sempat diminum oleh Alex.
"Bisa mam***s aku kalau Papi sampai tahu, tapi bagaimana pun juga dia pasti akan tahu, karena sekarang dia ada dibawah", kata Alex untuk dirinya sendiri dengan sedikit takut dimarahi oleh Papinya sambil memegang gelas itu.
Alex yang kebingungan sendiri dia sampai berjalan kesana kemari hanya untuk mencari solusi dan jalan keluar untuk masalah yang sedang terjadi dengannya itu.
...πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ...
Mau tahu tidak readers bagaimana Ana bisa sampai meminum wine yang ada diatas mejaπππ
Simak terus makanyaπ
Dan Vicktor mana nih suaranya πππ
__ADS_1
...πππππππππππππ...
***TBC***