GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 233


__ADS_3

Nyonya Gia dia benar-benar mengajak baby L kekantor dan akan mengganggu Kakeknya nanti yang sedang bekerja.


Sedangkan Ana yang sudah selesai mandi, dia yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi hanya menggunakan bathrobe saja.


"Nanti kita langsung kekantor saja ya sayang setelah kontrol kandungan kamu", kata Alex kepada Ana yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk yang dibawanya.


"Tidak jadi menjemput baby L Kak??", tanya Ana kepada Alex.


"Baby L dibawa Mami kekantor, kita ketemuan sama mereka disana saja", jawab Alex kepada Ana.


"Oh baiklah", kata Ana dan dia langsung saja bersiap-siap untuk segera kontrol kerumah sakit.


Dan Alex dia sudah janjian dengan Dokternya sejak semalam, setelah melakukan itu dengan Ana.


Ana yang sudah tertidur, Alex malam-malam mengganggu Dokter kandungannya Ana untuk mengatakan jika esok mereka akan mengontrolkan kandungannya Ana.


Dan sang Dokter menjawab iya kepada Alex.


Ana yang sudah selesai berganti baju, dan tidak memakai make up, karena dia tidak membawa alat make upnya sama sekali.


Dia dan juga Alex langsung saja berlalu keluar dari dalam penthouse untuk segera menuju kerumah sakit.


Dan setelah beberapa lama diperjalanan serta mampir dulu tadi kebutik untuk membeli baju untuk Ana, akhirnya Alex dan juga Ana sudah sampai juga dirumah sakit tempat Ana harus cek kandungannya.


Usia kandungannya Ana sangatlah cepat sekali, dan tidak terasa sudah jalan kelima bulan saja.


Sang baby ketika diperiksa oleh Dokter spesialis kandungannya, dia sangat aktif dan sangat sehat serta berkembang dengan baik sesuai dengan usianya didalam perutnya Ana.


Ana dan juga Alex mereka berdua sangat senang sekali ketika mengetahui hal itu.


Untungnya Ana semalam hanya meminum setengah gelas wine saja, dan itu masih tidak berpengaruh dengan sang baby.


Ketika pemeriksaan kandungannya Ana sudah selesai, Alex langsung saja mengajak Ana untuk berangkat bekerja kekantornya seperti biasanya.


Mobil yang dikendarai oleh Alex sendiri, sudah sampai dipelataran gedung Perusahaannya setelah beberapa menit berada didalam perjalanan, dan sang satpam yang berjaga didepan yang mengetahui mobilnya Alex datang, dia langsung saja berjalan mendekatinya untuk segera membukakan pintunya.


Alex dan Ana yang sudah keluar dari dalam mobil, mereka berdua langsung saja berlalu masuk kedalam kantor.


Namun Ana meminta Alex untuk mengantarkannya keruangannya Tuan Gavi terlebih dahulu untuk melihat baby L.

__ADS_1


Ketika mereka berdua yaitu Alex dan juga Ana yang sudah sampai didepan pintu ruang kantornya Tuan Gavi, Alex langsung saja membuka pintunya dan tidak mengetuknya terlebih dahulu.


Baby L yang mengalihkan pandangannya dia langsung saja melihat kedua orang tuanya datang, dan dia langsung saja berjalan menghampiri Ana sambil menangis.


Sungguh Ana dan juga Alex sangat kangen dengan baby L walau baru dia tinggal semalam saja.


Dan baby L sendiri sudah Ana sapih sejak beberapa hari yang lalu.


"Kalian darimana saja semalam??", tanya Nyonya Gia kepada Alex yang sudah duduk dishofa seberangnya.


Sedangkan Ana dia sedang sibuk menenangkan baby L yang rewel tadi.


Padahal sebelumnya baby L dia anteng-anteng saja dan tidak rewel ketika bersama Nyonya Gia dan Tuan Gavi.


"Menghabiskan waktu berdua saja Mi", jawab Alex kepada Nyonya Gia.


"Oh ya Papi ini dimana, ko tidak ada??", tanya Alex kepada Nyonya Gia.


"Dia lagi menemui tamunya diruang meeting", jawab Nyonya Gia kepada Alex.


