GADIS LUGU PEMIKAT HATI

GADIS LUGU PEMIKAT HATI
CHAPTER 156


__ADS_3

Alex dan juga Ana yang sudah selesai memandikan baby Luis mereka langsung saja keluar dari dalam kamar mandi dan mereka mengganti bajunya Baby Luis diatas ranjang empuk yang ada diruang perawatannya Tara dan juga Bella.


Ketika Baby Luis sudah tampan, Alex dan juga Ana langsung saja mengajak baby Luis untuk bergabung dengan Keluarga yang lainnya dan ternyata Tuan Fredo pun juga sudah datang juga kesitu.


Ketika Ana dan juga Alex sedang memakaikan baju untuk baby Luis, Alex sudah berkata kepada Ana jika sore nanti mereka akan pulang kemansion mereka, dan akan kembali lagi esok harinya kerumah sakit untuk menjengyuk Tara serta Bella.


Alex juga menjelaskan kepada Ana jika lama-lama dirumah sakit tidak baik untuk kesehatannya Baby Luis, dan Ana pun langsung mengerti serta dia langsung mengiyakan ajakan pulangnya Alex nanti sore, walau sebenarnya hatinya berat untuk meninggalkan Kakaknya yang belum sadarkan diri begitu.


"Hai Simon, Leyna, sudah lama kalian datangnya??", sapa Alex ketika dia sudah ikut duduk bergabung dishofa yang ada disitu sambil menggendong Baby Luis yang sudah tampan dan juga harum.


Nyonya Gia dia langsung saja mendekat kearahnya baby L yang sedang terjaga itu, dengan terus memandangi wajahnya Alex yang sedang menggendongnya.


"Sini Xander, biar Mami yang menggendong cucu Mami yang tampan ini", kata Nyonya Gia kepada Alex sambil meminta baby L dari gendongannya Alex.


Sedang Ana dia juga sudah ikut duduk bergabung dengan Mommy Dania yang duduk disebelah brankarnya Tara serta Bella.


"Sudah cukup lumayan kami disininya Xander, sejak kamu masih didalam mengurusi Baby L sama Ana", jawab Simon kepada Alex sambil tersenyum.


"Berarti setelah aku menelfon kamu tadi, kamu langsung datang kesini ya Simon??'', tanya Alex kepada Simon.


"Iya, dan aku juga prihatin melihat keadaannya Tara serta Bella", jawab Simon kepada Alex sambil tersenyum tipis.


Sedang yang lainnya ada yang mendengarkan percakapannya Alex serta Simon, ada yang menonton televisi, dan ada juga yang menggoda baby L yang semakin menggemaskan seperti itu.


Simon juga sudah bertanya apa penyebab dari kecelakannya Tara dan juga Bella kepada Keluarga yang ada disitu.


Sedangkan sopir box yang kemarin mengalami rem blong, dia meninggal ditempat dengan menabrak bus dari arah berlawanan dan menyebabkan bodydepan mobil ringsek dengan sangat amat parah sekali.

__ADS_1


"Oh ya semuanya, nanti aku sama Ana sebentar lagi akan pulang kemansion, kasihan baby L yang harus tidur dirumah sakit terus, tidak baik juga untuk kesehatannya, kami akan datang lagi esok harinya untuk menjenguk Tara serta Bella", kata Alex kepada semua keluarganya.


"Iya Nak, lebih baik begitu, biar cucu Daddy juga tidurnya bisa nyaman dirumah", jawab Tuan Fredo kepada Alex.


"Terus rencananya kalian akan pulang jam berapa Xander??", tanya Nyonya Gia kepada Alex.


"Ini sebentar lagi Mi, jam empatan mungkin, biar sorean sedikit", jawab Alex kepada Maminya sambil melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya.


Mereka semua lalu mengobrol ringan saja, untuk menghibur diri mereka sendiri yang lagi pada bersedih melihat Tara serta bella belum ada perkembangan yang signifikan.


Dan untuk babynya Tara serta Bella dia berjenis kelamin perempuan, namun karena dalam keadaan yang masih prematur dan membutuhkan penanganan khusus dia belum bisa dijenguk oleh sembarangan orang, karena untuk menjaga sterilisasi ruangannya serta kesehatannya sang baby sendiri.


