GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 164


__ADS_3

Ketika waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam, mereka semua sudah pada berpamitan pulang kepada Tara dan juga Bella untuk kembali kerumah mereka masing-masing.


Begitupun juga dengan Alex serta Ana dan baby L, mereka juga sudah pada berpamitan kepada keluarga mereka yang masih berada dirumah sakit.


Kecuali Papah Aldric, dan Tuan Fredo, mereka tidak pulang kerumah karena ingin menemani istri dan juga anak-anak mereka dirumah sakit. Sedangkan Nico dia kembali pulang kerumah.


Alex, Ana serta baby L yang sudah sampai dimansion tempat mereka tinggal, Ana langsung saja turun dari dalam mobil dan langsung mengajak Alex untuk masuk kedalam kamar, karena baby L sudah tertidur lelap dari tadi.


Sebab ketika dirumah sakit Baby L begitu aktif dan sering diajakin bercanda oleh Keluarga yang lainnya.


"Kakak kekamar mandi dulu ya sayang", kata Alex kepada Ana dan langsung berlalu menuju kedalam kamar mandi.


Sedang Ana yang lagi menaruh baby L dibox babynya dia hanya mengangguk saja kepada Alex.


Ketika sudah selesai menaruh baby L dibox babynya, Ana langsung berlalu menuju kedalam ruang walk in closet untuk mengambil baju tidurnya, sedangkan Alex yang sudah keluar dari dalam mandi dan hanya menggunakan celana kolor pendeknya saja yang untuk tidur dia langsung mengambil ponselnya yang ada diatas ranjang untuk menghubungi Simon.


Alex tidak memperhatikan apakah ada Ana didalam kamar apa tidak, karena dia terlalu larut memainkan ponselnya, hingga Ana yang sudah mengambil baju tidurnya dan menaruhnya keatas ranjang pun Alex tidak sadar akan hal itu, padahal Alex duduk dipinggiran ranjang.


Ana langsung saja masuk kedalam kamar mandi, untuk bersih-bersih badannya sebelum beranjak tidur, sedangkan Alex dia yang sudah menemukan nomor ponselnya Simon langsung saja menghubungi Simon.


"Halo Xander ada apa, apakah ada hal yang penting karena kamu sekarang sedang mengganggukuhhhh", kata Simon ketika mengangkat sambungan telefonnya Alex sambil sedikit mende***h.


"Si4l4n kamu Simon, suara mend***hmu membuat telingaku ternoda", kata Alex kepada Simon dengan sedikit marah.


Karena ketika Simon mengangkat sambungan telefonnya Alex, dia sedang asik menggoyangkan miliknya kedalam lubang miliknya Leyna.


"Cepat katakan, karena kamu membuatku tidak fokus",, kata Simon lagi kepada Alex sambil terus menggoyangkan miliknya didalam miliknya Leyna.


Dan Alex tidak sengaja juga mendengar suara de***hannya Leyna ditelefon, membuat Alex langsung memundurkan ponselnya dari telinganya.


"Tara dia sudah siuman dari komanya, silahkan kalau kamu mau menjenguk", kata Alex dengan segera kepada Simon.


"Iyaaaahh nanti jika aku sudah pulang, karena saat ini aaahkuh sedang berada diluar kotah", kata Simon kepada Alex dan dia juga sengaja memanas-manasi Alex dengan suara de***hannya yang dibuat-buat.

__ADS_1


"Damn it!!!(si4l4n) kamu Simon", kata Alex dan Alex langsung mematikan sambungan telefonnya kepada Simon.


Sedang Simon diseberang sana dia hanya tersenyum geli saja dan langsung meneruskan kegiatannya dengan Leyna yang sedikit terganggu karena telefon dari Alex.


Ketika Alex sedang kesal dengan Simon, tiba-tiba Ana dia keluar dari dalam kamar mandi dan hanya menggunakan bra serta celan4 d4l4mnya saja karena baju tidurnya tadi dia letakkan diatas ranjang.


Alex yang tidak sengaja mengalihkan pandangannya kearah suara pintu kamar mandi yang terbuka, dia langsung saja jreng matanya dan langsung tersenyum me***m kepada Ana.


Ana dia pura-pura cuek kepada Alex, karena dia memang ingin segera merebahkan badannya diatas ranjang.


Namun ketika Ana ingin mengambil baju tidurnya, Alex langsung saja menarik baju tidurnya itu dan membuat Ana langsung terjatuh keatas ranjang.


Tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, Alex langsung saja bergerak cepat menangkap tubuhnya Ana dan langsung membawanya ketengah ranjang.


"Ana Kakak minta lagi ya", kata Alex kepada Ana dengan menelusupkan tangannya kedalam branya Ana, dan langsung memelintir kecil put1ngnya Ana.


"Aaah, tadi kan sudah Kak dikantor", kata Ana dengan sedikit mende***h ketika tangannya Alex memelintir put1ngnya.


"Ini gara-gara Simon si4l4n itu", jawab Alex sambil terus memijat-mijat lembut bukit squishynya Ana.


"Memangnya Kak Simon kenapa Kak", tanya Ana kepada Alex.


"Ketika tadi aku mengabarinya jika Tara sudah siuman, dia malah sedang asik mend***h bersama Leyna dan langsung membuat adik kecilku ini berdiri", jawab Alex kepada Ana sambil menarik tangannya Ana kearah mentimunnya yang sudah siap tempur.


Ana langsung saja merem4s-rem4s lembut terongnya Alex membuat miliknya Alex semakin tegak berdiri saja.


Alex langsung membalikkan tubuhnya menjadi berada diatasnya Ana, dan Alex langsung juga mencium Ana tepat dibibirnya.


Mereka berciuman dengan sangat hot sekali. Dengan saling menghisap dan saling membelit lidah mereka serta menyalurkan hasr4t dan memulai permainan mereka.


Tangannya Alex juga daritadi masih dengan setia memijat dan terus memijat bukit squishynya Ana dengan lembut.


Alex langsung melahap bukit squishynya Ana dengan sangat menggebu sekali, apalagi ada air ASI yang juga keluar ketika dia h***p.

__ADS_1


Ketika bra yang sedikit mengganggunya, Alex dengan perlahan sambil melepaskan kaitan bra yang ada dibelakang punggungnya Ana, dengan mulut yang terus memaikan bukit squshynya Ana.


Tanda cinta juga tak lupa Alex selalu berikan ketika dia bercinta dengan Ana.


Liang surgawinya Ana yang sudah basah karena permainan lidahnya Alex dibukit squishynya membuat Ana semakin tidak sabar ingin segera dipuaskan oleh Alex.


Dia dengan sendirinya melepaskan celan4 d4l4mnya yang masih dipakainya itu.


Alex yang mengetahui Ana melepaskan cel4n4 d4l4mnya dia langsung saja berpindah posisi menjadi memainkan lidahnya diarea liang surgawinya Ana.


"Aaaaaahhh, Kakak, aaaaah", de***h Ana sambil mencengkeram sprei dengan kuat karena dia merasakan kenikmatan yang sangat nikmat sekali karena permainan lidahnya Alex.


Alex lalu menghentikan kegiatannya dari liang surgawinya Ana dan langsung memasukkan jari tengahnya kedalam liang surgawinya Ana dengan gerakan yang cukup cepat sekali.


Hingga reflek membuat Ana langsung membuka sangat lebar kakinya karena merasakan kenikmatan dari tangannya Alex.


Bahkan ibu jarinya Alex juga sambil menekan kulit kecil yang ada diliang surgawinya Ana.


Alex tersenyum sangat senang sekali, melihat Ana sangat tidak karuan akan permainannya.


"Aaaahhhh Kak hisap lagi Kak, Aaaahh", kata Ana ketika Alex masih terus memainkan jari tangannya diliang surgawinya.


Dan ketika Alex mendengar perkataannya Ana, dia langsung memainkan lidahnya lagi didalam liang surgawinya Ana dengan sangat-sangat menggebu sekali, dan akhirnya Ana sampai juga dipuncak kenikmatannya yang pertama.


Alex yang sudah melahap habis cairannya Ana dia tanpa aba-aba langsung saja memasukkan miliknya kedalam liang surgawinya Ana dengan gerakan yang cepat dan sedikit kuat sekali.


"Aaaaahhh sayang enaaaaak", kata Alex sambil terus menggerakkan miliknya maju mundur cantik.


Suara desahannya Ana dan Alex saling bersahut-sahutan satu sama lainnya, dan ketika Alex berganti posisi dari belakang sambil berdiri, akhirnya keluar juga cairan berharganya Alex kedalam rahimnya Ana lagi dan lagi.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2