Alex sendiri dia belum mengetahui jika Arga sudah berangkat kekantor pagi itu, karena dia belum menginjakkan kakinya menuju keruangannya.


Dan Alex dia menjawab Oh ria saja kepada Nyonya Gia tadi.


"Xander titip Ana sama L disini saja ya Mi, Xander mau keruangan Xander dulu", kata Alex kepada Maminya.


"Iya", jawab Nyonya Gia tanpa mengalihkan pandangannya keponselnya, karena dia saat ini sedang membalas pesan dari temannya.


Alex setelahnya dia lalu beranjak berdiri dari duduknya untuk mendekati Ana dan juga baby L yang sudah bisa tertawa lagi.


"Kakak kerja dulu ya, kamu disini sama Mami ya sayang", kata Alex kepada Ana.


"Iya Kak", jawab Ana kepada Alex sambil tersenyum manis sekali.


Alex lalu memberikan ciuman yang banyak diwajahnya baby L dengan sangat sayang sekali.


Dan setelahnya Alex lalu beranjak pergi dari dalam ruangannya Tuan Gavi untuk menuju keruangannya sendiri.


Ketika Alex baru saja keluar dari dalam lift, dan dari jauh dia sudah melihat Arga sedang sibuk dengan laptopnya, Alex langsung saja tersenyum karena Arga sudah sembuh dan bisa berangkat bekerja lagi.

__ADS_1


"Pagi menjelang siang Bos", kata Arga kepada Alex, ketika Alex sudah sampai didepan mejanya, dengan wajah cerah cerianya karena semalam baru diisi baterai full oleh Vero.


"Wajah kamu berbeda dari biasanya, baru dapat jatah ya dari suster Vero??", kata Alex kepada Arga sambil menggoda Arga.


Dan Arga langsung saja tertawa dengan sangat keras sekali, ketika mendengar perkataannya Alex.


"Sibos tahu saja", jawab Arga kepada Alex sambil tertawa bahagia sekali.


"Oh ya bos sebentar lagi saya akan menikahi Vero, mohon bantuannya ya bos", kata Arga dengan tidak tahu malunya meminta tolong kepada Alex.


"Dasar", jawab Alex kepada Arga dengan nada yang dibuat-buat.


Namun Arga tidak marah, dia hanya tertawa garing saja.


"Ya sudah lanjutkan saja pekerjaanmu, dan segera beritahu saya apa jadwalku hari ini??", kata Alex kepada Arga dan langsung berlalu masuk kedalam ruangannya diikuti oleh Arga dibelakangnya Alex.


Ketika Alex sudah duduk dikursi kerjanya, dan Arga juga sudah berada didepan meja kerjanya Alex, Arga langsung saja membacakan jadwalnya Alex untuk hari itu.


"Sudah itu saja??", tanya Alex kepada Arga.


"Iya Bos itu saja", jawab Arga kepada Alex.


"Kamu saja yang menghandle, hari ini saya mau dikantor saja menyelesaikan pekerjaaan saya yang masih banyak ini", kata Alex kepada Arga.


"Siap bos", jawab Arga kepada Alex.


"Ya sudah kamu boleh kembali lagi kemeja kamu sana", kata Alex kepada Arga sambil melihat berkas yang sudah dibukanya itu yang ada diatas mejanya.


Ketika Arga disuruh pergi oleh Alex dia tidak langsung berlalu pergi, membuat Alex langsung saja bertanya kepada Arga.


"Kamu apakah ada yang ingin disampaikan kepadaku??", kata Alex kepada Arga ketika Alex melihat Arga masih berdiri didepannya.


Dan Arga dia langsung saja menceritakan tentang Mamahnya, yaitu Mamah Iris dan semua tentang rencananya dengan Ayahnya kepada Mamah Iris.


Alex yang mendengarnya dia sangat faham akan maksud dari rencananya Arga, dan Alex pasti akan membantu Arga jika diperlukan.


Setelah mendapatkan persetujuan dan sudah cerita semuanya kepada Alex, Arga langsung saja berlalu pergi dari dalam ruang kantornya Alex untuk kembali bekerja lagi.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...

__ADS_1


...***TBC***...


__ADS_2