Semua Keluarga mempercayakan kesehatannya baby girlnya Tara serta Bella untuk ditangani yang lebih baik oleh para Dokter yang ada disitu.


Dan mereka semua juga berharap jika baby girlnya Tara dan Bella bisa juga berjuang untuk kesembuhan dan meningkatkan berat badannya yang belum bisa dikatakan normal itu.


Sore pun tiba, Simon dan juga Leyna mereka berdua juga sudah pulang sejak jam tiga sore tadi, sekarang gantian Ana serta Alex dan juga Baby L pastinya akan pulang kemansion mereka sendiri.


Saat ini Alex dan juga Ana sama baby L sudah berada didalam mobilnya Alex untuk pulang menuju kemansion mereka.


Beberapa menit kemudian, mobil yang disopiri oleh Alex sendiri sudah sampai dihalaman mansion mereka.


Alex langsung saja turun dari dalam mobil, dan setelahnya dia membantu Ana keluar dari dalam mobil yang sedang menggendong baby L yang lagi tidur itu.


Para pelayan dan juga Bi Lena mereka langsung saja menyambut kedatangannya Alex serta Ana seperti biasanya.


Alex langsung saja mengajak Ana untuk masuk kedalam kamar mereka, sambil membawa Baby L juga.

__ADS_1


Ana langsung meletakkan baby L dibox babynya yang ada didalam kamarnya, sedangkan Alex dia langsung saja melepaskan kemeja dan juga jas yang dipakainya, alhasil terlihatlah dada bidangnya Alex yang sangat berkotak-kotak itu.


Ana yang sudah meletakkan baby L dibox babynya dia langsung saja merenggangkan badannya karena rasanya badannya sakit semua.


Dan Alex yang melihat Ana seperti itu, dia langsung saja berjalan mendekati Ana serta langsung berinisiatif memijat pundaknya Ana.


"Capek ya sayang badannya", kata Alex kepada Ana sambil memijat pundaknya Ana dengan lembut, walau posisi mereka masih sama-sama berdiri.


"Capek Kak, capek sekali", jawab Ana dengan jujur kepada Alex sambil merasakan pijatan lembut dipundaknya.


"Rasanya Ana sangat sedih sekali melihat Kak Tara serta Kak Bella belum sadarkan diri seperti itu Kak", kata Ana kepada Alex lagi sambil bersedih.


"Kalau Kak Tara dan juga Kak Bella tidak selamat, kita adopsi saja anak mereka ya Kak, Ana mau ko menganggap anaknya Kak Tara serta Kak Bella sebagai anak Ana sendiri", kata Ana lagi dengan sedikit ngawur seperti biasanya.


"Suuussssst, Ana tidak boleh bicara seperti itu sayang, kita harus banyak mendoakan mereka supaya mereka bisa melewati masa-masa seperti ini dengan baik, dan semoga mereka juga bisa segera berkumpul lagi dengan kita", kata Alex kepada Ana dengan posisi sudah berada didepannya Ana dan sambil memegang wajahnya Ana menggunakan kedua telapak tangannya.


"Aamiin Kak, tapi maksud Ana bukan berarti mendoakan yang jelek untuk mereka, hanya saja ........", perkataannya Ana terpotong oleh perkataannya Alex.


"Iya Kakak mengerti ko, dan Kakak juga mau menganggap anaknya Tara serta Bella sebagai anak Kakak sendiri", kata Alex kepada Ana sambil tersenyum.


"Sekarang Ana jangan sedih-sedih lagi ya, semuanya akan baik-baik saja, dan sekarang mari kita menikmati suasana kita yang lagi berdua saja, karena sejujurnya Kakak sudah tidak tahan dari kemarin", kata Alex kepada Ana sambil tertawa kecil.


"Jadi Kakak mengajak Ana sama Baby L pulang salah satunya mau minta jatah ya", kata Ana kepada Alex sambil berpura-pura menuduh Alex.


Dan Alex langsung tertawa dengan tertahan karena takut membangunkan baby L yang lagi tertidur itu, bisa gagal nanti rencananya.


Alex pun juga mengangguk membenarkan perkataannya Ana, dan Ana juga ikut-ikutan tertawa tanpa suara sama seperti Alex, ketika melihat Alex yang ketahuan akan akal bulusnya yang tersembunyi itu.

__ADS_1


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


***TBC***


__ADS_2